Padang-RoL-- Munculnya ajaran sesat Jamiatul Islamiah (JI) yang jauh menyimpang dari ajaran Islam, disiarkan AT Malin di Parit Malintang, Nagari Ladang Laweh, Banuhampu, Kabupaten Agam, Sumbar, mengisyaratkan kaum muslim daerah ini perlu waspada.
“Kewaspadaan ini penting agar kaum muslim di daerah ini agar tidak menganggu ketentraman umat menjalankan ibadah sekaligus guna menghindari konflik,” kata Ketua Majelis Mujahiddin Sumatera Barat, Zulkifli di Padang, Minggu.
Menurut dia, munculnya ajaran sesat itu sebagai tanda di Sumbar sendiri masih terdapat berbagai macam bentuk ajaran sesat dan perlu mendapatkan perhatian serius semua pihak.
Umat Islam, kata dia, diharapkan terus waspada dan lebih berhati-hati agar tidak mudah terpengaruh terhadap oknum tertentu yang menyebarkan bentuk-bentuk ajaran yang menyimpang disertai iming-iming tertentu.
“Ajaran sesat ini bukan untuk kasus pertama sebelumnya juga muncul berbagai macam ajaran lainnya yang menyimpang dan tidak jauh berbeda satu sama lainnya,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah dan lembaga terkait seperti Badan Koordinasi Pengendalian Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakor-Pakem) lebih pro aktif menyikapi persoalan ini tanpa menyampingkan berbagai elemen masyarakat. antara/pur.
Sumber: Republika Online, 5 Maret 2006
Komentar Anda
bung klo bicara hati-hati nanti bisa di tuntut...oke
Komentar Anda
bung klo bicara hati-hati nanti bisa di tuntut...oke
fadli - Mar 28, 10 | 2:02 pm