Arsip: March 2006


Irak Berjanji Akhiri Kekerasan

01-March-2006

Perundingan Pembentukan Pemerintah Baru Dilanjutkan, Kekerasan Masih Terjadi
Baghdad, sabtu - Para pemimpin politik di Irak akhirnya bersedia kembali duduk bersama melanjutkan perundingan pembentukan pemerintah baru untuk menghentikan gejolak kekerasan yang terjadi akibat serangan Masjid Imam Ali. Namun, hingga kini kondisi Irak masih ”panas” dengan serangan dan ledakan bom.

Pembicaraan antarpemimpin politik dan agama, Sabtu (25/2), itu antara lain diikuti oleh Perdana Menteri Ibrahim al-Jaafari (Syiah), Presiden Jalal Talabani (Kurdi), para pemimpin dan tokoh dari Sunni, serta politisi dari kelompok sekuler lainnya. ”Rakyat Irak hanya memiliki satu musuh, yakni terorisme. Hanya itu!,” kata Jaafari.

Keamanan Arab Saudi Tewaskan Lima Tersangka Teroris

01-March-2006

Penulis: Widhoroso
RIYADH--MIOL: Pihak keamanan Arab Saudi menewaskan lima orang yang akan meledakan kilang minyak terbesar di dunia. Kelima tewas dalam baku tembak yang berlangsung Senin (27/2) di pinggiran kota Riyadh.

“Baku tembak antara pihak keamanan dengan kelompok penyerang telah berakhir. Kami menewaskan anggota kelompok tersebut,” ungkap sebuah sumber.

Menurut stasiun televisi Al-Arabiya, lima anggota kelompok yang berlindung di sebuah rumah daerah Al-Yarmuk, timur kota Riyadh, tewas tertembak. Lima orang yang tewas itu disebut terdapat dalam daftar 36 nama orang yang paling dicari di Arab Saudi.

Penjara Taliban Rusuh, 4 Tewas

01-March-2006

KABUL - Belum tuntas mogok makan massal di Guantanamo, terjadi kerusuhan di penjara Afghanistan mulai Sabtu malam. Penjara paling ketat yang menyimpan 300 tahanan Taliban dan militan Al Qaidah dari total 1.300 tahanan itu dikepung aparat kemarin.

Keonaran ini dimulai ketika para tawanan mencoba melarikan diri dan menguasai Blok 2 penjara Pul-e-Charkhi, sekitar 10 km di luar kota Kabul.

Sumber kepolisian mengungkapkan empat tahanan tewas dan ratusan lainnya terluka, setelah aparat mencoba mengontrol kembali. Menurut kepala penjara Abdul Salaam Bakshi, ricuh terjadi Sabtu malam. Tahanan memaksa sipil keluar blok. Bakshi menuding tahanan Taliban dan Al Qaidah menghasut tawanan lain untuk memberontak.

Polisi Arab Saudi Bentrok dengan Tersangka Anggota Komplotan Pembom

01-March-2006

Riyadh-RoL-- Polisi Arab Saudi terlibat baku-tembak di pinggir kota Riyadh, Senin, dengan tersangka yang dicari sehubungan dengan upaya yang gagal untuk meledakkan instalasi terbesar pemrosesan minyak, kata beberapa sumber keamanan dan media.

Suara tembakan senjata otomatis dan ledakan granat kadangkala dapat terdengar di daerah permukiman di bagian timur Riyadh, Al-Yarmuk, tempat para tersangka itu bersembunyi. Pasukan keamanan berusaha memblokade semua jalan ke luar.

Asap dapat terlihat membubung ke atas daerah tersebut, yang dikitari oleh satu helikopter."Pasukan keamanan mengepung sekelompok teroris di daerah itu,” kata satu sumber keamanan tanpa memberi perincian lebih lanjut. Menurut stasiun televisi yang berpusat di Dubai, Al-Arabiya, orang-orang yang dicari tersebut berkaitan dengan komplotan yang berusaha membom instalasi minyak itu.

Serangan Mortir di Baghdad Tewaskan 15 Orang

01-March-2006

BAGHDAD--MIOL: Sedikitnya 15 orang tewas dan 45 orang terluka akibat serangan mortir di sebuah lingkungan permukiman di Baghdad selatan, Minggu, kata polisi dan sumber rumah sakit.

Tidak jelas siapa yang menembakkan mortir di Dora, daerah campuran secara keagamaan yang telah menyaksikan serangkaian pembunuhan sektarian dalam beberapa bulan belakangan ini.

Tiga Tahanan Al Qaeda yang Kabur dari Penjara Yaman Serahkan Diri

01-March-2006

KAIRO--MIOL: Tiga dari kelompok 23 tahanan Al-Qaeda yang melarikan diri dari sebuah penjara di Sanaa awal bulan ini telah menyerahkan diri, kata Presiden Yaman Ali Saleh dalam wawancara yang diterbitkan di surat kabar al-Hayat, Minggu.

Saleh mengatakan kepada harian yang berpusat di London itu dalam wawancara yang dilakukan Sabtu di ibukota Yaman bahwa pihak berwenang melakukan kontak dengan mereka yang masih bebas untuk mengupayakan penyerahan diri mereka. Orang-orang itu diyakini masih berada di Yaman.

“Menurut informasi pasti yang kami terima, mereka belum meninggalkan Yaman. Mereka ingin menyerahkan diri,” kata Saleh.

Kapolri akan Bahas Terorisme dengan Kepala Polisi Federal Australia

01-March-2006

JAKARTA--MIOL: Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Sutanto akan bertemu dengan Kepala Polisi Federal Australia, Mick Keelty dan Presiden Asia Crime Prevention Foundation (ACPF) Minoru Shikita di Jakarta untuk membahas masalah kejahatan terorisme.

Ketua Presidium Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Da’i Bachtiar dalam siaran persnya, Sabtu (25/2) mengatakan bahwa pertemuan tersebut akan dikemas dalam seminar mengenai Penggalangan Kerjasama Internasional Melawan Terorisme yang akan digelar pada 27-28 Februari 2006 di Hotel Mulia. “Seminar ini nantinya akan dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,” ujarnya.

Kedubes Inggris di Teheran Diserang Bom Bensin

01-March-2006

TEHERAN--MIOL: Kedutaan Besar Inggris di Teheran diserang bom bensin dan batu Minggu ketika ratusan demonstran Iran memprotes pemboman salah satu tempat suci Syiah di Irak.

Sekitar 700 pemrotes, sebagian besar dari sayap mahasiswa milisi resmi Basij, bentrok dengan polisi antihuru-hara setelah mereka melemparkan bom-bom Molotov dan batu ke dinding dan pintu gerbang bangunan kedutaan di pusat kota yang sudah sering diserang itu.

Mereka meneriakkan slogan-slogan yang mencakup “Kematian bagi Inggris”, “Tutup sarang mata-mata!”, “Usir duta besar Inggris” dan “Turunkan bendera”.

Kapolri: Perang Melawan Terorisme Tugas Semua Masyarakat

01-March-2006

JAKARTA--MIOL: Sejumlah kasus bom yang terjadi di Tanah Air harus menyadarkan seluruh komponen bangsa, bahwa ancaman terorisme sangat nyata. Maka, penanganan terorisme bukanlah tugas dan tanggung jawab pemerintahan semata, namun juga harus melibatkan seluruh masyarakat.

Demikian disampaikan Kapolri Jenderal Sutanto dalam sambutannya pada seminar bertema “ Menggalang kerjasama memerangi terorisme, khususnya bom bunuh diri” di Jakarta, Senin (27/2).

Dalam seminar yang dihadiri sekitar 45 negara yang meliputi Asia, Eropa, Amerika, Australia, dan Timur Tengah itu Kapolri mengatakan hingga sekarang terorisme masih menjadi ancaman masyarakat, sebab serangan teror tidak terikat oleh waktu, tempat, serta siapa saja sasaran dari aksi kejahatan tersebut.

Presiden Nilai Kerja sama Internasional Kontra Terorisme Masih Lemah

01-March-2006

Penulis: Kristantyo W Broto
JAKARTA--MIOL: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menekankan pentingnya meningkatkan impelementasi kerja sama internasional melawan terorisme, di mana kerjasama intelijen antar negara dinilai masih lemah.

“Bukan sebuah rahasia lagi jika banyak dari kesepakatan internasional itu belum diimplementasikan. Padahal dalam beberapa tahun terakhir ini, kita telah memiliki perjanjian kerjasama regional dan internasional untuk melawan terorisme, baik dalam bentuk perjanjian diplomatik dan pernyataan bersama,” ujar Presiden di hadapan peserta International Seminar of Crime Prevention di Jakarta, Senin.

Seminar itu diikuti oleh para aparat penegak hukum dan pakar bidang terorisme dari 41 negara di seluruh dunia.

Sunni-Syiah Sepakat Bersatu

01-March-2006

Jam Siang Berlanjut, Dua Tentara AS Tewas
BAGHDAD - Pemimpin Iraq berupaya agar kekerasan sektarian tak berlarut-larut dan memecah Iraq. PM Ibrahim Jaafari, Presiden Jalal Talabani dan perwakilan dari Syiah dan Sunni berkumpul di rumah Jaafari. Pertemuan ini merupakan kali pertama sejak kekerasan sektarian pecah empat hari silam

“Semua pemimpin merasa perlu untuk mempercepat proses politik dan menandatangani kesepakatan nasional seluruh faksi politik yang berbeda,” jelas Jaafari usai pertemuan yang berakhir pukul 23.30 waktu setempat (03.30 WIB).

“Jika saya membawa kabar baik, yaitu Iraq makin jauh dari perang saudara. Tidak ada Syiah berperang dengan Sunni, atau muslim dengan nonmuslim … kepentingan Iraq di atas segalanya.”

Ulama dan Aktivis Islam Deklarasikan FUI Kalsel

01-March-2006

Banjarmasin-RoL—Kalangan ulama dan aktivis organisasi kemasyarakatan Islam di Banjarmasin mendeklarasikan berdirinya Forum Umat Islam (FUI) sebagai wadah perjuangan bersama dalam memperbaiki moral masyarakat guna menuju masyarakat Islami.

Gubernur Kalsel diwakili Kepala Linmaskesbang Kalsel Drs.H.Hadi Soesilo di Banjarmasin, Minggu meresmikan berdirinya FUI Kalsel diketui KH.Husin Naparin,Lc,MA disaksikan Wakapolda Kalsel Drs.Didik M.Arief Mansur,MH.

Dalam kesempatan itu Pemprov Kalsel mengharapkan kepada FUI agar dapat memberikan kontribusi aktif terhadap terciptanya kerukunan hidup umat beragama.  Selain itu FUI Kalsel diharapkan dapat turut menciptakan masyarakat yang beriman dan bertaqwa.

Kasih Sayang

01-March-2006

Oleh: Ahmad Soleh
‘’Dan tiadalah Kami utus engkau (Muhammad) kecuali sebagai rahmat (pembawa kasih sayang) bagi seluruh alam.’’ (QS Al-Anbiya: 107).

Ayat ini menjadi bukti bahwa Islam memperhatikan dan mengajarkan kasih sayang. Bukan hanya untuk manusia, tetapi juga bagi makhluk lainnya. Karena itu, segala bentuk aktivitas hendaknya dibangun dengan kasih sayang.

Rasulullah SAW menggambarkan kasih sayang di antara para pengikutnya. ‘’Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling mencinta, saling mengasihi, dan saling menyayang, bagaikan sebuah tubuh. Apabila salah satu anggota tubuh merasa sakit, maka seluruh tubuh merasa sakit, tidak dapat tidur dan terasa demam.’’ (HR Muslim).

Melawan Terorisme Agar tak Timbulkan Ketegangan Antarbangsa

01-March-2006

JAKARTA--MIOL: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta dunia internasional untuk berlaku bijaksana dalam menjalin kerja sama dalam melawan terorisme, sehingga upaya tersebut tidak justru menimbulkan ketegangan baru antarbangsa, penganut agama, dan peradaban.

“Membangun kerja sama internasional di antara negara, kebudayaan dan agama berbeda sudah cukup berat. Kita harus melakukannya secara lembut, berhati-hati, dan bijaksana,” kata Presiden ketika membuka seminar internasional tentang pencegahan kejahatan yang diselenggarakan Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) di Hotel Mulia, Jakarta, Senin.

Yudhoyono mengingatkan perang melawan terorisme selain tentang akar dan penyebab, juga sebenarnya menyangkut ‘hati dan pikiran’, yang mengharuskan semua pihak untuk tidak hanya memajukan kebebasan, tetapi juga meningkatkan toleransi.

Perjuangan Lawan Terorisme Bukan Perang terhadap Agama Tertentu

01-March-2006

JAKARTA--MIOL: Menteri Luar Negeri Australia Alexander Downer berharap agar masyarakat tidak mendefinisikan perjuangan melawan teroris sebagai perang terhadap agama tertentu, karena akibat salah tafsir dapat memicu perpecahan antarperadaban.

“Kita hidup di dunia di mana perjuangan melawan terorisme yang sesungguhnya adalah perjuangan antara pihak toleran melawan intoleran, antara orang dengan akal sehat melawan hawa nafsu dan ekstrimis yang tidak menghargai nilai dari kehidupan, bukan perang antara Islam dan Kristen,” kata Downer dalam seminar internasional tentang pencegahan kejahatan yang diselenggarakan Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) di Hotel Mulia, Jakarta, Senin, mengenai pengamatannya atas sejumlah aksi terorisme di Indonesia.

Mendefinisikan perang melawan terorisme sebagai perang melawan Islam, kata dia, tidak saja memicu perpecahan antar peradaban tetapi juga memperluas dukungan pada teroris.

Ratusan Tahanan Kuasai Penjara

01-March-2006

Kabul, minggu - Ratusan tahanan yang bentrok dengan para penjaga penjara Pul-e-Charkhi di Kabul, Sabtu malam, kini telah mengambil alih dan menguasai penjara, Minggu (26/2).

Bentrokan yang dilaporkan menewaskan empat tahanan itu berawal ketika para tahanan—mayoritas anggota kelompok Taliban dan Al Qaeda—berusaha melarikan diri.

Sebelum melarikan diri—dengan memanjat tembok—para tahanan membakar sebagian bangunan penjara.

Kepala penjara di Afganistan, Abdul Salaam Bakshi, menyebutkan ada dua penjaga perempuan yang disandera oleh para tahanan. Pul-e-Charkhi termasuk kompleks penjara terbesar yang dibangun sejak 1970-an. Bentrokan terjadi di bagian Blok 2 yang saat ini berisi sekitar 1.300 tahanan.

