Arsip: June 2006


Renaisans Islam

02-June-2006

Buletin No. 130
Oleh: Prof. Dr. Emil Salim

“…Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derjat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al-Mujadilah [58]: 11).

Terorisme Tak Pernah Henti

02-June-2006

Baru-baru ini, aparat kepolisian Malaysia berhasil menangkap 12 anggota Darul Islam. Kedua belas orang ini berencana mengacaukan negara-negara Asia Tenggara. Mereka disergap di Sandakan dan Tumawu, Sabah. Dari tangan mereka polisi menyita beberapa senjata api dan dokumen, termasuk cara membuat bom yang diambil dari situs internet. Dari ke-12 anggota DI yang tertangkap ini, 10 orang di antaranya adalah warga Indonesia dan 2 lainnya adalah warga Malaysia.

Menggalakan Solidaritas dan Kebersamaan

02-June-2006

Presiden Majelis Umum PBB Jan Eliasson secara khusus menyampaikan belasungkawa atas terjadinya bencana alam gempa bumi yang terjadi di Yogyakarta dan menyerukan semua negara memperlihatkan solidaritas untuk membantu Indonesia. Hal itu diungkapkan Eliasson saat membuka Konferensi Tingkat Tinggi HIV/AIDS di Gedung Majelis Umum PBB, New York. Masyarakat New York pun punya keinginan untuk membantu Indonesia. Penggalangan dana antara lain dilakukan kalangan gereja dan masjid-masjid. Menurut Syamsi Ali—ulama asal Indonesia—dana yang nantinya dihimpun kemungkinan akan disalurkan melalui Islamic Center of New York atau perwakilan pemerintah RI seperti KBRI Washington DC atau KJRI New York (Republika, 1 Juni 2006).

Umat Jangan Terpancing Provokasi

02-June-2006

Banyak pihak menyerukan agar umat Muslim mewaspadai anasir adu domba berkaitan dengan terjadinya perseteruan antara massa Front Pembela Islam (FPI) dan massa pendukung Gus Dur. Sebab, bagaimanapun bila sampai terjadi “benturan”, akan banyak pihak yang bertepuk tangan dan bahkan meraup keuntungan. Ketua Dewan Pengurus YLBHI Munarman mensinyalir adanya pihak-pihak yang mengadu domba umat Islam. Tujuannya jelas, mengambil keuntungan politik dengan menggunakan sosok Gus Dur…

Pendekatan Kultural untuk Rekonsiliasi

02-June-2006

Wapres Jusuf Kalla meminta upaya rekonsiliasi antara pihak-pihak yang pernah bertikai di Poso, Sulteng, terus dilanjutkan secara intensif agar kondisi keamanan di wilayah tersebut benar-benar kondusif. Hal itu disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah HB Paliuju di Kantor Wapres seusai menemui Wapres Kalla. Dalam pertemuan itu Wapres mengharapkan agar pertemuan-pertemuan antarkelompok di Poso terus dilanjutkan…

Umat Harus Bersatu Tangani Bencana Gempa

02-June-2006

GEMPA bumi di Yogyakarta dan sekitarnya, pada Sabtu 27 Mei 2006, yang membawa korban nyawa hampir 6.000 orang membawa duka bagi bangsa Indonesia dan juga warga Muslim. Ini terbukti dengan aksi ratusan warga Muslim Jakarta yang serempak mendoakan para korban gempa.

“Logika Birokrat Hambat Penanganan Bencana”

02-June-2006

BELUM sembuh luka saudara kita di Aceh akibat hantaman badai tsunami dua tahun lalu. Kini ganti saudara-saudara kita di Yogyakarta dan sebagian Jawa Tengah dihantam gempa, akhir pekan lalu. Gempa berkekuatan 5,9 pada skala richter yang terjadi saat masyarakat masih banyak lelap dalam tidurnya (sekitar pukul 04.30 WIB) itu dalam sekejap telah meluluhlantakkan kota Bantul, Kulonprogo, Sleman, Yogyakarta, dan Klaten, Boyolali, Purworejo, serta Magelang di Jawa Tengah…

'WNI Ditangkap Karena Bawa Senpi'

04-June-2006

Polri akan mengirim tim khusus ke Malaysia.
JAKARTA—Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap di Malaysia karena dicurigai terlibat jaringan teroris ternyata hanya berjumlah dua orang. Menurut Kapolri, Jenderal Sutanto, keduanya ditangkap lantaran membawa senjata api (senpi) dan amunisi.

Sebut Bush Gerombolan Penghianat

04-June-2006

Gerombolan pengkhianat ekstremis sayap kanan. Itulah istilah yang dikemukakan mantan wakil presiden Amerika Serikat (AS), Al Gore, untuk Presiden AS, George W Bush. Pernyataan keras ini dia kemukakan untuk menunukkan ketidaksetujuannya terhadap sepak terjang Bush dalam memimpin AS.

RI Peringatkan AS Soal Penanganan Terorisme

04-June-2006

Perang melawan terorisme mestinya tidak didasarkan pada keinginan AS.
JAKARTA—Amerika Serikat (AS) diharapkan tidak mencampuri urusan Indonesia dalam upaya memerangi terorisme. Demikian diungkapkan Menteri Pertahanan RI, Juwono Sudarsono, di Jakarta, Kamis (1/6).

Polri Kirim Tim Penyidik

04-June-2006

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol Sutanto mengakui penangkapan WNI yang menjadi tersangka terorisme di Malaysia. Hanya, Kapolri mendapat informasi bahwa yang ditangkap dua warga Indonesia.

“Inisial identitas kedua WNI yang dikirimkan Polisi Diraja Malaysia adalah Z dan H,” ungkap Kapolri usai menghadiri peringatan ke-61 hari Kelahiran Pancasila di Jakarta Convention Center, kemarin.

Menelusuri Masjid-masjid di Singapura

04-June-2006

Wartawan senior Republika, Alwi Shihab, bulan lalu berkesempatan mengunjungi masjid-masjid di Singapura. Berikut ini laporannya untuk Anda.
Umat Islam di Singapura hanya 14-15 persen dari penduduk negara pulau itu yang berjumlah lima juta jiwa. Padahal mereka merupakan penduduk asli Singapura, atau bernama Tamasek saat pertama dibangun oleh Thomas Raffles.

Iran Tolak Tawaran AS

04-June-2006

Presiden Ahmadinejad Diusulkan untuk Dilarang Bepergian
Teheran, Kamis - Menteri Luar Negeri Iran Manouchehr Mottaki menyambut tawaran dialog langsung dari Amerika Serikat. Namun, dia menolak mentah-mentah syarat yang ditetapkan AS untuk memulai dialog, yakni Iran harus menghentikan program pengayaan nuklir.

Bush Peringatkan Iran Mengenai Kemungkinan Tindakan DK PBB

04-June-2006

Washington-RoL-- Presiden AS George W. Bush memperingatkan, Kamis, ia akan mengupayakan tindakan Dewan Keamanan PBB terhadap Iran jika Teheran menolak menghentikan pekerjaan nuklirnya, yang merupakan syarat bagi perundingan dengan Washington.

Presiden Ahmadinejad Tolak Tekanan Barat

04-June-2006

TEHERAN--MIOL: Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengatakan Teheran tidak akan melepas haknya atas teknologi nuklir di bawah tekanan Barat. Pernyataan Ahmadinejad itu terungkap sehari setelah enam negara kuat dunia di Wina menyepakati usul untuk membujuk Iran agar menghentikan riset nuklirnya. Ahmadinejad dikutip oleh kantor berita resmi Iran IRNA, mengatakan Iran telah bekerjasama dan akan terus bekerjasama dengan badan pengawas nuklir internasional IAEA.

Polisi Inggris Tembak Tersangka Teroris

04-June-2006

LONDON--MIOL: Seorang pria berusia 23 tahun ditembak polisi Inggris dalam sebuah penggerebekan atas dasar UU Terorisme, Jumat (2/6). Sekitar 250 polisi dikerahkan untuk melakukan penggerebekan terhadap sebuah rumah di kawasan Forest Gate, London timur. Lelaki, yang kemudian ditahan itu, dibawa ke rumah sakit setelah penggeledahan terhadap rumah itu. Cederanya dilaporkan tidak mengancam keselamatan jiwanya.

Penangkapan WNI di Malaysia Simpang-siur

04-June-2006

JAKARTA—Pemerintah Indonesia belum mendapatkan kepastian tentang jumlah warga negara Indonesia yang disebut-sebut telah ditangkap oleh kepolisian Diraja Malaysia baru-baru ini. Mereka dituduh terlibat dalam tindakan terorisme.

Menhan AS Tegaskan Pertahankan Hubungan Dengan TNI

04-June-2006

SINGAPURA--MIOL: Menteri Pertahanan AS Donald Rumsfeld tetap mempertahankan sikap Departemen Pertahanan AS (Pentagon) untuk memulai kembali hubungannya dengan TNI.
Pentagon menilai baiknya hubungan bilateral antara AS dan TNI akan ikut mempengaruhi kemampuan TNI.

Irak Tolak Keputusan AS Bebaskan Tentara Pembantai

04-June-2006

BAGDAD--MIOL: hari Sabtu bersumpah akan melakukan penyelidikan sendiri atas kematian penduduk dalam serangan balatentara Amerika Serikat di kota Ishaqi, menolak pembebasan negara adidaya itu atas pasukannya.

Adnan Kazimi, pembantu Perdana Menteri Nuri Maliki, menyatakan pemerintah juga menuntut permintaan maaf dari Amerika Serikat dan ganti rugi bagi korban sejumlah kejadian, termasuk dugaan pembantaian di kota Haditha tahun 2005.

Hindari Konflik Sosial

04-June-2006

Warga Gotong-royong Membersihkan Puing-puing
Yogyakarta, Kompas - Proses rekonstruksi dan rehabilitasi bangunan pascagempa diupayakan menghindari kemungkinan munculnya konflik sosial di antara masyarakat. Untuk membangun kembali rumah yang rusak, masyarakat akan diberdayakan dan membatasi penggunaan jasa pemborong.

Eksekusi Tibo Tunjukan Penghormatan Atas Hukum

04-June-2006

JAKARTA—Umat Islam di Poso siap turun ke jalan untuk kembali menuntut dilaksanakannya eksekusi terhadap terpidana mati kasus pembantaian Muslim Poso, Fabianus Tibo dan kawan-kawan (dkk). Ketua Umum Forum Silaturahim Perjuangan Umat Islam Poso, M Adnan Arsal, meminta pemerintah segera mengeksekusi Tibo dkk.

DK Sepakati Proposal untuk Iran

04-June-2006

WINA—Lima negara pemegang hak veto Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) ditambah Jerman, Kamis (2/6), menyepakati proposal ke Iran. Proposal itu secara umum merupakan kombinasi antara stick and carrot bagi Iran jika menerima atau menolak.

Diplomat Rusia Tewas, Empat Diculik di Irak

04-June-2006

BAGHDAD--MIOL: Pejabat kedutaan besar Rusia di BagHdad, Sabtu (3/6), menyatakan satu diplomatnya tewas dan empat karyawannya diculik, kata kantor berita Rusia Interfax.
“Kami memastikan bahwa satu diplomat tewas dan empat diculik,” kata Interfax mengutip keterangan pejabat kedutaan besar itu, yang tidak disebut namanya.

Bom Mobil di Basra Renggut 15 Jiwa, 30 Cedera

04-June-2006

BASRA--MIOL: Sedikit-dikitnya 15 orang tewas dan 30 cedera hari Sabtu akibat ledakan bom mobil di kota Basra, Irak selatan, kata polisi.

Pemboman itu terjadi tiga hari sesudah Perdana Menteri Irak Nuri Maliki memberlakukan keadaan darurat di kota tersebut untuk menumpas kelompok dan unsur Syiah, yang mengancam ekspor minyak.

2020, AS ”Tumbang”

04-June-2006

Tiongkok Gantikan Perannya Sebagai Negeri Superpower
BERLIN - Diperkirakan 15 tahun lagi, Amerika Serikat kehilangan perannya sebagai pemimpin dunia yang tidak tertandingi. Sebuah survey yang diadakan Yayasan Bertelsmann Jerman, saat itu Tiongkok menjadi pesaing yang hebat.

Survey berjudul “Kekuatan Dunia di abad 21” itu dilakukan dengan mewawancarai 10.250 orang di seluruh dunia. Pengelola survey adalah Gallup and TNS Emnid.

Wagub NTB Minta Polisi Waspadai Kemungkinan Bangkitnya Komunisme

06-June-2006

MATARAM--MIOL: Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), HB Thamrin Rayes minta aparat kepolisian mengawasi kemungkinan bangkitnya Partai Komunis di Indonesia, termasuk di NTB.
“Di NTB, sudah dua kali temuan gambar-gambar “Palu Arit” yang dikenal sebagai lambang Partai Komunis Indonesia (PKI),” katanya kepada wartawan di Mataram, Minggu (4//6).

Milisi Islam Somalia Rebut Kota Penting Dekat Mogadishu

06-June-2006

MOGADISHU--MIOL: Milisi Islam merebut sebuah kota penting dekat ibu kota Somalia, Mogadishu, Minggu (4/6). Terjadi pertempuran singkat melawan pria-pria bersenjata anggota aliansi komandan perang dukungan AS.

Moslim Hashi, komandan milisi yang bersekutu dengan milisi Islam Mogadishu mengatakan mereka merebut Kota Balad, sekitar 30 km utara Mogadishu, yang dikuasai komandan perang Musa Sudi Yalahow, seorang anggota terkemuka dari Aliansi untuk Pemulihan Perdamaian dan Kontra Terorisme (ARPCT).

Serpihan Ikhlas di Ladang Gempa

06-June-2006

Oleh: KH A Hasyim Muzadi

Entah angka berapa yang bisa kita gunakan untuk menunjukkan jumlah rangkaian musibah yang menyertai perjalanan bangsa kita. Tak terhitung jumlahnya dan tak terukur nilai kerugiannya. Kerugian material sudah barang pasti tak dapat kita tolak tetapi kerugian rohani yang mengiringinya, sungguh jauh lebih dahsyat dampaknya.

Gagalkan Plot Teror Kanada

06-June-2006

Mirip Al Qaidah, 17 Tersangka Diamankan Petugas
TORONTO - Pemerintah Kanada berhasil membongkar rencana serangan teror yang disusun warganya, akhir pekan lalu. Jumat malam dan Sabtu pagi lalu, polisi Kanada menangkap 17 warga yang diduga terlibat dalam rencana teror dengan target Provinsi Ontario itu.

SBY-Rumsfeld Akan Bahas Hubungan Militer Indonesia-AS

06-June-2006

Penulis: Kristantyo W Broto
JAKARTA--MIOL: Normalisasi hubungan militer Indonesia-AS akan dibahas dalam pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Menteri Pertahanan AS Donald Rumsfeld, Selasa (6/6). Hal itu dikatakan Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (5/6).

Sedikitnya 50 Orang Diculik di Irak

06-June-2006

Penulis: Teguh Rachmanto
BAGHDAD--MIOL: Sekelompok pria bersenjata dengan mengenakan seragam komando menculik sekitar 50 orang dari sejumla agen perjalanan di Baghdad, Iak, Senin.

Menurut kementerian pertahanan Irak, Senin, dari 50 korban penculian itu, dua di antaranya warga Suriah.

Rumsfeld Tak Dikawal seperti Rice

06-June-2006

JAKARTA - Berbeda dengan Menteri Luar Negeri Condoleezza Rice, Menteri Pertahanan Amerika Serikat Donald Henry Rumsfeld tak akan dikawal ketat saat berkunjung ke Indonesia hari ini. Kemarin protokoler dari Kedubes AS memang sempat melakukan screening di Kantor Dephan, namun tidak ada pengamanan khusus.

Rumsfeld dijadwalkan berdialog dengan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono pukul 16.00 di Kantor Dephan mengenai pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Mereka juga membahas kerja sama keamanan di Selat Malaka.

Prioritaskan Peta Perdamaian

06-June-2006

Cairo, Kompas - Presiden Mesir Hosni Mubarak dan Perdana Menteri Israel Ehud Olmert dalam temu pers bersama, Minggu (4/6) malam di Sharm El Sheikh, sepakat memberi prioritas pada peta perdamaian yang dirancang kuartet perdamaian (Amerika Serikat, Rusia, Uni Eropa, dan PBB).

Militan Culik 50 Orang di Halte Bus

06-June-2006

BAGHDAD - Militan bersenjata dalam balutan seragam polisi Iraq tiba-tiba menyerang sebuah halte di pusat kota Baghdad, kemarin. Dalam serangan tersebut, mereka menculik sedikitnya 50 orang, termasuk beberapa pengemudi dan penumpang yang hendak bepergian ke luar Iraq. Pejabat Depdagri Iraq melaporkan, dua warga Syiria juga ikut menjadi korban dalam serangan tersebut.

Menghormati Keberagaman Tafsir Pancasila

06-June-2006

Oleh: Ferry Kisihandi
Wartawan Republika
Layaknya sebuah teks, Pancasila yang baru saja diperingati hari lahirnya pada 1 Juni 2006 lalu, memiliki potensi tafsir yang beragam. Apalagi Pancasila lahir dan tumbuh di Indonesia yang memiliki masyarakat yang beragam. Tak hanya budayanya tetapi juga agamanya.

Belajar dari Malaysia

06-June-2006

Mabes Polri membenarkan adanya penangkapan 10 WNI (Warga Negara Indonesia) oleh kepolisian Diraja Malaysia. Kesepuluh orang ini dituduh terlibat dalam perencanaan tindak terorisme. Polri belum menerima informasi nama-nama WNI yang tertangkap itu. Polisi Malaysia telah menangkap 12 tersangka teroris, 10 di antaranya WNI dan dua Warga Negara Malaysia. Mereka diduga terlibat dalam serangan teror di kawasan Asia Tenggara selama ini.

Perang Adalah Jihad Kecil

06-June-2006

Dwi Widiyarto alias Wiwid alias Sigit alias Bambang bin Pramono (34), mengaku mengetahui akan ada aksi peledakan bom di Jimbaran dan Kuta Bali, 1 Oktober 2005 sehari sebelumnya. Tetapi ia tidak tahu siapa yang akan melakukan. Wiwid mengetahui akan adanya aksi peledakan bom setelah menyimak ucapan Noordin M Top yang terekam ke dalam kamera video.

Indonesia Harus Banyak Amalkan Ajaran Agama

06-June-2006

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Masdar F Mas’udi, mengatakan, bila ingin langgeng, sebuah negara harus mampu menyerap sisi spiritualitas dari komunitas rakyatnya. Masdar menyayangkan relasi negara dan agama di Indonesia yang belum solid. Umat Islam yang telah banyak berjuang dan berkorban untuk kemerdekaan, setelah negara terbentuk malah tersingkir. Lantas, ketika sekarang muncul aspirasi syariat Islam, kita merasa kaget. Padahal umat sendiri selama ini tidak diberi fasilitas dan pendidikan untuk mengekpresikan sikap spritualitasnya. Maka kita pun ikut kaget dengan merasa tiba-tiba Pancasila menjadi terancam.

Jangan Memanfaatkan Pendukung Fanatik

06-June-2006

Sekitar 80 warga Madura yang tergabung dalam “Laskar Sakera” melakukan aksi demonstrasi (demo) ke Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, Rabu, untuk menuntut Front Pembela Islam (FPI) dibubarkan karena dianggap melecehkan sesama Muslim. Puluhan warga Madura dari Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, dan Surabaya itu datang ke Mapolda Jatim di Jl Ahmad Yani, Surabaya dengan mengenakan kopiah, baju, dan celana hitam serta membawa poster dan bendera warna hitam pula…

Pemerintah Sulit Penuhi Anggaran Pendidikan 20 Persen

06-June-2006

Masyarakat Indonesia, setelah memasuki era reformasi menjadi semakin kritis, demokratis dan menuntut kebebasan yang semuanya itu seolah-olah dilindungi oleh Hak Asasi Manusia (HAM). “Unjuk rasa yang kemudian berbuntut merusak fasilitas umum atau milik orang lain, sebagian orang beranggapan itu benar, padahal kegiatan itu melanggar ketentuan hukum,” kata Menteri Hukum dan HAM Dr Hamid Awaludin di Sanur, Rabu.

Iran Ancam Stop Kirim Minyak

06-June-2006

TEHERAN—Pemimpin spiritual Iran, Ayatollah Ali Khamenei, Ahad (4/6), memperingatkan akan mengacaukan pengiriman minyak mentah Iran ke pasar dunia jika Iran diserang. Khamenei juga memperingatkan negara-negara barat agar tidak mengancam dan menyuap Iran agar menghentikan program nuklirnya.

Howard-Yudhoyono Segera Bertemu

06-June-2006

Sidney, Senin - Perdana Menteri Australia, Senin (5/6), menyampaikan rencananya untuk berkunjung ke Indonesia secepatnya untuk mengakhiri ketegangan diplomatik antara kedua negara, menyusul pemberian visa perlindungan kepada 42 dari 43 warga Papua pencari suaka di Australia.

Harga Minyak Dunia Melonjak akibat Ancaman Khamenei

06-June-2006

London, senin - Harga minyak dunia langsung melonjak, Senin (5/6), sehari setelah Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memperingatkan akan terganggunya aliran minyak di kawasan Timur Tengah jika Amerika Serikat terus menekan Iran agar mengakhiri program nuklirnya.

Bentrok Kembali Terjadi di Dili

06-June-2006

DILI—Bentrokan antarkelompok etnik kembali tejadi di Dili, Ahad (4/6). Ini terjadi di sekitar wilayah Jembatan Comoro yang merupakan penghubung antara Dili dan bandara. Selama ini, jembatan ini juga digunakan ribuan pengungsi untuk menyelematkan diri. Pembakaran sejumlah gedung juga terjadi di dekat wilayah bandara.

21 Warga Syiah Dibunuh

06-June-2006

Baghdad, Senin - Pemerintah Irak yang baru saja terpilih sekitar dua minggu lalu tidak juga berhasil mengurangi gejolak kekerasan yang terjadi di Irak, khususnya menyangkut konflik berdarah antara Syiah dan Sunni. Sebanyak 21 warga Syiah tewas, Senin (5/6), ditembak sekelompok pria bertopeng di daerah Sadiyah, dekat Provinsi Diyala.

Rumsfeld Menolak Komentari Pembebasan Ustadz Ba'asyir

07-June-2006

Jakarta-RoL—Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS) Donald Rumsfeld, menolak berkomentar tentang rencana pembebasan pimpinan Pondok Pesantren Ngruki, Solo, yang oleh negara tersebut diduga terkait beberapa aksi teroris di Indonesia. 

“Saya tidak memberikan kepedulian, terhadap rencana pembebasan itu,” ujarnya, usai mengadakan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono di Jakarta, Selasa. Rumsfeld mengaku, dirinya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam kasus penahanan Amir Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI) itu.

Presiden Penyair Dukung RUU APP

07-June-2006

Draf revisi sudah lebih bagus dan akomodatif.
MINAHASA—Pria yang dijuluki Presiden Penyair Indonesia, Soetardji Calzoum Bachri, mengatakan pentingnya Indonesia memiliki Undang-undang Antipornoghrafi dan Pornoaksi (UU APP). Sebab, suatu bangsa yang tak punya hukum atau peraturan mengenai hal itu akan anarkis.

Menhan Rumsfeld Kunjungan Kehormatan ke Presiden Yudhoyono

07-June-2006

JAKARTA--MIOL: Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS) Donald Rumsfeld mengadakan kunjungan kehormatan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa pukul 13.50 WIB atau lebih cepat dari jadwal semula yakni 14.00 WIB.

Ingin Masuk Surga, Dijemput 72 Bidadari

07-June-2006

Terdakwa Bom Bali II Mengaku Daftar sebagai Suicide Bomber
DENPASAR - Persidangan kasus bom Bali II kemarin kembali digelar di PN Denpasar. Tiga terdakwa, yaitu Abdul Azis alias Ja’far, Anif Solchanuddin alias Pendek bin Suyadi, dan Dwi Widiyarto alias Wiwid alias Sigit alias Bambang bin Pramono, disidang secara terpisah.

Sidang berlangsung di ruang Kresna, Rama, dan Nakula. Seorang terdakwa lainnya, Cholily, kemarin libur atau tidak disidang.

