Tiga Tahanan Al Qaeda yang Kabur dari Penjara Yaman Serahkan Diri

01-March-2006

KAIRO--MIOL: Tiga dari kelompok 23 tahanan Al-Qaeda yang melarikan diri dari sebuah penjara di Sanaa awal bulan ini telah menyerahkan diri, kata Presiden Yaman Ali Saleh dalam wawancara yang diterbitkan di surat kabar al-Hayat, Minggu.

Saleh mengatakan kepada harian yang berpusat di London itu dalam wawancara yang dilakukan Sabtu di ibukota Yaman bahwa pihak berwenang melakukan kontak dengan mereka yang masih bebas untuk mengupayakan penyerahan diri mereka. Orang-orang itu diyakini masih berada di Yaman.

“Menurut informasi pasti yang kami terima, mereka belum meninggalkan Yaman. Mereka ingin menyerahkan diri,” kata Saleh.

Pemimpin Yaman itu mengingatkan bahwa “sebagian besar dari para pembobol penjara itu sudah dijatuhi hukuman oleh pengadilan dan sudah menjalani separuh lebih dari masa hukuman mereka”.

Setelah pembobolan penjara pada 3 Februari itu, aparat keamanan menyatakan, perburuan dipusatkan di Yaman, namun mereka telah meminta bantuan Interpol untuk melacak orang-orang itu bila mereka melarikan diri ke luar negeri.

Di antara tahanan-tahanan itu, ada 13 orang yang dihukum dalam kasus pemboman kapal perusak AS USS Cole pada 2000 dan serangan terhadap kapal minyak Perancis Limburg di lepas pantai Yaman pada 2002.

Saleh mengatakan, kelalaian dan mungkin juga kolusi yang dilakukan penjaga telah mempermudah kaburnya para tahanan itu dan penyelidikan atas insiden itu masih terus dilakukan.

Presiden Yaman itu tidak memberikan penjelasan terinci mengenai para tahanan yang menyerah itu atau bagaimana mereka menyerahkan diri. Namun, sejumlah aparat keamanan mengatakan kepada DPA, orang-orang itu menyerahkan diri kepada seorang mantan pejabat intelijen. (Ant/OL-1).


Sumber: Media Indonesia Online, 27 Februari 2006

Komentar Anda

Tulis Komentar






Perlihatkan email   Ingat saya
Peringatkan saya jika seseorang membalas komentar saya?

Ketik huruf dibawah ini:

kirim ke temankirim ke teman
« kembali