Terdakwa Terorisme Joko Gondrong Dituntut 5 Tahun Penjara

01-March-2006

Penulis: Jonggi Pangihutan
JAKARTA--MIOL: Joko Tri Priyanto alias Joko Gondrong alias Anto, 34, terdakwa pelaku tindak pidana terorisme, dituntut 5 tahun penjara di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), Senin.

Ketua tim jaksa Roberth M Tacoy mengatakan Joko dengan sengaja memberikan bantuan atau kemudahan kepada Noordin M Top, gembong tindak pidana terorisme yang masih buron hingga kini.

Bantuan yang diberikan terdakwa yakni meminjamkan sepeda motor miliknya kepada Noordin M Top. Sepeda motor tersebut dipinjamkan kepada Noordin saat ia bersembunyi di Solo.

UU Antiterorisme Lolos, Isinya Amat Tegas

01-March-2006

Moskwa, Minggu - Majelis Rendah Parlemen Rusia (Duma) meloloskan sebuah Undang-Undang Antiteroris, Minggu (26/2) di Moskwa. UU itu memungkinkan militer Rusia menembak jatuh pesawat penumpang yang sedang dibajak.

UU itu bernama Kontra-Aksi Teroris dan diloloskan dengan 423 suara, satu suara menentang dan delapan abstain. UU itu selanjutnya akan dibawa ke Majelis Tinggi Parlemen dan Presiden Vladimir Putin untuk disahkan. Namun, kedua prosedur ini diyakini sekadar formalitas belaka.

Nikolai Kovalyov, seorang Deputi Pendukung Partai Rusia Bersatu, menambahkan, UU itu memang sangat dibutuhkan Rusia. ”UU itu mendefinisikan apa yang dimaksud dengan terorisme. Tanpa UU ini, sulit untuk berjuang melawan terorisme dengan tindakan hukum,” katanya.

Membendung Lahirnya Terorisme dengan Toleransi

01-March-2006

CMM/JKT
Peristiwa 11 September membuka luka lama antara Islam dan Barat. Trauma Perang Salib mencuat lagi kepermukaan. Masing-masing pihak memandang curiga terhadap pihak lain.
“Terorisme Osama” atas nama Islam yang ditujukan kepada Barat, terutama Amerika, bisa menjadi pelicin bagi lahirnya class civilation (benturan peradaban) yang diramalkan oleh Samuel Huntington jika masing-masing pihak tidak bersikap bijkasana.

Hendaknya dipisahkan secara tegas antara Islam dan terorisme. Karena Islam sama sekali tidak menyetujui terorisme. Sebagaimana firman-Nya, “… Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya (QS. al-maidah [5]: 32).

Kemiskinan Ladang Subur Terorisme

01-March-2006

CMM/JKT
Kemiskinan semakin menjadi-jadi di negara ini, masyarakat di beberapa daerah sudah mulai mengonsumsi nasi aking (nasi sisa yang dikeringkan). Desa Sumurwuluh, kecamatan Pulomerak, Cilegon dan beberapa desa di kabupaten Serang penduduknya makan nasi aking karena tidak mampu membeli beras (Kompas, 22 Februari 2006). Sementara di daerah lain masyarakat ramai-ramai menggunakan kayu bakar karena tidak mampu membeli minyak tanah. Janji pemerintah untuk mengangkat masyarakat dari jurang kemiskinan hanyalah janji kosong belaka, bahkan sebagian kalangan melihat kebijakan ekonomi pemerintah mengesampingkan kepentingan masyarakat. Pemerintah dinilai lebih memihak kepentingan para konglomerat dan investor.

Kebijakan ekonomi pemerintah yang tidak disinari “ekonomi kerakyatan” sebenarnya sangat kontraproduktif bagi usaha-usaha pemberantasan terorisme di negeri ini. Menurut Irjen Polisi Ansad Mbai, ketua Desk Anti Teror, sumber terorisme adalah ketidakadilan dan kemiskinan. Kelompok teroris dengan mudah merekrut anggota dari kelompok masyarakat yang merasa diperlakukan tidak adil. Begitu juga dengan kemiskinan, ia membuat orang frustasi dan kehilangan akal sehingga mudah melakukan aksi terorisme. Sekali lagi, menurut Ansad, kaum miskin ini adalah mangsa empuk proganda kelompok teroris (wawancara Ansad Mbay dengan RRI, ....… 2005).

Al Qaeda Musuh Bersama (Common Enemy) Umat Islam

01-March-2006

CMM/JKT
Peristiwa 11 September mengantar Al Qaeda dan Osama menjadi “selebritis” internasional. Kepopuleran Al Qaeda mengalahkan kepopuleran group musik kawakan seperti Rolling Stones dan The Beatle. Begitu juga dengan Osama bin Laden, sebuah nama yang layak disejajarkan dengan nama John Lenon dan Britney Spear dari segi kepopulerannya. Sayangnya, Al Qaeda dan Osama menjadi selebritis internasional bukan karena kepiawaiannya menghibur jutaan orang, tapi karena kehebatannya membuat kerusakan di muka bumi.

Diberitakan pada hari Senin (27/2/06) terjadi baku tembak antara aparat keamanan Riyadh, Saudi Arabi dengan kelompok Al Qaeda “cabang” Arab Saudi. Lima orang yang diyakini kelompok Al Qaeda tewas dalam baku tembak tersebut. Kelima orang ini dituduh terkait dengan serangan bom bunuh diri yang digagalkan, Jumat, di Abqaiq; sebuah kawasan pabrik pabrik pengolah hasil minyak bumi terbesar di dunia. Al Qaeda dalam situsnya menyatakan bertangung jawab atas serangan ke Abqaiq dan berjanji akan melakukan serangan serupa di instalasi minyak Arab Saudi (Kompas, 28 Februari 2006).

Kapolri: UU Pemberantasan Terorisme di Setiap Negara Agar Diratifikasi

01-March-2006

JAKARTA--MIOL: Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Sutanto mendesak semua negara untuk meratifikasi Undang-Undang mengenai Pemberantasan Terorisme.

“Kami melobi sejumlah negara agar bersedia meratifikasi aturan dan perundang-undangan mengenai terorisme,” ujarnya seusai peresmian Kantor Trans National Cyber Crime (TNCC) di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (28/2).

Menurut dia selama ini pihaknya selalu kesulitan menangkap jaringan terorisme yang ada di luar negeri. “Selain itu kami juga sulit untuk menyelidiki para penghimpun dana untuk aksi terorisme yang dilancarkan di Indonesia,” tambahnya.

Usamah Disebut Pemalu dan Sopan

01-March-2006

SYDNEY - “Tahukah Anda, dia tidak keberatan dipeluk, tapi tidak suka dicium.” Begitulah Joseph Terrence Thomas, 32, menggambarkan pucuk pimpinan Al Qaidah, Usamah bin Laden, saat wawancara dengan program Four Corners ABC.

Thomas juga menyebut Usamah yang kurus itu, “sangat sopan, rendah hati dan pemalu. Dia sepertinya, tampak melayang, benar-benar melayang dari lantai saat berjalan.”

Thomas, sosok yang dijuluki media “Jihad Jack” itu adalah ayah tiga anak dengan istri dari Indonesia. Keluarganya, juga ayahnya, tetap setia mendukungnya sejak dia ditahan November 2004.

Hari Minggu, ia dinyatakan bersalah karena punya paspor palsu dan diancam dua tahun penjara. Thomas juga dinyatakan bersalah menerima USD 3.500 (sekitar Rp 32 juta) dan tiket pesawat dari seorang agen Al-Qaidah di Pakistan dan diancam hukuman 25 tahun penjara. Namun, juri membebaskannya dari pasal menerima dana dari organisasi teroris dan membantu serangan teroris.

Tim Penanggulangan Teror tak akan Jadi Alat Kepolisian

01-March-2006

Jakarta-RoL—Tim Penanggulangan Terorisme (TPT) melalui Pendekatan Agama Islam yang dibentuk Departemen Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak akan menjadi alat kepolisian untuk memojokkan umat Islam yang dianggap radikal. 

“TPT meski tugasnya menanggulangi terorisme tetapi tak akan memojokkan umat Islam. Justru tim kami menjadi semacam bemper, kepolisian tidak berhak mencampuri atau mengobok-obok mesjid atau pesantren, karena itu merupakan wilayah kami,” kata Ketua MUI Amidhan di Jakarta, Selasa.

Pihaknya, lanjut dia, menolak dan akan menghalangi penangkapan terhadap imam-imam masjid atau memeriksa pesantren seperti yang pernah terjadi beberapa tahun lalu kecuali mereka benar-benar membawa bukti.  Namun demikian, Amidhan mengakui, TPT dibentuk untuk melakukan sosialisasi tentang makna jihad kepada umat Islam Indonesia yang sesuai dengan makna jihad yang terkandung dalam Al Quran.

Tiga Ledakan Bom Tewaskan 31 Orang di Baghdad

01-March-2006

Penulis: Widhoroso
BAGHDAD--MIOL: Sedikitnya, 31 orang tewas dan 100 orang mengalami luka dalam tiga ledakan bom di kawasan pemukiman kaum Syiah di Irak, Selasa (28/2). Demikian dikatakan pejabat kementerian dalam negeri Irak.

Menurut pejabat tersebut, tiga bom yang meledak dengan selang waktu satu menit tersebut, terjadi di pusat dan timur Baghdad. Tiga ledakan tersebut dua berasal dari bom mobil dan satu lainnya merupakan bom bunuh diri.

Korban tewas terbanyak terjadi ketika seorang meledakan bom bunuh diri di distrik Al Amin. Pelaku meledakan bom yang dibawanya di tengah antrian orang yang akan membeli minyak tanah. Dalam ledakan ini, 23 orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka.

Teroris Manfaatkan Instabilitas Rakyat

01-March-2006

JAKARTA - Memberantas terorisme merupakan sebuah pertarungan hati dan pikiran. Pasalnya, dalam melakukan aksinya, para teroris telah mempengaruhi masyarakat dengan pikiran-pikiran radikal.

“Jumlah teroris tidak banyak dan bersembunyi. Tapi, mereka secara konstan memanfaatkan situasi politik, psikologi, dan keamanan,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat membuka seminar Membangun Kerja Sama Internasional Memberantas Terorisme di Hotel Mulia, Jakarta, kemarin.

Dalam seminar yang menampilkan keynote speaker Menteri Luar Negeri Australia Alexander Downer itu, SBY mengatakan, target awal aksi terorisme adalah membuat masyarakat tidak stabil. Dalam kondisi instabilitas itulah, doktrin dan pikiran radikal para teroris bisa lebih mudah masuk ke masyarakat.

Hasil Survei: Ancaman Teror Meningkat Setelah Perang Irak

01-March-2006

LONDON--MIOL: Sebagian besar orang di 33 dari 35 negara di seluruh dunia yakin bahwa perang pimpinan Amerika Seriakt di Irak telah meningkatkan ancaman terorisme, satu survei radio BBC World Service mengemukakan Selasa.

Rata-rata 60 persen di 33 negara setuju bahwa serangan Maret 2003 itu telah meningkatkan kemungkinan serangan teroris, dengan hanya 12 persen yang meyakini sebaliknya. Sebanyak 15 persen lagi berpikir serangan itu tidak berpengaruh.

Survei terhadap 41.856 orang oleh pengumpul suara Kanada GlobeScan dan Program AS mengenai Sikap Kebijakan Internasional (PIPA) itu juga menyatakan ada dukungan menyeluruh di 20 negara pada pasukan AS untuk mundur dalam beberapa bulan mendatang.

RI dan Brunei Diharapkan Jadi Contoh Islam Moderat

01-March-2006

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap Indonesia dan Brunei Darusalam dapat berkembang menjadi model bagi perkembangan Islam yang moderat, ramah dan toleran.

Hal itu dikatakan oleh presiden saat jamuan santap malam kenegaraan oleh Sultan Brunei H Hassanal Bolkiah untuk menghormati Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Edinburgh Bandar Seri Begawan, Senin malam (27/2).

“Sebagai sesama negara dengan penduduk mayoritas muslim kita dapat terus bekerjasama sebagai bangsa yang bersaudara dalam jalinan ukhuwah Islamiyah,” kata Presiden.

Presiden mengatakan, kedua negara dapat menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Islam adalah agama rahmatanlilalamin atau memberikan rahmat bagi semesta alam.

64 Orang Tewas dalam Gelombang Serangan Bom di Irak

01-March-2006

Baghdad-RoL-- Serangkaian pembom Selasa menewaskan 64 orang, termasuk 25 orang dalam ledakan bom mobil di luar sebuah masjid Syiah di Baghdad, meningkatkan kekhawatiran mengenai babak baru kekerasan sektarian di Irak.

Sementara gerilyawan melancarkan gelombang baru serangan pada tatanan etnik dan keagamaan yang rapuh di negara tersebut, Presiden AS George W. Bush memperingatkan bahwa Irak harus memilih antara “kekacauan dan persatuan” pada hari dimana serangan-serangan juga mencederai 182 orang.

Sebuah bom mobil meledak Selasa malam di luar masjid Syiah di daerah al-Hurriya, Baghdad timurlaut, menewaskan 25 orang dan mencederai 43 lain, kata seorang pejabat keamanan.

23 Tewas Akibat Bom Mobil di Bagdad

02-March-2006

Bagdad-RoL-- Sedikit-dikitnya 23 orang tewas 58 cedera hari Rabu akibat bom mobil di daerah Jadida, yang berpenduduk campuran Syiah-Suni di Bagdad tenggara, kata pejabat kementerian dalam negeri.

Serangan itu terjadi di jalan utama daerah itu, yang juga merupakan pasar, pada tengah hari (sekitar pukul 16.00 WIB), kata pejabat tersebut. Kejadian itu merupakan serangan terahir dari serangkaian pemboman untuk menggoyang Irak, khususnya Bagdad, sesudah 64 orang tewas hari Selasa dalam pemboman serupa.

Pada hari Selasa, bom mobil meledak di daerah Jadida dan mengakibatkan banyak korban.Serangkaian pemboman hari Selasa menewaskan 64 orang, termasuk 25 orang dalam ledakan bom mobil di luar mesjid Syiah di Bagdad, meningkatkan kekuatiran akan babak baru kekerasan sektarian di Irak.

Al Muazammil Yusuf: JAI itu Persoalan Internal Islam

02-March-2006

Jakarta-RoL-- Politisi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) Al Muzammil Yusuf mengatakan para tokoh agama yang ada di Tanah Air perlu melakukan dialog mengenai aliran Ahmadiyah untuk menemukan jalan keluar atas persoalan yang berkaitan dengan kontroversi keberadaan Ahmadiyah di Indonesia.

“Soal Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) itu merupakan persoalan internal umat Islam sehingga penyelesaiannya sebaiknya cukup dengan melibatkan tokoh-tokoh Islam,” katanya kepada pers di DPR Jakarta Rabu. Menurut dia, berbagai pihak sebaiknya tidak membuat pernyataan yang kontroversial dengan memperlihatkan pemihakan kepada salah satu pihak yang bertikai.