Indonesia Ingin Hubungan Militer Permanen

07-June-2006

Menhan Juwono minta AS tak paksakan persepsinya tentang terorisme.
JAKARTA—Perbaikan hubungan militer antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS), menjadi salah satu isu pokok yang dibicarakan dalam pertemuan antara Presiden Yudhoyono dan Menhan AS, Donald Rumsfeld, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (6/6). Dalam soal itu, Indonesia menginginkan hubungan yang lebih permanen.

Dukung RUU APP, Aktivis Ormas Islam Kembali Berunjukrasa

07-June-2006

Bandung-RoL—Aksi unjukrasa mendukung segera disahkannya Rancangan Undang-undang Anti Pornografi dan Pornoaksi (RUU APP) menjadi undang-undang kembali terjadi di Kota Bandung, Selasa.

Aksi demo sekitar tiga ratus simpatisan dan aktivis berbagai organisasi massa (Ormas) Islam itu dilakukan di Jalan Diponegoro, depan Gedung Sate (Gedung Pemprov Jabar) dan DPRD Jabar. Pada kesempatan itu sejumlah pimpinan Ormas Islam menyampaikan orasinya, antara lain KH Idad dan KH Drs Jaja Zakaria.

Bom Guncang Pangkalan Angkatan Laut Sri Lanka

07-June-2006

Kolombo-RoL—Bom berkekuatan besar meledak di luar satu pangkalan Angkatan Laut Sri Lanka di dekat ibukota negeri itu, Kolombo, Selasa, dan membuat satu orang luka parah, kata beberapa pejabat militer. Bom tersebut, yang diduga adalah ranjau Claymore, meledak saat satu bus menepi di luar kamp AL Welisara, kata seorang pejabat militer.

AS Tawari Iran Hapus Sanksi Dagang

07-June-2006

TEHERAN—Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Javier Solana, akan menyerahkan proposal paket insentif ekonomi dan politik kepada pemerintah Iran. Paket insentif ini disepakati pada pekan lalu oleh lima Amerika Serikat (AS), Rusia, Cina, Inggris, dan Prancis serta Jerman.
Insentif akan diberikan kepada Iran bila negara para mullah tersebut bersedia menghentikan kegiatan pengayaan uraniumnya. Solana sendiri, diperkirakan tiba di Teheran pada Senin (5/6) malam. Ia akan menyerahkan proposal tersebut ke Presiden Mahmoud Ahmadinejad.

Anggota Kongres AS Ingin RI Diembargo Lagi

07-June-2006

JAKARTA - Embargo militer AS telah dicabut sejak tahun lalu. Namun, banyak anggota kongres di Washington yang menginginkan pembatasan akses pembelian senjata dan alat pertahanan itu diberlakukan lagi.

Karena itu, dalam pertemuan dengan Menteri Pertahanan AS Donald Rusmfeld, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta kerja sama militer RI-AS bersifat permanen.

Abbas Terus Tekan Hamas

07-June-2006

Ledakan besar menewaskan seorang anggota Hamas.
RAMALLAH—Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, menegaskan, ia tak akan menerima perubahan atas usulan damai antara Palestina-Israel. Ia mendesak Hamas untuk mengakui keberadaan Israel dan memperlunak kebijakannya terhadap Israel.

Abbas Dorong Referendum

07-June-2006

Markas Besar Pasukan Keamanan Abbas Dihujani Granat
Gaza City, Selasa - Presiden Palestina Mahmoud Abbas akhirnya memutuskan akan menyelenggarakan referendum untuk menentukan kelangsungan rencana bagi berdirinya sebuah negara Palestina yang berdampingan dengan Israel.

Keputusan itu akan diambil jika hingga akhir pekan ini Pemerintah Palestina yang dipimpin Hamas tetap tak menyepakati dokumen usulan rencana berdirinya sebuah negara Palestina yang hidup berdampingan dengan Israel.

“Ubah Kemunkaran dengan Bijaksana”

07-June-2006

Sewindu transisi demokrasi di Indonesia, di satu sisi, banyak kemajuan positif perubahan tatanan kehidupan bernegara. Namun di sisi lain, era kebebasan ini juga diwarnai dengan lahirnya beragam ideologi yang berujung konflik dan kekerasan. Hak kebebasan untuk berekspresi oleh sebagian kalangan disalahgunakan dengan “merampas” hak-hak orang lain. Kelompok “garis keras” muslim tampil dengan “label jihad”. Dengan dalih amar makruf nahi munkar, mereka tidak segan-segan mengobrak-abrik tempat-tempat maksiat…

TPABB Waspada Jelang Kebebasan Abu Bakar Ba'asyir

08-June-2006

JAKARTA--MIOL: Tim Pengacara Abu Bakar Ba’asyir (TPABB) mengaku was-was dan bersikap waspada menjelang bebasnya klien mereka pada 14 Juni mendatang, terutama terkait kedatangan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Donald Rumsfeld ke Indonesia.

Haramnya Terorisme

08-June-2006

Buletin No. 131
Oleh: Syaikh Shaleh Fauzan
“Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya adalah jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya,” (QS. An-Nisa [4]: 93)

Menggalang Kerjasama untuk Kedamaian

08-June-2006

Menteri pertahanan negara-negara Asia-Pasifik menyerukan untuk meningkatkan kerja sama keamanan, di antaranya diwujudkan dalam kerja sama memerangi terorisme, menjaga keamanan wilayah perairan, serta mengatasi bencana dan penyebaran virus flu burung. Kini ada keperluan yang mendesak di antara negara Asia-Pasifik, untuk saling tukar pikiran, pengetahuan, dan pengalaman…

Pancasila, Dikagumi tapi Dikhianati

08-June-2006

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta seluruh anak bangsa menyudahi perdebatan penempatan Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia. Presiden menyatakan penempatan Pancasila sebagai dasar negara RI sudah final. Presiden menghimbau seluruh komponen bangsa agar menjadikan Pancasila sebagai rujukan, sumber, inspirasi, dan jendela solusi di masa transisi yang penuh ancaman…

Sewindu Reformasi, Supremasi Hukum Masih Loyo

08-June-2006

Masyarakat Indonesia, setelah memasuki era reformasi menjadi semakin kritis, demokratis dan menuntut kebebasan yang semuanya itu seolah-olah dilindungi oleh Hak Asasi Manusia (HAM). “Unjuk rasa yang kemudian berbuntut merusak fasilitas umum atau milik orang lain, sebagian orang beranggapan itu benar, padahal kegiatan itu melanggar ketentuan hukum,” kata Menteri Hukum dan HAM Dr Hamid Awaludin di Sanur, Rabu…

Fundamentalisme dan Perjuangan Tanpa Kekerasan

08-June-2006

Fundamentalisme menjadi buah bibir yang tak pernah lekang. Pasalnya, sebagian kalangan meyakini bahwa fundamentalisme menjadi sumber konflik dalam masyarakat yang beragam. Fundamentalisme dimaknai sebagai pemikiran hitam putih yang tak ada ruang di antaranya.

Profesor Antropologi dari Universitas York, Toronto, Kanada, Dr Judith Nagata, dalam sebuah kunjungannya ke Indonesia pernah menyatakan, keyakinan itulah yang menyebabkan seseorang atau sekelompok orang melakukan tindakan atas kelompok lain.

Jadikan Agama Sebagai Sumber Keadilan

08-June-2006

Agama memiliki ajaran fundamental yang menjadi tuntutan bagi umatnya. Ia kemudian secara disiplin dijalankan oleh setiap pemeluk agama.  Meski tak jarang kemudian antarpemeluk agama terlibat dalam sebuah konflik dalam menjalankan ajaran yang diyakininya itu.

Sebenarnya, sejauh apakah fundamentalisme dalam agama mewujud dan bagaimana hal itu bisa disiasati agar tak muncul konflik bernuansa agama dalam kehidupan beragama? Berikut ini petikan wawancara Tim CMM dengan intelektual muda, Zuhairi Misrawi:

Setiap Muslim Bersaudara

08-June-2006

Buntut permasalahan antara KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Front Pembela Islam (FPI) dalam sebuah acara dialog Forum Lintas Agama dan Etnis di Purwakarta, Jawa Barat, 23 Mei 2006 silam agaknya cukup
mengkhawatirkan.

Ketika itu Gus Dur yang diundang menjadi pembicara dikabarkan ‘diusir’ oleh anggota FPI Purwakarta. Mereka menganggap tindak-tanduk Gus Dur dalam soal RUU Antipornografi dan pornokasi (APP) telah melukai umat
Islam.

Mari Menahan Diri

08-June-2006

Oleh Rahimi Sabirin
Direktur Progam Center for Moderate Muslim

Saat berlangsung dialog lintas agama dan etnis pada Selasa (23/5) bertajuk “Merajut Cinta yang Terserak, Merangkai Silaturahim, Menuju Purwakarta Wibawa Karta Raharja”, sekelompok massa memasuki ruangan dialog dan berusaha membubarkan acara. Tak ayal, terjadi kegaduhan di gedung PKK Kabupaten Purwakarta, tempat acara berlangsung, meski mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai pembicara inti bisa menyelesaikan agendanya.

Tentara Pimpinan AS Tewaskan 22 Gerilyawan di Afghanistan

08-June-2006

KABUL--MIOL: Pasukan koalisi pimpinan AS telah menewaskan 22 gerilyawan dalam sejumlah serangan di bagian selatan dan timur Afghanistan, kata militer AS.
Serangan tersebut, yang dilancarkan akhir pekan lalu, dilaksanakan saat aksi perlawanan oleh gerilyawan Taliban mencapai titik terparahnya sejak tentara dukungan AS menggulingkan pemerintahan faksi santri tersebut pada 2001.

Serangan Gerilyawan Tewaskan Enam Polisi Afghanistan

08-June-2006

BAGHDAD--MIOL: Sedikitnya delapan orang, termasuk enam polisi tewas Rabu (7/6)di Baghdad akibat serangkaian serangan gerilyawan. Demikian dikatakan pejabat keamanan.
Empat polisi dan satu warga sipil tewas ketika sejumlah pria bersenjata menembak sebuah kendaraan polisi di distrik Mansur di Baghdad, kata seorang pejabat kementerian dalam negeri.

Rusia Tolak Pemberian Sanksi Bagi Iran

08-June-2006

MOSKOW—Rusia akan menolak jatuhnya sanksi terhadap Iran bila negara itu tak melanggar nota non proliferasi nuklir (NPT). Demikian diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, kepada kantor berita RIA Novosti, di Moskow, Rabu (7/6).

Revitalisasi Pancasila

08-June-2006

Oleh: Azyumardi Azra

Dalam pekan terakhir paling tidak, Pancasila kembali menjadi wacana publik. Beberapa lembaga, baik pemerintah maupun nonpemerintah menyelenggarakan diskusi, simposium, dan semacamnya mengenai Pancasila. Tak kurang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga menyampaikan pidato politik tentang Pancasila pada Hari Pancasila 1 Juni, yang pada intinya menekankan pentingnya Pancasila dalam kehidupan berbangsa-bernegara.

Pemerintah Redakan Ketegangan Sunni-Syiah

08-June-2006

BAGHDAD, Rabu - Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki, Rabu (7/6) di Baghdad, membebaskan hampir sekitar 600 tahanan. Hal itu dilakukan dengan tujuan meredakan sumber ketegangan sektarian, antara Sunni dan Syiah Irak.

Tahanan yang dibebaskan itu adalah bagian dari 2.000 orang tahanan, yang dijanjikan Maliki untuk dibebaskan. Mereka itu ditahan di penjara yang terkenal dengan perlakuan brutal. Pada umumnya, tahanan itu terdiri dari kelompok Sunni, yang mengeluh soal perlakuan buruk di tahanan.

RI Nilai Kematian Zarqawi takkan Kalahkan Terorisme

11-June-2006

Penulis: Teguh Rachmanto
JAKARTA--MIOL: Indonesia mengatakan Jumat bahwa upaya Amerika Serikat untuk menangkap dan membunuh para tersangka teroris seperti pimpinan Al-Qaeda di Irak, Abu Musab al-Zarqawi, tidak akan mampu mengalahkan terorisme global.

“Apakah kematian Zarqawi itu akan memberikan arti atau tidak, kita harus melihat bahwa upaya untuk memerangi terorisme tidak hanya sebatas memburu, menangkap atau membunuh tokoh-tokoh tertentu,” kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri RI Desra Percaya di Jakarta, Jumat.

Presiden Bush: Kami Akan Kosongkan Guantanamo

11-June-2006

CAMP DAVID--MIOL: Presiden George W Bush, Jumat, menyatakan mengharapkan mengosongkan penjara kelolaan Amerika Serikat di teluk Guantanamo, Kuba, dengan memulangkan beberapa tahanan dan mengadili yang paling berbahaya di pengadilan negaranya.

Bush menyatakan mengerti keprihatinan atas sarana itu, yang dikemukakan tamunya, Perdana Menteri Denmark Anders Fogh Rasmussen, dan mengatakan kepada wartawan, “Saya menjamin dia bahwa kami akan mengahiri Guantanamo. Kami ingin itu kosong.”

Polri: Ledakan di Pasuruan Bukan Bom Teroris

11-June-2006

JAKARTA--MIOL: Ledakan yang menewaskan satu orang di salah satu rumah kontrakan di Kelurahan Bandungan, Kota Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (8/6) malam sekitar pukul 23.30 WIB bukan berasal dari bom milik jaringan teroris tapi bom ikan.

“Ledakan itu tidak ada hubungannya dengan teroris. Bom itu untuk ikan,” kata Wakil Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Anton Bachrul Alam di Jakarta, Jumat.

Mesir Kutuk Serangan Terhadap Penduduk Gaza

11-June-2006

Kairo-RoL --Mesir mengutuk serangan-serangan yang dilakukan Israel terhadap Gaza utara Jum’at seraya mengatakan bahwa serangan yang dilakukan Israel secara berlebihan terhadap wilayah yang padat penduduknya itu melanggar hukum internasional.

Para pejabat Palestina mengatakan, serangan-serangan udara dan artileri yang dilakukan Israel itu menewaskan 10 warga Palestina, termasuk tiga anak yang berada di pantai Gaza yang padat, sehingga peristiwa itu menjadi peminta korban tertinggi dalam sehari sejak akhir 2004.

Perancis Kecam Serangan Udara Israel yang 'Tak Seimbang' di Gaza

11-June-2006

Paris-RoL-- Perancis Jum’at mengecam serangkaian serangan udara yang dilakukan Israel di Gaza yang menewaskan tujuh penduduk Palestina sebagai satu serangan ‘yang tak seimbang’ dengan memanfaatkan peringatan terhadap meningkatnya kerusuhan di kawasan.

Dalam satu pernyataan yang dikeluarkan oleh kementerian luar negeri Perancis mengatakan, ‘pemboman yang dilakukan Israel atas pantai di Jalur Gaza yang tidak seimbang yang menewaskan beberapa warga sipil dan mencederai sejumlah lainnya itu disesalkan.

Lebanon Tangkap Dalang Pembunuh Pemimpin Jihad Islam

11-June-2006

BEIRUT--MIOL: Lebanon Sabtu (10/6) menyatakan telah menangkap seorang pria yang menjadi dalang utama serangan bom mobil yang menewaskan seorang pejabat tinggi kelompok garis keras Palestina Jihad Islam dan yang memiliki hubungan dengan intelijen Israel.

Israel membantah tuduhan dari Jihad Islam bahwa mereka mendalangi serangan 26 Mei yang menewaskan pejabat tinggi kelompok itu, Mahmoud Majzoub, dan saudaranya, Nidal, yang juga anggota Jihad Islam, di kota Sidon, Lebanon selatan.

Kisah Perlawanan Internal Militer AS

11-June-2006

Puluhan tahun lalu, Bob Watada, menentang habis-habisan ketika dirinya diikutkan dalam pasukan Amerika Serikat (AS) yang ditugasi ikut perang Vietnam. Sebelum penentangan itu ‘meledak’ Bob telah kehilangan kakaknya yang dikirim dalam perang Korea. Hanya satu alasan yang sangat kuat bagi Bob untuk mengajukan penentangan itu. Perang Vietnam adalah ilegal.

Keberanian Bob kini menjadi ‘gen’ yang diturunkan kepada putranya, Ehren Watada (28 tahun). Tentara AS berpangkat letnan satu itu, sedianya akan dikirim untuk ikut memperkuat pasukan AS yang menjajah Irak akhir bulan ini. Namun karena yakin bahwa penjajahan AS terhadap Irak itu sebagai sebuah kejahatan, Ehren pun menolaknya.

Iran Akan Siapkan Proposal Balasan

11-June-2006

TEHERAN - Paket insentif Dewan Keamanan (DK) PBB yang juga dikenal dengan proposal carrots and sticks, masih terus dipelajari Iran. Negara Persia itu menyatakan, akan menyiapkan proposal balasan bagi negara-negara Barat. Sementara, presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengatakan bahwa pihaknya sudah siap melakukan perundingan internasional.

Hamas Stop Gencatan Senjata

11-June-2006

10 Warga Sipil Palestina Tewas
Gaza City, Sabtu - Pemerintahan Hamas mengakhiri kesepakatan gencatan senjata dengan Israel yang telah berlangsung 18 bulan, Sabtu (10/6), menyusul serangan artileri Israel yang menewaskan 10 warga sipil Palestina, tiga di antaranya balita. Insiden ini terjadi setelah sebelumnya militer Israel membunuh kepala keamanan Hamas, Jamal Abu Samhadana.

Sayap militer Hamas Brigade Ezzedin al-Qassam hari Sabtu mengeluarkan pernyataan bahwa mereka telah menembakkan 11 roket ke Israel sebagai pembalasan atas tewasnya 10 warga sipil Palestina, Jumat. Brigade al-Qassam bersumpah “untuk terus melakukan perlawanan” terhadap Israel.

AS Belum Putuskan Penerima Hadiah Atas Tewasnya Az Zarqawi

11-June-2006

WASHINGTON--MIOL: AS masih harus membuat keputusan mengenai siapa yang akan menerima hadiah sebesar 25 juta dolar AS yang ditawarkan bagi orang yang berhasil menangkap atau membunuh pemimpin Al Qaeda di Irak Abu Musab Az-Zarqawi.

Az-Zarqawi gugur dalam serangan udara militer Amerika Rabu atas satu rumah di sebelah utara Baghdad, tempat ia sedang mengadakan pertemuan dengan rekan-rekannya.

AS Ancam Kedaulatan RI Lewat PSI

11-June-2006

Militer AS bisa seenaknya bertindak di wilayah Indonesia.
JAKARTA—Kendati ada isyarat terpaksa harus tunduk, Indonesia belum mengambil keputusan untuk menerima ajakan Amerika Serikat (AS) dalam Ploriferation Security Initiative (PSI).

Dengan PSI, AS bisa menerobos wilayah kedaulatan Indonesia. Pengamat militer dari Pacivis UI, Andi Widjajanto, cenderung menolak keterlibatan Indonesia dalam PSI. Sebab, AS juga tidak ikut meratifikasi UNCLOS 1982 tentang batas wilayah laut. Bagi AS, teritorial laut yang berada di dalam kepulauan Indonesia merupakan perairan bebas. ‘’Kalau mau tawar-menawar soal PSI, hanya bisa bila AS mengakui UNCLOS 82,’’ kata Andi, kepada Republika, Jumat (9/6).

Abbas Paksakan Gelar Referandum

11-June-2006

Indonesia berharap rakyat dan pemerintah Palestina berupaya terus mewujudkan persatuan.
RAMALLAH—Keberadaan Presiden Palestina, Mahmud Abbas terus saja mengganggu kepemimpinan Hamas di negara tersebut. Meski Hamas tegas-tegas menolak, Abbas tetap memaksakan diri untuk menggelar referandum soal pembentukan negara Palestina. Referandum ini akan memberi banyak keuntungan bagi Israel.

Jadilah Orang Kaya dan Hargai Waktu

11-June-2006

Mayoritas umat Islam di pelbagai penjuru dunia terbelenggu dalam kerangkeng kemiskinan. Dari sini kemudian muncul kesan bahwa “Islam menganjurkan umatnya untuk menjadi orang miskin”. Tentu kesan ini salah, karena umat Islam masa lalu adalah umat yang paling maju pada zamannya. Bahkan kemajuan yang dicapai Barat saat ini tidak bisa dilepaskan dari sumbangan ilmuwan muslim. Kalau umat Islam masa lalu adalah umat yang kaya dan maju, kenapa umat Islam saat ini bodoh dan miskin? Apakah penyebabnya? Untuk menjawab pertanyaan ini, Tim Reportase Center for Moderate Muslim (CMM) berbincang dengan KH. Dr. dr. Tamizi Taher. Berikut petikannya:

Kaum Muda Penggerak Dakwah

11-June-2006

Generasi muda adalah aset umat yang sangat besar. Fakta sejarah mengungkapkan bahwa umumnya perubahan terjadi dimotori oleh generasi muda. Demikian juga dalam dakwah, Islam digerakkan dan ummat dicerahkan lewat pemikiran dan kerja keras kaum muda. Lebih jauh, seperti apa pemuda penggerak dakwah tersebut dan bagaimana agar kaum muda tetap kuat dan tangguh? Redaksi CMM mewawancarai Bapak Trinda Farhan, Ketua DPW PKS Sumbar. Berikut petikannya:

Transisi Demokrasi dan Kekerasan

11-June-2006

Oleh: Ian Suherlan
Peneliti Center for Moderate Muslim (CMM) dan
Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Politik UI

Membangun kehidupan berbangsa, bernegara, dan beragama yang toleran dan ramah menjadi “pekerjaan rumah” pemerintah dan masyarakat. Betapa tidak, setiap saat kita selalu disuguhi berita-berita konflik, kerusuhan, dan aksi-aksi perusakan antarwarga, antarpendukung partai, antarpemeluk agama atau antar “mazhab” dalam satu agama tertentu. Kecintaan yang berlebihan terhadap kelompok, partai, agama, dan mazhab tertentu memberi motivasi bagi aksi-aksi brutal yang dianggap akan mendukung eksistensi ideologi dan kepentingannya…

Memaksimalkan Pemberdayaan Zakat

11-June-2006

Dengan mayoritas penduduk Muslim yang berjumlah sekitar 200 juta jiwa, potensi zakat di Indonesia diperkirakan mencapai Rp 17,5 triliun per tahun. Namun perolehan zakat di Indonesia baru Rp 400 miliar atau baru terserap sekitar 10 persen. Padahal, jika diberdayakan dengan baik dana sebesar itu sedikit banyak bisa digunakan untuk mengentaskan kemiskinan di Tanah Air.

‘Jadikan Zakat Instrumen Kemandirian Umat’

11-June-2006

Pemberdayaan zakat di Indonesia selama ini dinilai belum maksimal. Begitupun dengan wakaf dan infaq. Padahal, potensi ketiganya yang demikian besar, bila dapat dikelola dan dimaksimalkan pemberdayaannya tidak saja dapat mengurangi jumlah kemiskinan dan pengangguran, tapi juga dapat memicu kemandirian bangsa dan umat khususnya. Berbagai kalangan menilai, potensi zakat dan wakaf di Tanah Air tak kurang dari 5 triliun setahun. Meliputi barang bergerak, tak bergerak, dan harta bernilai lainnya, seharusnya pemerintah dan masyarakat memberikan perhatian yang besar.

Antisipasi Tindakan Radikalisme Agama

11-June-2006

DALAM strategy Asean Troika yang dirumuskan Pertemuan Tingkat Tinggi Asean 5-6 Nopember di Brunai Darussalam 2001 yang berkaitan dengan Three Evil Forces of Enemy atau 3 (tiga) musuh utama Asean dinyatakan dalam bentuk yaitu Terorisme,Separatisme dan Tindakan Kekerasan atau Radikalisme Agama. Pada kesempatan ini ,mungkin ada baiknya jika kita angkat persoalan tindak kekerasan tsb yang nota bene masih merupakan gejala yang terus terjadi dalam masyarakat kita,untuk selanjutnya diperlukan antisipasi tindakan radikalisme Agama tersebut.

Manusia Punya Dua Peran, Ilahiyah dan Kemanusiaan

11-June-2006

KH Dr Tarmizi Taher:
Apa yang dimaksud dengan dua peran manusia. Penjelasannya?

Sesungguhnya manusia mempunyai dua peran Ilhiyah dan kemanusiaan.Artinya Agama tidak hanya mengandung satu wajah tapi banyak wajah (dzul wujuh). Maka Agama tidak hanya berkutat mengurus transeden dia dengan penciptanya lewat ritual dan ibadah formal.Namun Agama harus membumi untuk menegakkan sisi kemaunsiaan sebagai wadah implementasi dan pedoman moral hubungan antar manusia..Dengan begitu perhatian Agama tentang kemanusiaan sangat besar.

