JAKARTA - Kedutaan Besar Amerika Serikat kembali menjadi sasaran demonstrasi. Ribuan massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Front Pembela Islam (FPI), dan organisasi kemasyarakatan Islam lain mengutuk relief Nabi Muhammad di gedung Mahkamah Agung Amerika Serikat.
Peserta demo didominasi kaum hawa. Ada yang membawa anaknya yang masih balita. Mereka menggelar orasi sejak pukul 09.00 hingga 12.00. Jalan Merdeka Barat terpaksa ditutup total.
Perwakilan dari FPI Habib Faiz Alatas mengaku mendapatkan data relief Nabi Muhammad dari Washington Post dan media lain. Relief tersebut menggambarkan Nabi Muhammad sebagai tokoh dunia yang disebut influential law givers (pembuat hukum paling berpengaruh, Red).
Dalam relief tersebut, digambarkan Nabi Muhammad mengenakan sorban dan jubah. Tangan kanannya memegang pedang dan tangan kirinya membawa Alquran. Dalam relief itu, juga ada Napoleon Bonaparte, Hugo Grotius, dan Kaisar Agustus.
Karena itu, pihaknya meminta kepada pemerintah Indonesia untuk menyampaikan nota protes diplomatik kepada Amerika Serikat. (yog)
Sumber: Indopos Online, 6 Maret 2006
Komentar Anda