Dia menambahkan, dialog di kalangan tokoh muslim dan Ahmadiyah sebaiknya difasilitasi oleh Menteri Agama dan diharapkan menghasilkan solusi yang bisa diterima kedua belah pihak. Al Muzammil meminta agar dialog itu dilakukan secara tertutup tanpa dibesar-besarkan di media massa. “Tindakan anarkhis terhadap Ahmadiyah juga harus dicegah dan dihindarkan,” katanya.

Al Qaeda Danai Bom Bali

02-March-2006

Uang Dikirim Khaled Sheikh Mohammad melalui Thailand dan Malaysia
Jakarta, Kompas - Sejumlah serangan bom bunuh diri di Indonesia selama empat tahun terakhir didanai oleh Al Qaeda. Uang untuk mendanai serangan bom berasal dari salah satu pucuk pimpinan Al Qaeda yang dikirim melalui Thailand dan Malaysia.

Pernyataan itu disampaikan Komisaris Besar Petrus Reinhard Golose, Kepala Unit Cyber Crime Badan Reserse Kriminal Polri, di sela-sela seminar Kerja Sama Internasional Melawan Terorisme, Selasa (28/2) di Jakarta.

Ini adalah pernyataan paling rinci mengenai keterlibatan Al Qaeda dalam serangan bom di Indonesia yang pernah disampaikan pimpinan Polri secara resmi.

Dimensi Lain Heboh Kartun Nabi

02-March-2006

Oleh : Ahmad Syafii Maarif
Sekiranya Flemming Rose (47), redaktur kultural harian kecil Jyllands-Posten, segera minta maaf kepada pembaca Muslim di Denmark setelah pemuatan kartun tentang nabi pada 30 September 2005, krisis global yang meresahkan ini tidak perlu terjadi. Rose tidak cukup hanya dengan mengatakan bahwa tidak ada maksudnya untuk melukai perasaan umat Islam dengan pemuatan kartun itu. Ini, katanya, semata-mata untuk merayakan kemerdekaan pers.

Setelah demo marak di mana-mana yang juga membawa korban, baru orang sadar bahwa kebebasan pers yang tidak mengerti batasnya bukanlah kebebasan yang layak dipertahankan, apa pun dalihnya. Dalam sebuah dunia yang semakin sempit berkat perkembangan teknologi informasi, ternyata budaya saling mengerti antarkultur di muka bumi masih jauh dari harapan.

Rose sebagai seorang wartawan sepatutnya belajar dulu sebelum memunculkan sesuatu produk yang sangat peka dan melukai orang lain. Yang dilukai bukan fisik, tetapi bangunan iman umat Islam.

DPR: Rendahnya Pendidikan Agama Picu Kekerasan pada Anak

02-March-2006

Jakarta- RoL--Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Yoyoh Yusroh mengatakan maraknya tindakan kekerasan terhadap anak di Indonesia selama ini, terjadi akibat rendahnya tingkat pendidikan agama.

“Seperti kasus Dede Arjuandri yang dianiaya oleh ayah tirinya hingga meninggal dunia, serta kasus Raju,” katanya kepada Antara , di Jakarta, Rabu. Menurut dia, jika orang tua telah memiliki bekal agama yang cukup maka tidak akan tega melakukan tindakan kekerasan terhadap anak dengan alasan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) atau alasan ekonomi."Justru orang tua itu akan berusaha melindungi anaknya, tanpa harus melakukan tindakan kekerasan,” katanya.

Ia mengatakan selama ini jam pelajaran pendidikan agama di Indonesia terhitung minim, dibandingkan mata pelajaran lain yang secara tidak langsung berdampak pada mental bangsa yang mudah melakukan tindakan kekerasan. Seharusnya pelajaran agama menjadi prioritas utama dalam pengajaran di sekolah tingkat dasar, SMP dan SMU, yang diimbangi pula dengan memberikan perbaikan tingkat kesejahteraan kepada para pengajarnya, katanya.

Menteri Sudan Sebut Wartawan Asing Teroris

02-March-2006

Khartoum-RoL-- Menteri Pertahanan Sudan Abdel Rahim Mohamed Hussein mengusir wartawan media asing dari ruang konferensi pers Rabu dan membandingkan mereka dengan “teroris”, dengan mengatakan bahwa mereka telah mengarang-ngarang konflik yang berlangsung tiga tahun di Darfur.

Pemerintah Sudan meningkatkan kampanye media untuk menentang keberadaan orang asing dan PBB, menjelang keputusan Uni Afrika yang mungkin akan menyerahkan pasukan mereka di daerah Darfur yang dilanda perang kepada misi penjaga perdamaian PBB.

Khartoum menentang keras penempatan pasukan PBB di daerah Sudan barat itu, dimana hampir 7.000 prajurit Afrika sedang menghadapi kesulitan dana dan logistik dalam melindungi warga sipil dari serangan-serangan milisi dan pasukan pemberontak.

Pemimpin Jihad Islam Tewas Akibat Serangan Udara Israel

02-March-2006

Kota Gaza-RoL-- Pemimpin sayap bersenjata faksi Jihad Islam hari Rabu tewas akibat terkena serangan udara yang menargetkan sebuah mobil di Kota Gaza, kata sumber medis Pakistan.

Khaled al-Dahduh, pemimpin Brigade Al-Qud di Jalur Gaza dan Tepi Barat, tewas ketika kendaraan yang ditumpanginya meledak akibat serangan itu, kata sumber tersebut.Ia juga dikenal oleh para rekan seperjuangannya sebagai Abu al-Walid. Para saksi mata mengatakan roket yang ditembakkan pesawat tanpa awak Israel itu menghantam mobil tersebut ketika kendaraan itu melaju dekat kantor kementerian keuangan Palestina di Gaza.

Sejauh ini belum ada komentar langsung dari militer Israel. Jihad Islam, yang memboikot pemilihan umum Palestina Januari lalu, berada di balik enam bom bunuh diri paling akhir di Israel. Dalam pemilihan tersebut, faksi Hamas meraih kemenangan besar.

Peradaban Islamo-Kristen

02-March-2006

Oleh : Azyumardi Azra
Dalam sebuah breakfast discussion, tentang hubungan dunia Muslim-Barat pascakartun Denmark, di antara beberapa narasumber Indonesia dengan kalangan wartawan asing dan ekspatriat di Jakarta pekan lalu, pembicaraan sempat menyinggung mengenai adanya semacam cultural gaps, kesenjangan budaya di antara kedua belah pihak. Dan kesenjangan budaya tersebut --yang tampaknya tetap belum terjembatani selama berabad-abad-- pada gilirannya menjadi salah satu faktor meningkatnya tensi, dan konflik yang bukannya tidak mirip dengan ‘clash of civilizations’, perbenturan peradaban-peradaban.

Bagaimana sebenarnya soal cultural gaps itu? Apakah kesenjangan budaya itu sebesar yang dibayangkan sejumlah orang, sehingga tidak bisa terjembatani? Yang akhirnya dapat menimbulkan apa yang disebut sebagai ‘benturan peradaban-peradaban’?

Saddam Serukan Persatuan Nasional

02-March-2006

BAGHDAD--MIOL: Mantan pemimpin Irak Saddam Hussein minta pada rakyat Irak untuk bersatu dan memuji peran menenangkan yang dimainkan oleh ulama penting Syiah Ayatullah Ali Sistani, kata pengacaranya.

Saddam, yang diadili karena kejahatan terhadap kemanusiaan, menyerukan “persatuan pada semua tingkat untuk menghentikan orang-orang yang ingin memicu hasutan dan pembelahan,” kata pengacara Khalil al-Dulaimi dalam satu pernyataan.

Rasulullah Sang Idola

02-March-2006

Oleh : Syarif Hade Masyah
‘’Nabi tidak pernah membalas kejahatan dengan kejahatan. Beliau selalu memaafkan,’’ tutur Aisyah ketika ditanya tentang keluhuran akhlak Rasulullah SAW. Bahkan, dalam suatu kesempatan, Aisyah berkata, ‘’Akhlak Nabi itu Alquran.’’

Banyak ayat Alquran dan hadis yang menjadi saksi keajaiban Rasulullah SAW sejak sebelum lahir hingga akhir hayatnya. Sebelum lahir, banyak yang memperkirakannya sebagai nabi akhir zaman. Setelah lahir, beliau menggemparkan jagat dengan pertanda kenabiannya.

Sebelum menjadi nabi, Rasulullah SAW dikenal sebagai orang yang jujur dan tepercaya. Ia selalu diikuti dan usulannya dipatuhi. Setelah menjadi nabi, banyak mukjizat yang belum pernah diberikan kepada para nabi dan rasul sebelumnya.

Pimpinan Al-Qaeda Saudi Tewas

02-March-2006

Pemimpin jaringan Al-qaeda di Arab Saudi, Fahd bin Faraj al-Joweir, berada di antara lima pegaris keras tewas dalam tembak-menembak hari Senin di Riyadh, kata kementerian dalam negeri hari Selasa (28/2).

“Joweir, 36 tahun...menangani sel kejahatan, dan yang lain telah dikalahkan pasukan keamanan,” kata pernyataan kementerian itu, yang disiarkan kantor berita SPA.

Ia ikut dalam serangan gagal pekan lalu atas kilang besar minyak Abqaiq di propinsi timur, kata pernyataan tersebut.

Dua pegaris keras lain di antara kelima korban tewas itu tercatat merupakan bagian dari 36 pegaris keras paling dicari di kerajaan itu, tambah pernyataan tersebut.

Bom Bunuh Diri Bukan Syahid

02-March-2006

Maraknya aksi bom bunuh diri belakangan ini, menurut Kapolri Jenderal Sutanto, erat kaitannya dengan keyakinan bahwa tujuan dari perbuatan tersebut adalah mulia yakni mati syahid, sehingga para pelaku merasa tidak bersalah melakukan kejahatan, bahkan mengangap dirinya sebagai pahlawan.

Bom bunuh diri yang digunakan oleh organisasi teroris sebagai cara mengekspresikan perlawanan menurut Kapolri disebabkan cara ini memerlukan biaya yang relatif kecil dan tidak perlu menggunakan peralatan yang canggih, tapi dampaknya sangat dahsyat. Bom bunuh diri diramalkan akan semarak karena rekruitmen (brain washing) para pelaku bom bunuh diri mempunyai tingkat kegagalan yang relatif kecil (Media Indonesia Online, 27 Februari 2006).

Membangun Bangsa Moderat

02-March-2006

Sebelum jamuan makan malam di Istana Nurul Iman, Brunei Darussalam bersama Sultan Hasanal Bolkiah (27/2/06), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan bahwa Brunei dan Indonesia harus bisa menampilkan diri sebagai bangsa yang moderat, ramah, dan toleran. Dua negara ini harus bisa menunjukkan ke dunia internasional bahwa Islam adalah agama rahmatan lila ‘alamin.

Presiden berharap di masa mendatang kedua negara menjadi model bagi bangsa-bangsa lain di dunia dalam hal perkembangan Islam moderat, yang ramah dan toleran. Dalam pandangan Presiden Yudhoyono, ajaran Islam yang kita junjung tinggi telah mengajarkan agar senantiasa menjalin persaudaraan dan kasih sayang di antara sesama manusia di muka bumi. Karena itu, sebagai sesama bangsa yang bersaudara dalam jalinan ukhuwah islamiyah, umat Islam harus menujukkan kepada dunia internasional bahwa Islam adalah agama pembawa rahmat bagi semesta alam (Kompas, 1 Maret 2006).

Perlu Kerjasama Memberantas Terorisme

02-March-2006

Runtuhnya dua menara kembar yang menjadi ikon ekonomi Amerika Serikat pada tanggal 11 September silam menyebabkan ketegangan antara Islam dan Barat. Tragedi ini juga hampir saja menjerumuskan Islam dan Barat pada benturan (baca: perang) peradaban (class civilization) yang diramalkan oleh Samuel Huntington. Untung saja masing-masing pihak tidak emosional dan cepat mengadakan dialog sehingga, untuk saat ini, ramalan Huntington tidak menjadi kenyataan. Ke depan, hendaknya tokoh-tokoh dari dua peradaban ini (Islam dan Barat) rajin mengadakan “dialog peradaban” agar tercipta saling pengertian guna menggugurkan tesis Huntington.

Perang melawan terorisme internasional yang dikumandangkan oleh Amerika dilihat sebagian kalangan Islam sebagai topeng untuk mengobok-obok umat Islam. Hasilnya, perang melawan terorisme dibantu setengah hati oleh umat Islam. Oleh karena itu, perlu dipisahkan secara tegas antara Islam atau agama lainnya dengan terorisme guna menyukseskan “perang melawan hantu” menakutkan ini.

Merajut Ukhuwah Syiah dan Sunni Irak

02-March-2006

Umat Islam di negeri 1001 malam kini tengah mengalami penderitaan yang berat. Berbagai tindak kekerasan harus mereka rasakan setiap saat. Sudah banyak air mata mengalir dari mata-mata sendu Muslim Irak melihat saudara mereka meregang nyawa. Tapi apa lacur dikata, aksi-aksi kekerasan sepertinya tak kunjung reda. Show must go on, itulah ungkapan pihak-pihak yang menginginkan Irak terus bergolak demi memenuhi kepentingan dan ambisi sesaat.

Hancurnya kubah emas di Masjid Imam Ali di Samarra (22/2/06), sebuah tempat yang disucikan oleh kaum Syiah, telah memicu konflik berdarah antara Syiah-Sunni. Bahkan terjadi pembunuhan terhadap 127 orang—yang mayoritas Sunni—setelah pemboman itu (Kompas, 25 Februari 2006). Rentetan ledakan bom pada hari Selasa (28/02/06) yang menewaskan 64 orang sepertinya akan meningkatkan babak baru kekerasan sektarian di Irak (Republika, 1 Maret 2006). Jika pemerintah Irak tidak sigap menyikapi keadaan genting ini, Irak akan bergelimang darah dan akan terus terjadi perang sesama umat Islam.

30 Militan Tewas atau Terluka Dalam Serangan Militer Pakistan

03-March-2006

Penulis: Teguh Rachmanto
MIRANSHAH--MIOL: Pasukan angkatan darat Pakistan yang didukung helikopter tempur menyerang sebuah tempat persembunyian kaum militan di dekat perbatasan Afghanistan, Rabu.

Dalam serbuan tersebut diperkirakan 30 orang tewas atau terluka. Para militan itu juga diperkirakan adalah warga asing, kata pejabat militer Pakistan, Rabu.