Reformasi, Kemiskinan, dan Kekufuran

11-June-2006

Nabi Muhammad saw dalam sebuah hadis menyatakan bahwa kemiskinan itu akan membawa seseorang pada kekufuran. Yang disampaikan Nabi ini bukanlah sekadar peringatan bersifat normatif tapi adalah sebuah tesis yang sesuai dengan fakta dan terbukti sepanjang sejarah. Ini juga berarti, Islam sebagai agama yang diturunkan untuk memperbaiki dan menyempurnakan akhlak manusia, memandang betapa pentingnya keadilan ekonomi mesti ditegakkan.

Islam-Barat Harus Saling Memahami

11-June-2006

Hubungan Islam-Barat, selama ini melalui jalan terjal. Ada rasa saling curiga antara kedua belah pihak. Umat Islam merasa selama ini Barat terus melakukan tindakan yang tidak adil terhadap Islam. Ada upaya untuk meminggirkan Islam.

Barat juga merasa bahwa Islam menjadi sebuah ancaman. Maka seringkali membuat sebuah citra yang buruk tentang Islam. Bahkan mencitrakan Islam sebagai sumber terorisme. Kini kedua belah pihak memang belum sepenuhnya saling percaya, meski ada upaya untuk saling memahami.

Harus Ada Kedudukan yang Sebanding

11-June-2006

Dalam kurun waktu yang relatif lama, Barat dan Islam menjalin hubungan kurang harmonis. Kecurigaan masing-masing pihak terus megemuka. Tak ayal bila kemudian umat Islam yang minoritas di Barat sering mendapatkan perlakuan diskriminatif.

Barat juga mengusung kebijakan luar negeri yang tidak adil bagi dunia-dunia Islam. Kasus yang terjadi di Afghanistan, Irak, Palestina, maupun Iran bias menjadi contoh ketidakadilan Barat. Umat Islam juga terus menaruh curiga pada Barat. Meski ada juga hal positif dari Barat.

Memberantas Pornografi, Menegakkan Moral Bangsa

11-June-2006

Pornografi dan pornoaksi telah begitu marak berjangkit di Indonesia. Setidaknya, ini ditandai dengan kecenderungan sebagian besar media, baik cetak maupun elektronik yang muatannya berbau mesum. Pornografi juga dengan mudah diakses melalui internet dan cakram VCD maupun DVD yang beredar bebas di pasaran.

Ketua Tim Pengawal Rancangan Undang-Undang (RUU) Anti Pornografi dan Pornoaksi (APP) Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amien, menyatakan kondisi seperti itulah yang menyebabkan rusaknya moral bangsa.

Kebebasan Berekspresi Ada Batasnya

11-June-2006

Keleluasaan mengakses pornografi di negeri kita menjadi hal yang sangat dikhawatirkan banyak kalangan. Bahkan, masyarakat di negara maju seperti Amerika Serikat pun sangat khawatir dengan eksploitasi pornografi ini.

Bagaimana seharusnya pemerintah Indonesia mengatur soal pornografi dan pornoaksi? Seberapa jauh UU Anti Pornografi diperlukan? Untuk membahas lebih jauh tentang perlunya pengaturan pornografi ini, Tim CMM mewawancarai DR Ibnu Hamad, pakar komunikasi yang juga sebagai dosen program pascasarjana Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta. Petikannya:

Pendidikan dan Political Will

11-June-2006

Persoalan pendidikan nasional amat rumit. Pendidikan dasar misalnya, kondisinya masih memprihatinkan. Pendidikan dasar masih dihadapkan pada persoalan tidak meratanya kesempatan, rendahnya kualitas dan relevansi pendidikan, serta lemahnya manajemen penyelenggaraan pendidikan. Untuk itu, pemerintah pusat dan daerah dituntut melakukan berbagai program pembangunan pendidikan, dibarengi dengan tekad untuk memprioritaskan alokasi anggaran pada sektor pendidikan.

Lingkaran Kekerasan dalam Logika Simbolis

11-June-2006

SEJATINYA tekad anti kekerasan merupakan tujuan umat manusia mengingat secara akal sehat tidak ada manusia yang menginginkan pertumpahan darah Dalam bahasa sehari hari hari hal itu telah sering dijelaskan,yaitu tujuan damai hidup manuisa, kesejhateraan umat mansuai mustahil dicapai dengan ancaman.

Pernyataan tersebut hendak menjelaskan agar tidak ada keraguan untuk menyatakan bahwa kekerasan atau lingkaran kekerasan itu adalah sesuatu yang salah. Sungguhpun demikian .dapatlah kita melakukan test dalam menentukan salah atau benar pernyataan dimaksud.

Kejenuhan dan Ketidaksabaran Sedang Melanda Umat Islam

11-June-2006

Pria kelahiran Pekanbaru 29 tahun yang lalu itu kini sedang mengikuti program Doktor di Univ Islam Negeri Susqa Pekanbaru. Dalam bidang hukum Islam.Putrta kedua pasangan Mukni dan ibu Jun itu kini juga menjabat sebagai Dosen di almamaternya.Berbincang dengan alumnus Hukum Islam dan Magister jurusan Tharbiyah itu cukup meneyenangkan karena inteletual muda yang satu ini punya kemampuan dan kaya dengan teori ilmu sosial dan agama.Amruil Muzani yang juga menjabat sebagai salah seorang Direktu Pusat Informasi dan Komunikasi Psantren Riau menjawab pertanyan yang diajukan tentang pemimpin, kejenuhan dan ketidak sabaran umat Islam. Di antara petikan perbincangan itu adalah sebagai berikut:

Menyelamatkan Kaum Muda dari Terorisme

11-June-2006

Oleh: Rahimi Sabirin
(Direktur Program Center for Moderate Muslim)

Belakangan ini, bangsa dan negara kita dilanda serangan dahsyat ledakan bom para teroris. Korban jiwa terus berjatuhan, dan kerugian materil tak dapat dihitung besarnya. Apalagi kerugian moril yang didera oleh umat yang hampir “sekarat” ini, menjadi “mati suri”. Derita ini berawal dari bom Bali (2002), bom Marriot (2003), Bom Kuningan (2004), hingga bom Bali II (2005)…

Kebebasan Berekspresi Memerlukan Etika

11-June-2006

Aksi pornografi dan pornoaksi di Indonesia sangat memprihatinkan. Hal ini telah mencederai moral anak bangsa. Namun, tetap saja sebagaian kalangan menolak RUU APP dengan alasan menghambat kebebasan berekspresi. Sangat ironis, sebagai bangsa yang masih memegang teguh nilai-nilai moral, menuntut adanya keleluasaan dalam aksi pornografi dan pornoaksi. Negara maju seperti Amerika Serikat pun sangat khawatir dengan eksploitasi pornografi ini.

Jaringan Teroris Itu Masih Eksis

11-June-2006

Upaya meredam aktivitas terorisme terus dilakukan oleh aparat Indonesia dan Malaysia. Tetapi, lagi-lagi sejumlah pelaku yang diduga hendak melakukan aksi terorisme ditangkap.

Benarkah jaringan teroris Malaysia dan Indonesia masih beroperasi? Faktor apa saja yang menyebabkan kelompok teroris tetap eksis meski buron yang paling dicari, Dr Azahari, telah tewas?

Meredam Jaringan Teroris Malaysia-Indonesia

11-June-2006

Akhir Mei 2005. Dalam berita yang ditampilkan harian The Star, tertulis Kepolisian Malaysia menangkap 12 orang yang diduga hendak melakukan serangkaian aksi teroris. Di antara 12 orang itu, tiga di antaranya berasal dari Indonesia.

Kepolisian Malaysia menyatakan, penangkapan ini merupakan keberhasilan dalam upaya memerangi terorisme. Lima tahun lalu mereka berhasil menangkap sejumlah anggota Kelompok Militan Malaysia (KMM). Pihak kepolisian meyakini bahwa KMM ini memiliki kaitan dengan Jamaah Islamiah (JI).

Kesejukan Islam Lahirkan Masyarakat Harmonis

11-June-2006

Kesejukan dan kedamaian selalu didamba oleh sebuah masyarakat. Apalagi dalam sebuah masyarakat yang begitu majemuk. Islam sebagai tata nilai hidup, mengajukan aturan yang sangat jelas bagi umat Islam untuk berinteraksi dengan masyarakatnya. Islam mengajarkan kesejukan dan kedamaian bagi umatnya.

Islam Ajarkan Kedamaian

11-June-2006

Islam menorehkan kesejukan dalam ajarannya. Tak heran bila Islam memandu pemeluknya untuk berlaku lembut, baik kepada sesama Muslim maupun juga kepada mereka yang berbeda keyakinannya. Selama ini, bahkan pengajaran Islam dilakukan juga melalui jalan yang santun. Tak ada pemaksaan bagi seseorang untuk memeluk Islam.

Lalu, apa saja bukti ajaran Islam yang sejuk tersebut dan bagaimana pula dengan umat Islam sendiri menjalani dan mendakwahkan Islam. Berikut petikan wawancara Tim CMM dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Umar Shihab:

Dikotomi Islam-Barat Tak Relevan

11-June-2006

Benturan dunia Islam dan Barat masih saja terjadi. Kesalahpahaman dunia Islam terhadap Barat, dan sebaliknya Barat terhadap dunia Islam, telah memberi andil terjadinya perpecahan di dunia: negara-negara menjadi “blok-blokan”. Padahal, kedua belah pihak mestinya melakukan kerjasama memberantas radikalisme dan ekstrimisme. Jaringan Alqaidah sebagai ikon kelompok radikal secara salah disangkutpautkan dengan Islam. Padahal, kelompok itu bukan cerminan umat Islam secara keseluruhan. Al-Qaidah hanya “sekelompok” organisasi yang di dalamnya orang-orang “Islam”, bukan suara dan ide perjuangan kaum Muslim yang jumlahnya lebih dari 1 milyar.

Tiga Tewas, 11 Cedera dalam Ledakan di Pakistan

12-June-2006

Quetta-RoL-- Satu bom meledak di satu jalan di kota kecil Quetta, Pakistan, Senin, menewaskan tiga orang dan melukai 11 orang lagi, kata polisi. “Ledakan terjadi di dekat satu hotel. Saat itu, kami telah menerima tiga mayat dan 11 orang yang cedera,” kata pejabat senior polisi Quetta Zahid Afaq.

“Jumlah korban jiwa mungkin lebih banyak karena korban cedera terus berdatangan ke rumah sakit,” kata Afaq --yang tak bersedia berspekulasi mengenai siapa yang bertanggung jawab atas pemboman itu.

Pengacara Saudi Salahkan AS Atas Kematian Warga Saudi di Guantanamo

12-June-2006

RIYADH--MIOL: Seorang pengacara untuk warga Arab Saudi yang dipenjarakan di Teluk Guantanamo mengatakan, Minggu, ia menganggap pemerintah AS bertanggungjawab atas kematian dua tawanan Saudi yang menggantung diri mereka di pangkalan angkatan laut AS itu.
Arab Saudi, satu sekutu setia AS, mengatakan negara itu telah meningkatkan upaya untuk memulangkan semua warganya yang ditahan di pangkalan di Kuba itu.

Pasukan Inggris dan Milisi Syiah Baku Tembak di Irak, Lima Tewas

12-June-2006

Amara-RoL-- Paling tidak lima warga Irak tewas dan seorang tentara Inggris luka-luka , Ahad ketika baku tembak meletus antara milisi Syiah dan pasukan Inggris di kota Al Amara, Irak selatan, kata polisi.

Al Amara adalah ibukota propinsi Maysan, yang menurut PM Nuri al Maliki akan sepenuhnya berada dalam kendali keamanan Irak Juli mendatang, kendatipun serangan-serangan terhadap pasukan Inggris di sini sering dilakukan.

Nuremberg Siaga Mengantisipasi Demo Anti-Iran

12-June-2006

Nuremberg-RoL-- Polisi kota Nuremberg, Minggu, disiagakan untuk mengantipasi demonstrasi anti-Iran menjelang pertandingan perdana Iran menghadapi Meksiko.

Wakil Presiden Iran Mohammade Aliabadi menurut rencana akan menyaksikan pertandingan itu.
Kelompok masyarakat Yahudi sebelumnya telah mengeluarkan pernyataan bahwa mereka akan melancarkan pawai protes, demikian juga dengan masyarakat Iran di pengasingan.

Militer AS Akan Umumkan Hasil Otopsi Zarqawi

12-June-2006

Penulis: Teguh Rachmanto
BAGHDAD--MIOL: Militer AS menyatakan pihaknya akan mengumumkan hasil otopsi jenazah pemimpin jaringan Al-Qaeda di Irak Abu Musab al-Zarqawi pada Senin ini.

Dua dokter militer AS telah melakukan otopsi jenazah Zarqawi pada Sabtu (10/6) untuk mengetahui penyebab pasti kematian tokoh Al-Qaeda Irak itu setelah ditemukan masih hidup tak lama setelah serangan udara AS terhadap tempat persembunyiannya.

Konvoi Pejabat Intelijen Afghanistan Diserang Bom, Tiga Orang Tewas

12-June-2006

Kabul-RoL-- Sebuah bom menyerang konvoi yang membawa seorang pejabat tinggi intelijen Afghanistan, tidak mengenai pejabat itu namun menewaskan tiga orang, sementara dua polisi tewas dalam serangan lain Sabtu di wilayah selatan negara itu, kata beberapa pejabat.

Di tempat lain lagi, koalisi yang dipimpin AS mengumumkan kematian lebih dari 45 Taliban dalam sejumlah insiden dalam sepekan ini, di tengah meningkatnya kekerasan yang tidak menunjukkan tanda-tanda mereda.

Jenazah Zarqawi Diotopsi

12-June-2006

Pasukan AS dan Irak Memburu Kaki Tangan Kelompok Al Qaeda di Irak
Baghdad, Minggu - Untuk memastikan penyebab kematian pemimpin Al Qaeda di Irak, Abu Musab al-Zarqawi, dua dokter militer AS mengotopsi jasadnya. AS memutuskan mengotopsi jasad Zarqawi untuk menjawab keraguan berbagai pihak tentang kematian Zarqawi.

Iran akan Evaluasi Paket Insentif Barat

12-June-2006

TEHRAN—Iran menyatakan tak ada tenggat waktu yang harus segera dipenuhi unuk menjawab tawaran paket insentif. Meski Presiden Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa Iran hanya memiliki waktu dalam hitungan beberapa pekan saja untuk menjawab tawaran paket insetif itu.
Paket insentif akan diberikan kepada Iran bila negara tersebut menghentikan program nuklirnya. Di antaranya, Amerika Serikat (AS) akan mencabut embargo perdagangannya dan menjamin keamanan teritorial Iran. Sejumlah negara Eropa juga menawarkan hal yang hampir sama.

Indonesia Kaji Kemungkinan Menerima PSI secara Terbatas

12-June-2006

Jakarta, Kompas - Pemerintah Indonesia, melalui Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono, menyinyalkan akan memutuskan untuk terlibat dalam kerja sama multilateral Inisiatif Keamanan Proliferasi (Proliferation Security Initiative/ PSI).

Namun keterlibatan itu akan dilakukan dalam batas tertentu dan dengan bentuk pelibatan yang lebih bersifat ad hoc daripada permanen. Sinyalemen tadi disampaikan hanya berselang dua hari setelah kunjungan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Donald Rumsfeld.

Dua Ledakan di Filipina, Seorang Tewas

12-June-2006

Manila-RoL-- Dua ledakan yang terjadi hampir bersamaan menggoncang Filipina Ahad menewaskan seorang dan melukai empat lainnya, kata polisi.

Ledakan pertama menimpa pasar umum di kota Lipa di provinsi Batangas, 120 kilometer selatan Manila, hanya beberapa saat sebelum terbit fajar, kata satu laporan polisi.

Serangan Udara AS Tewaskan Tujuh Pemimpin Al Qaeda di Irak

13-June-2006

BAGHDAD--MIOL: Militer AS menyatakan, tujuh gerilyawan yang memiliki hubungan dengan pemimpin-pemimpin Al-Qaeda di Irak tewas selama serangan udara Senin (12/6) di dekat kota bergolak Baquba, Irak. Serangan itu juga menewaskan dua anak.

“Pasukan koalisi membunuh tujuh teroris, mencederai tiga lain dan menahan dua teroris selama serangan di lingkungan Baquba pada 12 Juni,” kata militer dalam sebuah pernyataan.

Parlemen Palestina Tolak Referendum

13-June-2006

Ismail Haniya akan menjadi target serangan Israel.
RAMALLAH—Parlemen Palestina menentang penyelenggaraan referendum yang diusulkan Presiden Mahmoud Abbas. Sebanyak 132 anggota parlemen melakukan sidang pada Senin (12/6) untuk membahas pelaksanaan referendum yang telah dijadwalkan pada 31 Juli 2006 mendatang.

Nuklir untuk Misi Sipil

13-June-2006

Cairo, Kompas - Program nuklir Iran untuk misi sipil, bukan militer. Program tersebut bukan ancaman terhadap dunia Arab karena hanya mengandung teknologi nuklir damai.

Ketua Dewan Keamanan Nasional Iran, yang juga juru runding program nuklir, Ali Larijani, menegaskan hal tersebut dalam jumpa pers seusai bertemu dengan Presiden Mesir Hosni Mubarak, Menteri Luar Negeri Mesir Ahmed Aboul Gheith, dan Sekretaris Jenderal Liga Arab Amr Mousa di Cairo, Minggu (11/6).

Ledakan Bom di Pakistan Tewaskan Tiga Tewas

13-June-2006

QUETTA--MIOL: Sebuah bom meledak di ruas jalan di kota kecil Quetta, Pakistan, Senin, menewaskan tiga orang dan melukai 11 orang lagi, kata polisi. “Ledakan terjadi di dekat satu hotel. Saat itu, kami telah menerima tiga mayat dan 11 orang yang cedera,” kata pejabat senior polisi Quetta, Zahid Afaq.

“Jumlah korban jiwa mungkin lebih banyak karena korban cedera terus berdatangan ke rumah sakit,” kata Afaq --yang tak bersedia berspekulasi mengenai siapa yang bertanggung jawab atas pemboman itu.

Hamas Coba Stop Referendum

13-June-2006

Israel Targetkan PM Ismail Haniya sebagai Sasaran
Gaza city, senin - Kelompok Hamas terus berusaha menghentikan upaya Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk melakukan referendum nasional melalui mobilisasi kekuatan Hamas yang menjadi kekuatan mayoritas di parlemen. Untuk menggagalkan referendum itu, Hamas butuh dua pertiga suara di parlemen Palestina.

Elbaradai: Tak Cukup Bukti Kecurigaan atas Porgram Nuklir Iran

13-June-2006

WINA—Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), mengungkapkan, tak mencapai kemajuan berarti untuk membuktikan kecurigaan atas program nuklir Iran. Demikian diungkapkan Kepala IAEA, Elbaradai, dalam pertemaun dewan gubernur IAEA yang digelar pada Senin (12/6).

Bush: Kami akan Buru Pengganti Zarqawi

13-June-2006

Penulis: Widhoroso
CAMP DAVID--MIOL: Presiden Amerikan Serikat, George W Bush, Senin (12/6) menegaskan akan memburu pengganti Abu Musab al-Zarqawi, pemimpin Al Qaeda di Irak. Ia menegaskan pengganti Zarqawi akan masuk dalam daftar orang yang diburu Amerika untuk menciptakan perdamaian.
“Pengganti Zarqawi akan masuk dalam daftar orang yang akan kami buru,” tegas Bush.

Wapres Minta Ormas Islam Perbaiki Citra

13-June-2006

Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla meminta ormas Islam memperbaiki citra Islam dalam kiprah mereka dengan cara meninggalkan hal-hal yang sifatnya berbau kekerasan.

“Jangan sampai nanti imej Islam jelek akibat tindakan yang merugikan dan merusak,” kata Wapres seperti dikutip Ketua Umum Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), Tutty Alawiyah, seusai diterima Wapres di Kantor Wapres Jakarta, Selasa (13/6).

Pemerintah Bentuk Badan Penanganan Terorisme

13-June-2006

Jakarta, 13 Juni 2006 09:02
Pemerintah akan membentuk badan penanganan terorisme sebagai peningkatan dari desk antiteror kementerian Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) untuk mengefektifkan koordinasi dalam pemberantasan terorisme.

“Terorisme, tidak dapat ditangani dengan satu pendekatan melainkan harus melalui pendekatan yang komprehensif,” kata Menko Polhukam Widodo AS dalam rapat dengar pendapat jajaran kementerian Polhukam dengan Komisi I di DPR, Senin malam (12/6).

Bentrok Antar-kelompok Meningkat, Menteri Pariwisata Palestina Mundur

13-June-2006

RAMALLAH--MIOL: Menteri Pariwisata Palestina Judeh Murqos mengumumkan pengunduran dirinya dari pemerintah pimpinan Hamas, Selasa pagi, menyusul meningkatnya bentrokan antar-orang Palestina.

Dalam suatu pernyataan singkat, Judeh berkata, “Saya mengkonfirmasi kepada anda bahwa saya telah mundur dari pemerintah karena bentrokan yang telah terjadi (Senin) di Jalur Gaza.” Ia menambahkan, “Saya akan memberikan alasan lain besok.”

AS Didesak Tutup Guantanamo

13-June-2006

Uni Eropa Diharap Gunakan Forum KTT 21 Juni untuk Tekan Washington
Washington, Senin - Desakan kepada Pemerintah Amerika Serikat untuk menutup kamp penahanan Guantanamo di Kuba semakin menguat, menyusul insiden bunuh diri tiga tahanan yang disekap di kamp tersebut.

Insiden ini terjadi setelah Komite Antipenyiksaan PBB mengeluarkan laporan pada 19 Mei lalu, yang isinya memerintahkan agar kamp tahanan itu segera ditutup. “Pemerintah AS harus menghentikan penahanan di Teluk Guantanamo dan menutup kamp tersebut,” demikian isi laporan setebal 11 halaman itu.

Al-Qaeda Umumkan Pengganti Zarqawi

13-June-2006

Paris-RoL-- Al-Qaeda di Irak menunjuk seorang gerilyawan bernama Syeikh Abu Hamza al-Muhajer sebagai pengganti Abu Musab al-Zarqawi, yang tewas dalam serangan udara AS, dalam sebuah pernyataan di Internet, Senin.

“Dewan syura dan Al-Qaeda di Tanah Dua Sungai sama-sama sepakat menunjuk Syeikh Abu Hamza al-Muhajer untuk menggantikan Abu Musab al-Zarqawi sebagai pemimpin organisasi itu,” kata pernyataan itu, yang dipasang di situs berita Al-Hesba, yang biasanya memuat pernyataan-pernyataan resmi Al-Qaeda.

Al Qaeda Akan Balas Dendam

13-June-2006

Pemerintah Irak Berencana Mengajak Kelompok Bersenjata Berunding
Baghdad, senin - Empat hari setelah pemimpin Al Qaeda di Irak, Abu Musab al-Zarqawi, tewas, kelompok Al Qaeda mengancam akan membalas dendam dengan serangkaian serangan untuk “mengguncang tanah tempat berpijak lawan”. Pasukan AS dan Irak mengaku siap menghadapi serangan Al Qaeda dengan strategi baru.

Afghanistan Selatan Tegang Pascaserangan Atas Taliban

13-June-2006

KANDAHAR--MIOL: Afghanistan selatan tetap tegang, Selasa, setelah 37 petempur Taliban dilaporkan telah tewas dalam serangan besar oleh pasukan koalisi dan Afghanistan.
Lima belas pejuang tewas ketika pasukan keamanan Afghanistan dengan dukungan koalisi pimpinan AS menyerang persembunyian mereka di provinsi Uruzgan, Afghanistan selatan, Minggu (11/6), kata Jenderal Rahmatullah Raufi.

Mengkaji Ulang Falsafah Bangsa

13-June-2006

Presiden SBY, dalam perayaan hari ulang tahun Pancasila ke-61 di Jakarta Convention Center, mengajak semua pihak untuk meletakkan Pancasila sebagai rujukan sumber inspirasi dan jendela solusi untuk menjawab tantangan nasional menuju Indonesia yang dicita-citakan. Di pihak lain, sejumlah tokoh nasional dan lintas agama yang bertemu di kediaman mantan Wapres Try Sutrisno menyepakati empat butir hasil pertemuan—yang disebut Pernyataan 1 Juni 2006—terutama tentang Pancasila sebagai satu-satunya ideologi bangsa (Republika Online, 1 Juni 2006).

Ba’asyir dan Masa Depan Terorisme

14-June-2006

Rabu (14/06/06) Ustadz Abu Bakar Ba’syir (66) meninggalkan LP (Lembaga Pemasyarakat) Cipinang. Sebagai bentuk dukungan atas tegaknya keadilan di Indonesia, sejumlah tokoh dari pelbagai agama menyambut kebebasan Amir (pemimpin) Majelis Mujahidin Indonesia (MMI). Tokoh-tokoh yang menyambut kebebasan Ba’syir adalah Hussein Umar ketua DDI (Dewan Dakwah Islam), Pendeta Nathan Setiabudi (mantan ketua PGI), Theo Bella (Katolik), Hartono (Buddha), dan Ustadz Arifin Ilham. Sementara MUI (Majelis Ulama Indonesia) belum memutuskan menjemput Ba’syir atau tidak.

Pembubaran Ormas, Langkah Mundur Demokrasi

14-June-2006

Beberapa waktu yang lalu, pemerintah mengadakan rapat koordinasi politik, hukum, dan keamanan. Dalam rapat ini pemerintah membahas tentang pembubaran Ormas (organisasi kemasyarakat) dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang disinyalir melakukan tindak kekerasan. Tak lama berselang, keinginan pemerintah ini menuai protes keras. Usman Hamid Koordinator Kontras (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan) menyatakan pembubaran ormas dan LSM bukan tindakan tepat. Menurut Hamid, cukup yang ditindak adalah pelaku tindak kekerasannya, bukan dengan membubarkan ormasnya.

UE Akan Desak Bush Tutup Guantanamo

14-June-2006

Washington, Selasa - Uni Eropa akan mendesak Presiden Amerika Serikat George W Bush menutup Kamp Guantanamo dalam pertemuan puncak UE-AS tanggal 21-22 Juni mendatang di Vienna.

Menteri Luar Negeri Austria Ursula Plassnik menyatakan, Kamp Guantanamo telah lama menjadi sumber keprihatinan bagi blok Eropa. “Pemerintah AS harus mengambil tindakan untuk menutup Guantanamo secepatnya,” kata Plassnik, menanggapi peristiwa bunuh diri dua warga Arab Saudi dan satu warga Yaman yang telah disekap selama empat tahun di Guantanamo.

Kekerasan Bukan Cara Dakwah

14-June-2006

Maraknya aksi kekerasan massa yang dilakukan oleh anggota Ormas (organisasi kemasyarakat) dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) tertentu membuat pemerintah melukan politik, hukum, dan keamanan. Dalam rapat ini pemerintah membahas tentang pembubaran Ormas dan LSM yang disinyalir melakukan tindak kekerasan. Banyak contoh kasus kekerasan yang dilakukan oleh massa yang bernaung dalam Ormas tertentu.

Meluruskan Makna Jihad

14-June-2006

Anif Solchanudin alias Pendek (24), terdakwa kasus peledakan bom di Jimbaran dan Kuta, Bali, di depan sidang pengadilan mengaku dirinya sempat dipersiapkan sebagai pelaku bom bunuh diri. Ia menyatakan dirinya pernah diminta oleh Noordin M. Top melalui ustad Subur untuk “berjihad”. Jihad yang dimaksud adalah meledakkan bom di tengah keramaian di Jimbaran dan Kuta.

Serangkaian Serangan di Irak Tewaskan 27 Orang

14-June-2006

BAGHDAD--MIOL: Gelombang serangan di Irak, Selasa (13/6) menewaskan sedikitnya 27 orang dan mencederai 51 lain. Demikian dikatakan beberapa sumber rumah sakit dan polisi.
Sedikitnya empat bom mobil dan tiga bom lain, terutama dengan sasaran polisi, mengguncang kota Kirkuk, 255 kilometer sebelah timur laut Baghdad, menewaskan 23 orang dan mencederai 44 lain, kata satu sumber rumah sakit Irak.

Santri tak Dilibatkan Jemput Ustadz Abu Bakar Ba'asyir

14-June-2006

Solo,-RoL-- Sekitar 75 orang dengan menggunakan dua bus dan lima mobil pribadi, Selasa (13/6) sekitar pukul 14.00 WIB berangkat dari Pondok Pesantren Islam Al Mukmin Ngruki Sukoharjo, menjemput Ustad Abu Bakar Ba`asyir, yang hari Rabu (14/6) bebas dari tahanan di LP Cipinang Jakarta Timur.

Penjemputan Ustad Abu Bakar Ba`asyir ini hanya dari pihak keluarga, ulama dan tokoh masyarakat, tidak melibatkan para santri, kata Direktur Pondok Pesantren Islam Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo Ustad Wahyudin di pondok tersebut, Selasa.

Ratusan Anggota FBR-MMI akan Sambut Kebebasan Ustadz Ba'asyir

14-June-2006

Jakarta-RoL-- Selain sejumlah tokoh lintas agama, ratusan anggota Forum Betawi Rempug (FBR) dan Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI) Jakarta dan Solo-Jawa Tengah, akan menyambut kebebasan Amir MMI, Ustadz Abu Bakar Ba`asyir, dari LP Cipinang, Rabu (14/6) pagi.
Seusai menjenguk Ba`asyir di dalam sel tahanannya di LP Cipinang, Selasa siang, Ketua FBR Fadholi El Muhir, mengatakan, sedikitnya 500 anggota organisasinya dikerahkan untuk menyambut kebebasan ulama yang juga pendiri Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Solo itu.

Mencegah Sekularisasi Pancasila

14-June-2006

KH Ma’ruf Amin
Ketua MUI
Maklumat keindonesiaan yang digagas dalam simposium nasional bertema ‘’Restorasi Pancasila’’ di Fisip UI pada 30-31 Mei 2006 dan dibacakan Todung Mulya Lubis pada peringatan Hari Lahir Pancasila, menarik dicermati. Maklumat itu menegaskan Pancasila bukanlah agama dan tak satu agama pun berhak memonopoli kehidupan yang dibangun berdasarkan Pancasila. Maklumat juga menegaskan keluhuran sosialisme dan keberhasilan material yang diraih kapitalisme.

7 Ledakan Bom Guncang Kirkuk

14-June-2006

Al Qaeda Irak Tetapkan Hamza al-Muhajir sebagai Pengganti Al-Zarqawi
Baghdad, selasa - Tujuh serangan bom mobil yang terjadi hampir bersamaan mengguncang Kirkuk, Selasa (13/6), menewaskan sedikitnya 24 orang dan melukai 45 orang lainnya. Serangan itu terjadi setelah Al Qaeda di Irak mengancam membalas dendam atas kematian Abu Musab al-Zarqawi.

Kepolisian Kirkuk menyebutkan, dua dari tujuh bom mobil itu termasuk bom bunuh diri. Bom pertama meledak pada pukul 07.30 waktu setempat di dekat pasar Tisain di kawasan mayoritas berpenghuni kaum Syiah. Akibatnya, 13 orang tewas dan 18 orang lainnya terluka.

Warga Irak Kecam Kunjungan Bush

15-June-2006

BAGHDAD--MIOL: Ratusan warga Irak Rabu (14/6) berunjuk rasa menentang kunjungan Presiden Amerika Serikat George W Bush ke Bagdad sehari sebelumnya. Sebagian besar unjukrasa itu terjadi di kabupaten Kazemiya di utara Bagdad, ibukota Irak.

Pengunjuk rasa, sebagian besar di antaranya pendukung ulama muda Syiah Muqtada Sadr, meneriakkan “Islam, ya, ya!” dan “Pendudukan, tidak, tidak!”.

Pers AS Sorot Kekecewaan Atas Pembebasan Ba'asyir

15-June-2006

NEW YORK--MIOL: Pers di Amerika Serikat ikut menyorot mengenai kekecewaan di negara tersebut atas pembebasan Ketua Majelis Mujahiddin Indonesia Abu Bakar Ba’asyir setelah menjalani hukuman 30 bulan penjara.

Sejumlah surat kabar di Amerika Serikat edisi Rabu memberi porsi cukup besar pada berita mengenai selesainya masa hukuman Abu Bakar Basyir tersebut. “Ulama terkait tragedi bomb Bali di 2002 dibebaskan setelah menyelesaikan masa tahannya di penjara Cipinang”,” demikian judul yang diangkat The New York Times.

Pers AS: Ulama Bom Bali 2002 Dibebaskan

15-June-2006

Pers di Amerika Serikat ikut melontarkan mengenai kekecewaan di negara tersebut atas pembebasan Ketua Majelis Mujahiddin Indonesia Abu Bakar Ba`asyir setelah menjalani hukuman 30 bulan penjara.

Sejumlah surat kabar di Amerika Serikat edisi Rabu (14/6), memberi porsi cukup besar pada berita mengenai selesainya masa hukuman Abu Bakar Basyir tersebut.

Pendukung Abbas Serbu Parlemen

15-June-2006

Ramallah, Rabu - Para pegawai negeri yang menjadi pendukung Presiden Mahmoud Abbas, Rabu (14/6), menyerbu parlemen yang mayoritas didominasi kubu Hamas karena belum memperoleh gaji.

Demonstran memasuki ruangan majelis, yang saat itu sedang bersidang, memaksa ketua parlemen Aziz al-Dweik menghentikan sidang. Beberapa di antaranya kemudian merobek-robek dokumen yang ada di meja sidang, sementara sejumlah lainnya terlibat perkelahian dengan anggota parlemen. Beberapa demonstran membawa gambar Marwan Barghouti, aktivis Fatah yang dipenjara di Israel.

Malaysia Bantu Polri Kejar Teroris

15-June-2006

Denpasar-RoL-- Polisi Di Raja Malaysia (PDRM) cukup giat membantu Polri dalam upaya mengejar para pelaku aksi teror bom, khususnya bagi mereka yang terungkap sebagai warga negara Malaysia.

“Kita terus bantu Polri dalam upaya mengejar Noordin M Top, gembong teroris yang diduga telah melakukan aksi peledakan bom di Indonesia,” kata Sac II Dato Nur Hasim bin Muhammed, pejabat PDRM, di Kuta-Bali, Kamis (15/6).

Komunisme Sungguh Tengah Bangkit

15-June-2006

Muncul dalam bentuk ‘KGB’ dan aksi antinilai agama.
JAKARTA—Ideologi komunisme dinilai masih sangat berbahaya dan harus tetap diwaspadai. Budayawan Taufik Ismail, mengingatkan, paham yang telah mencetak lembaran hitam pada sejarah bangsa ini, kini tampil dalam bentuk komunisme gaya baru (KGB) dan masyarakat harus mengenali tanda-tandanya.

Kerja Sama Keamanan Disusun

15-June-2006

Pertemuan Yudhoyono-Howard Akan Evaluasi Implementasi Kemitraan
Jakarta, kompas - Pertemuan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dengan Perdana Menteri John Howard, yang dijadwalkan berlangsung akhir bulan ini di Batam, akan mengevaluasi implementasi berbagai aspek kemitraan luas (comprehensive partnership) yang sudah disepakati kedua negara.

Kedua negara juga sudah sepakat untuk mulai merundingkan suatu persetujuan tentang kerja sama di bidang keamanan yang lebih luas, yang akan mengemas berbagai kerja sama terkait dengan keamanan yang sudah berjalan, dan kerja sama lainnya yang akan segera diidentifikasi kedua negara.

Kekuatan Dunia Berjanji Mengakui Hak Iran

15-June-2006

Vienna, rabu - Negara-negara kekuatan utama dunia berjanji akan menegaskan dukungan atas hak Iran mengembangkan energi nuklir yang bertujuan damai. Iran menilai positif komitmen ini, yang merupakan bagian dari paket insentif internasional yang ditawarkan sebagai imbalan jika Iran bersedia menangguhkan program nuklirnya.

'Hati-Hati Tangani Isu Nuklir Iran'

15-June-2006

ROMA—Mantan Kepala Tim Inspeksi Senjata PBB, Hans Blix, mengingatkan komunitas internasional untuk berhati-hati dalam menangani masalah nuklir Iran. Apa yang pernah terjadi di Irak harus menjadi sebuah pelajaran berharga.

Saat itu negara-negara Barat mencurigai Irak memiliki senjata pemusnah massal. Kecurigaan inilah yang kemudian mendorong Amerika Serikat (AS) dan sekutunya menginvasi Irak hingga luluh lantak. Namun setelah invasi terjadi tuduhan itu ternyata tak terbukti. ‘’Setelah melihat apa yang terjadi di Irak, kita harus melangkah dengan sangat hati-hati dalam menangani masalah Iran. Komunitas internasional tak perlu buru-buru melangkah…

Grand Syaikh Al-Azhar

15-June-2006

Oleh: Azyumardi Azra

Kunjungan Grand Syaikh al-Azhar, Kairo, Mesir, Prof Dr Muhammad Sayyed Tantawi, ke Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta akhir Mei (29/5) lalu merupakan hal istimewa bagi warga kampus khususnya. Ini terlihat dari antusiasme audiens yang memadati auditorium utama UIN Jakarta.
Secara protokoler, Grand Shaykh merupakan tamu negara setingkat dengan Wakil Presiden; karena itu pengawalan dan sekuritinya juga cukup ketat. Grand Syaikh merupakan simbol institusi al-Azhar yang masih tetap memainkan peran penting di Dunia Muslim.

Baghdad Gunakan Strategi Keamanan Baru

15-June-2006

Baghdad, rabu - Untuk segera melumpuhkan kelompok perlawanan dan memulihkan keamanan, sedikitnya 75.000 aparat keamanan Irak dan pasukan multinasional dikerahkan ke berbagai sudut kota Baghdad, Rabu (14/6).

Pengerahan pasukan Irak itu bertujuan mengamankan pintu masuk keluar ke Baghdad dan memeriksa kendaraan di pos-pos pemeriksaan untuk mengantisipasi anggota kelompok perlawanan yang menyusup masuk kota.

Masjid, Pusat Kebangkitan Islam

16-June-2006

Buletin No. 132
Oleh: KH. Dr. dr. Tarmizi Taher

“Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah sesuatu di dalamnya di samping (menyembah) Allah. Dan Bahwasanya tatkala hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (beribadah), hampir saja jin-jin itu berdesakan mengerumuninya,” (QS Al-Jin [72]: 18-19)

Ba’asyir Tak Setuju Gunakan Bom

16-June-2006

Solo, Kompas - Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Abu Bakar Ba’asyir menyatakan tidak setuju dengan adanya kelompok yang memakai bom di negeri ini hanya untuk menyampaikan pesan. Daerah-daerah di Indonesia sudah aman sehingga cukup dengan dakwah saja, tidak perlu ada yang memakai bom atau melakukan teror.

Membangun Masyarakat Islami

16-June-2006

Rabu pagi (14/06/06), sekitar jam 07.20 WIB Ustadz Abu Bakar Ba’asyir, dampingi kedua putranya, Abdul Rochim dan Abdul Rosyid, meninggalkan LP Cipinang. Kepulangan Ba’asyir menuju ke Jawa Tengah diikuti sekita 20 mobil pribadi dan empat bus yang ditempeli stiker dan tulisan “Majelis Mujahidin Indonesia” dan “SAFARI”.

Menyelamatkan Bangsa dengan Agama

16-June-2006

Ahad (11/6), belasan tokoh Hindu menggelar pertemuan membahas pindahnya kantor Playboy edisi Indonesia ke Pulau Dewata. Tokoh-tokoh yang menolak itu antara lain Ketua FPHDI Dewa Ngurah Swastha SH, sejarawan Prof Dr AA. Putra Agung, Ketua PHRI Bali Tjokorda Raka Ardana Sukawati (Tjok Ace), dan staf pengajar FK Universitas Udayana Prof Dr LK Suryani. Hadir pula Kadis Pariwisata Bali, Drs I Gede Nurjaya MM, Kadis Kebudayaan Bali, Drs Nyoman Nikanaya selaku pengamat Hindu. Pembahasan tersebut sudah disampaikan kepada Gubernur Bali.

Masalah Baru Pemburuan Teroris

16-June-2006

Presiden Amerikan Serikat, George W Bush, Senin (12/6) menegaskan akan memburu pengganti Abu Musab al-Zarqawi, pemimpin Al-Qaeda di Irak. Ia menegaskan pengganti Zarqawi akan masuk dalam daftar orang yang diburu Amerika untuk menciptakan perdamaian."Pengganti Zarqawi akan masuk dalam daftar orang yang akan kami buru,” tegas Bush. Pernyataan ini dilontarkan Bush setelah Al-Qaeda menyatakan telah menunjuk pengganti Zarqawi yang tewas dalam serangan udara Amerika beberapa waktu lalu di kota Baquba, Irak.

Terorisme, Keadilan Hukum, dan Demokrasi

16-June-2006

Meskipun Ba’asyir sudah bebas dari penjara LP Cipinang pada Rabu 14 Juni 2006, namun Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) belum bisa sepenuhnya menjadi orang yang merdeka. Pasalnya, kemarin aparat kepolisian memastikan akan tetap memonitor (mengawasi) aktivitasnya. Rencana polisi ini sesuai dengan permintaan pihak Australia, bahkan menurut Ketua Gabungan Pertahanan dan Luar Negeri Parlemen Australia Allan Ferguson kepada Yuddy Chrisnandi, anggota Komisi Pertahanan DPR, yang sedang berada di Australia, warga Australia merasa kecewa dengan bebasnya Ba’asyir…

Kebebasan dan Premanisme Ormas

16-June-2006

Terorisme tak bisa dikaitkan dengan agama tertentu, tetapi lebih kepada ideologi radikal. Kegiatan yang merupakan pertempuran ide dan gagasan ini mungkin saja dengan mengeksploitasi simbol agama. Di sejumlah negara ada yang sama sekali tak mengkaitkan radikalisme dengan agama. Ancaman terorisme telah menimbulkan banyak kerugian bagi Indonesia baik secara material maupun imaterial (Kompas, 13 Juni 2006).

WNI Terlibat Bom Thailand

18-June-2006

NARATHIWAT - Kepolisian Thailand mengklaim telah menangkap seorang warga Indonesia yang diduga terlibat dalam rangkaian ledakan di wilayah Thailand Selatan. Pria yang diidentifikasi sebagai Subri Amarudin, 37, ditangkap di Distrik Ra Ngae, Provinsi Narathiwat karena kedapatan membawa 10 kilogram pupuk kimia, paku, dan paku payung.

Deplu: Bukan Terorisme, tapi Masuk secara Ilegal

18-June-2006

Jakarta - Departemen Luar Negeri mengonfirmasikan ada seseorang yang mengaku warga negara Indonesia ditangkap di Narathiwat bersama lima warga Thailand lainnya. Namun, Deplu belum memastikan kewarganegaraannya.

Satu orang tersebut ditangkap bukan karena masalah terorisme, tetapi karena masuk secara ilegal dan tidak memiliki dokumen-dokumen resmi. Demikian diungkapkan juru bicara Deplu, Desra Percaya saat dihubungi SH, Sabtu (17/6).

Tentara AS Rantai Tahanan Irak Selama 17 Hari

18-June-2006

WASHINGTON--MIOL: Tentara operasi khusus AS merantai beberapa tahanan Irak di satu ruang dan hanya memberi mereka makan roti serta air putih selama 17 hari, demikian laporan militer AS yang disiarkan Jumat atas perintah pengadilan.

Laporan dari Brigadir Jenderal Angkatan Darat Richard Formica yang bertanggal 8 November 2004 tapi ditahan oleh Pentagon sampai sekarang itu, adalah hasil dari pemeriksaan segera setelah skandal pelecehan tahanan di penjara Abu Ghraib di Irak oleh prajurit operasi khusus AS.

Serangan Bom dan Mortir Tewaskan 31 Orang di Irak

18-June-2006

BAGHDAD--MIOL: Serangan-serangan bom dan mortir menewaskan paling tidak 31 orang di dan dekat Baghdad, Sabtu (17/6) dalam aksi kekerasan yang menunjukkan tidak ada tanda-tanda mereda kendatipun opereasi keamanan terhadap anggota Al Qaeda di ibukota itu.
Pasukan AS sedang mencari dua tentara AS yang hilang setelah satu serangan, Jumat di mana seorang tentara AS tewas di pangkalan kelompok perlawanan Sunni Yusufiya di Segitiga Maut selatan Baghdad.

Pemimpin Pemberontak Chechnya Terbunuh

18-June-2006

GROZNY - Mengikuti sukses pasukan AS menewaskan pimpinan Al-Qaidah Iraq, Abu Musab al-Zarqawi, polisi Chechnya dilaporkan berhasil menundukkan pimpinan pemberontak, Abdul-Khalim Sadulayev. Pemberontak 39 tahun itu tewas dalam operasi khusus yang dilancarkan polisi Chechnya di kampung halamannya, Argun, sekitar 15 km timur Grozny, kemarin.

Berita tewasnya Sadulayev itu disampaikan PM Chechnya Ramzan Kadyrov kepada kantor berita Interfax. Dalam pernyataannya, Kadyrov mengatakan bahwa Sadulayev dan anak buahnya tengah merancang serangan teror di kota Argun. Menurutnya, serangan tersebut akan dilancarkan bertepatan dengan pertemuan tingkat tinggi Kelompok Delapan (G8) di St. Petersburg, pertengahan Juli nanti.

Pasca-Zarqawi, Patah Tumbuh Hilang Berganti

18-June-2006

Luki Aulia
“GOTCHA!” Demikian judul headline halaman depan harian The New York Post, Kamis (8/6), satu hari setelah pemimpin Al Qaeda di Irak, Abu Musab al-Zarqawi (40), dinyatakan tewas setelah tempat persembunyiannya di Baquba dibombardir pesawat F-16 milik Amerika Serikat.
Foto kepala Zarqawi juga terpampang satu halaman penuh di beberapa media cetak di AS. Reaksi AS—apalagi Presiden AS George W Bush—begitu gembira dengan tewasnya Zarqawi, yang lahir di Jordania dengan nama Ahmad Fadhil Nazzal al-Khalayleh itu.

NU Ingin Jembatani Islam dengan Barat

18-June-2006

JAKARTA--MIOL: Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali mengadakan International Conference of Islamic Scholar (ICIS) kedua yang bertujuan untuk menjembatani Islam dengan Barat. “Sebagai wadah para ulama, NU ingin menjembatani Islam dengan Barat dengan mengadakan ICIS,” kata Ketua PBNU Hasyim Muzadi dalam pertemuan dengan sejumlah Pemimpin Redaksi media massa di Jakarta, Kamis (15/6) malam.

'Kenapa yang Dihukum Palestina?'

18-June-2006

Majalah terbitan Jerman, Der Spiegel, beberapa waktu lalu mewawancarai Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad. Hasil wawancara itu disiarkan dalam situs majalah tersebut pada 30 Mei 2006. Ada dua isu penting yang dibahas dalam wawancara tersebut, yakni soal holocaust (pemusnahan Yahudi oleh Nazi) dan isu nuklir Iran. Dengan logika yang sangat taktis dan argumentatif, Ahmadinejad melayani wawancara tersebut. Kapasitas intelektual dan keberaniannya terlihat jelas dalam wawancara tersebut. Berikut adalah petikan sebagian hasil wawancara tersebut yang terkait dengan isu holocaust tersebut.

Deplu Tunggu KBRI Bangkok

18-June-2006

Kasus WNI yang Ditangkap karena Rakit Bom di Thailand
JAKARTA - Departemen Luar Negeri (Deplu) langsung merespons klaim kepolisian Thailand perihal penangkapan Subri Amarudin, 37, warga Indonesia, atas dugaan terlibat kasus peledakan di tiga provinsi di Thailand Selatan.

KBRI di Bangkok serta Konjen RI di Songkhla telah mengirimkan staf untuk mengklarifikasi kebenaran informasi tersebut. “Kita sudah kontak Bangkok maupun Songkhla untuk meminta akses konsuler,” tutur Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia Deplu Ferry Adamhar kepada Jawa Pos kemarin.

Bom Masjid Bunuh 11 Jamaah

18-June-2006

BAGHDAD - Memasuki hari ketiga Operasi Maju Bersama yang digelar pasukan koalisi dan pasukan Iraq, ledakan bom kembali mengguncang Baghdad, kemarin. Ledakan bom bunuh diri di dalam masjid Baratha, kawasan utara Baghdad itu terjadi saat ribuan jamaah Syiah hendak menunaikan ibadah Jumat. Akibatnya, tak kurang dari 11 orang tewas dan sekitar 25 orang terluka.