Seorang pejabat militer Pakistan mengatakan bahwa sekitar 25 hingga 30 orang militan tewas atau terluka dalam serangan militer di desa Saidgai, Waziristan Utara.

Juru bicara militer Mayjen Shaukat Sultan mengatakan aparat keamanan menyasar loksi

Demo Besar Anti-Bush

03-March-2006

Negosiasi Nuklir AS-India Belum Capai Kesepakatan
New Delhi, Rabu - Lebih dari 50.000 warga Muslim India melakukan unjuk rasa di New Delhi, Rabu (1/3), menentang kunjungan Presiden AS George W Bush ke India yang akan tiba Rabu malam. Selain kaum Muslim, partai-partai politik sayap kiri dan komunis juga bersatu dalam aksi anti-Bush.

Unjuk rasa yang dikoordinasi organisasi Jamiat Ulama-i-Hind itu berpusat di Ram Lila, area dekat kawasan perdagangan di New Delhi.

Polisi menyebut jumlah pengunjuk rasa mencapai 50.000 orang, sementara kelompok pengunjuk rasa mengklaim massa yang datang sampai 300.000 orang. ”Kami tak ingin Bush ada di sini karena dialah teroris terbesar di dunia. Tak ada tempat baginya di tanah (Mahatma) Gandhi,” kata juru bicara Jamiat Ulama, Abdul Hameed Naumani.

Indonesia Dinilai Berhasil Membangun Demokrasinya

03-March-2006

Jakarta-RoL—Kepala Perwakilan United Nations Development Programe (UNDP) untuk Indonesia Bo Asplund mengatakan, Indonesia merupakan salah satu negara yang cukup berhasil membangun demokrasinya di Asia Tenggara.

“Sukses Indonesia dalam membangun politik yang demokrasi tercermin dari pelaksanaan Pemilu 2004 lalu yang berlangsung sukses aman dan diterima semua pihak,” kata Bo Asplund di Jakarta, Kamis.

Ia menyebutkan dalam pemilihan tersebut sebanyak 78 persen pemilih menggunakan hak pilihnya, hal itu menunjukkan indikasi rakyat Indonesia memiliki keinginan kuat untuk berdemokrasi. Kondisi tersebut menurut dia harus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Salah satu upaya yakni melalui sebuah program dukungan pendalaman demokrasi di Indonesia.

Kasus Ahmadiyah, Tokoh Islam Perlu Lakukan Dialog

03-March-2006

JAKARTA--MIOL: Politisi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) Al Muzammil Yusuf mengatakan para tokoh agama yang ada di Tanah Air perlu melakukan dialog mengenai aliran Ahmadiyah untuk menemukan jalan keluar atas persoalan yang berkaitan dengan kontroversi keberadaan Ahmadiyah di Indonesia.

“Soal Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) itu merupakan persoalan internal umat Islam sehingga penyelesaiannya sebaiknya cukup dengan melibatkan tokoh-tokoh Islam,” katanya kepada pers di DPR Jakarta Rabu (1/3).

Menurut dia, berbagai pihak sebaiknya tidak membuat pernyataan yang kontroversial dengan memperlihatkan pemihakan kepada salah satu pihak yang bertikai.

Mantan Juru Bicara Taliban yang Kini Kuliah di Universitas Yale, AS

03-March-2006

Tak ke Guantanamo, Merasa Paling Beruntung di Dunia
Banyak mata tertuju ke arahnya tiap kali dia berjalan melintasi halaman atau makan di kantin Universitas Yale. Bagaimana Rahmatullah Hashemi, mantan “tukang pelintir” Usamah Bin Laden itu, bisa masuk universitas prestisius AS?

KETIKA banyak militan Taliban dibawa ke Guantanamo, Rahmatullah Hashemi justru bisa melangkah nyaman di daratan Amerika. Bahkan, dia kini menjadi mahasiswa khusus non-gelar untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya di Universitas Yale, Connecticut.

Hashemi bukanlah Taliban kelas teri. Dia mantan juru bicara alias tukang pelintir Taliban, juga “dubes keliling” yang pernah bersama bos Al-Qaidah, Usamah Bin Laden.

Yale mengizinkan Hashemi kuliah sarjana mulai Mei ini, karena nilai akademisnya bagus. Beberapa profesor dan wartawan Chip Brown - yang menulis cover story Hashemi - menyebut Hashemi mempunyai kisah hidup yang berharga, yang berharga juga bagi Yale.

Muslim Berhak Jaga Kemurnian Islam Dari Ahmadiyah

03-March-2006

JAKARTA--MIOL: Kelompok Ahmadiyah hendaknya tidak hanya menuntut hak untuk diakui sebagai bagian dari Islam, tetapi juga menghargai kaum muslim dalam menjaga kemurnian Islam.

Wakil Ketua Komisi III DPR Almuzamil Yusuf di Jakarta, Rabu, mengatakan jika tidak dijaga maka pemahaman kaum muslim tentang Islam akan centang perenang.

Sebelumnya, kelompok Ahmadiyah dengan didampingi pengacaranya datang ke DPR mengadukan permasalahannya.

Almuzamil menyatakan ada tiga masalah Ahmadiyah, yakni teologis, eksistensi agama dan hukum.

Dari sudut teologis/aqidah, Ahmadiyah Qodiyani memang sudah keluar dari arus utama (mainstream) Islam, karena menganggp Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi setelah Nabi Muhammad SAW.

Pemimpin Al-Qaeda Tewas saat Bentrokan

03-March-2006

Riyadh, rabu - Empat di antara lima anggota kelompok Al Qaeda yang tewas ketika terjadi bentrokan dengan aparat keamanan di Riyadh, Senin lalu, ternyata masuk dalam ”daftar buronan” berisi 36 nama orang yang paling dicari. Dua di antara lima orang itu termasuk pelaku ledakan bom bunuh diri di depan gerbang kompleks pusat pengolahan minyak terbesar di dunia yakni Abqaiq. Sementara satu orang lagi hingga kini belum bisa diidentifikasi.

Kantor berita SPA, Rabu (1/3), menyebutkan pemimpin Al Qaeda di Arab Saudi Fahd bin Faraj al-Juweir (36) juga termasuk salah satu dari lima orang yang tewas itu. Selain Juweir, dua anggota Al Qaeda lainnya yakni Ibrahim bin Abdullah al-Mutair (22) dan Abdullah bin Muhaya al-Shimari (25) juga tewas saat bentrokan. Kedua nama itu juga ada di dalam daftar yang dipublikasikan Juni lalu.

Perundingan Nuklir Iran Tuduh AS Merusak Usaha Rusia

03-March-2006

Moskow-RoL—Perunding nuklir utama Iran hari Kamis menuduh AS berusaha “merusak” usaha Rusia untuk menurunkan kecemasan global soal program nuklir Teheran.

“Keinginan keras `rakyat Amerika` untuk menyeret Iran ke Dewan Keamanan PBB merupakan tanda pengerusakan terhadap usul Rusia,” kata Larijani dalam jumpa pers.

Menurut Larijani, AS merupakan kendala bagi rencana Rusia untuk menurunkan ketegangan internasional atas program nuklir Teheran. “Dalam situasi ideal, usul Rusia itu dapat dikembangkan, dan kami berusaha mengambil langkah positif untuk menerapkan usul Moskow itu,” tambah dia.

Soal Pembantaian Yahudi, Khatami 'Serang' Ahmadinejad

03-March-2006

Penulis: Widhoroso
TEHERAN--MIOL: Mantan Presiden Iran Mohammad Khatami menyatakan pembasmian kaum Yahudi merupakan realitas sejarah. Pernyataan ini secara langsung ‘menyerang’ Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad yang pernah menyatakan pembasmian itu hanya mitos.

“Kita tidak akan berbicara jika hanya satu orang Yahudi yang tewas. Jangan lupa, salah satu tindak kejahatan yang dilakukan Hitler, dan Nazi adalah membantai orang-orang tidak berdosa, dan kebanyakan dari mereka adalah Yahudi,” ungkap Khatami, Rabu (1/3).

Kerjasama Intelijen Antarnegara Melawan Terorisme

03-March-2006

CMM/JKT
Menurut Presiden Yudhoyono, ketika membuka seminar yang diselenggarakan Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) dimana Mantan Kapolri Da’i Bachtiar menjabat sebagai Presidium Ketua, mengatakan bahwa kesepakatan regional dan internasional yang dibuat untuk menanggulangi bahaya terorisme belum dilaksanakan. Misalnya, tutur Presiden, pertukaran informasi intelijen dan kerja sama intelijen masih jarang terjadi. Yudhoyono menghimbau semua negara untuk memperkuat kerjasama internasional dan melaknakan kesepakatan yang dibuat bersama (Media Indonesia Online, 27 Februari 2006).

Rontoknya gedung WTC yang tidak bisa dideteksi oleh negara digdaya seperti Amerika dan Bom Bali I yang diledakkan dari dari jarak jauh menggunakan HP (hand phone), menunjukkan betapa lihainya para teroris memainkan lakonnya. Oleh karena itu, perlu kerjasama regional dan internasional dalam memerangi teroris. Karena kaum teroris melakukan aksinya tidak lagi mengunakan peralatan “konvensional”, melainkan memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi dalam melakukan aksinya.

Meminimalisir Kekerasan dengan Penegakan Hukum

03-March-2006

CMM/JKT
Di tengah semaraknya euphoria reformasi, negara ini dilanda berbagai aksi main hakim sendiri. Bisa dirunut dari kiprah FPI (Front Pembela Islam) melakukan pemberantasan maksiat, Front Pemuda Islam Surakarta (FPIS) dan masih banyak lagi organisasi yang lahir dari rahim era reformasi.

Maraknya aksi kekerasan pasca reformasi tidak dapat dipisahkan dari ketidaktegasan aparat menindak pelanggaran. Misalnya, pada bulan Ramadhan tempat hiburan malam masih beroperasi meskipun sudah ada Perda yang melarangnya. Aparat keamanan sepertinya menutup mata dan pura-pura tidak tahu. Maka FPI tampil mengambil inisiatif menegakkan hukum (Perda) dengan caranya sendiri.

NKRI dan Kesejahteraan Rakyat

03-March-2006

CMM/JKT
Zaman terus begulir, tapi kehidupan rakyat Indonesia dalam bidang ekonomi seperti tidak pernah mengalami perubahan. Pertumbuhan ekonomi pada masa Orde Baru yang berkisar 7% tiap tahun memang cukup memukau, tapi hanya dinikmati oleh kalangan tertentu. Secara substansial, pembangunan ekonomi Orba tidaklah dinikmati oleh masyarakat kebanyakan. Karena Orba meningkatkan makro-ekonomi, bukan mikro-ekonomi, yaitu ekonomi rakyat.

Kekecewaan bangsa pada kinerja pemerintah karena dinilai tidak mempertimbangkan aspirasi dan kepentingan rakyat. Pemerintah lebih mengedepankan kepentingan kekuasaan dan kaum elit lainnya. Munculnya pemberontakan, seperti SM. Kartosuwirjo di Jawa Barat, Daud Beureuh di Aceh, dan Kahar Muzakkar di Sulawesi Selatan dengan Darul Islam-nya, Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI), Organisasi Papua Merdeka (OPM), dan Republik Maluku Selatan (RMS). Pada umumnya, pemberontakan ini dimotivasi oleh kekecewaan kepada kebijakan pemerintah pusat.

TNI-AD dan Polisi Saling Tembak

05-March-2006

Bentrok di Ambon, Warga Jadi Korban
AMBON - Situasi keamanan di Ambon mencekam. Aparat TNI-AD serta Polri yang seharusnya menjaga keamanan di daerah yang baru bebas dari kerusuhan SARA itu malah terlibat bentrok dan saling kejar. Tadi malam, ratusan anggota TNI-AD dan Polri bersenjata lengkap sudah siap saling serang.

Insiden tersebut dipicu bentrok yang terjadi pada Kamis dan Jumat lalu yang menewaskan seorang anggota polisi serta seorang anggota TNI-AD. Korbannya adalah anggota Direktorat Samapta Polda Maluku Brida Arnold Wakole dan anggota Kesdam XVI Pattimura Sertu Afrizal. Anggota TNI-AD dan polisi sama-sama ingin menuntut balas atas kematian rekannya tersebut.

Tiga Tewas Dalam Kerusuhan Dipicu Kunjungan Bush ke India

05-March-2006

LUCKNOW--MIOL: Tiga orang tewas dan beberapa orang lainnya terluka Jumat (3/3) ketika protes di India utara terhadap kunjungan Presiden AS George W. Bush berubah menjadi kerusuhan jalanan antara orang Hindu dan Muslim.

Polisi menggunakan gas air mata dan pentungan untuk menghentikan bentrokan kekerasan antara Hindu dan Muslim di Lucknow, ibukota negara bagian Uttar Pradesh, kata polisi.

“Dua dari mereka yang tewas adalah orang Hindu dan satu Muslim,” kata pejabat pemerintah setempat Ghulam Abbas.

Revisi SKB Menag-Mendagri Dapat Pelihara Kerukunan Umat Beragama

05-March-2006

BANDUNG--MIOL: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendesak agar revisi Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri 01/BER/MDN-MAG/1969 tentang tugas aparatur pemerintahan dalam menjamin ketertiban dan kelancaran pelaksanaan pengembangan dan ibadat agama oleh pemeluknya segera diselesaikan.

Anggota Komisi VII DPR-RI dari Fraksi PKS H Ma’mur Hassanudin di Bandung, Minggu mengatakan, dengan segeranya revisi tersebut diselesaikan maka kerukunan umat beragama akan terpelihara dan tidak akan ada pihak yang terzalimi.

“Selama ini dengan belum direvisinya SKB tersebut maka akan banyak pihak yang menzalimi pihak yang lainnya. Salah satu penyelesaian masalah ini adalah dengan segera diselesaikan revisi itu,” katanya.

Perundingan Moro - Pemerintah Filipina Ditunda

05-March-2006

MANILA--MIOL: Perundingan perdamaian antara pemerintah Filipina dan gerilyawan Moro ditangguhkan akibat gejolak politik mendera Presiden Gloria Macapagal Arroyo, kata ketua perunding gerilyawan, Kamis.

Mohaqder Iqbal, ketua perunding perdamaian Kubu Pembebasan Islam Moro (MILF), menyatakan Malaysia, yang memerantarai pembicaraan itu, menunda perundingan itu, yang semula dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini di Kualalumpur.

“Pemerintah Malaysia menangguhkan perundingan kami, karena keadaan saat ini di Manila,” kata Iqbal, “Kami menerima pemberitahuan resmi dari mereka pada 28 Februari.”

Pembunuh Ustaz di Pamekasan Menyerahkan Diri

05-March-2006

PAMEKASAN--MIOL: Tersangka pelaku pembunuhan Ustadz Nasidi (26) warga Desa Kopedi Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menyerahkan diri ke petugas Polres Pamekasan.