Berakhirnya Superpower Tunggal AS

18-June-2006

Poros Asia Tengah Shanghai Cooperation Organization, Penyeimbang Dominasi Barat?
Selama empat hari terakhir, nama Shanghai Cooperation Organization (SCO) ramai dibicarakan. Penyebabnya, kehadiran Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dalam pertemuan mereka di Shanghai. Keberadaan Iran yang kerap menyuarakan sikap anti AS, ditambah Tiongkok dan Rusia, membuat berbagai spekulasi muncul. Akankah SCO berkembang menjadi kekuatan yang akan menandingi dominasi AS di kawasan Asia Tengah, atau malah mengimbangi blok militer barat North Atlantic Treaty Organisation (NATO)?.

AS dan Australia Harus Ucapkan Terima Kasih Pada Indonesia

18-June-2006

PEKANBARU--MIOL: Ketua MPR RI Hidayat Nurwahid mengatakan, Amerika Serikat dan Australia harusnya mengucapkan terima kasih kepada Indonesia dalam menangani terorisme.
“Indonesia dalam melawan terorisme tidak perlu menggunakan senjata perang yang canggih cukup dengan hukum, pelaku-pelaku teroris sudah dapat ditangkap dan dihukum sesuai dengan perbuatannya,” ujarnya di Pekanbaru, Sabtu.

Antiteroris Kok Undang Teroris

18-June-2006

Kehadiran Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dalam pertemuan SCO di Shanghai, memicu suara sumbang dari AS, negara yang selama ini mengklaim Iran sebagai pendukung terorisme terbesar di dunia. Cap ini muncul akibat Iran kukuh mempertahankan program pengayaan uraniumnya meski dikecam AS dan negara barat lainnya.

Amerika Cabut Peringatan Aksi Teroris di China

18-June-2006

BEIJING--MIOL: Amerikan Serikat, Jumat (16/6) menarik peringatan kemungkinan serangan teroris terhadap kepentingan AS di China menyusul penyelidikan bersama dengan pemerintah China mengenai ancaman potensial itu.

“Setelah penyelidikan dan koordinasi lagi dengan pemerintah China, pemerintah AS memutuskan bahwa informasi yang diberikan pada 9 Juni 2006 tidak lagi memerlukan tingkat keprihatinan yang ditingkatkan,” kata maklumat yang disiarkan di situs internet kedutaannya.

Agar Pancasila Tetap Hidup

18-June-2006

DALAM sebuah risetnya, Douglas E Ramage (Politics in Indonesia: Democracy, Islam and Ideology of Tolerance, Routledge London, 1995), mengungkapkan, Indonesia adalah sebuah negara yang terlalu banyak meributkan masalah ideologi dibanding negara-negara lain. Indonesia, terutama para elite bangsanya, sangat memikirkan masalah ideologi sehingga mereka seringkali terbenam dalam polemik tak berkesudahan.

TNI, Kembalilah ke Barak

18-June-2006

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Kebangkitan Bangsa Effendi Choirie mengatakan, kalangan Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus diingatkan bahwa TNI saat ini bukan lagi pengawal ideologi, bukan alat kekuasaan dan bukan alat politik. Menurut Effendi, UU TNI memberikan posisi TNI hanya sebagai alat negara di bidang pertahanan. Dalam rapat kerja antara Komisi I DPR dan Kepala Staf Angkatan Darat TNI Jenderal Djoko Santoso di DPR, Effensi menambahkan, TNI tak punya hak untuk berwacana di depan publik mengenai masalah politik, termasuk mengatakan di partai ada PKI, ada unsur kiri atau kanan. (Media Indonesia, 13 Juni 2006).

Gus Dur Harus Hati-Hati dalam Bicara

18-June-2006

Gus Dur dilaporkan oleh KH Ahmad Chamid Baidlowi, pengasuh Pondok Pesantren Al-Wadah, Rembang, Jawa Tengah ke Mabes Polri, atas tuduhan penistaan agama karena menyatakan Alquran sebagai kitab suci yang paling porno di dunia ini. Ia didampingi tiga penasihat hukumnya yakni Sugito, Adnan Assegaf dan Asad Yusuf. Laporan itu tercatat dengan nomor TBL/99/VI/2006/Siaga I tertanggal 13 Juni 2006.

Dengan Iptek, Umat Islam akan Kaya dan Maju

19-June-2006

Umat Islam Indonesia yang jumlahnya mayoritas hampir identik dengan “kaum pinggiran” alias miskin. Padahal Islam mengajarkan kepada umatnya untuk menjadi orang kaya dan zuhud. Islam juga mengajarkan agar kehidupan akhirat diraih dengan dunia (harta benda). Kemiskinan yang melanda umat Islam ini, menurut Prof. Dr. Aziz Dahlan, guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta disebabkan minimnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Budaya baca yang menjadi kunci penguasaan Iptek mulai sudah hilang dari kaum Muslim. Berikut hasil perbincangan Tim Reportase Center for Moderate Muslim (CMM) beberapa waktu lalu:

Islam dan Perdamaian Dunia

19-June-2006

Oleh : KH. Dr. dr.  Tarmizi Taher

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal” (QS al-Hujarat [49]:13).

Agar Pancasila Tetap ‘Hidup’, Dibutuhkan Rekonstruksi Mendasar

19-June-2006

Dalam sebuah risetnya, Douglas E Ramage (Politics in Indonesia: Democracy, Islam and Ideology of Tolerance, Routledge London, 1995), mengungkapkan, Indonesia adalah sebuah negara yang terlalu banyak meributkan masalah ideologi dibanding negara-negara lain. Indonesia, terutama para elite bangsanya, sangat memikirkan masalah ideologi sehingga mereka seringkali terbenam dalam polemik tak berkesudahan.

‘Islam tidak Bertentangan dengan Pancasila’

19-June-2006

Belakangan ini, banyak kalangan, khususnya para tokoh bangsa, membincangkan kembali relevansi Pancasila dengan kondisi bangsa saat ini. Bahkan, sebagian malah memiliki kekhawatiran jika Pancasila kini sudah semakin jauh terpinggirkan dari kancah pergaulan kebangsaan. Kekhawatiran berlebihan bahwa Pancasila mulai tidak laku lagi atau akan digantikan dengan ideologi lain, juga tak luput dari perbincangan di kalangan tertentu. Semua itu tidak akan terjadi bila semua pihak, segenap elemen bangsa, konsisten mengamalkan nilai-nilai Pancasila secara murni dan konsekuen…

Membangun Akhlak Mulia

19-June-2006

KAJIAN untuk membahas akhlak yang mulia untuk saat ini agaknya penting. Setidaknya dalam dua perspektif, yaitu:  pertama, dalam perspektif membentuk individu menuju insan kamil, kedua dalam perspektif membentuk akhlaqul kaum (aklak kelompok). Topik ini hendak kita angkat berbasis akhlak tersebut berkaitan dengan tujuan mencapai masa depan yang hasanah satu masa depan bersama (mutual resfect). Bagaimanakah relasi antara membangun akhlak mulia dengan masa depan bersama dimaksud.

Penggantian Pemerintahan, Posisi Strategis Umat Islam Merosot

19-June-2006

Mukni adalah mubalig yang telah menekuni dunia dakwah tidak kurang 30 tahun dan banyak pengalaman yang sudah dilaluinya. Ia pernah menjadi pendidik (guru) dan anggota legislatif di DPRD Privinsi Riau periode l999 -2004. Jabatan lain yang dipangkunya adalah Pengurus Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Riau dan Pengurus Yayasan Rumah Sakit Ibnu Sina Pekanbaru. Kini ia mendapat amanah sebagai Ketua umum Dewan Dakwah Islamiyah (DDII) Provinsi Riau dipilih secara mayoritas beberapa bulan lalu. Tim Reportase CMM menemui bapak dari emapat putra dan satu putri itu 1 Juni yang lalu, berbincang soal dakwah, jihad, dakwah individual. Berikut petikannya:

Semangat Islam Bukan Semangat Premanisme

19-June-2006

Akhir-akhir ini di Tanah Air seringkali terjadi kekerasan yang dipicu oleh sebagian kecil organisasi massa (ormas) yang mengatasnamakan agama Islam. Kekerasan-kekerasan yang menjurus aksi premanisme tersebut disinyalir meresahkan masyarakat luas. Tak heran, beberapa elemen masyarakat meminta kepada Polri agar ormas-ormas seperti itu dibubarkan saja.

Penegakan Hukum di Indonesia Masih Lemah

19-June-2006

Tuntutan pembubaran terhadap sebagian kecil organisasi massa (ormas) yang dinilai telah melakukan tindakan kekerasan oleh beberapa elemen masyarakat, memunculkan berbagai pendapat pro dan kontra. Mengapa sampai terjadi tindakan yang menjurus aksi premanisme, haruskah ormas-ormas itu dibubarkan, dan bagaimana seharusnya aparat bertindak?

Membahas hal ini lebih jauh, berikut hasil wawancara Tim CMM dengan DR M Luthfi Zuhdi, Direktur Pusat Studi Islam dan Timur Tengah Universitas Indonesia yang juga sebagai Ketua Umum Ikatan Pengajar Bahasa Arab:

Dakwah yang Membangkitkan Kesadaran

19-June-2006

Islam merupakan agama yang ramah. Karena itu, metode dakwah Islam yang baik dan dapat diterima semua kalangan mutlak diperlukan. Jika hal ini dapat dilakukan, tentu akan menghindarkan Islam dari citra negatif.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat, Miftah Farid mengatakan, Islam memang harus didakwahkan dengan cara yang benar, santun, dan tanpa kekerasan. Umat Islam juga harus mengedepankan sikap yang baik dalam menyampaikan ajaran Islam. Sebab, inilah cara dakwah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad dalam rentang sejarah penyebaran ajaran agama Islam. ‘’Selama itu dakwah dilakukan dengan hikmah dan teladan yang baik,’’ katanya.

Manfaatkan Kemajuan Zaman untuk Mengefektifkan Dakwah

19-June-2006

Dakwah menjadi langkah penting dalam penyebaran ajaran Islam. Ini terkait dengan bagaimana umat Islam mampu memahami ajarannya dan melaksanakannya dalam laku kehidupan sehari-hari. Meski jalan dakwah memang tak semudah yang dibayangkan.

Jalan dakwah mesti ditempuh dengan cara-cara yang sesuai dengan kondisi masyarakat. Lalu apa sebenarnya dakwah itu dan bagaimana pula dakwah itu harus dilakukan. Berikut petikan wawancara mantan Menteri
Agama, KH Dr Tarmizi Taher, mengenai hal ihwal dakwah:

Beragama Secara Dewasa, Menumbuhkan Keharmonisan

19-June-2006

Keberagaman atau perbedaan dalam masyarakat, baik warna kulit, budaya, ataupun agama, menunjukkan bahwa kehidupan bermasyarakat tak bersifat monolitik. Karena itu, perbedaan ini, khususnya agama, tak semestinya menghalangi anggota masyarakat tetap bersifat toleran.

Pasalnya, perbedaan yang muncul di dalam masyarakat pada dasarnya merupakan hal yang tak bisa ditepis begitu saja. Menurut DR Amsal Bakhtiar, Dekan Fakultas Usuhuluddin dan Filsafat, Universitas Islam Negeri Syarif (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, perbedaan itu adalah sebuah keniscayaan.

Bertoleransi Bukan Berarti Melunturkan Keyakinan

19-June-2006

Demikian pula perbedaan agama yang ada dalam masyarakat yang beragam. Namun, yang terpenting bagaimana perbedaan ini tak menyebabkan terjadinya konflik.

Bagaimana mestinya pemeluk agama mengelola perbedaan ini sehingga kehidupan yang harmonis, saling menghargai, dan bahkan bekerja sama dengan baik tetap dapat terjaga? Berikut ini petikan wawancara dengan KH Ma’ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Fatwa MUI:

Antara Radikalisme dan Kebebasan Berserikat

19-June-2006

Pengusiran mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dalam sebuah diskusi beberapa waktu lalu oleh beberapa aktivis organisasi keislaman merupakan puncak dari akumulasi sikap radikal beberapa ormas Islam dalam beberapa tahun terakhir. Tindakan ini terjadi karena para aktivis organisasi seperti Front Pembela Islam (FPI), Hizbut Tahrir dan Majelis Mujahidin Indonesia menganggap Gus Dur telah menghina Islam karena beberapa pernyataannya yang dinggap melecehkan Al-Qur’an.

Membubarkan Ormas atau Menegakkan Hukum

19-June-2006

Saat menghadiri acara Dies Natalis Ke-60 Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) (17/06/06), Kapolri Jenderal Polisi Sutanto menyatakan pihaknya siap menindak ormas-ormas yang bertindak anarkis. Menurut Sutanto, sebenarnya pihaknya telah menindak ormas-ormas yang melakukan pelanggaran, tapi kurang terasa gaungnya karena tidak diekspos oleh media. Aparat kepolisian tidak menutup kemungkinan akan memeriksa AD/ART (anggaran dasar dan anggaran rumah tangga) lembaga-lembaga ekstra yudisial (ormas-ormas) yang ada.

Perda Syariat, Satu untuk Semua

19-June-2006

Menyikapi banyaknya Perda (Peraturan Daerah) anti maksiat (baca: syariat Islam), Ketua Fraksi Partai Damai Sejahtera (PDS) Constant M Ponggawa mengatakan bahwa semua Perda-perda tersebut inkonstitusional. Ia juga menjadi inisiator surat tertanggal 17 Mei 2006 yang ditujukan kepada pimpinan DPR, “...Kami meminta dengan hormat kepada pimpinan DPR RI untuk segera menyurati yang terhormat Presiden...agar segera mengambil langkah-langkah guna memperbaiki dan mencabut Perda-perda yang inkonstitusional.” Di belakang surat itu dilampirkan tanda tangan 56 anggota DPR, termasuk Constant.

Ajaran Agama sebagai Spirit Hukum

19-June-2006

Selain kabar penyusupan Partai Komunis Indonesia (PKI), gedung DPR/MPR juga diwarnai kabar adanya islamophobia. Itu terjadi setelah 56 dari 550 anggota DPR menandatangani semacam petisi untuk menolak Peraturan Daerah (Perda) yang kental “syariat Islam”-nya di berbagai daerah. Kepada pers di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu (14/6), Wakil Ketua DPR Zaenal Ma’arif (Fraksi Partai Bintang Reformasi, Sumatera Utara I) menilai tidak ada persoalan dengan adanya Perda bernuansa syariat Islam itu. Menurut Zaenal, tidak ada hak kelompok minoritas yang tercederai dengan keluarnya Perda (Kompas Online, 15 Juni 2006).

Benturan Peradaban Bukan Takdir

21-June-2006

Oleh: Abdullah Ahmad Badawi
Ketua Umum Organisasi Konferensi Islam (OKI)

Pada tahun 1993 lalu, dalam sebuah esainya yang kontroversial, Samuel Huntington memprediksi poros konflik di masa mendatang akan bersumber dari agama dan budaya. Poros baru itu akan dimulai pada akhir Perang Dingin. Huntington menyatakan benturan antarperadaban akan menggantikan konflik politik dan ideologi selama Perang Dingin, serta menjadi awal krisis baru.

Hasyim Muzadi: Perlu Memperkuat Suara Moderat dalam Dunia Islam

21-June-2006

Jakarta-RoL—Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama, Hasyim Muzadi menyerukan perlunya memberdayakan umat Islam yang moderat dengan memperkuat suara moderat dalam dunia Islam yang semakin penuh tantangan dewasa ini.

“Kita yakin umat Islam memiliki kapasitas untuk menangani berbagai tantangan berat yang menghadang dan berkompeten untuk kembali membumikan Islam yang Rahmatan lil Alaamin,” kata Hasyim pada Konferensi Cendekiawan Islam Internasional (ICIS) II di Jakarta, Selasa.

ICIS II Membangun Jembatan Peradaban

21-June-2006

“Kami ingin membangun jembatan peradaban!’’ Penegasan ini dinyatakan Ketua Umum PBNU, KH Hasyim Muzadi ketika menyinggung mengenai maksud dan tujuan diselenggarakan Konferensi Internasional Cendikiawan Islam atau International Conference of Islam Scholars (ICIS) II yang dimulai hari Selasa ini. Menurut Hasyim, melalui ICIS pihaknya juga ingin menyemai satu bersikap bersama dikalangan umat Islam untuk menggagas sebuah kehidupan yang lebih baik.

Islam Moderat di Indonesia

21-June-2006

M Hilaly Basya
Direktur Eksekutif Center for Moderate Muslim (CMM)

Artikel Bustanuddin Agus yang berjudul ‘’Apakah Islam Moderat Itu?’’ (Republika, 20 Mei 2006) menarik untuk ditanggapi. Sebagai sebuah lembaga, Center for Moderate Muslim (CMM) memang masih muda. Usia dua tahun belum memadai untuk menggambarkan secara utuh gerakan CMM. Pada dasarnya, asas CMM yang berlandas pada kemanusiaan, keadilan sosial, dan demokrasi tidak serta-merta menggambarkan siapa CMM. Apalagi mengaitkan asas tersebut dengan pengaburan prinsip-prinsip ajaran Islam.

Menag: ICIS Diharapkan Mampu Persatukan Umat Islam

21-June-2006

Jakarta-RoL—Menteri Agama (Menag) Maftuh Basyuni berharap Konferensi Internasional Cendekiawan Islam (International Conference of Islamic Scholars-ICIS) II yang diadakan di Jakarta 20-22 Juni 2006 dapat menyatukan umat Islam dan seluruh komponen bangsa Indonesia.

Nakamura: ICIS Pendekatan Damai Atasi Konflik

21-June-2006

Jakarta-RoL—Pengamat Islam asal Jepang Mitsuo Nakamura menyatakan, Konfensi Internasional Cendekiawan Islam (International Conference of Islamic Scholars-ICIS) yang digelar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) merupakan praktik pendekatan damai dalam mengatasi konflik di kalangan umat Islam.

Perdamaian Dunia Terwujud Jika Islam Bisa Menyeimbangkan Kekuatan

21-June-2006

Jakarta-RoL—Untuk menciptakan perdamaian dunia umat Islam harus merapatkan barisan dan membangun kekuatan yang seimbang dengan pihak lain.

Demikian benang merah dalam dialog interaktif Konferensi Internasional Cendekiawan Muslim (International Conference of Islamic Scholars (ICIS) II yang digelar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta, Selasa. Dialog tersebut antara lain menghadirkan Mantan Rektor Al Azhar Kairo Prof Dr Omar Hasyim, ulama Australia Dr Salim Alwan dan Ketua PBNU Said Aqiel Siraj.

Presiden Ajak Umat Islam Perangi Islamophobia

21-June-2006

Jakarta-RoL-- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan keyakinannya bahwa umat Islam dapat berbuat lebih banyak untuk memerangi gelombang ketakutan terhadap Islam (Islamophobia) serta untuk menjadikan umat Islam sebagai pihak yang mampu mengatasi masalah dunia, bukannya justru pembuat masalah.

Presiden RI: Islam Harus Bantu Menjawab Tantangan Global

21-June-2006

Jakarta, Kompas - Umat Islam harus membantu mencari solusi atas masalah dan tantangan global dan bukan menjadi pembuat masalah. Mengambil peran aktif adalah jalan terbaik menghadapi masalah dan tantangan globalisasi.

Hal itu disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutannya pada pembukaan The International Conference of Islamic Scholars (ICIS) ke-2 di Jakarta, Selasa (20/6).

Presiden RI Buka ICIS II yang Turut Dihadiri PM Ahmad Badawi

21-June-2006

Jakarta-RoL-- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa, membuka Konferensi Cendekiawan Islam Internasional (ICIS) II yang berlangsung dua hari di Hotel Borobudur Jakarta.
Di antara tamu yang hadir, tampak Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi yang juga Ketua Organisasi Konferensi Islam (OKI). Raja Abdullah II dari Yordania, yang dijadwalkan menjadi salah satu pembicara kunci dalam konferensi yang diikuti ratusan cendekiawan itu, tidak hadir.

Umat Islam Bersatu untuk Perdamaian Dunia

21-June-2006

JAKARTA--Perdamaian dunia jelas memerlukan persatuan umat Islam yang memiliki ajaran universal. Sehingga, perdamaian yang tercipta adalah perdamaian yang adil. Namun, tanpa persatuan umat Islam, tidak mungkin ada perdamaian sejati yang diidamkan warga dunia.
“Kita tahu negara Barat sering mengobok-obok umat Islam. Untuk itu kami harap umat Islam jangan terpecah belah dan saling bertengkar satu sama lain, demi perdamaian dunia,” kata mantan rektor Al Azhar Kairo, Mesir, Prof Dr Omar Hasyim, pada acara ICIS II di Jakarta, kemarin.

Umat Islam Harus Ciptakan Perdamaian dan Kemajuan

21-June-2006

JAKARTA—Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan bahwa umat Islam kini menghadapi dua tantangan berat yaitu menciptakan perdamaian dan kemajuan. Ada fakta yang tak terbantahkan bahwa kini umat Islam menghadapi kekerasan dan konflik. Ini terjadi di wilayah-wilayah negara Muslim.

Vatikan: Selain Islamophobia Ada Juga Kristenphobia

21-June-2006

Jakarta-RoL—Gelombang ketakutan terhadap Islam (Islamophobia) bukanlah satu-satunya masalah yang dihadapi umat beragama karena di dunia juga berkembang Kristenphobia.
Pernyataan tersebut dikemukakan oleh utusan dari Tahta Suci Vatikan Pastur Khaled Akasheh yang ditemui seusai berpidato dalam acara Konferensi Cendikiawan Muslim Internasional (ICIS) ke-2 di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa.

Wapres: Promosikan Toleransi

21-June-2006

Umat Islam jangan menoleh ke belakang terus-menerus.
JAKARTA---Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengharapkan para cendekiawan Muslim yang hadir dalam International Conference of Islamic Scholar II (ICIS II) bisa mempromosikan toleransi antarumat beragama. Di tengah perbedaan yang ada saat ini, sudah sepantasnya perlu dikembangkan saling memahami.

Barat Harus Luruskan Kesalahan

21-June-2006

Jangan memandang Islam hanya sebagai sebuah agama.
JAKARTA--Benturan antara Islam dan Barat mestinya tak hanya diselesaikan melalui sebuah dialog yang mendorong sikap saling memahami. Ada hal lain yang juga penting dilakukan, yaitu Barat mestinya meluruskan kesalahan-kesalahan yang selama ini mereka lakukan terhadap dunia Islam.

Ketua Umum Organisasi Konferensi Islam (OKI), Abdullah Ahmad Badawi, menyatakan, Barat mestinya melakukan peninjaun kembali atas kebijakan yang pernah diterapkan. ‘’Terutama kebijakan yang membuat kelompok atau negara lain mengalami ketidakadilan,’’ katanya di Jakarta, Selasa (20/6).

Islamofobia Agar Dilihat Serius

21-June-2006

Yudhoyono Ajak Masyarakat Tunjukkan Tindakan Terpuji
jakarta, kompas - Permasalahan yang dihadapi Umat Islam hingga memunculkan Islamofobia, harus dilihat sebagai masalah serius dan membutuhkan tekad politik dan kesungguhan dari negara-negara Islam untuk mengatasinya.

Soal Pembebasan Ba'asyir, SBY Pahami Sikap Howard

21-June-2006

Penulis: Rahdini Ikaningrum

JAKARTA--MIOL: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah menerima surat protes dari Perdana Menteri (PM) John Howard tentang pembebasan Amir Majelis Mujahiddin Indonesia Abu Bakar Ba’asyir. Terkait isi surat tersebut, Presiden sendiri sudah memperkirakan sebelumnya.

Badawi Nilai Pembebasan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir sudah Sewajarnya

21-June-2006

Jakarta-RoL—Perdana Menteri (PM) Malaysia Abdullah Ahmad Badawi yang juga ketua Organisasi Konferensi Islam (OKI) menyatakan pembebasan Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Abu Bakar Ba`asyir sudah sewajarnya.

“Kalau Indonesia sudah menganggap, maka sudahlah, sudah tiba masanya. Tidak ada lagi apa sebab mengapa beliau perlu ditahan maka apalagi yang saya perlu katakan. Itu adalah suatu perkara yang Indonesia telah lakukan,” katanya menjawab pers dalam bahasa Melayu di sela acara Konferensi Cendikiawan Muslim Internasional (ICIS) ke-2 di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa.

Tiga Anak-anak Gaza Tewas Akibat Serangan Udara Israel

22-June-2006

GAZA--MIOL: Serangan udara Israel yang ditujukan kepada warga Palestina di jalur Gaza telah membunuh tiga orang anak di wilayah itu, Selasa, setelah menteri pertahanan Israel menyatakan tekadnya untuk meningkatkan serangan balasan terhadap serangan roket pejuang Palestina.
Saksi mata mengatakan pesawat tempur Israel menembakkan sedikitnya satu kali tembakan rudal ke arah sebuah mobil yang membawa sejumlah orang laki-laki di jalur Gaza.

Tangan Kanan Zarqawi Tewas

22-June-2006

BAGHDAD - Perburuan pasukan AS terhadap militan Al Qaidah di Iraq, terus berlanjut pasca tewasnya Abu Musab al-Zarqawi. Selasa lalu, militer AS mengumumkan, telah berhasil membunuh tangan kanan Zarqawi, Mansur Suleiman al-Mashhadani, alias Sheikh Mansur. Mereka berpendapat, Sheikh Mansur adalah militan yang sangat berpotensi menggantikan posisi Zarqawi.

Provokator Pertentangkan Umat Beragama

22-June-2006

JAKARTA--Menteri Agama (Menag) Maftuh Basyuni, menyatakan, tak ada orang Islam yang menganggu pemeluk agama lain dalam menjalankan ibadahnya. Maka, pemeluk agama lain juga diharapkan memiliki sikap yang sama.

Kalaupun ada sejumlah pertentangan yang terjadi, menurut Menag, disebabkan oleh para provokator. Mereka menginginkan kondisi negara ini kacau, seperti dengan memasukkan unsur yang bertentangan dengan keyakinan suatu agama sehingga terjadi pertikaian yang seolah Islam tidak menerima perbedaan.

'Perlu Penyeimbang untuk Redam Radikalisme'

22-June-2006

JAKARTA—Ketua Umum PBNU, Hasyim Muzadi, menyatakan bahwa perlu ada kekuatan yang berada di tengah untuk meredam terjadinya radikalisme dan terorisme atas nama agama.
‘’Kekuatan moderat diyakini akan mampu meredam kedua masalah tersebut,’’ katanya di sela-sela Konferensi Internasional Cendekiawan Islam (ICIS) II di Jakarta, Rabu (21/6). Hasyim yakin sikap ini kelak akan menjadi alternatif yang akan ditempuh setiap kalangan, baik tingkat lokal maupun global. Sebab, kini telah terlihat pihak-pihak yang terlibat konflik yang tentu mengusung radikalisme mulai kelelahan.

Penembak Misterius Beraksi di Ambon

22-June-2006

Laporan: Zuhair Sukirno
Ambon-RoL—Aksi penembakan muncul lagi di Ambon. Sebuah mobil kijang warna biru DE 1303 AA yang melintas di Sultan Hairun, tepatnya di belakang kantor gubernur Maluku ditembak oleh orang tak dikenal.

Merintis Jalan Baru Islam

22-June-2006

Khaeron Sirin
Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Untuk kedua kalinya, International Conference of Islamic Scholars (ICIS) digelar pada 20-22 Juni 2006. Perhelatan akbar yang diinisiatifi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan cendekiawan dari berbagai negara. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menjembatani hubungan antara dunia Islam dan Barat, mencari solusi penyelesaian konflik yang terjadi di internal agama (Islam), serta menggagas terwujudnya Islam yang produktif, damai dan maju.

Umat Wajib Menjelaskan Islam

22-June-2006

Jakarta, Kompas - Umat Islam berkewajiban menjelaskan secara benar tentang Islam agar tidak disalahpahami ataupun dimanipulasi.

Apalagi, dalam konteks perang melawan terorisme, Islam masih sering dikaitkan dengan kelompok teroris. Di sinilah diperlukan kearifan semua pihak untuk memulai dialog, karena bila tidak, dikhawatirkan akan muncul benturan peradaban atas dasar keagamaan.

Kepercayaan Diri, Cara untuk Memperoleh Rasa Hormat dari Barat

22-June-2006

Jakarta-RoL—Kepercayaan terhadap diri sendiri adalah satu-satunya cara yang dapat digunakan umat Islam untuk memperoleh rasa hormat dari dunia barat agar dipandang setara dengan mereka.

Pernyataan tersebut dikemukakan oleh PM Malaysia yang juga ketua Organisasi Konferensi Islam (OKI) Abdullah Ahmad Badawi pada acara Konferensi Cendikiawan Muslim Internasional (ICIS) ke-2 di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa.

Kekuatan Moderat Beraliansi

22-June-2006

Hasyim Muzadi: Agama-agama Besar Tak Mau Dicemari Hegemoni Politik
jakarta, kompas - Konflik Barat dan Timur Tengah yang melelahkan membuat banyak pihak sampai pada kesimpulan bahwa garis moderasi adalah pilihan yang natural. Kesadaran itu membuat agama-agama besar dunia kini sampai pada kesadaran bersama untuk tidak mau lagi dicemari berbagai kepentingan non-agama.

Hal itu dijelaskan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Muzadi kepada Kompas, Rabu (21/6), di sela-sela hari kedua pertemuan para ulama Islam (International Conference of Islamic Scholars/ ICIS) ke-2 di Jakarta.

Iran Tolak Ancaman Bush atas Usul Nuklir Barat

22-June-2006

Teheran-RoL-- Iran hari Rabu menolak ancaman Presiden Amerika Serikat George W Bush untuk menerima usul antarbangsa untuk menyelsaikan sengketa kegiatan nuklir Teheran atau menghadapi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Acuan Bush tidak dapat diterima dan juga tidak sejalan dengan kerjasama kami dengan Eropa,” kata kantor berita mahasiswa Iran ISNA mengutip keterangan jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran Hamid Reza Assefi.

ICIS NU

22-June-2006

Oleh: Azyumardi Azra

International Conference of Islamic Scholars (ICIS) II, yang diselenggarakan PBNU, 20-21 Juni 2006 kemarin di Jakarta memiliki banyak signifikansi.

Konferensi yang diikuti berbagai peserta dari 53 negara, baik pakar Muslim mapun non-Muslim, seperti dikemukakan Ketua Umum PBNU, KH Hasyim Muzadi, merupakan usaha untuk membumikan keyakinan kaum Muslimin, bahwa Islam adalah rahmatan lil `alamin, rahmat bagi alam semesta; seperti tema konferensi yang diungkapkan dalam bahasa Inggris: “Upholding Islam as Rahmatan lil `Alamin toward Global Justice and Peace”, menjunjung Islam sebagai agama rahmatan lil `alamin menuju keadilan dan perdamaian global.

Blair: Inggris Tidak Akan Tarik Pasukan dari Irak

22-June-2006

London- RoL--Perdana Menteri Tony Blair menekankan lagi Rabu bahwa pasukan Inggris akan tetap berada di Irak meski terjadi kekerasan sektarian yang meluas setiap hari di negara tersebut.

Dalam pernyataan selama “waktu pertanyaan” mingguan di parlemen, Blair menjawab “tidak” ketika ditanya apakah sudah waktunya menarik pasukan Inggris yang berkekuatan 7.200 orang dari Irak.Melakukan hal itu, kata Blair, sama saja dengan mengirim sinyal yang salah kepada rakyat Irak yang menurutnya masih menginginkan pasukan Inggris tetap berada di negara itu.

Basir Rekrut Cholily Siapkan Pengajian

22-June-2006

Denpasar, Kompas - Tersangka anggota kelompok Noordin M Top yang ditahan di Kepolisian Daerah Jawa Timur, Achmad Basir, Selasa (20/6), hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan pemeriksaan saksi-saksi kasus peledakan bom Kuta dan Jimbaran (Bali), 1 Oktober 2005, atas terdakwa Mochammad Cholily (28). Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Denpasar, Basir mengaku kenal dan merekrut Cholily menjadi anggota pengajian dengan materi seputar jihad.

Waspadai Bahaya Atheisme dan Materialisme

23-June-2006

JAKARTA---Umat Islam hendaknya waspada terhadap sejumlah idiologi non-relijius seperti paham atheis dan materialisme yang berkembang seiring arus moderenitas. Pernyataan tersebut dikemukakan oleh perwakilan dari Turki, Akhmed Oktar Babuna pada Konferensi Internasional Cendekiawan Islam (ICIS) II di Jakarta, Rabu (21/6).

“Ketika kita lihat apa yang berkembang di lingkungan kita beberapa waktu terakhir maka dapat dilihat bahwa salah satu elemen utama yang menjauhkan manusia dari nilai-nilai relijius adalah cara pikir yang merusak dari idiologi nonrelijius seperti atheisme dan materialisme,” katanya.

Umat Islam Bersinergi

23-June-2006

JAKARTA—Majelis Ulama Indonesia Pusat (MUI) bersama ormas-ormas Islam merapatkan barisan menghadapi berbagai masalah yang dihadapi umat Islam dan bangsa ini.
Langkah-langkah yang akan dilakukan tertuang dalam Deklarasi Umat Islam yang ditandatangani MUI Pusat bersama lebih dari 50 perwakilan ormas Islam di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (21/6). ‘’Kita sepakat tidak akan jalan sendiri-sendiri, tetapi bersama-sama menghadapi masalah keislaman dan kebangsaan. Semua langkah yang akan dilakukan berdasarkan kerangka berpikir yang sama sesuai hasil ijtima ulama,’’ papar Ketua MUI Pusat KH Maruf Amin.

Pengaruh Agama tetap Besar

23-June-2006

JAKARTA---Teori modernitas pada abad 20 memprediksikan bahwa pengaruh agama pada kehidupan bernegara akan dapat berkurang. Namun pada kenyataannya justru sebaliknya sekalipun pengaruh globalisasi menurunkan kontrol negara pada wilayah pribadi.
Pernyataan tersebut dikemukakan oleh antropolog dari Universitas Griffith Australia, Julia Day Howell pada Konferensi Internasional Cendikiawan Islam (ICIS) II di Jakarta, Rabu (21/6). “Tindakan mempolitisasi agama masih banyak dijumpai di sekitar kita, bahkan di lingkungan modern sekalipun. Di sejumlah tempat, beberapa kelompok bahkan bertameng agama untuk membenarkan sebuah aksi kekerasan,” katanya.

Pemimpin Al Qaeda Desak Rakyat Afghanistan Perangi Pasukan Asing

23-June-2006

DUBAI--MIOL: Orang nomor dua Al Qaeda Ayman al Zawahri dalam satu pesan melalui internet mendesak rakyat Afghanistan memerangi pasukan asing di negara mereka yang menurutnya memiliki sejarah memburukkan Islam.

Pesan video tiga menit, yang disiarkan Kamis di situs internet yang sering digunakan kelompok-kelompok garis keras, menunjukkan orang kepercayaan Osama bin Laden itu berbicara langsung dihadapan kamera dengan menyandang senapan otomatis.

Pemahaman Jihad Harus Diluruskan

23-June-2006

JAKARTA---Tokoh ulama dan penasehat Presiden Iran MA Taskhiri menegaskan definisi jihad sudah sangat jelas, yakni bukan tindakan membunuh diri sendiri. Sebab, jihad adalah sifatnya tindakan pembelaan atas diinjak-injaknya harga diri dan keselamatan bangsa.

‘’Islam itu bukan agama teroris. Hal inilah yang terus dituduhkan oleh pihak barat dengan tanoa bukti. Islam mengecam keras terorisme dan menggunakan senjata pemusnah masal. Jihad bukan tindakan membunuh diri, dan bukan membunuh orang lain,’’ kata MA Taskhiri, di sela acara ICIS II di Jakarta, Rabu (21/6).

OKI: Perundingan Nuklir Iran Harus Tanpa Syarat

23-June-2006

BAKU—Perundingan untuk mencari solusi atas krisis nuklir Iran, seharusnya dilakukan tanpa didahului prasyarat apa pun. Selain itu, perlu segera dibentuk zona bebas senjata nuklir di Timur Tengah, serta segera menetapkan agar Israel berada dalam pengawasan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).

Hal-hal teramat penting itu merupakan kesepakatan yang termaktub dalam deklarasi negara-negara Organisasi Konferensi Islam (OKI), yang ditandatangani 57 negara anggotanya di Baku, Azerbaijan, kemarin (21/6).

Muslim Minoritas Perlu Membaur

23-June-2006

Jakarta-RoL—Umat Islam dan ulama di negeri-negeri yang umat Islamnya menjadi minoritas seperti di negeri-negeri Barat, ditantang untuk membaur, berkomunikasi dan tidak mengasingkan diri.  “Dengan cara itulah umat Islam bisa menjelaskan kepada Barat bahwa aksi kekerasan atau terorisme sama sekali tak ada kaitannya dengan Islam,” kata Ulama Australia, Syeikh Salim Alwan Al Hasaniy di sela Konferensi Cendekiawan Islam Internasional (ICIS) yang ditutup, di Jakarta, Kamis.

Mahathir: Bush Penjahat Perang

23-June-2006

KUALA LUMPUR—Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Muhammad, menyatakan bahwa Presiden Amerika Serikat, George W Bush, dan pemimpin negara sekutunya, Inggris dan Australia, adalah penjahat perang. Ia melontarkan hal itu dalam sebuah forum yang diselenggarakan oleh Perdana Global Peace Organization, di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (22/6).

Israel Terus Hambat Bantuan bagi Palestina

23-June-2006

JENEWA—Warga Palestina kian menderita akibat pembatasan yang dilakukan Israel dan pembekuan bantuan setelah Hamas mengendalikan pemerintahan di Palestina. Demikian diungkapkan oleh John Dugard, seorang pemantau dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Rabu (21/6).

Dugard yang melakukan laporan rutin ke forum HAM PBB, melakukan dua kali kunjungan ke Palestina, melihat adanya pelanggaran HAM yang dilakukan oleh penjajah Israel. Tahun lalu dan awal bulan ini ia melakukan kunjungan ke Palestina. “Israel terus meningkatkan upaya untuk memburu para pejuang Hamas.

ICIS Rekomendasikan PBB Aktif Redakan Konflik di Negara Islam

23-June-2006

Jakarta-RoL—Konferensi Internasional Cendekiawan Islam (International Conference of Islamic Scholars - ICIS) II merekomendasikan keterlibatan aktif Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) dalam meredakan konflik di negara-negara Islam.

“PBB diharapkan bisa mewujudkan perdamaian di daerah-daerah konflik,” kata Ketua Umum Pucuk Pimpinan Muslimat Nahdlatul Ulama Khofifah Indar Parawansa usai sidang pleno ICIS II yang dipimpin Ketua PBNU Bidang Luar Negeri Rozy Munir di Jakarta, Rabu.

ICIS II Hasilkan Sejumlah Rekomendasi

23-June-2006

Rekomendasi ICIS II lebih konkrit.
JAKARTA--Konferensi International Cendikiawan Muslim atau International Conference of Islamic Scholars (ICIS) II menghasilkan sejumlah rekomendasi. Rekomendasi ICIS II ini menurut rencana akan dibacakan pada acara penutupan yang berlangsung hari ini (22/6).

ICIS merekomendasikan agar segera dilakukan langkah serius untuk menghapuskan Islamphobia. Untuk tu kepada Organisasi Konferensi Islam (OKI) diharapkan segera mengambil langkah konkrit untuk mengikis keadaan tersebut.

ICIS II Ditutup dengan 37 Rekomendasi

23-June-2006

JAKARTA—Setelah dua hari penuh menggelar pertemuan dan diskusi, perhelatan Konferensi Internasional Cendekiawan Islam (ICIS) II, berakhir kemarin (22/6). Pertemuan tokoh-tokoh dunia Islam itu menghasilkan 37 rekomendasi konkret guna mengatasi persoalan yang membelit umat Islam saat ini.

‘’Rekomendasi akan dikembangkan dalam berbagai kerangka kebijakan, dengan memajukan nilai-nilai Islam mengenai persoalan umat manusia saat ini,’’ kata Sekjen ICIS, KH Hasyim Muzadi. Hal tersebut, antara lain, meliputi upaya memajukan penghormatan HAM, demokratisasi, pendidikan, kesehatan, pemberantasan korupsi, serta perang terhadap produksi dan peredaran narkotika.

ICIS Diusulkan Sejajar OKI

23-June-2006

Jakarta, Kompas - International Conference of Islamic Scholars akan dijadikan organisasi yang sejajar dengan organisasi negara-negara Islam atau OKI. Jika OKI beranggota negara-negara Islam, ICIS beranggotakan ulama dan intelektual yang ada di negara Islam.
Hal ini disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Hasyim Muzadi didampingi Ketua PBNU Rozy Munir kepada wartawan seusai penutupan ICIS II di Jakarta, Kamis (22/6).

ICIS dan OKI Kerjasama Perkuat Gerakan Moderat

23-June-2006

JAKARTA--MIOL: Konferensi Internasional Cendekiawan Islam (International Conference of Islamic Scholars-ICIS) II memutuskan untuk bekerja sama secara intensif dengan Organisasi Konferensi Islam (OKI) memperkuat gerakan Islam moderat di dunia. “Kita akan melakukan kerjasama yang intensif dengan OKI dalam rangka memperkuat kekuatan-kekuatan moderat baik di Timur Tengah, Eropa, Amerika Serikat, Australia maupun Asia,” kata Sekretaris Jenderal ICIS KH Hasyim Muzadi usai penutupan ICIS II di Jakarta, Kamis.

Abaikan HAM, Barat Kehilangan Ruh

23-June-2006

LONDON—Presiden Komisi Eropa, Joe Manuel Baroso, mengatakan Barat akan kehilangan ruh bila mengabaikan HAM dan kebebasan sipil dalam memerangi terorisme. ‘’Kita memang berkomitmen memerangi terorisme namun tak harus mengabaikan HAM dan kebebasan sipil,’’ katanya menjelang pertemuan Uni Eropa dengan Amerika Serikat di London, Rabu (21/6).
Pengabaian HAM dan kebebasan sipil dalam memerangi terorisme justru akan memberikan kemenangan bagi teroris. Baroso mengatakan, dalam pertemuan UE-AS yang dimulai kemarin, kedua belah pihak akan meningkatkan kerja sama dalam upaya memerangi terorisme.

Ba’asyir tidak Setuju Penggunaan Bom(?)

23-June-2006

Sesampainya di Solo, Ba’asyir membuat konferensi pers (14/06/06) mengenai ketidaksetujuannya dengan kelompok-kelompok yang memakai bom dalam menyampaikan pesan dan amar makruf nahi munkar. Menurutnya, di wilayah aman tidak perlu menggunakan senjata bom. Senjata bom di wilayah konflik, sementara di wilayah aman dakwah saja. Amir Majelis Mujahidin Indonesia ini menegaskan bahwa peledakan bom di Indonesia hanya akan membuat Amerika bertepuk tangan (Kompas, 15/06/06).

ICIS, Upaya Mengikis Islamphobia

23-June-2006

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak para cendikiawan muslim memerangi sentimen ketakutan pada Islam (Islamphobia) yang merebak pascaserangan ke Amerika empat tahun silam. Menurut Presiden, Islamphobia merupakan isu penting yang dihadapi umat Islam saat ini. “(Kita harus tunjukan bahwa) Islam adalah agama yang damai, “rahmatan lil’alamien,” kata dia saat membuka International Conference of Islamic Scholars (ICIS) II, yang diselenggarakan PBNU, 20-21 Juni 2006 kemarin di Jakarta.

Alquran Berbicara Keadilan dan Amanat

23-June-2006

Buletin No. 133
Oleh: Prof. Dr. A. Syafii Maarif

“Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi yang adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al-Maidah [5]: 8)

Renaisans Islam di Asia Tenggara

23-June-2006

ISLAM adalah agama yang sempurna dan tinggi. Hal ini tersurat dalam ungkapan al-islmamu ya’lu wala yu’la alaih (Islam adalah agama yang tinggi dan tidak ada yang menyamainya). Namun, mengaca diri pada realitas umat Islam saat ini, di pelbagai penjuru dunia tidak menunjukkan ketinggian dan kemuliaan para pemeluknya. Mayoritas komunitas muslim masih terpenjara oleh fenomena kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan budaya dan berbagai konflik antar sesama…

Globalisasi dan Penafsiran Alquran

23-June-2006

ALQURAN merupakan wahyu dan petunjuk serta menjadi rahmat bagi semua manusia. Alquran juga bersifat universal dan selalu relevan dengan jiwa zamannya. Karena itu, Alquran menjadi panduan bagi umat Islam untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Alquran tidak hanya memberikan pedoman atau aturan bagaimana umat Islam berhubungan dengan Sang Khalik, tapi juga memberikan pedoman bagaimana umat Islam berhubungan antar sesama manusia dan dengan alam…

Membangun Komunikasi Islam dan Barat

23-June-2006

SAAT ini, hubungan Islam dan Barat kurang harmonis. Sebelumnya, hubungan Islam dan Barat juga pernah memburuk akibat Perang Salib yang terjadi di abad ke-XI dan XII. Perang ini menimbulkan trauma berkepanjangan di kedua belah pihak. Dengan berjalannya waktu, trauma Perang Salib mulai sirna dan hubungan Islam dan Barat membaik. Tapi sayangnya, hubungan baik ini luluh-lantak dengan peristiwa 11 September 2001 yang menyentakkan dunia. Genderang perang pun ditabuh, masing-masing pihak mengklaim bahwa pihak lain adalah musuh yang berbahaya…

Tim Pembela Perda Antimaksiat Disiapkan

25-June-2006

Kontra memorandum akan diserahkan pekan depan.
JAKARTA—Masih kuatnya desakan untuk mencabut peraturan daerah (perda) antimaksiat yang diterapkan di sejumlah daerah, memunculkan kebutuhan untuk membentuk tim pembela perda antimaksiat. Tim itu antara lain sudah dibentuk Partai Bulan Bintang.

Serangkaian Serangan di Irak Tewaskan 19 Orang

25-June-2006

BAGHDAD--MIOL: Sedikitnya 19 orang tewas dan sejumlah orang lagi cedera dalam serangkaian serangan di seluruh Irak, Jumat (23/6).

Sepuluh orang tewas dan 18 orang lagi cedera dalam satu ledakan bom mobil di dekat stasiun pompa bensin di kota Basrah, Irak selatan, kata beberapa saksi mata dan sumber keamanan Irak. Semua korban dikatakan adalah warga sipil.

Presiden dan Islamophobia

25-June-2006

A Bakir Ihsan
Dosen Ilmu Politik Fakultas Ushuluddin & Filsafat UIN Jakarta

Dalam pembukaan Konferensi Internasional Cendekiawan Muslim atau Internasional Conference of Islam Scholars (ICIS) II, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyorot fenomena islamophobia. Dia menyebutnya sebagai agenda penting (an emerging issue) yang mendesak diselesaikan oleh umat Islam.

PBNU Gelar Dialog Nasional

25-June-2006

MALANG--Pengurus Besar Nahlatul Ulama (PBNU) menggelar Dialog Nasional bertajuk ‘’Mengukuhkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Menumbuhkan Semangat Pancasila’’, di Ponpes Al Hikam Malang, Jawa Timur, Sabtu (24/6). Akan dihadiri para tokoh nasional dari berbagai elemen masyarakat dan para politisi.

“Mempersoalkan Perda Syariat”

25-June-2006

Ada upaya pihak asing melemahkan rakyat sebagai kekuatan bangsa.
MALANG-- PBNU kembali melakukan pengkajian lewat seminar kebangsaan bertajuk Mengukuhkan Kembali NKRI, Suatu Kajian tentang Potensi Disintegrasi Bangsa. Seminar yang digelar di Ponpes Al Hikam Malang dengan menghadirkan para tokoh nasional, kemarin (24/6), itu agak terfokus pada upaya-upaya pihak asing dalam melemahkan rakyat sebagai sumber kekuatan utama Indonesia.

Organisasi Massa Islam Somasi Kompas

25-June-2006

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekitar 300 orang yang tergabung dalam Gabungan Anti Sekularisme dan Anti Kompas (GASAK) Minggu siang ini melakukan unjuk rasa di kantor redaksi Kompas Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Barat.

Mereka mensomasi Kompas karena pemberitaan yang dimuat Kompas dinilai tidak berpihak pada umat Islam. “Pemberitaan yang tidak berpihak itu, contohnya mengenai RUU Anti pornografi, dimana Kompas berpihak pada pihak yang menolak RUU APP,” kata Ridwan Saidi, tokoh Betawi dari Forum Betawi Rempug.

Olmert Serukan Serang Gaza

25-June-2006

Sembilan hari terakhir, serangan Israel membunuh 14 warga Palestina.