“Usai otopsi dilakukan pada mayat korban saat dilakukan pembongkaran kubur mayat korban, kamis (2/3) lalu, pelaku menyerahkan diri pada petugas berikut membawa sejumlah barang bukti” kata Kapolres Pamekasan Ajun Kombes Polisi Drs Abdul Ghofur SH MH melalui Kasat Reskrim AKP Sarpan SH, Sabtu (4/3).

Ia menjelaskan, hasil penyidikan dari empat tersangka masing-masing Bahrudin (19), Masruf Efendi (21), Fudali (21), dan Ach Suda’i (22) semuanya warga Sokobanah Sampang bermotif pencurian sebuah HP milik teman empat tersangka tersebut.

Noordin Tinggalkan Jejak di Surabaya

05-March-2006

JAKARTA - Perburuan terhadap Noordin Mohd Top semakin dekat. Baru-baru ini Noordin meninggalkan jejaknya di Surabaya. Tim pemburu teroris langsung bergerak ke persembunyian Noordin di Kota Pahlawan itu. Namun, lagi-lagi buron nomor wahid Polri itu berhasil meloloskan diri.

Sebagai gantinya, polisi menangkap Ahmad Basir. Dia dituduh menyembunyikan arsitek sejumlah pengeboman di tanah air bersama Dr Azhari Husin tersebut. Basir beralamat di Kalimas Madya, Surabaya. Bujang 36 tahun ini ditangkap usai salat Jumat di masjid dekat rumahnya, Jumat lalu.

Nelayan Dua Desa di Madura Bentrok

05-March-2006

SUMENEP--MIOL: Warga nelayan Desa Lobuk Kecamatan Bluto dan nelayan Desa Karduluk Kecamatan Pragaan Sumenep, Madura, Jawa Timur bentrok gara-gara bubuh (alat tangkap) kepiting milik warga nelayan Karduluk dirusak.

“Dua warga nelayan yang sedang melakukan pencarian ikan kepiting di perairan Desa Aengpanas Pragaan sempat saling lempar batu, karena bubuh (alat tangkap kepiting tradisional) milik warga Karduluk sering kali dirusak warga nelayan Lobuk,” kata Kapolsek Bluto Iptu Krishandono, Sabtu (4/3).

Ketegangan Polisi dan Tentara di Ambon Meningkat

05-March-2006

AMBON--MIOL: Personel polisi dan tentara kembali bentrok di kota Ambon Sabtu (4/3) malam. Akibatnya, sejumlah kawasan ruas jalan raya utama ditutup sementara satu anggota TNI dilaporkan masuk Rumah Sakit Tentara (RST) dr. Latumeten karena menderita luka tusukan.

Ketegangan antar aparat polisi dan tentara ini dimulai sekitar pukul 21:00 WIT ketika terjadi keributan di Rumah Makan Barcelona tepatnya di jalan Said Perintah antara sejumlah orang berpakaian preman yang berlanjut dengan aksi kekerasan.

Ketegangan itu dilanjutkan dengan adanya pelemparan botol kosong yang dilakukan sejumlah orang tak dikenal yang kebetulan melewati depan kantor Pos Polisi Kota dan Markas Detasemen Kavaleri.

AS: Pertemuan Rusia-Hamas Bermanfaat

05-March-2006

WASHINGTON--MIOL: Washington, Jumat (3/2) menyebut “bermanfaat” pertemuan antara Menteri Urusan Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan pejabat HAMAS, dan menyatakan Moskow mengulangi tuntutan kuartet Timur Tengah kepada pemimpin Palestina tersebut.

Pertemuan itu, yang awalnya disambut dingin oleh Washington, “layak bagi tujuan menyampaikan pesan … bahwa harapan masyarakat internasional ialah HAMAS akan mencela teror, mengakui Israel dan menerima kewajiban dan komitmen yang dibuat oleh Pemerintah Otonomi Palestina”, kata Adam Ereli, juru bicara Departemen Luar Negeri AS.

Al Qaeda Tidak Terima Perjanjian Penguasa Palestina-Israel

05-March-2006

DUBAI--MIOL: Wakil pemimpin Al-Qaeda Ayman al-Zawahiri menyerukan gerakan radikal Islam Hamas untuk memerangi dan tidak menerima perjanjian antara penguasa Palestina dan Israel.
Berbicara dalam video yang disiarkan Sabtu pada saluran televisi berbahasa Arab, Al-Jazeera, Zawahiri menyebutkan perjanjian-perjanjian tersebut sebagai ‘kesepakatan penyerahan’ dan menyerukan Hamas, yang menang dalam pemilu Palestina 25 Januari, ‘meneruskan perjuangan bersenjata.’
Zawahiri juga menyerukan kaum Muslim memboikot negara-negara Barat yang menghina Nabi Muhammad’ dengan mencetak kartun yang menggambarkan diri nabi.

5 Tentara Kanada Terluka Dalam Serangan, 8 Taliban Tewas

05-March-2006

KANDAHAR--MIOL: Serangan bom mobil bunuh diri mencederai lima prajurit Kanada di Afghanistan selatan, Jumat (3/3), sementara delapan Taliban tewas dan empat polisi cedera dalam insiden terpisah.

Kementerian Pertahanan Kanada di Ottawa mengkonfirmasi bahwa lima prajurit Kanada cedera, seorang dalam keadaan parah, dalam serangan bom mobil bunuh diri di Afghanistan.
Menurut seorang pejabat Afghanistan, penyerang bunuh diri menabrakkan kendaraannya yang berisikan bom ke konvoi pasukan Kanada di sebuah jalan raya di provinsi Kandahar, Afghanistan selatan, yang dilanda pemberontakan.

Azra Jadi Penasihat

06-March-2006

Dana Demokrasi PBB
JAKARTA - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, Azyumardi Azra, bakal menjalani sidang pertama sebagai dewan penasihat Dana Demokrasi PBB (UNDEF). Azyumardi ditunjuk mewakili Indonesia sebagai dewan penasihat UNDEF. Rencananya, sidang dilakukan mulai Senin ini di markas PBB di New York, AS.

Tugas Azyumardi, antara lain, menyusun visi dan kerangka badan demokrasi PBB yang dibentuk Sekjen PBB Kofi Annan tahun lalu dan telah disetujui dalam sidang pleno Majelis Umum PBB September 2005 tersebut. Selain itu, Azyumardi dan anggota lain dari berbagai negara juga harus menyusun konsep dan kriteria-kriteria bantuan dana bagi keperluan penegakan demokrasi di dunia.

Diduga Sembunyikan Noordin M Top, Dua Warga Ditangkap Densus

06-March-2006

Penulis: Heri S dan Faishol T
SURABAYA--MIOL: Setelah menangkap Ahmad Basir,36, warga JlKalimas Madya III/19 Surabaya, Detasemen 88 Antiteror kembali menangkap Achmad Arief Hermansyah, 30, warga Jalan Tuwowo V Nomor 13 Surabaya, Senin.

Apabila Ahmad Basir ditangkap dengan dugaan menyembunyikan
tokoh teroris Noordin M Top, maka Arief yang Warga Kelurahan Gading Kecamatan Tambaksari Surabaya ini ditangkap dengan dugaan ikut membantu peledakan kantor Kedutaan Besar Australia di Jakarta pada 2004 lalu. Arief ditangkap pada Minggu (5/3) saat dia sedang naik sepeda motor dengan istrinya Novi Herawati di kawasan Aloha Kabupaten Sidoarjo.

Hamas Siap Berubah

06-March-2006

Harap Israel Diminta Serupa
MOSKOW - Hamas menegaskan bersedia mengubah “perilakunya” setelah menjadi perwakilan terpilih Palestina. Pernyataan itu disampaikan dalam kunjungan hari terakhir ke Rusia kemarin.

“Kami tidak mengatakan ’tidak’ kepada semuanya,” kata Mohammed Nazzal, senior Hamas yang menemani Khaled Mashaal, pemimpin Hamas, ke Rusia, menjelang pertemuan dengan Kepala Gereja Orthodoks Rusia Alexy II.

Ia mengakui, “Kami mengetahui bahwa kami berada di fase baru, tahap baru” setelah Hamas secara mengejutkan memenangi pemilu 25 Januari silam.

Keluarga Basir Ragukan Keterkaitan dengan Noordin Mohd Top

06-March-2006

Surabaya-RoL-- Keluarga Ahmad Basir (36) di Kalimas Madya III, Surabaya, meragukan keterkaitan penjual buku itu dengan tersangka utama pengeboman di Tanah Air, Noordin Mohd Top.

“Fatih yang adiknya Basir bilang kalau kakaknya sehari-harinya hanya jualan buku dan tidak pernah menerima tamu di rumah,” kata anggota Tim Pembela Muslim (TPM) Jawa Timur, M Sya`af SH di Surabaya, Minggu.

Ia mengemukakan hal itu ketika dikonfirmasi ANTARA tentang penangkapan tim Detasemen Khusus (Densus)-88/Antiteror Polda Jatim terhadap Basir sesaat turun dari salat Jumat di Musholla “An-Nur” yang tak jauh dari rumahnya pada 3 Maret lalu.

Noordin Sembunyi di Jatim

06-March-2006

Tim Kodam Ikut Memburu
JAKARTA - Polisi terus mengembangkan penyidikan terhadap Ahmad Basir Umar, yang dituduh ikut menyembunyikan Noordin Mohd Top. Selain dikorek keterangannya, warga Jl Kalimas Madya, Surabaya, ini dikeler tim Densus 88 Antiteror untuk melacak persembunyian Noordin di sejumlah kota di Jawa Timur.

Menurut sumber di kepolisian, dalam pemeriksaan terungkap bahwa Basir memang pernah berhubungan dengan Noordin. Itu terjadi saat Noordin yang disayembarakan Rp 1 miliar itu lolos dari penyergapan polisi di Semarang, Jateng, pada pertengahan Januari 2006.

Pembuatan Film Bom Bali di Kampung Amrozi Lamongan Batal

06-March-2006

Lamongan-RoL-- Rencana pembuatan film seri peristiwa Bom Bali pertama dengan mengambil lokasi di Bali dan di kampungnya Amrozi, Lamongan, Jatim, yang sudah matang sejak Nopember 2005, akhirnya dibatalkan, karena pemerintah RI tidak mengijinkan, dengan berbagai pertimbangan.

“Kami memaklumi penolakan Jakarta (pemerintah). Saya juga sebagai orang Indonesia merasakan `ketersinggungan` bila film itu jadi dibuat dengan latar belakang Bali dan Lamongan,” ucap Manajer Tanjung Kodok Beach Resort (TKBR), Edy Prawiro, dalam percakapan dengan ANTARA di Lamongan, Minggu.

Panglima TNI: Perkelaihan TNI-Polri di Ambon Soal Individual

06-March-2006

Jakarta-RoL-- Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto mengatakan, perkelahian yang terjadi antara prajurit TNI dan anggota Polri di Ambon dipicu oleh persoalan individual, bukan dilatarbelakangi oleh pemisahan institusional TNI-Polri.

“Perkelahian itu individual. Spontan. Tidak terencana,” kata Panglima TNI kepada wartawan di sela-sela rapat kerja antara Palima TNI dan Komisi I DPR di DPR Senin.

Pernyataan itu dikemukakan Panglima TNI untuk mengomentari kasus perkelahian antara seorang prajurit TNI dan anggota Polri, yang menyebabkan tewasnya Bribda Arnold W di Ambon beberapa hari lalu.

Perundingan Gerilyawan Muslim dan Pemerintah Filipina Ditunda

06-March-2006

Manila-RoL-- Pengejaran Manila terhadap anggota komplotan kudeta telah menunda tahap akhir perundingan tidak resmi antara pemerintah Filipina dan gerilyawan Muslim untuk mengakhiri hampir 40 tahun konflik di wilayah selatan negara itu, kata seorang perunding, Senin.

Para utusan dari Front Pembebasan Islam Moro (MILF) dan pemerintah menurut rencana akan bertemu di Malaysia 5-7 Maret untuk membahas khusus tentang wiLayah itu, pemerintahan dan pembagian sumber alam untuk wilayah Mindanao yang berpenduduk mayoritas Muslim itu.

Tapi pengumuman Manila ikhwal keadaan darurat setelah terbongkarnya satu komplotan kudeta bulan lalu telah menunda perundingan untuk mengakhiri konflik yang telah menewaskan lebih dari 120.000 orang.

Protes Relief Nabi

06-March-2006

JAKARTA - Kedutaan Besar Amerika Serikat kembali menjadi sasaran demonstrasi. Ribuan massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Front Pembela Islam (FPI), dan organisasi kemasyarakatan Islam lain mengutuk relief Nabi Muhammad di gedung Mahkamah Agung Amerika Serikat.

Peserta demo didominasi kaum hawa. Ada yang membawa anaknya yang masih balita. Mereka menggelar orasi sejak pukul 09.00 hingga 12.00. Jalan Merdeka Barat terpaksa ditutup total.

Perwakilan dari FPI Habib Faiz Alatas mengaku mendapatkan data relief Nabi Muhammad dari Washington Post dan media lain. Relief tersebut menggambarkan Nabi Muhammad sebagai tokoh dunia yang disebut influential law givers (pembuat hukum paling berpengaruh, Red).

Ribuan Massa Demo Kedubes AS

06-March-2006

JAKARTA--MIOL: Ribuan orang yang tergabung dalam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melakukan unjuk rasa memprotes kediktatoran AS terhadap segala aspek yang merugikan dunia, di depan Gedung Kedutaan Besar AS Jl Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu.

Aksi yang dijaga ketat oleh 1000 personil kepolisian itu dilakukan dengan mendirikan panggung besar berukuran sekitar 5X7 meter di depan gedung Kedubes AS dengan membentangkan spanduk warna hitam bertuliskan huruf arab berbunyi “Lailahailallah” sebagai latar belakang panggung.

Umat Islam Perlu Waspadai Ajaran Sesat

06-March-2006

Padang-RoL-- Munculnya ajaran sesat Jamiatul Islamiah (JI) yang jauh menyimpang dari ajaran Islam, disiarkan AT Malin di Parit Malintang, Nagari Ladang Laweh, Banuhampu, Kabupaten Agam, Sumbar, mengisyaratkan kaum muslim daerah ini perlu waspada.

“Kewaspadaan ini penting agar kaum muslim di daerah ini agar tidak menganggu ketentraman umat menjalankan ibadah sekaligus guna menghindari konflik,” kata Ketua Majelis Mujahiddin Sumatera Barat, Zulkifli di Padang, Minggu.

Menurut dia, munculnya ajaran sesat itu sebagai tanda di Sumbar sendiri masih terdapat berbagai macam bentuk ajaran sesat dan perlu mendapatkan perhatian serius semua pihak.