JERUSALEM—Perdana Menteri Israel, Ehud Olmert, menegaskan akan terus menggempur Jalur Gaza. Hamas akan menjadi target serangan Israel ini. “Kami akan terus melakukan serangan,” katanya di sebuah forum ekonomi yang diadakan di Cesarea, sebelah selatan Israel, Jumat (23/6). Tahun lalu Israel menarik pasukan dari Jalur Gaza dan mengosongkannya dari pemukiman Yahudi.

“Makhluk Baru" Bernama Dewan HAM

25-June-2006

Rakaryan Sukarjaputra
Berawal dari kekecewaan terhadap kinerja Komisi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB, para kepala negara dari seluruh penjuru dunia pada Konferensi Tingkat Tinggi Dunia, September 2005 di New York, menyepakati untuk mengakhiri kiprah Komisi HAM PBB dan menggantinya dengan Dewan HAM PBB.

Keamanan Arab Saudi Tangkap 40 Kaum Militan

25-June-2006

RIYADH--MIOL: Arab Saudi telah menangkap 40 yang diduga gerilyawan Islam termasuk 13 yang “terlibat terorisme” dalam penggerebekan di seluruh kerajaan itu, kata televisi pemerintah, Sabtu (24/6). Televisi itu mengatakan, empat yang diduga teroris termasuk seorang warga Irak ditangkap dalam penggerebekan di tempat persembunyian mereka di kota Hafer al-Baten di Arab Saudi timurlaut. Penggerebekan itu menghasilkan penangkapan “sembilan warga Saudi yang terlibat terorisme”, tambah televisi yang mengutip pernyataan kementerian dalam negeri itu.

Jepang-ASEAN Bahas Antiterorisme

25-June-2006

TOKYO--MIOL: Jepang dan Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) akan membahas upaya peningkatan kebijakan antiterorisme regional dengan Jepang di Tokyo 28-29 Juni.
Sumber-sumber dari kementerian luar negeri Jepang mengatakan, ini adalah pertama kalinya Jepang dan ASEAN akan mendiskusikan masalah-masalah berdasarkan satu kesepakatan yang dicapai pada Pertemuan Puncak ASEAN-Jepang Desember lalu.

Jepang Akan Dukung AS Soal Sanksi Atas Iran

25-June-2006

HONG KONG--MIOL: Jepang mengatakan kepada Amerika Serikat bahwa mereka telah siap membekukan rekening bank Iran sebagai bagian dari rencana AS untuk mengenakan sanksi terhadap Iran berkaitan dengan program nuklirnya. Suratkabar the Financial Times, Sabtu, melaporkan bahwa Jepang akan mendukung pengenaan sanksi jika Iran tidak menghentikan program pengayaan uranium dan menerima paket insentif dari masyarakat internasional.

Abbas Desak AS Tekan Israel

25-June-2006

RAMALLAH--MIOL: Presiden Palestina Mahmoud Abbas telah mendesak Amerika Serikat untuk menekan Israel agar menghentikan aksi militer terhadap rakyat Palestina, terutama di Jalur Gaza, kata seorang pembantu Abbas.

Yasser Abed Rabbo, anggota komite eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), mengatakan kepada wartawan bahwa percakapan telefon antara Abbas dan Menteri Luar Negeri AS Condoleezza Rice “dipusatkan pada cara menghentikan peningkatan militer Israel”.

Indonesia Menentang Wacana Benturan Peradaban

25-June-2006

JAKARTA—Wacana benturan peradaban yang digulirkan Samuel Huntington mendapat penentangan. Indonesia menegaskan bahwa di dunia saat ini tak terlibat dalam benturan peradaban atau clash civilazation. Penentangan itu dikemukakan Menteri Luar Negeri (Menlu), Nur Hassan Wirajuda, dalam pidatonya di sidang Dewan HAM pada 22 Juni lalu.

SBY Kembali ke “Pangkuan Islam”

26-June-2006

Usai mendampingi Imam Masjid Nabawi, Arab Saudi, Sheikh Shalah Ibn Muhammad Al-Budair, menghadap Presiden di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (22/6), Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin menyatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengemukakan kepadanya bahwa pemerintah tidak pernah berpikir dan tidak akan membubarkan satu pun kelompok masyarakat atau organisasi kemasyarakatan. Eksistensi ormas dijamin Undang-Undang Dasar 1945 tentang kebebasan berserikat dan berkumpul.

Serangan di Gaza Tewaskan Dua Tentara Israel

26-June-2006

KEREM SHALOM--MIOL: Dua tentara Israel tewas dan satu yang lain hilang karena serangan gerilyawan Palestina di sebuah pos tentara di perbatasan Jalur Gaza, Minggu (25/6). Serangan ini juga menewaskan dua pejuang Palestina.

Ini merupakan insiden terburuk di wilayah perbatasan yang bergolak tersebut sejak Israel menarik tentara dan pemukim mundur dari Jalur Gaza musim panas lalu, yang mengakhiri pendudukan selama 38 tahun di wilayah kecil Palestina itu.

PM Irak Tawarkan Perdamaian

26-June-2006

Kelompok Sunni di Irak Khawatir Rencana Rekonsiliasi Nasional Tidak Akan Efektif
baghdad, minggu - Setelah selama tiga minggu diperdebatkan di parlemen, Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki akhirnya mengumumkan rencana rekonsiliasi nasional mengakhiri gejolak kekerasan, Minggu (25/6). Namun rencana rekonsiliasi ini dinilai tidak akan efektif karena tidak melibatkan seluruh kelompok bersenjata.

Pasukan Koalisi Tewaskan 200 Taliban

26-June-2006

Kabul, minggu - Sudah sekitar 200 gerilyawan tewas dalam operasi militer terbesar yang dilancarkan pasukan koalisi di Afganistan selatan akhir pekan ini.

Menurut pejabat militer pasukan koalisi pimpinan AS, Minggu, pertempuran meletus Sabtu siang di daerah basis Taliban di Distrik Panjwani, Provinsi Kandahar. Tembak-menembak berlangsung hingga malam. Menurut pihak militer Afganistan, 48 gerilyawan tewas dan 5 lainnya ditahan, sementara pasukan koalisi menyebut jumlah yang tewas 45 orang. Dua personel pasukan koalisi juga tewas dalam pertempuran itu.

Ledakan di Kawasan Wisata di Turki Tewaskan Sedikitnya Tiga Orang

26-June-2006

Penulis: Widhoroso
ISTANBUL--MIOL: Sebuah ledakan di taman kawasan wisata air terjun Manavgat, Turki, Minggu (25/6) menewaskan sedikitnya tiga orang dan mencederai puluhan lainnya. Demikian diberitakan kantor berita Turki, Anatolian.

Petugas kepolisian belum mengetahui penyebab ledakan di kawasan wisata yang terletak sekitar 100 km timur kota Antalya yang merupakan kawasan peristirahatkan terbesar di Turki.

Klaim Tewaskan 48 Militan Taliban

26-June-2006

Serdadu Koalisi di Afghan Terus Lancarkan Operasi di Pegunungan
KABUL - Dua serdadu koalisi dan sekitar 48 militan Taliban tewas dalam pertempuran anti teror di kawasan selatan Afghanistan, kemarin. Pada waktu bersamaan, Presiden Hamid Karzai mengimbau kepada pasukan koalisi yang dipimpin AS untuk melakukan koordinasi intensif dengan para kepala suku dalam memerangi terorisme.

Ketika Aparat tak Bertindak

26-June-2006

Rahimi Sabirin
Direktur Program Center for Moderate Muslim

Dalam beberapa kesempatan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan pemerintah akan segera menertibkan dan menjatuhkan sanksi bagi organisasi massa (ormas) yang memakai cara-cara anarkis. Sebelumnya pula, Menko Polkumkam, Widodo AS, juga berencana menertibkan ormas-ormas radikal yang kerap berbuat anarkis. Rencana Pemerintah tersebut segera menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Iran Adakan Temu Ilmiah Bencana Yahudi pada Oktober

26-June-2006

Teheran-RoL-- Iran akan mengadakan temu ilmiah tentang bencana Yahudi pada bulan Oktober 2006, kata jurubicara Kementerian Luar Negeri Hamid Reza Asefi hari Minggu.

Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad tahun lalu memancing kemarahan Barat dengan menyeru penghapusan Israel dari peta, menyebut Bencana Yahudi hanya dongeng dan menuntut pemindahan Israel ke Eropa atau Amerika Serikat.

Howard akan Singgung Ba'asyir

26-June-2006

’’Kalau mengungkit Ba’asyir, Presiden sudah tahu jawabnya.’’
SYDNEY—Perdana Menteri Australia, John Howard, mengaku akan kembali mempersoalkan bebasnya Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dalam pertemuannya dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Batam Senin (26/6) hari ini. ‘’Posisi mengenai Ba’asyir dalam pertemuan dengan SBY akan sama seperti yang saya tulis dalam surat kepada SBY,’’ katanya di Sydney, Ahad (25/6).

AS Bebaskan Belasan Warga Arab di Guantanamo

26-June-2006

WASHINGTON—Amerika Serikat (AS) telah mengirimkan 14 warga Arab Saudi yang ditahan di Guantanamo kembali ke negerinya. Demikian pernyataan Pentagon yang dirilis pada Sabtu (24/6) lalu. Langkah ini merupakan respons atas peristiwa bunuh diri yang dilakukan dua warga Arab Saudi dan satu warga Yaman yang ditahan di penjara pada 10 Juni lalu.

Abbas-Haniya Berunding

26-June-2006

Israel dan Palestina Saling Serang
Gaza City, Minggu - Presiden Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Ismail Haniya menggelar pertemuan sangat penting untuk mengatasi pertarungan kekuasaan di Palestina. Belum jelas apakah keduanya telah mencapai kesepakatan.

Umat Harus Wujudkan Kesejukan Bermasyarakat

26-June-2006

Islam tak hanya mengajarkan keluhuran budi kepada umatnya, melainkan juga ajaran menebarkan kedamaian dan kesejukan. Baik dalam berinteraksi dengan sesama umat Islam sendiri maupun dengan umat pemeluk agama lain.

Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU), KH Nuril Huda, menyatakan bahwa kesejukan dan kedamaian memang menjadi ajaran dalam Islam. Namun demikian, hal itu belum dirasakan benar oleh kalangan umat Islam sendiri maupun dalam berinteraksi dengan umat agama lain.

Umat Menghadapi Dua Tantangan Besar

26-June-2006

Umat Islam kini menghadapi tantangan untuk mewujudkan Islam sebagai agama yang damai, sebagai rahmat bagi alam semesta. Langkah ke arah itu memerlukan kemauan dan kesungguhan umat Islam. Ini berarti umat Islam tak hanya bisa mengungkapkannya melalui sebuah retorika, namun harus mewujud dalam kehidupan keseharian mereka.

Menakar Geliat Muslim Moderat

26-June-2006

Catatan dari International Conference of Islamic Scholars (ICIS) II
Oleh: Ian Suherlan

Penyelanggaraan International Conference of Islamic Scholars (ICIS) II yang berlangsung 20-22 Juni 2006 di Jakarta menarik perhatian banyak pihak. Pasalnya, selain isu yang dibahas mengenai konflik global dunia Islam dan Barat yang melahirkan radikalisme agama dan upaya menampilkan Islam sebagai rahmat alam semesta, juga karena dihadiri oleh sejumlah cendekiawan dari 53 negara. Mereka yang hadir adalah ilmuwan-ilmuwan terkenal yang cukup berpengaruh baik di dalam maupun luar negeri.

Dikotomi Islam-Barat Bagian dari Perang Budaya

26-June-2006

Kalangan Muslim moderat terus berupaya menyosialisasikan gagasan-gagasab “Islam rahmat bagi semua manusia”. International Conference of Islamic Scholars (ICIS) II yang membahas isu-isu global merupakan upaya menjembatani kesenjangan antara Dunia Islam dan Barat dan mengikis anggapan bahwa Islam identik dengan teroris. Berikut ini hasil wawancara Ian Suherlan dari Center for Moderate Muslim (CMM) dengan tokoh Nahdlatul Ulama, Said Aqil Siradj. Berikut Petikannya:

Tidak Ada Indikasi Ancaman Keamanan

26-June-2006

Masa tahanan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir (66), berakhir Rabu pekan lalu. Namun, pembebasan Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) ini mengundang reaksi keras PM Australia John Howard, bahwa hal itu sangat mengecewakan pihak Australia. Sementara, pihak Amerika mengatakan hukuman itu terlalu ringan.

Adakah kekecewaan pihak Australia dan Amerika itu menyimpan kekhawatiran mendalam terhadap masih eksisnya jaringan terorisme di Indonesia? Bukankah Ba’asyir telah nyata-nyata tak terbukti dengan sejumlah aksi pemboman di tanah air, kecuali hanya melanggar imigrasi?

Mengakui Keberadaan dan Hak Agama Lain

26-June-2006

Pluralitas agama menjadi sebuah kenyataan yang tak dapat disangkal. Masyarakat yang majemuk memang memungkinkan melahirkan sebuah masyarakat yang memiliki keyakinan beragam pula. Tinggal bagaimana anggota kelompok masyarakat di dalamnya mampu saling menghormati dan menghargai pluralitas agama yang dianut oleh anggota masyarakatnya.

Menurut Sekretaris Umum (Sekum) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ikhwan Syam, pluralitas merupakan kenyataan yang memang tak bisa dihindarkan. Termasuk dalam hal ini adalah munculnya pluralitas agama. Oleh karena itu kenyataan ini mestinya disadari sepenuhnya oleh seluruh komponen masyarakat.

Setiap Pemeluk Agama Harus Mawas Diri

26-June-2006

Pluralitas agama di tengah masyarakat mesti diikuti dengan toleransi umat beragama. Setiap pemeluk agama memiliki kesadaran untuk hidup rukun. Juga tak ada upaya terselubung yang menyebabkan kerukunan ternodai.

Singkatnya, tak ada upaya dari pemeluk agama yang mayoritas melakukan langkah yang tidak baik bagi kaum minoritas. Demikian pula kelompok minoritas tak memiliki pemikiran yang tidak baik yang dilakukan terhadap pemeluk agama lainnya. Jadi mestinya setiap pemeluk agama mawas diri guna menjaga keharmonisan kehidupan di masyarakat yang beragam.

Presiden Yudhoyono-Howard Bertemu di Batam

27-June-2006

JAKARTA--MIOL: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri (PM) Australia John Howard dijadwalkan bertemu di Hotel Nongsa Marina Point, Batam, Senin.
Pertemuan empat mata tersebut dijadwalkan berlangsung satu jam dan akan dilanjutkan dengan jumpa pers bersama. Pada malam harinya, akan diadakan jamuan untuk menghormati Howard dan Janet Howard.

Muslim di Inggris, Bagian Penting Masyarakat Multikultural

27-June-2006

David Triesman, Lord Triesman of Tottenham
Saya sering terkejut saat mendengar orang-orang berbicara seolah-olah persinggungan Inggris dengan Islam adalah sesuatu hal baru. Seolah-olah baru berumur beberapa tahun layaknya dua orang di tahap awal hubungan, mereka baru menemukan siapa dan apa yang dipercayai satu sama lain. Sesungguhnya, Muslim sudah menjadi bagian integral dari Inggris dan cara hidup, baik di dalam maupun di luar Inggris, selama berabad-abad.

Minta Amrozi Dieksekusi di Nusakambangan

27-June-2006

Kejari Denpasar Surati Menteri Hukum dan HAM
JAKARTA - Kejari Denpasar sudah tidak sabar untuk segera mengeksekusi tiga terpidana mati kasus bom Bali I. Melalui Kejati Bali, Kejari Denpasar sudah mengajukan permohonan izin pelaksanaan eksekusi Amrozi, Imam Samudra, dan Ali Ghufron alias Mukhlas kepada Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin.

Mahathir Didesak untuk Mundur dari UMNO

27-June-2006

Kuala lumpur, senin - Menteri Malaysia yang bertanggung jawab atas masalah-masalah hukum, Nazri Aziz, Senin (26/6), mendesak mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad agar bersikap jantan dan mengundurkan diri dari Partai Organisasi Nasional Melayu Bersatu (United Malays National Organisation/ UMNO) jika tak bisa berhenti mengkritik pemerintahan penerusnya.
”Kami tak bisa terus membiarkannya (Mahathir). Karena menghargainya, selama ini kami memilih bersikap diam dan tak memberikan tanggapan. (Tapi) ia menganggap hal itu sebagai kelemahan kami. Saya kira kami tak bisa membiarkannya lagi,” demikian dikatakan Nazri seperti dikutip kantor berita Associated Press (AP), kemarin.

Jenderal Jadi Korban Tamil

27-June-2006

Perjanjian Gencatan Senjata Sri Lanka Makin Tak Menentu
Colombo, Senin - Pelaku peledakan bom bunuh diri dengan menggunakan sepeda motor meledakkan dirinya dekat mobil yang membawa perwira militer tertinggi ketiga Sri Lanka, Jenderal Parami Kulatunga, Senin (26/6). Akibatnya, bom itu menewaskan Kulatunga bersama tiga orang lainnya serta melukai lima orang. Pemerintah Sri Lanka meyakini serangan itu dilakukan oleh anggota Macan Tamil Eelam (LTTE) meski LTTE tidak membantah maupun membenarkan.

Israel Ancam Gempur Habis

27-June-2006

Minta Tentaranya yang Diculik Pejuang Palestina Dibebaskan
Jerusalem, Senin - Israel mengancam akan menggempur habis Jalur Gaza melalui operasi militer besar-besaran jika tentara Israel yang diculik pejuang Palestina, Kopral Gilad Shalit (19), tidak segera dibebaskan. Mereka juga mengancam akan menjatuhkan pemerintahan Hamas dan membunuh para aktivis serta pejabatnya.

Penculikan terjadi ketika para pejuang Palestina menyusup ke wilayah Israel dari Gaza dan menyerang pos tentara Israel, Minggu (25/6). Selain menculik Shalit, pejuang Palestina juga menembak mati dua tentara Israel. Namun, mereka harus membayar serbuan itu dengan kematian tiga rekannya.

Enam Prajurit Pakistan Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri

27-June-2006

Islamabad -RoL-- Sedikitnya enam prajurit paramiliter Pakistan tewas dan lima orang lain cedera dalam serangan bom bunuh diri di provinsi Waziristan Utara, Pakistan, Senin.
Serangan itu terjadi ketika penyerang menabrakkan mobilnya yang berisikan bom ke pos pemeriksaan Esha, sekitar 12 kilometer sebelah timur markas daerah di Miranshah, menewaskan dirinya sendiri dan prajurit-prajurit itu, kata jurubicara utama militer Mayjen Shaukat Sultan kepada DPA.

Bom Sepeda Motor, Jenderal Srilanka Tewas

27-June-2006

KOLOMBO - Sebuah bom bunuh diri meledak di kota Panipitiya, Sri Lanka, kemarin. Akibat ledakan yang ditujukan pada konvoi kendaraan militer tersebut, seorang petinggi militer tingkat tiga Sri Lanka dan tiga orang lainnya tewas.

Sementara, sembilan orang yang lain dilaporkan menderita luka-luka. “Mayjen Parami Kulatunga tewas. Dua serdadu lainnya juga tewas. Menurut saya, semua ini adalah serangan bunuh diri yang sengaja menarget Jenderal,” kata Inspektur Chaminda Bamunuarachchi kepada Reuters.

Australia tak Dukung Separatis

27-June-2006

Australia menyerahkan soal Ba’asyir sesuai resolusi DK PBB No 1267.
BATAM—‘’Australia tidak mendukung separatisme di Indonesia.’’ Penegasan tersebut disampaikan Perdana Menteri Australia, John Howard, dalam pertemuannya dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Batam, Kepulauan Riau, Senin (26/6).

Tujuh Warga Tewas dalam Serangkaian Serangan

28-June-2006

Yala, Selasa - Serangkaian serangan yang dilakukan kelompok bersenjata di Thailand Selatan menewaskan tujuh orang, lima di antaranya petugas keamanan, Selasa (27/6).
Polisi menyebutkan, bom yang dipasang di atas jembatan di Distrik Raman, Provinsi Yala, Thailand Selatan, meledak ketika truk militer yang membawa para petugas, yang akan melakukan pengawalan keamanan di sekolah, melewati jembatan itu, Selasa (27/6) pagi.

Pejabat: Jurang Saling tak Percaya dalam Hubungan Arab-AS Harus

28-June-2006

Dijembatani
Houston, Teksas-RoL-- Jurang kecurigaan dan saling tak percaya dalam hubungan AS-Arab harus diatasi guna menghindari ketegangan lebih lanjut, kata beberapa pejabat senior AS dan Arab, Senin, di satu forum di Houston, Teksas.

“Salah satu masalah terbesar yang kami hadapi di bagian dunia ini --di Amerika Serikat-- ialah kurangnya pengetahuan mengenai apa yang terjadi di pihak lain,” kata Abdullah Zainal Alireza, menteri negara Arab Saudi, pada Forum Ekonomi Arab-AS.

Israel Minta Bantuan Mesir

28-June-2006

Abbas dan Haniya Lakukan Pertemuan Rahasia
Cairo, Kompas - Menteri Pertahanan Israel Amir Peretz, Senin (26/6) malam, menelepon Kepala Intelijen Mesir Omar Sulaiman untuk meminta campur tangan langsung membebaskan Kopral Gilad Shalit yang disandera kelompok garis keras Palestina sejak hari Minggu lalu.

Mesir bersama Qatar dan Arab Saudi juga dilaporkan ikut membujuk pemimpin Hamas dan Jihad Islam yang berdomisili di Damascus untuk membantu membebaskan Shalit.

Hamas & Fatah Secara Implisit Akui Israel

28-June-2006

Gaza City, Selasa - Seluruh faksi di Palestina kecuali Jihad Islam menyepakati inisiatif buatan para pemimpin faksi-faksi Palestina yang berada di dalam tahanan Israel. Inisiatif itu secara implisit mengakui keberadaan Israel.
Inisiatif itu juga berisi seruan kepada pejuang Palestina agar membatasi serangan ke wilayah Israel dan menyerukan pembentukan pemerintahan Palestina bersatu. “Kami menyetujui semua poin inisiatif pemimpin di tahanan,” kata juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri setelah pertemuan darurat faksi-faksi Palestina.

FUI Minta Pemerintah Bersikap Adil

28-June-2006

JAKARTA—Sejumlah tokoh Islam yang tergabung dalam Forum Umat Islam mendatangi Kementrian Politik Hukum dan Keamanan, Selasa (27/6). Mereka ditemui Deputi I Politik Dalam Negeri Mayjen Setya Purwoko dan Deputi Kesatuan Bangsa Sudarmadji. Sementara Menko Polkumkam Widodo AS berhalangan karena baru pulang dari Batam.

Eropa Bersatu Puji Kesepakatan HAMAS Akui Israel

28-June-2006

Brusels -RoL-- Eropa Bersatu hari Selasa menyambut kesepakatan, yang mengarah pada pengakuan tersirat kelompok Hamas pemimpin Palestina atas musuh besarnya Israel, dengan menyatakannya sebagai langkah penting pertama. 

“Kesepakatan itu bukan ahir, tapi harus menjadi awal alur, yang akan membuat unsur lain mengikuti pemikiran menolak kekerasan, mengakui Israel, dan menerima perjanjian dan kewajiban sebelumnya,” kata Komisaris Hubungan Luar Negeri Eropa Bersatu Benita Ferrero Waldner.

Dukung Perda Diserahkan

28-June-2006

Ditandatngani 134 anggota DPR
JAKARTA—Sebanyak 134 anggota DPR menolak pencabutan peraturan daerah (perda) antimaksiat. Penolakan tersebut mereka bubuhkan dalam berkas kontra memorandum yang disampaikan kepada Ketua DPR, Agung Laksono, di gedung DPR/MPR, Selasa (27/6).
Inisiator kontra memorandum, Patrialis Akbar (Fraksi PAN), mengatakan ke-134 tanda tangan tersebut dikumpulkan hanya dalam waktu sekitar 24 jam. Mulai Senin (26/6) siang hingga Selasa (27/6) siang. Ke-134 orang itu, kata dia, baru sebagian pendukung kontra memorandum.

Diancam Bom, Pelabuhan California Ditutup

28-June-2006

PORT HUENEME - Pelabuhan Hueneme di Ventura County, kawasan California Selatan terpaksa ditutup selama beberapa jam, hingga Senin sore lalu. Sebuah pesan bernada ancaman pada sebuah kapal kargo pengangkut pisang asal Guatemala membuat pengelola pelabuhan panik.