Tuduhan Berlapis untuk Tersangka Terorisme

06-March-2006

Semarang, Kompas - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Dody Sumantyawan, Sabtu (4/3), menyatakan, penyidikan terhadap tujuh tersangka teroris jaringan Noordin M Top kini memasuki tahap akhir. Mereka ada yang terpaksa dikenai tuduhan kejahatan berlapis, terlibat aksi terorisme, dan kepemilikan senjata api.

Penerapan hukum yang berlapis mengesankan penyidik lamban menyelesaikan seluruh berkas perkara para tersangka ini.

Menag Jangan Menzalimi Ahmadiyah

06-March-2006

Semua penganut minoritas keyakinan keagamaan hampir dipastikan akan menjadi bulan-bulanan penganut mayoritas keyakinan keagamaan. Selain mereka akan dikucilkan dari pergaualan keberagamaan mayoritas, mereka juga senantiasa mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi, berupa kekerasan fisik, pengrusakan terhadap harta benda hingga pengusiran. Hal ini pula yang dialami oleh warga Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI). Pada awal Februari lalu, terjadi penyerangan terhadap penganut Ahmadiyah di Bumi Asri Ketapang Desa Gegerungan Kec Lingsar, Lombok Barat, NTB. Enam rumah hangus, 17 rumah rusak berat, dua sepeda motor dan belasan sepeda terbakar, serta belasan orang depresi. Dalam insiden itu, 129 penduduk dievakuasi. Kerugian ditaksir Rp 400 juta. Selain diserang, mereka juga diusir supaya tidak menempati daerah tersebut.  (Indopos, 7 Feb 2006).

Terorisme Bukan Cara Islam

06-March-2006

CMM/JKT
Sebuah mobil bom bunuh diri mengantam kendaraan seorang diplomat dekat konsulat Amerika Serikat di Karachi Pakistan, Kamis, 2 Maret 2006. Seorang diplomat Amerika dan empat orang lainnya meninggal dunia. Pihak rumah sakit di Karachi, menyatakan bahwa bom ini juga telah melukai 46 orang, termasuk tentara paramiliter dan empat polisi (Tempo, 3 Maret 2006). Begitulah cara yang dilakukan oleh sebagian kelompok dalam merespon persoalan politik global. Sulit dimengerti tujuan dari pemboman di Karachi tersebut. Kenapa ketidaksetujuan pada kebijakan politik Pemerintah Amerika, dibalas dengan mengorbankan nyawa-nyawa tak berdosa? Bukankah banyak jalan untuk menyatakan aspirasi tanpa harus mengorbankan masyarakat sipil? Mereka bahkan mencari justifikasi bahwa cara-cara kekerasan tersebut dihalalkan oleh agama.

TPM Jatim Belum Tahu Posisi Dua Teroris

07-March-2006

Surabaya-RoL-- Tim Pembela Muslim (TPM) Jawa Timur yang menjadi kuasa hukum dari dua pemuda Surabaya yang diduga teroris yakni Ahmad Basyir dan Ahmad Arif Hermansyah hingga Selasa siang masih belum mengetahui posisi dan keberadaan keduanya saat ini.

“Kemarin (6/3), kami dari TPM hanya menemui Kadensus-88/Antiteror Polda Jatim Kombes Pol Oerip Subagyo untuk menanyakan kebenaran penangkapan keduanya dan ternyata dibenarkan, tapi kami belum bertemu langsung dengan keduanya,” kata koordinator TPM Jatim Fahmi H Bachmid SH MHum kepada ANTARA.

Abu Sayaf Dikenai Tuduhan Memiliki Senjata Ilegal

07-March-2006

TEMPO Interaktif, Solo:Hingga kini Joko Wibowo alias Abu Sayaf, anggota Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI) Solo yang ditangkap di rumahnya di Gondangrejo, Karanganyar, beberapa waktu lalu tidak dikenai sangkaan pasal UU Antiteroris. Veteran perang Ambon itu sampai kini dituduh menguasai senjata api ilegal.

“Sejauh ini dari pemeriksaan polisi, Abu Sayaf baru diduga melanggar Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 memiliki senjata api tanpa surat izin,” kata Arif Widada, kuasa hukum Sayaf, kepada Tempo hari ini.

TNI-Amerika Akan Gelar Latihan Anti Teroris

07-March-2006

Penulis: Vouke Lontaan
MANADO--MIOL: Tidak kurang 60 personil TNI AL dilibatkan dalam latihan anti teroris bersama Angkatan Laut (AL) Amerika Serikat yang nantinya dipusatkan di Pangkalan Utama TNI AL Languyu Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut).

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan mulai 12-18 Maret mendatang.
“Prajurit TNL AL 60 orang, sedangkan berapa jumlah tentara Angkatan Laut Amerika Serikat, kami belum tahu. Tetapi, yang pasti dalam latihan ini Angkatan Laut Amerika Serikat mengikutsertakan dua kapal cepat, tentu bersama personilnya,” Kata Komandan Pangkalan Utama VI TNI AL, Laksama Edy M Moerdyanto kepada Media Indonesia di sela-sela pengobatan gratis warga korban bencana alam yang digelar Lantamal VI TNI AL bekerjasama PT Agro Makmur Raya di Manado, Selasa.

SBY Akan Bertemu Rice, Bahas Timika

07-March-2006

JAKARTA - Setelah dibatalkan, Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Condoleeza Rice kembali menjadwalkan kedatangannya ke Indonesia. Kunjungan kenegaraan ini direncanakan 14 Maret mendatang.

Menlu Hassan Wirajuda di kompleks Istana Kepresidenan kemarin mengatakan, kunjungan Menlu Rice sangat strategis karena dilakukan pasca pencabutan embargo dan penghapusan kerja sama militer Indonesia-Amerika Serikat. “Dengan kata lain, kunjungan Rice dilakukan dalam suasana hubungan bilateral Indonesia-AS yang lebih baik,” ujarnya.

Radikalisme Islam di Indonesia

07-March-2006

Radiklaisme Islam di Indonesia sering diassoaisikan secara tidak tepat. Namun, dalam artian lain, esensi radikalisme adalah konsep sikap jiwa dalam mengusung perubahan. Lalu bagaimana seharusnya? Makna Assosiatif Radikalisme pecahan dari dua kata radikal dan isme. Kalau radikalisme menjadi satu kata dan bila dirujuk pada diksi, pilihan kata itu sebenarnya adalah assosiatif artinya ia bisa menjadi sebuah makna tersendiri, baru dan beda dari asal maknanya yang denotative. Untuk mengambil misal sebuah kata panjang lengan itu dihubungkan dengan baju panjang tangan. Lain halnya dengan panjang tangan, maknanya assosiatif yaitu pencuri.

Presiden Pakistan Kecam Pemimpin Afghanistan Soal 'Perang Lawan Teror'

07-March-2006

Islamabad-RoL-- Presiden Pakistan Pervez Musharraf, yang meningkatkan perang kata-kata antara dua sekutu AS dalam “perang melawan teror”, menyebut Presiden tetangganya, Afghanistan, Hamid Karzai lupa pada kejadian di negerinya sendiri.

Musharraf menyulut kembali pertikaian selama berbulan-bulan dengan Afghanistan sehubungan dengan operasi pencarian Osama bin Laden dan sisa pengikut Al-Qaida serta faksi santri Taliban, hanya beberapa hari setelah Presiden AS George W. Bush mengunjungi kedua negara sekutu Amerika tersebut.

PKS: SKB Menag-Mendagri Jamin Kerukunan Umat Beragama

07-March-2006

Jakarta-RoL-- Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring mendukung revisi Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri 01/BER/MDN-MAG/1969 tentang kerukunan umat beragama, sebab SKB tersebut dapat menjamin kerukunan, ketertiban, dan kelancaran ibadah umat agama di Indonesia.

“SKB tersebut selain menjamin ketertiban dan kelancaran umat beribadah, juga mengembangkan kerukunan antarumat beragama di Indonesia yang beragam,” kata Tifatul kepada ANTARA di Jakarta, Senin.

Menurut dia, peraturan bersama Menteri Agama Maftuh Basyuni dan Menteri Dalam Negeri Mohammad Ma`ruf itu sangat penting untuk segera diterapkan, sebab SKB inilah yang akan menjamin kerukunan antarumat beragama serta mengatur soal pendirian tempat ibadah di Indonesia.

Pahlawan Devisa yang Sering Teraniaya

07-March-2006

Oleh : Ahmad Syafii Maarif
Kalau guru sering disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, sekalipun gajinya kecil, TKW dan TKI jarang dipandang sebagai manusia terhormat, jika bukan malah dicibirkan. Lihatlah mereka antre di bandara dalam jumlah ratusan yang mau berangkat ke tanah rantau demi sesuap nasi.

Laki-laki dan perempuan sama saja, antre dengan sopan menanti giliran untuk masuk ke ruang tunggu sebelum terbang meninggalkan Tanah Air yang mereka cintai. Di antara mereka ada yang harus meninggalkan anak dan suami, semata-mata karena negeri ini tidak mampu membukakan lapangan kerja buat mereka. Inilah sebuah negeri bak pepatah mengatakan: “Itik berenang dalam air, mati kehausan; ayam bertelur di atas padi, mata kelaparan.”

Penjahat Perang Serbia Bunuh Diri

07-March-2006

AMSTERDAM - Bekas pemimpin pemberontakan Serbia Kroasia, Milan Babic, ditemukan tewas bunuh diri di sel tahanan Mahkamah Internasional (MI) Den Haag, Minggu pagi. Peristiwa bunuh diri Babic yang dikonfirmasi MI itu, merupakan kali kedua setelah Slavko Dokmanovic, tahanan kejahatan perang yang bunuh diri pada tahun 1998.

Hakim kepala MI, Fausto Pocar, telah menginstruksikan untuk melakukan penyelidikan internal terkait insiden itu. Namun, tidak dijelaskan bagaimana Babic bunuh diri. “Setelah melakukan penyelidikan, Pemerintah Belanda langsung dihubungi. Mereka membenarkan bahwa penyebab kematian adalah bunuh diri,” jelas pernyataan Mahkamah Internasional.

Maois Serbu Kota Illam, Bebaskan 103 Tahanan, Enam Orang Tewas

07-March-2006

Kathmandu, Senin - Ratusan gerilyawan Maois Nepal menyerbu kota Illam, 550 kilometer sebelah timur Kathmandu, mengebom sejumlah gedung pemerintah dan memblokir jalan raya.

Para gerilyawan juga menyerbu penjara yang ada di kota itu dan membebaskan 103 narapidananya, 25 di antaranya adalah anggota Maois.

Serangan ini menewaskan sedikitnya enam orang, yaitu tiga warga sipil, dua anggota Maois, dan seorang pejabat polisi, sementara belasan polisi terluka.

Lagi, Teman Noordin Ditangkap Densus 88

07-March-2006

JAKARTA - Satu per satu orang-orang yang dicurigai sebagai kaki tangan Noordin Mohd Top di Surabaya diciduk polisi. Setelah menangkap Ahmad Basir Umar, warga Jl Kalimas Madya, tim Densus 88 Antiteror polisi meringkus Ahmad Arif Hermansyah, warga Jl Tuwowo Rejo, Surabaya.

Penangkapan itu makin menguatkan dugaan bahwa Noordin masih bersembunyi di Jawa Timur. Polisi berharap mengetahui persembunyian Noordin dari orang-orang yang ditangkapnya itu. Apalagi, menurut polisi, mereka juga diduga ikut menyembunyikan gembong pengebom tersebut.

Kopaska TNI AL Kembali Gelar Latihan Antiteror dengan AL AS

07-March-2006

Surabaya-RoL-- Setelah sukses menggelar latihan bersama dengan “US Navy Seal” (pasukan khusus AL AS) pada Pebruari lalu, kini Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL kembali menggelar latihan antiteror dengan AL AS yang bertugas di Komando Pasifik (US PACOM).

Latihan selama sepekan dan berakhir 12 Maret mendatang itu, dibuka oleh Komandan Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmatim, Laksamana Pertama TNI Soeparno mewakili Asisten Operasi (Asops) Kasum TNI, Mayjen TNI Bambang Darmono, di Pangkalan TNI AL (Lanal) Tarakan, Kalimantan Timur, Senin.

Kamerad Demo Trans TV

07-March-2006

Puluhan mahasiswa Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad) menggelar unjuk rasa menentang tayangan televisi yang berbau pornoaksi, di depan kantor Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa.

Dalam aksinya massa yang merupakan gabungan dari lima perguruan tinggi di Jakarta itu sempat beberapa kali melempar kantor Trans TV dengan batu yang ada di sekitar gedung.

Namun aksi lempar itu tidak berlangsung lama karena ratusan personil keamanan berhasil melerai dan menahan para pengunjuk rasa yang berusaha memaksa masuk ke halaman kantor.

FSPI Aksi Anti Kekerasan Terhadap Petani di Mabes Polri

07-March-2006

Jakarta-RoL-- Puluhan orang yang berasal dari Federasi Serikat Petani Indonesia (FSPI), di Mabes Polri, Selasa (7/3) melakukan aksi unjuk rasa menentang kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian terhadap para petani di Kabupaten Asahan Sumut dan Tanah Awuk NTB yang memperjuangkan hak-haknya.

Massa juga meminta agar Mabes Polri bertindak tegas terhadap personilnya yang melakukan aksi kekerasan dalam dua insiden yang terjadi pertengahan Pebruari 2006 lalu itu.

Selain itu massa juga meminta agar Kapolri membebaskan para petani anggota FSPI yang hingga saat ini masih menjalani penahanan akibat terlibat bentrok saat berunjuk rasa mempertahankan hak mereka.

Bush Puji Peran Pakistan Lawan Teror

07-March-2006

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat George W Bush memuji peran Pakistan dalam perang melawan teror, namun mengatakan upaya lebih besar masih dibutuhkan untuk mengalahkan al-Qaeda.

Berbicara dalam kunjungannya selama 24 jam ke negara itu, Bush menekankan “kemitraan yang luas dan abadi” dengan Pakistan.

Dia juga mengatakan yakin masa depan Pakistan berdasar pada demokrasi.

Presiden Pakistan Pervez Musharraf mengatakan, dia menantikan era baru kerjasama antara negaranya dan Amerika Serikat.

Detasemen 88 Bekuk 2 Orang

07-March-2006

Surabaya, Kompas - Diduga menyembunyikan gembong teroris Noordin M Top, Tim Detasemen Khusus 88/Antiteror Kepolisian Daerah Jawa Timur menangkap dua orang.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) Ajun Komisaris Besar Widjaya Purbaya, Senin (6/3), mengatakan, polisi masih terus menyelidiki kasus ini.

Polisi menangkap Achmad Basyir Umar (28), warga Jalan Kalimas Madya, Surabaya, di Jalan Kalimas Udik I, Surabaya, Jumat lalu. Sementara itu, Achmad Arief Hermansyah (29) ditangkap saat menaiki sepeda motor bersama istrinya di Kabupaten Sidoarjo hari Minggu pukul 10.00.

Densus-88 Polda Jatim Tangkap Lagi Seorang Diduga Teroris

07-March-2006

Surabaya-RoL-- Detasemen Khusus (Densus) - 88/Antiteror Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur telah menangkap lagi seorang yang diduga teroris yakni Ahmad Arif Hermansyah, warga Tuwoworejo V, Surabaya yang ditangkap pada Minggu (5/3) sore.

“Arif ditangkap pada Minggu (5/3) sore saat hendak pulang mengendarai sepeda motor dari kawasan Aloha-Waru (Sidoarjo) ke Tuwoworejo (Surabaya Utara),” kata koordinator Tim Pembela Muslim (TPM) Jawa Timur Fahmi H Bachmid SH MHum di Mapolda Jatim, Senin.

Ia mengemukakan hal itu usai menemui Kepala Densus-88/Antiteror Polda Jatim Kombes Pol Oerip Subagyo bersama anggota TPM Jatim lainnya bernama Yulianto SH. Mereka menemui Kombes Oerip Subagyo untuk menanyakan Ahmad Basyir yang ditangkap pada 3 Maret siang.

Adakah Hambali di Guantanamo?

07-March-2006

Pentagon telah merilis 300-an dari 500 nama tahanan yang dipenjara di pusat penahanan militer milik AS di Teluk Guantanamo, Kuba. Nama-nama itu tidak ditemukan dengan mudah begitu saja, melainkan harus ditelisik satu per satu dalam naskah interogasi yang tebalnya 5.000 halaman.

Pertanyaannya, adakah nama Hambali di dalamnya? Hambali adalah warga Indonesia yang dicokok AS karena dituduh terkait jaringan al Qaeda. Dia dibekuk dalam penyamarannya di Thailand pada Agustus 2003 silam. Setidaknya, ada dua nama asal Indonesia yang diboyong oleh aparat AS karena tuduhan terorisme. Selain Hambali, juga ada nama Omar Al Faruq yang dibekuk di Bogor.

Ahli HAM PBB Serukan Penetapan Definisi Tentang 'Terorisme'

07-March-2006

JENEWA--MIOL: Seorang ahli mengenai hak asasi manusia (HAM) PBB, menyeru masyarakat internasional agar menyepakati definisi pasti mengenai terorisme guna membantu mencegah pelecehan yang terjadi dengan dalih operasi kontra-terorisme.

Pelapor Khusus PBB mengenai Perlindungan HAM PBB saat operasi guna menghadapi terorisme yang baru diangkat belum lama ini, Martin Scheinin, mengatakan dalam satu laporan bahwa luasnya penafsiran mengenai terorisme sementara operasi berlangsung guna menghadapi terorisme membuka pintu bagi “penyelewengan secara sengaja” dan “pelanggaran HAM secara tak sengaja”.

DPR Sahkan Dua Konvenan Terorisme

07-March-2006

TEMPO Interaktif, Jakarta:Rapat paripurna DPR hari ini, sepakat mengesahkan dua konvensi internasional tentang antiterorisme. Kedua peraturan itu adalah konvensi internasional pemberantasan pengeboman oleh teroris yang terbit 1997, dan konvensi pemberantasan pendanaan terorisme yang terbit 1999.

Pengesahan itu dicapai dengan suara bulat oleh 10 fraksi di parlemen. Juru bicara Fraksi Partai Demokrat Soetadji, dalam pemandangan umumnya menyebut pengesahan dua konvenan itu penting agar Indonesia bisa berperan lebih aktif dalam pemberantasan terorisme internasional.

Ada Apa dengan TNI dan Polisi?

07-March-2006

Sekali lagi, aparat keamanan menunjukkan sesuatu yang memalukan. Sabtu, 4 Maret ratusan angota polisi dan anggota TNI bersenjata lengkap berhadap-hadapan di kawasan Jalan Slamet Riyadi di pusat Kota Ambon. Ini bukan yang pertama kali TNI dan Polisi baku tembak dengan sesamanya. Bentrokan ini selain menewaskan seorang polisi dan seorang anggota TNI juga mengakibatkan seorang warga terkena peluru nyasar. Warga menjadi marah dan melampiaskan kemarahannya dengan membakar ban bekas dan memblokir jalan.

Untuk meredam konflik, anggota kepolisian RI dan TNI di Ambon diisolasi, mereka tidak boleh meninggalkan satuan masing-masing. Kemudian untuk meminimalisir salah paham dan perselisihan, setiap patroli pengamanan di Ambon melibatkan aparat gabungan Polisi Militer dari Angkatan Darat, Laut, dan Udara. (Tempo, 6 Maret 2006).

Membangun Sistem Demokratis dan Perbaikan Ekonomi

07-March-2006

United Development Nations Program (UNDP) menilai Indonesia cukup berhasil membangun demokrasi. Indikasinya adalah pelaksanaan Pemilu 2004 berlangsung sukses, aman, dan diterima oleh semua pihak serta tingginya antusiasme masyarakat untuk berdemokrasi. Sebanyak 78 persen rakyat Indonesia menggunakan hak pilihnya. Hal ini menunjukkan indikasi rakyat Indonesia memiliki keinginan kuat untuk berdemokrasi (Republika Online, 2 Maret 2006).

Penilaian UNPD atas keberhasilan Indonesia membangun demokrasi cukup membanggakan, tapi demokrasi yang terbangun masih dalam tahap “demokrasi atas-bawah”, rakyat dan pemerintah, seperti pemilihan umum yang damai dan menyampaikan aspirasi ke parlemen. Sementara budaya berdemokrasi antarindividu dan antrakelompok belum terbangun. Hubungan sosial dalam masyarakat masih sering menggunakan logika otot.

Revisi SKB Dua Menteri

07-March-2006

Kasus penutupan rumah ibadah secara paksa di beberapa tempat selalu mengundang kontroversi. Sebagian kalangan menentang aksi ini dengan alasan HAM, sementara pihak lain menyetujuinya karena rumah ibadah tersebut adalah ilegal. Munculnya aksi penutupan “rumah ibadah ilegal” secara paksa disebabkan ketidaktegasan pemerintah daerah. Seandainya pemerintah segera menindak pelaku yang menyalahgunakan izin pembangunan rumah, toko, atau perkantoran sebagai tempat ibadah, tentu penutupan secara paksa oleh massa tidak akan terjadi.

Pendirian rumah ibadah diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) dua menteri, yaitu Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri, 01/BER/MDN-MAG/1969 tentang tugas aparatur pemerintahan dalam menjamin ketertiban dan kelancaran pelaksanaan pengembangan dan ibadat agama oleh pemeluknya. SKB tersebut dikeluarkan untuk membangun dan memelihara kerukunan antarumat beragama. Semestinya setiap penganut agama menghargai SKB ini. Jika setiap pihak tidak mengacuhkan SKB ini, maka kerukunan umat beragama tidak akan tercipta. Kita tidak mau umat bergama ‘gontok-gontokan’ setiap waktu.

Satuan Denjaka Deteksi Teroris di KM Kelud

08-March-2006

Jakarta-RoL-- Satuan elit TNI AL, Korps Marinir, berhasil mendeteksi adanya aksi terorisme di sebuah kapal penumpang milik PT Pelni, KM Kelud, yang tengah berada di perairan Selat Malaka.

Aksi pembajakan kapal yang membawa tidak kurang dari 2 ribu penumpang itu terdeteksi dari Global Maritim Distress Signal System (GMDSS) milik Mabes TNI AL setelah KM Kelud memberikan sinyal bahwa mereka telah dibajak teroris, demikian siaran pers Korps Marinir yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa.

Dalam latihan khusus (Latsus) Denjaka 2006 itu, sejumlah pasukan khusus TNI AL dikerahkan untuk melumpuhkan sekitar 15 teroris bersenjata campuran yang membajak KM Kelud.

Inggris Segera Tarik Pasukan dari Irak

08-March-2006

LONDON--MIOL: Penarikan pertama pasukan Inggris dari Irak dapat berlangsung awal musim semi ini dan sepenuhnya keluar dari Irak dalam waktu dua tahun. Demikian diberitakan surat kabar Daily Telegraph, Selasa (7/3).

Koran itu mendasarkan beritanya pada wawancara dengan Letnan Jenderal Nick Houghton, orang kedua dalam kepemimpinan balatentara gabungan pimpinan Amerika Serikat di Irak.

Jenderal itu menekankan bahwa pemikirannya sejalan dengan atasannya dari Amerika Serikat, Jenderal George W Casey, kata harian tersebut seperti dikutip Kantor Berita Jerman DPA.

Rumsfeld Menuduh Iran Mengirim Pasukan Garda Revolusi

08-March-2006

Washington-RoL-- Menteri Pertahanan AS Donald Rumsfeld hari Selasa menuduh Iran mengirim pasukan Garda Revolusi ke Irak dan memperingatkan Teheran itu merupakan “kesalahan dalam penilaian”.

“Mereka saat ini mengirim orang ke Irak untuk melakukan hal-hal yang merugikan masa depan Irak, dan kami tahu itu, dan itu adalah sesuatu yang akan mereka lihat lagi karena merupakan sebuah kesalahan dalam penilaian,” katanya kepada wartawan di Washington.

Ketika didesak untuk memberikan penjelasan, Rumsfeld mengatakan, Iran sedang mengirim “orang-orang tipe pasukan Quds”, atau pasukan Garda Revolusi Iran, ke Irak.
“Saya tidak berpendapat kami bisa menganggap mereka sebagai peziarah agamis,” kata Rumsfeld.

Polisi dan Warga Aceh Timur Bentrok

08-March-2006

JAKARTA - Bentrok antara warga dan polisi terjadi di bumi Aceh. Ratusan massa menyerbu Mapolsek Peudawa Rayeuk, Aceh Timur, dan melemparinya dengan batu. Insiden Senin malam lalu itu mengakibatkan arus lalu lintas Jalan Raya Banda Aceh-Medan lumpuh.

Beruntung, insiden ini tak sampai meluas. Petugas gabungan polisi dan TNI langsung datang ke lokasi dan berhasil menghalau warga dengan tembakan peringatan. Dini hari kemarin keadaan bisa dikuasai aparat keamanan.

“Syukurlah, sekitar pukul 01.00 dini hari tadi (kemarin), massa berhasil dicairkan. Dari laporan yang saya terima, juga tidak ada warga yang dikabarkan terkena tembakan,” kata Wakadiv Humas Polri Brigjen Pol Anton Bahrul Alam di Mabes Polri kemarin.

Lima Bom Rakitan Ditemukan di Belakang SMU 1 Poso

08-March-2006

Penulis: Hafid
PALU--MIOL: Kepolisian Resort Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) enemukan lima bom rakitan aktif dengan pemicu detonator. Bom tersebut ditemukan di halaman belakang Sekolah Menengah Umum (SMU) Negeri 1 Poso.

Demikian dikatakan Wakapolres Poso, Komisaris I Wayan Andreas, di Poso, Selasa (7/3). Menurutnya, ini adalah kasus pertama penemuan bom di Poso tahun 2006. Bom tersebut diperkirakan baru dirakit tiga pekan lalu.

Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bom dibuat dari black powder dan berisi paku. Oleh polisi, lima bom itu segera diamankan di Polres Poso dan langsung diuraikan.

Menlu: Terorisme Timbulkan Kesan Indonesia tak Aman

08-March-2006

JAKARTA--MIOL: Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda mengatakan terorisme telah menimbulkan kesan bahwa Indonesia tidak aman dan hal ini telah menjauhkan investasi asing dari Indonesia.

Berbicara dalam Rapat Paripurna DPR yang dipimpin Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno di DPR Selasa (7/3) Menlu menambahkan terorisme telah mengancam kedaulatan negara.

“Pelaku pemboman di Atrium Senen pada tahun 2000 dan pemboman di Bali dan Jakarta adalah warga Malaysia dan didanai oleh orang asing,” kata Menlu.

Keadilan dan Kebangkitan Umat

08-March-2006

Pengadilan begitu garang saat berhadapan dengan bocah berusia 8 tahun, Muhammad Azwar alias Raju. Syamsul Bahri, Ketua Pengadilan Negeri Langkat, mengatakan bahwa persidangan Raju akan diteruskan. Karena menghentikan persidangan Raju di tengah jalan mencederai hukum. Jadi, demi tegaknya hukum, pengadilan Raju must go on, tuturnya. Keadilan (baca: pengadilan) dihadapan seorang bocah bak karang di tengah lautan, berdiri kokoh menantang opini nasional yang menginginkan pengadilan Raju segera dihentikan.

Tapi sayangnya, kegarangan pengadilan tidak berlaku bagi Neloe, terdakwa kasus ECW. Dengan hati berbunga ia bisa lepas dari jeratan hukum. Bebasnya Neleo dari tangan “Dewi Keadilan”, menambah daftar panjang terdakwa korupsi yang lolos dari hukum. Ini adalah kesekian kalinya rakyat dibuat kecewa oleh Pengadilan kita. Selama ini, pengadilan menjadi pusat sasaran kritik, ketidakpuasan, dan kekecewaan dari sebagian besar masyarakat. Rupanya “Dewi Keadilan” masih simpati kepada para koruptor.

Memberantas Sumber Terorisme

08-March-2006

Selama ini, perang melawan terorisme lebih mengedepankan tindakan militeristik. Pendekatan militeristik memang diperlukan, tapi kurang berdaya guna jika tidak dibarengi dengan upaya-upaya memusnahkan sumber-sumbernya. Ketidakadilan dan ketertindasan adalah faktor utama yang memicu seseorang atau kelompok melakukan aksi terorisme.

Semua pihak harus mengkaji ulang kebijakannya dalam memberantas atau berperang melawan terorisme. Memang kemahiran (profesionalitas) aparat keamanan bisa menangkal dan melindungi negara dari aksi-aksi terorisme, tapi semua itu tidak akan menyelesaikan masalah terorisme. Karena kebijakan perang melawan terorisme tidak dibarengi dengan pemberantasan sumber-sumber terorisme. Ibarat asap, ia akan tetap ada selama api masih menyala.

Ambon Normal Kembali, Tapi Warga Takut Jika Malam Tiba

09-March-2006

M Hanafi Holle - detikcom
Jakarta - Kota Ambon hingga Minggu (5/3/2006) sore ini kembali normal setelah sebelumya dicekam ketakutan menyusul panasnya hubungan prajurit TNI dan Polri. Namun beberapa warga menyatakan masih khawatir jika malam datang.