Sedikitnya 20 orang dievakuasi dari kapal seberat 30.000 ton tersebut. Menurut petugas pelabuhan, kapal tersebut tiba dari Pelabuhan Quetzal, Guatemala, Minggu petang lalu. Setelah pesan bernada ancaman itu ditemukan, pelabuhan langsung ditutup dan baru dibuka Senin sore lalu. “Kami segera membuka kembali lalu lintas pelabuhan ini, setelah memutuskan bahwa ancaman tersebut sama sekali tidak benar,” kata personel kepolisian setempat.

Bush Geram dengan Media AS

28-June-2006

Bocorkan Program Rahasia Pemerintah untuk Lacak Keuangan Teroris
Washington, Selasa - Presiden Amerika Serikat George W Bush marah besar dengan sejumlah media besar AS yang telah membocorkan program rahasia pemerintah dalam melacak jaringan keuangan teroris. Sebaliknya, media terkait mengingatkan bahwa mereka berhak memonitor kebijakan pemerintah yang dianggap tidak mengikuti koridor aturan umum.

Bom Tewaskan 40 Orang

28-June-2006

Baghdad, Selasa - Rencana rekonsiliasi nasional Irak semakin sulit kemungkinannya diterapkan di Irak. Ledakan bom dan aksi kekerasan terus terjadi di berbagai daerah di Irak. Seperti yang terjadi Selasa (27/6), dua ledakan bom di pasar yang tengah dipadati warga di dua kota, yakni di Baquba dan Hilla, menewaskan 40 orang dan melukai 89 orang. Ledakan bom terjadi sekitar dua jam setelah dilaporkan adanya tujuh kelompok perlawanan Sunni yang bersedia berpartisipasi dalam rencana rekonsiliasi nasional pemerintah.

Rice Beri Dukungan Pada Hamid Karzai

29-June-2006

Kabul, Rabu - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Condoleezza Rice yang sedang berkunjung ke Afgansitan menegaskan, gerilyawan Taliban tidak akan pernah menang di Afganistan.

“Afganistan telah mengalahkan musuh-musuhnya. Mereka kejam tapi tidak akan sukses. Mereka benar-benar tidak akan menang...Kami tidak akan membiarkan itu terjadi,” kata Rice di istana kepresidenan, Rabu (28/6).

Penolak Perda Ajak Dialog

29-June-2006

Anggota FPDIP sayangkan pencantuman syariat Islam.
JAKARTA—Sehari setelah 134 anggota DPR menyampaikan pernyataan dukungan atas pemberlakuan perda-perda antimaksiat, anggota DPR yang menolak perda-perda antimaksiat mulai menawarkan dialog. Mereka membantah mempersoalkan perda-perda antimaksiat yang bernuansa syariat Islam.

Palestina Diserang dari Darat dan Udara

29-June-2006

Pasukan Israel Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik
RAFAH - Ambisi Perdana Menteri Israel Ehud Olmert untuk melancarkan serangan militer besar-besaran ke Palestina benar-benar tak bisa dibendung lagi. Ribuan serdadu Israel dengan dukungan sejumlah tank dan pesawat tempur melakukan serangan udara ke sebuah jembatan dan pembangkit listrik Palestina di Jalur Gaza kemarin.

Macan Tamil Bakar Kapal AL

29-June-2006

KOLOMBO - Pemberontak Macan Tamil Eelam (LTTE) kembali terlibat bentrok dengan pasukan AL Sri Lanka. Kemarin, dua kapal patroli AL diserang pemberontak Macan Tamil di Kalipinya, pantai barat Sri Lanka. Sedikitnya, enam pemberontak dilaporkan tewas dalam pertempuran yang menyebabkan salah satu kapal patroli AL terbakar.

Ketua MPR: Presiden tidak Berwenang Bahas Perda Syariat

29-June-2006

Padang-RoL-- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak berwenang “mengeksekusi” Perda Syariat, karena kewenangan untuk itu berada pada Mahkamah Agung (MA) jika bertentangan dengan UU dan pada Mahkamah Konstitusi (MK) jika bertentangan dengan UUD.

“Perda tersebut jangan dibawa ke Presiden, dan jika keinginan itu masih dilanjutkan artinya rekan-rekan DPR sudah membatalkan prinsip demokrasi,” kata Ketua MPR-RI Hidayat Nur Wahid di sela Peringatan 50 tahun Universitas Andalas di Padang, Rabu (28/6).

Jihad Memberantas Dadah

29-June-2006

Malaysia targetkan 2015 bebas narkoba
KUALA LUMPUR—Perdana Menteri (PM) Datuk Seri Abdullah Ahmad Badawi mengemukakan, upaya untuk membasmi penyalahgunaan dadah, madat, atau narkoba yang membahayakan masyarakat dan negara, merupakan jihad. Maka, mesti didukung oleh seluruh lapisan rakyat Malaysia.

‘’Rakyat, termasuk anggota keluarga dan LSM, mesti bekerjasama dengan pemerintah untuk menghapus gejala penyalahgunaan narkoba,’’ kata Badawi, dalam rangka menyambut Hari Anti Narkoba Internasional 2006 yang disiarkan oleh stasiun televisi lokal, Ahad (25/6).

Jaksa Diusir Keluarga Imam Samudra

29-June-2006

Tangerang, 29 Juni 2006 15:56
Jaksa yang menyampaikan pemberitahuan tentang adanya pelaksanaan eksekusi mati Abdul Aziz alias Imam Samudra, diusir keluarga terpidana mati kasus bom Bali I itu,
di rumahnya, Kampung Lopang Gede, Desa Lopang, Kabupaten Serang, Banten.

“Kami sudah mendatangi rumah keluarga Imam Samudra di Serang untuk memberitahukan tentang pelaksanaan eksekusi, tapi akhirnya diusir,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, Kamal Sofyan SH di Tangerang, Kamis.

Islam dan Pancasila Jangan Dipertentangkan

29-June-2006

JAKARTA--Nilai-nilai ajaran Pancasila tidak perlu dipertentangkan dengan Islam. Maka, sudah saatnya polemik yang mempertentangkan keduanya segera diakhiri.
Pancasila dan Islam, justru dapat saling melengkapi serta menguatkan kehidupan berbangsa dan bernegara. `’Sila-sila dalam Pancasila sudah mencerminkan keanekaragaman atau pluralisme. Dengan demikian Pancasila sudah dan harus mengakomodir seluruh kepentingan masyarakat, termasuk Islam’’ ujar Ketua DPP Paretai Persatuan Pembangunan (PP), Arief Mudatsir Mandan, di Jakarta, Rabu (28/6).

Iran tak Perlu Berunding dengan AS

29-June-2006

TEHERAN—Posisi Amerika Serikat (AS) yang terus menekan Iran, membuat petinggi republik Islam tersebut angkat bicara. Pemimpin spiritual Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menegaskan Iran tak perlu melakukan perundingan dengan Amerika Serikat (AS).

Eksekusi Mati Amrozi Cs di LP Cipinang

29-June-2006

JAKARTA—Menteri Hukum dan HAM, Hamid Awaluddin, telah memberi sinyal untuk menyetujui permintaan izin kejaksaan untuk mengeksekusi terpidana mati kasus bom Bali 2002, yakni Imam Samudra, Amrozi, dan Ali Gufron, di LP Batu Nusa Kambangan.
Namun, persetujuan itu belum tertuang dalam surat resmi. ‘’Kami telah memperoleh sinyal dari Menteri Hukum dan HAM, rupanya izin itu sudah dikeluarkan. Ini merupakan koordinasi yang baik antara Menteri Hukum dan HAM dengan kejaksaan,’’ ujar Kapuspenkum Kejaksaan Agung (Kejakgung), I Wayan Pasek Suartha, Selasa (27/6).

Ba'asyir Serahkan Amanah Hukum pada TPM

29-June-2006

Penulis: Ferdinand
SOLO--MIOL: Amir Majelis Mujahidin Indonesia, Abu Bakar Ba’asyir menyerahkan amanah hukumnya kepada Tim Pembela Muslim (TPM). Amanah berupa surat kuasa khusus itu diserahkan kepada Koordinator TPM, Mahendradata disaksikan ratusan peserta pengajian di Gedung Majelis Tafsir Al-Qur’’an, Solo, Rabu (28/6).

Dalam surat itu, Ba’asyir memercayakan TPM melakukan upaya-upaya hukum bilamana ada upaya-upaya fitnah dan rekayasa yang dialamatkan kepadanya selama menjalankan aktivitas berdakwah.

AS Tekan Pakistan Hadapi Taliban

29-June-2006

WASHINGTON—Situasi yang memburuk di Afghanistan membuat Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Condoleezza Rice terbang ke Pakistan. Saat kemarin ditemui Presiden Pakistan, Pervez Musharraf, Rice mendesak Pakistan untuk mengakhiri perjuangan Taliban.
Rice mensinyalir bahwa Pakistan telah memberikan izin dan keleluasaan bagi Taliban untuk berlindung di wilayah Pakistan. Tapi tuduhan ini dibantah Pakistan. Rice juga menekan Musharraf untuk menemukan Usamah bin Ladin serta orang kepercayaannya, Ayman Al Zawahiri, yang diyakini bersembunyi di wilayah barat daya Pakistan. Ini merupakan langkah lanjutan AS setelah negara tersebut mengklaim telah membunuh pimpinan Alqaidah di Irak, Abu Musab Al Zarqawi.

AS Tekan Afghanistan Lawan Taliban

29-June-2006

KABUL—Setelah mengunjungi Pakistan, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Condoleezza Rice, singgah di Afghanistan. Saat bertemu Presiden Afghanistan, Hamid Karzai, di Kabul, Rabu (28/6) Rice berjanji untuk terus mendukung Afghanistan dalam memerangi Taliban.
“Afghanistan telah menentukan siapa musuhnya. Mereka memang kuat tetapi tak akan menang. Sebab kami yang akan bertindak agar mereka tak memenangkan pertempuran,” kata Rice. Sebelumnya, Rice juga melakukan pertemuan dengan Presiden Pakistan, Pervez Musharraf. Ia menekankan kepada Musharraf untuk melakukan kerja sama lebih erat dengan tetangganya, Afghanistan dalam menghadapi Taliban.

Angkatan Udara Israel Gempur Gaza

29-June-2006

GAZA CITY—Angkatan udara Israel mulai menyerang Jalur Gaza, Selasa (27/6) tengah malam hingga Rabu (28/6) pagi. Sejumlah jembatan dan sebuah pembangkit listrik lantak akibat serangan tersebut.

Sejumlah pesawat Israel menjatuhkan paling tidak sembilan misil pada pembangkit listrik yang hanya ada satu-satunya di Jalur Gaza. Ini menyebabkan 65 persen pasokan listrik ke warga di wilayah tersebut terputus. Warga terpaksa berada di tengah kegelapan sepanjang hari kemarin.

Menumbuhkan Ruh Pancasila

29-June-2006

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar Dialog Nasional bertajuk ‘’Mengukuhkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Menumbuhkan Semangat Pancasila’’, di Ponpes Al-Hikam Malang, Jawa Timur, Sabtu (24/6). Acara tersebut dihadiri para tokoh nasional dari berbagai elemen masyarakat dan para politisi. Para tokoh nasional yang hadir antara Ryamizard Ryacudu, ekonom Kwik Kian Gie, Setya Harinanto, Faizal Basri, Mochtar Mas’ud, Sutradara Ginting, Ali Masykur Musa, Slamet Effendy Yusuf, Heri Priyono, dan Tolha Hasan (Republika Online, 24 Juni 2006).

Persaudaraan Memperkuat Kebersamaan

29-June-2006

Dialog Islam-Budha dengan tema Working Towards and Peace itu diprakarsai oleh Internasional Network of Engaged Buddhist (INEB) dan Movement for a Just World (Just). Dialog bilateral ini membahas isu-isu hangat dan kritis berkaitan hubungan umat Islam dan Budha di kawasan Asia Tenggara, termasuk ketegangan dan konflik di Thailand Selatan. Dialog keagamaan tidak hanya dilakukan antara pemeluk agama Islam dan Kristen, tetapi juga antara pemeluk agama Islam dan Budha seperti yang dilakukan di Bangkok. Menurut Din, Ketua Umum PP Muhammadiyah, di antara pentingnya dialog antar-agama itu adalah perlunya aksi bersama untuk menghadapi berbagai aksi kekerasan yang marak akhir-akhir ini. (Republika, 27 Juni 2006)

Sunni Desak AS Keluar

30-June-2006

Koalisi Belum Yakin Pasukan Irak Sudah Cukup Kuat
baghdad, kamis - Pasukan koalisi asing yang dipimpin Amerika Serikat didesak untuk segera keluar dari Irak. Kelompok perlawanan Sunni bersedia menghentikan serangan jika pasukan koalisi ditarik dalam waktu dua tahun.

Ada 11 kelompok perlawanan Sunni yang menyatakan bersedia menghentikan segala bentuk aksi kekerasan—terutama pada pasukan AS—hanya jika pemerintahan Presiden AS George W Bush dan pemerintahan Irak bersedia menarik keluar seluruh pasukan keamanan asing dari Irak dalam waktu dua tahun mendatang.

Pesawat Israel Provokasi Syiria

30-June-2006

Selain melancarkan serangan ke Palestina, pasukan udara Israel nampaknya juga berusaha mengintimidasi Syiria. Rabu lalu, pasukan udara Israel menerbangkan pesawat mereka mengitari rumah peristirahatan Presiden Syria Bashar Assad. Namun, para pejabat pemerintahan Syiria dan politisi Hamas Khaled Mashaal yang tinggal di Damaskus mengaku tidak akan terpengaruh dengan provokasi tersebut.

Perhatikan Keberagaman dalam Hukum Nasional

30-June-2006

Jakarta, Kompas - Sistem hukum dalam pengertian keadilan adalah pluralistik ketika negara mengatur kelompok masyarakat yang berbeda-beda agama, suku, atau wilayah tinggalnya. Karena itu, perbedaan dalam pendekatan dan interpretasi harus dianggap hal yang rasional.

Pengalaman Manusia Perbaiki Kualitas Demokrasi

30-June-2006

Jakarta, Kompas - Pengalaman umat manusia dalam membentuk sistem kekuasaan yang bisa dikontrol telah memperbaiki demokrasi. Meski saat ini demokrasi sering dianggap lahir dari dunia Barat, dalam penelusuran sejarah demokrasi, ternyata justru berasal dari Timur.
Hal ini disampaikan Direktur Proyek Sejarah dan Demokrasi Universitas Westminster, London, Prof John Keane dalam seminar di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta di Jakarta, Kamis (29/6). Ceramah dihadiri Rektor UIN Prof Azyumardi Azra dan sejumlah dosen di UIN.

Pemberantasan Terorisme Disepakati Para Menteri di IAMF VIII

30-June-2006

Denpasar-RoL-- Para menteri Indonesia dan Australia sepakat bahwa pemberantasan terorisme untuk jangka panjang merupakan salah satu keputusan penting yang harus dilakukan disamping perlu adanya pemberantasan ancaman transnasional.

Demikian salah satu pernyataan bersama para menteri Indonesia dan Australia dalam Forum Menteri Indonesia-Australia (IAMF) VIII yang berlangsung, di Nusa Dua, Bali, Kamis (29/6).

Pakar: Perda Syariat tidak Perlu Dibatalkan

30-June-2006

Padang-RoL-- Pakar Hukum dari Universitas Andalas (Unand) Padang, Prof. Sjahmunir, mengatakan Perda Syariat harus dipandang tidak sekadar undang-undang, yang bila tidak merusak tidak perlu dibatalkan.

“Sebab Indonesia mengutamakan kesadaran hukum bersama dan pribadi, butuh agama, moral dan adat. Aneh kalau ada pernyataan `mengutuk` pemberlakuan perda (syariat) tersebut,” kata Sjahmunir di Padang, Kamis.

Menteri Hamas Ditangkapi

30-June-2006

Perancis Mengecam Agresi Israel
Gaza City, Kamis - Pasukan Israel menangkap puluhan pejabat yang berasal dari Partai Hamas selama penyerbuan, Kamis (29/6) pagi di Tepi Barat. Tindakan itu langsung dikecam pemerintahan Hamas. Penangkapan itu dinilai para pejabat Hamas sebagai perang terbuka terhadap Palestina.

Seorang pejabat militer Israel mengatakan, pihaknya telah menangkap 64 pejabat Hamas, delapan di antaranya adalah menteri dan 22 lainnya anggota parlemen. Nama-nama para pejabat yang ditangkap antara lain Ketua Parlemen Abdel Aziz Duaik dan Menteri Urusan Agama Nayef Rajoub.

Masalah Nuklir Iran Jadi Agenda Utama Pertemuan G-8

30-June-2006

Moskwa, kamis - Para menteri luar negeri kelompok delapan negara industri (G-8) yang memulai pertemuan mereka di Moskwa, Kamis (29/6), diperkirakan akan meningkatkan tekanan terhadap Iran soal program nuklirnya. Tekanan dilakukan menjelang digelarnya pertemuan antara para pejabat Iran dan Uni Eropa, yang mana akan disampaikan kepada Iran batas waktu dua pekan untuk menanggapi paket tawaran insentif Barat.

Kapolri: Masyarakat Mulai Dukung Polri Tindak Tegas Anarkhisme

30-June-2006

Jakarta-RoL-- Kapolri Jenderal Pol Sutanto menyatakan, masyarakat mulai mendukung Polri dalam menindak tegas perbuatan anarkhisme yang mengatasnamakan kepentingan tertentu.
“Akhir-akhir ini, dukungan moral masyarakat untuk menindak tegas perbuatan anarkhis yang dilakukan oleh sekelompok orang mulai tumbuh nyata,” katanya dalam pesan kamtibmas menyambut HUT Bhayangkara ke 60 di Mabes Polri, Jakarta, Kamis sore (29/6).

Israel Tingkatkan Serangan Udara ke Gaza

30-June-2006

GAZA CITY--MIOL: Israel meningkatkan serangannya ke Jalur Gaza sebelum fajar Kamis, sementara tentara Israel menangkap beberapa anggota parlemen dan menteri dalam pemerintah Palestina pimpinan HAMAS setelah serbuan ke rumah mereka.

Beberapa sumber pasukan keamanan Palestina mengatakan pesawat tempur F-16 menembakkan satu rudal ke lapangan bermain di dalam Universitas Islam Jalur Gaza, yang dikelola oleh para pemimpin Islam yang dikatakan sebagai anggota HAMAS. Tak seorang pun dilaporkan cedera dalam peristiwa tersebut.

Israel Tangkap Tujuh Menteri Hamas

30-June-2006

Militan Balas dengan Bunuh Sandera
KOTA GAZA - Serangan militer Israel ke Jalur Gaza terus berlanjut. Selain menembakkan rudal, pasukan negeri Yahudi itu juga menculik puluhan menteri dan anggota parlemen Hamas, kemarin. Di sisi lain, militan Palestina mewujudkan ancamannya dengan membunuh Eliahu Pinchas Asheri, warga Yahudi yang mereka culik, Senin lalu. Mayatnya ditemukan terkubur di Ramallah, Tepi Barat, kemarin.

Israel tak Punya Rencana Duduki Kembali Gaza

30-June-2006

YERUSALEM--MIOL: Israel tidak punya rencana untuk menduduki kembali Jalur Gaza, meskipun negeri zionis itu meningkatkan serangan ke wilayah itu beberapa hari terakhir ini.
Hal itu ditegaskan Menteri Pertahanan Israel Amir Peretz, Kamis, setelah pasukan dan tank-tank Israel meningkatkan serangan yang bertujuan untuk membebaskan seorang tentara Israel yang berusia belasan tahun yang ditawan kelompok bersenjata Palestina.

Bencana dan Peradaban

30-June-2006

Buletin No. 134
Oleh: M Hilaly Basya

“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri,” (QS ar-Ra’d [13]: 11).

Eropa Prihatin Keadaan Palestina

30-June-2006

Brusels-RoL-- Pemerintah Eropa Bersatu hari Kamis kembali mengungkapkan keprihatinan mendalamnya atas keadaan memburuk di wilayah Palestina. 
“Eropa Bersatu merasa sangat prihatin atas perkembangan memburuk keamanan dan kemanusiaan itu,” kata kepresidenan Eropa Bersatu Austria dalam pernyataannya.

Marc Otte, duta kelompok itu untuk Timur Tengah, berhubungan dengan para pihak, kata pernyataan tersebut."Eropa Bersatu akan terus mengikuti perkembangan secara seksama,” kata pernyataan tersebut.

Pembangunan Memerlukan Kedamaian

30-June-2006

Rentetan aksi teror muncul lagi di Ambon. Belum tuntas pengusutan penembakan yang terjadi Selasa (19/6) lalu, aksi teror kembali terjadi di kota itu. Kali ini teror dalam bentuk ancaman peledakan di Rumah Sakit Gereja Protestan Maluku (GPM) Ambon. Rumah sakit itu diancam akan diledakkan oleh orang tak dikenal (OTK). Peneror memberitahukan pihak rumah sakit kalau di tempat itu ada bom melalui hubungan telepon (Republika, 27 Juni 2006).

Bush-Koizumi Peringatkan Korea Utara Mengenai Peluncuran Rudal

30-June-2006

Washington -RoL-- Perdana Menteri Jepang Junichiro Koizumi mengatakan, Kamis, ia dan Presiden AS George W. Bush telah sepakat melakukan “tekanan-tekanan” yang tidak dirinci terhadap Korea Utara jika mereka meluncurkan sebuah rudal jarak jauh.
“Kami berdua sepakat bahwa sangat penting bagi kami untuk tetap bersatu dalam menyampaikan pesan tegas kepada pemimpin Korea Utara bahwa peluncuran rudal itu tidak bisa diterima,” kata Bush ketika tampil bersama dengan pemimpin Jepang itu di Gedung Putih.

Israel Tangkapi Pejabat Palestina

30-June-2006

Pesawat tempur Israel juga meneror Suriah.
JALUR GAZA—Setelah menghancurkan infrastruktur dan fasilitas umum di Jalur Gaza, pasukan Isreal kemarin menangkapi belasan pejabat Palestina. Sebagian mereka yang ditangkap adalah anggota kabinet dan sebagian lain anggota parlemen Palestina di bawah pimpinan Hamas. Kekejaman Israel ini membuat sekitar 1,3 juta warga Palestina di Jalur Gaza semakin sengsara.

Tawaran Dialog Disambut

30-June-2006

Anggota DPR akan membuat pernyataan bersama.
JAKARTA—Inisiator pendukung perda-perda antimaksiat, Patrialis Akbar (Fraksi PAN), menyambut baik tawaran dialog dari anggota DPR yang menolak perda-perda antimaksiat. Dengan dialog, dia menilai masalahnya bisa dijernihkan.

Patrialis mengaku sudah bertemu dengan Gayus Lumbuun (Fraksi PDIP), salah seorang yang membubuhkan tanda tangan menolak perda-perda antimaksiat. Sebelumnya, Gayus Lumbuun menawarkan pihak pendukung perda antimaksiat untuk berdialog (Republika, 29/6).

Membangun Dialog, Mengakhiri Hegemoni

30-June-2006

Yusuf Burhanudin
Ketua Umum Perwakilan Persis Mesir

‘’Penekanan atas kepentingan adalah kepentingan itu sendiri.’’ (Jurgen Habermas).
Gagasan Ketua Umum Organisasi Konferensi Islam (OKI), Abdullah Ahmad Badawi, dalam tulisan bertajuk ‘’Benturan Peradaban Bukan Takdir’’ (Republika, 21/06), pada prinsipnya hendak mencari jalan keluar dari benturan peradaban mahabesar dunia. Benturan, tulis Badawi, bukanlah takdir melainkan karena ulah tangan manusia.

Pesan Osama: Perang Suci di Irak Berlanjut Meski Zarqawi Tewas

30-June-2006

PARIS--MIOL: Perang suci “jihad” di Irak akan dilanjutkan kendatipun pemimpin Al Qaeda di Irak Abu Musab al Zarqawi tewas, kata sebuah pesan audio baru dari pemimpin jaringan Al Qaeda Osama bin Laden.

Dalam komentar-komentar itu yang disiarkan sebuah situs Islam, Jumat, pembicara, yang katanya adalah Osama, menyeru Presiden AS George W. Bush untuk menyerahkan jenazah Zarqawi kepada keluarganya.


« kembali