“Kalau malam pasti akan tegang lagi. Biasa kalau pada level petinggi TNI dan Polri sudah tuntas, namun pada level anak buah di lapangan belum tentu tuntas. Ini yang biasanya terjadi,” kata Taher Padang, warga Kelurahan Waihaong Ambon.

Pantauan detikcom, palang jalan yang dibangun warga menggunakan bebatuan, kayu dan peralatan lainnya, sejak siang tadi sudah diangkat pihak Kepolisian. Aktivitas warga berjalan normal. Tidak ada lagi penjagaan pihak Kepolisian di sudut-sudut jalan.

Antisipasi Terorisme, Kota Palu Disekat 15 Bagian

09-March-2006

Mahfud Jufri - detikcom
Jakarta - Mengantisipasi gangguan keamanan di Sulawesi Tengah dari aksi serangan terorisme, Komando Operasi Keamanan Sulawesi Tengah menyekat Kota Palu menjadi
15 wilayah. Tiap-tiap wilayah itu dipasang portal dengan sejumlah petugas
Kepolisian.

Hal ini disampaikan oleh Komando Koopskam Sulteng Inspektur Jenderal Paulus
Purwoko kepada wartawan di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (8/3/2006).

Menurutnya langkah ini diambil sebabai upaya antisipatif Kepolisian dalam
menanggulangi meningkatkan gangguan keamanan, utamanya aksi-aksi terorisme.

Barat Jangan Picu Konfrontasi

09-March-2006

PEMUATAN kartun yang menghina Nabi Muhammad SAW di Jyllands-Posten, koran independen di Denmark, menghadirkan tragedi internasional. Tragedi ini memicu huru-hara di banyak negara, korban harta benda, dan bahkan nyawa. Di balik itu, pemuatan kartun tersebut juga kian memperuncing jurang perbedaan Islam dengan negara-negara Barat (Amerika Serikat dan Eropa).

Dunia Barat cenderung membela Denmark dengan senjata pamungkas “kebebasan pers dan berekspresi”—hal yang tak begitu disenangi kebanyakan kalangan agamawan. Ironisnya, setelah pemuatan kartun Nabi di Jyllands-Posten, beberapa media di Eropa dan Amerika Serikat ikut menampilkannya.

Beragam Lalu Dewasa

09-March-2006

KELOMPOK Ahmadiyah, sebagaimana diributkan belakangan ini, adalah salah satu dari ratusan kelompok dan aliran yang ada dalam Islam. Nama Ahmadiyah sendiri dinisbatkan kepada pendiri mazhab ini, yakni Mirza Ghulam Ahmad, yang lahir di Qadiyyan, India, pada tahun 1281 H.

Salah satu ucapan Mirza yang terkenal, sebagaimana dikutip dari buku Ensiklopedia Kelompok, Aliran, Mazhab, Partai, dan Gerakan Islam (Januari: 2006) yang diluncurkan Wapres Jusuf Kalla pekan lalu, adalah, “Nabi terakhir yang tunduk kepada Nabi Saw tidak pernah menyatakan bahwa dirinya adalah nabi atau rasul dalam pengertian yang sebenarnya. Allah memanggilku dengan sebutan nabi hanya berdasarkan isti’arah (kiasan) saja. Kenabianku merupakan pancaran dari kenabian Muhammad Saw. Sebuah bayangan tidaklah memiliki wujud tersendiri atau wujud yang sebenarnya.”

Bom Guncang Kota Suci Varanasi

09-March-2006

Keamanan Disiagakan untuk Cegah Konflik Sektarian
Varanasi, Rabu - Pasukan keamanan dikirim ke tempat-tempat suci di seluruh India hari Rabu setelah terjadinya peledakan bom di kota suci kuno Hindu, Varanasi, Selasa (7/3), yang menewaskan 20 orang dan menimbulkan kekhawatiran timbulnya kekerasan sektarian.

Massa Hindu yang marah hari Rabu menghalangi iring-iringan mobil Mulayam Singh Yadav, menteri kepala negara bagian Uttar Pradesh, kala dia mengunjungi lokasi terjadinya peledakan bom di kuil dan di sebuah stasiun kereta api yang penuh sesak di kota Varanasi, India utara.

Bom Meledak Di Luar Rumah Penasehat Raja Thailand

09-March-2006

BANGKOK--MIOL: Sebuah bom meledak di luar rumah kediaman kepala penasehat raja Thailand Bhumibol Adulyadej Kamis, melukai seorang berkebangsaan asing, kata polisi.

Mereka mengatakan, bom disembunyikan di bawah bangku batu yang terletak di dekat gardu keamanan di depan rumah mantan PM Prem Tinsulanonda, membuat kaca berterbangan.

Perawat ruang gawat darurat pada sebuah rumahsakit mengatakan kepada Reuters yang terluka seorang laki-laki, yang menderita luka akibat terkena pecahan kaca namun bukan luka serius.

Bush Yakin Osama Bin Laden Akan Tertangkap

09-March-2006

Nurfajri Budi Nugroho - detikcom
Jakarta - Presiden AS George W Bush yakin Osama bin Laden akan tertangkap, meskipun sejauh ini usaha yang dilakukan masih sia-sia. Setidaknya perburuan terhadap orang nomor satu di kelompok al-Qaeda ini telah dilakukan selama lima tahun.

Pernyataan tersebut disampaikan Bush dalam kunjungan tidak resmi Bush ke Afghanistan, Rabu 1 Maret kemarin. Dalam pengawalan ketat, Bush tiba-tiba mengunjungi Afghanistan, sebelum kunjungan resminya ke India dan Pakistan.

Ditemukan, 24 Mayat Tanpa Identitas di Baghdad

09-March-2006

BAGHDAD - Sedikitnya 24 mayat ditemukan tergeletak di sejumlah lokasi di Baghdad, Iraq, kemarin. Seluruh mayat itu diduga menjadi korban penembakan atau dicekik hingga tewas. Penemuan mayat-mayat ini semakin meningkatkan ketegangan yang terjadi di Iraq, akibat aksi sektarian akhir-akhir ini.

Selasa malam lalu, seorang anggota patroli militer AS menemukan 18 mayat di dalam sebuah minibus yang ditinggalkan di persimpangan Amariyah dan Khadra, kawasan barat Baghdad. Mayat yang seluruhnya pria itu ditemukan dalam keadaan tangan terikat dan mata ditutup. Menurut Letnan Maitham Abdul-Razzaq, dua di antara korban tampaknya adalah warga Arab.

China Tuduh AS Pelanggar Serius HAM

09-March-2006

BEIJING--MIOL: China menuduh Amerika Serikat merupakan ‘pelanggar serius’ hak-hak asasi manusia, dalam menanggapi suatu laporan AS bahwa Beijing nomor satu dari pelanggar hak asasi manusia ‘paling sistemik’ seluruh dunia.

Suatu laporan dikeluarkan oleh kabinet China, Dewan Negara, mencatat “banyak kasus menunjukkan pelanggaran serius hak-hak asasi manusia baik di dalam maupun di luar AS,” kata kantor berita Xinhua.

Laporan itu mencakup tujuh ‘perspektif’ termasuk pemaksaan hukum, hak-hak politik, diskriminasi rasial dan pelanggaran hak-hak di negara-negara lain, menurut Xianhua.

Dua Kaki Tangan Noordin M Top Masih Ditahan di Polda Jatim

09-March-2006

Nala Edwin - detikcom
Jakarta - Perburuan terhadap dedengkot teroris Noordin M Top terus berlangsung. Kali ini polisi mengamankan dua orang yang diduga kaki tangan Noordin. Mereka yakni Ahmad Basir dan Arif Hermansyah. Keduanya masih ditahan di Polda Jatim.

Demikian disampaikan Wakil Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Wakadiv Humas) Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (6/3/2006).

Gerilyawan Tangkap 50 Pegawai Perusahaan Keamanan Irak

09-March-2006

Baghdad -RoL-- Sejumlah pria bersenjata yang mengenakan seragam polisi khusus Rabu menangkap sebanyak 50 karyawan dari sebuah perusahaan keamanan swasta di Baghdad, di tengah ketegangan sektarian baru dan kebuntuan politik yang membuat tidak stabil di Irak.

Para pejabat keamanan mengatakan orang-orang bersenjata itu menyerang markasbesar perusahaan keamanan Al-Rawafed di bagian timur ibukota dan melarikan diri dengan semua pegawai dengan todongan pistol. Para pejabat itu tidak dapat mengatakan dengan segera apakah orang-orang bersenjata itu dari kementerian dalam negeri atau apakah pegawai itu diculik oleh gerilyawan yang menyamar sebagai polisi khusus.

Kekerasan Beragama tak Menyelesaikan Masalah

09-March-2006

MASALAH kekerasan dalam beragama hingga kini masih kerap terjadi, bahkan dari waktu ke waktu cenderung meningkat. Banyak pengamat memprediksikan, masalah ini akan terus mewarnai kehidupan beragama di masa mendatang. Kekerasan itu tak hanya terjadi pada pengikut antar agama, tetapi juga antar pemeluk satu agama.

Di masa lalu, kita kerap diributkan dengan kekerasan antara pengikut NU dan Muhammadiyah, khususnya di kampung-kampung, hanya masalah sepele, yakni perbedaan furu’ (cabang amalan agama) semisal masalah qunut dan jumlah rekaat tarawih. Syukurlah, kini masalah itu nyaris tak dijumpai lagi.

Kesalehan dan Politik

09-March-2006

Oleh: Azyumardi Azra
Membaca buku yang berasal dari disertasi Ann Kull, Piety and Politics: Nurcholish Madjid and His Interpretation of Islam in Modern Indonesia (2005), saya menemukan sisi-sisi lain pemikiran Nurcholish Madjid (wafat 29 Agustus, 2005), yang selama ini mungkin sering diabaikan para pengkaji pemikiran Cak Nur. Buku yang saya baca secara on and off selama beberapa bulan ini dapat memperkaya pandangan yang lebih komprehensif tentang seorang pemikir terkemuka Indonesia kontemporer.

Kuil Hindu Dibom, 23 Orang Tewas

09-March-2006

VARANASI - Tiga bom meledak di kota suci umat Hindu India, Varanasi, kemarin. Tidak kurang dari 23 orang tewas di kota yang terletak di lembah Sungai Gangga itu.

Sebuah bom meledak di kuil Hindu Sankat Mochan. Dan dua lainnya meledak di stasiun kerera api Varanasi. Sebuah bom lainnya berhasil dijinakkan.

Kepala Polisi Uttar Pradesh, Yashpal Singh mengungkapkan kalau pelaku peledakan sengaja memilih hari Selasa, dengan tujuan membawa banyak korban. Selasa adalah hari bagi umat Hindu untuk memanjatkan doa khusus untuk Hanuman.

Tutup Penjara Abu Ghraib

11-March-2006

BAGHDAD - Militer AS di Iraq menjadwalkan penutupan penjara Abu Ghraib dalam kurun waktu tiga bulan ke depan. Tidak kurang dari 4.537 tahanan, yang saat ini masih mendekam di penjara itu, dipindahkan ke penjara baru di dekat Bandara Internasional Baghdad. Selanjutnya, lokasi itu akan diserahkan ke otoritas pemerintah Iraq.

Kepala Staf Pasukan Gabungan Jenderal Peter Pace menjelaskan kalau pemerintah AS ingin secepat mungkin menyerahkan penjara tersebut. “Pembangunan fasilitas (baru) sedang berlangsung. Nantinya, AS dapat meninggalkan Abu Ghraib. Kemudian, terserah pemerintah Iraq untuk menentukan apa yang akan dilakukan,” terang Pace, kemarin.

TPM Belum Tahu Penetapan Ahmad Basir Sebagai Tersangka

11-March-2006

Penulis: Faishol Taselan
SURABAYA--MIOL: Tim Pengacara Muslim (TPM) belum mengetahui jika Ahmad Basir warga Jl Kalimas Madya III/19 Surabaya yang ditangkap Detasemen 88 Anti Teror Polda Jatim, ditetapkan sebagai tersangka.

“Saya akan cek dulu ke Polda Jatim apa benar ditetapkan sebagai tersangka, kenapa semudah itu ditetapkan padahal baru saja ditangkap,” kata Pengacara Ahmad Basir dari TPM, Fahmi M Bahmied ketika dihubungi Media Indonesia, Kamis (9/3).

Dalam keterangan pers di Jakarta Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam menyatakan Ahmad Basir ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ikut menyembunyikan Noordin M Top.

TNI AL dan US Navy Kontak Tembak dengan "Teroris" di Tarakan

11-March-2006

Surabaya-RoL-- Personel gabungan pasukan katak (Kopaska ) TNI AL bersama dengan anggota AL AS (US Navy) dan anggota Pangkalan TNI AL (Lanal) Tarakan, Kalimantan Timur, terlibat kontak tembak dengan kelompok “teroris” yang sedang membajak satu kapal di tengah laut.

Komandan Kopaska, Letkol Laut (E) M Faisal, dalam siaran pers Dispen Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) yang diterima ANTARA di Surabaya, Jumat menjelaskan, kontak tembak itu merupakan bagian dari skenario latihan gabungan TNI AL dengan US Navy.

Mayat 18 Pria Ditemukan di Minibus di Baghdad

11-March-2006

Baghdad-RoL-- Mayat 18 pria yang ditutup matanya, diikat kedua lenganya dan dijerat lehernya ditemukan di minibus di distrik yang didominasi Arab Suni di Baghdad, ibukota Irak.
Tampaknya mereka adalah korban akibat perang antar sekte yang dilancarkan faksi-faksi bersenjata.

Identitas 18 pria itu belum dapat dipastikan, kata polisi hari Rabu. Leher mayat tersebut dijerat, kendati sumber polisi dan medis memberikan keterangan yang berbeda tentang apakah korban digantung. Beberapa mayat memperlihatkan tanda luka akibat penyiksaan.

Majelis Agama Kumpul Bahas Finalisasi Revisi SKB

11-March-2006

JAKARTA--MIOL: Delegasi majelis-majelis agama, Kamis sore, berkumpul di Departemen agama Jakarta, untuk mendengarkan penyampaian Menteri Agama Dan Mendagri mengenai Peraturan Bersama Menteri tentang Kerukunan Umat Beragama.

Kelima delegasi yang telah berkumpul antara lain, Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin, Penasihat MUI Zaidan Jauhari, utusan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Marida Farida dan Fera Wenny, serta delegasi dari Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Sekjen PGI Pdt Weinata Sairin dan perwakilan lainnya dari Perwalian Umat Buddha Indonesia (Walubi) dan Persatuan Hindhu Darma Indonesia (PHDI).

NATO akan Adakan Pertemuan Pertama di Sebuah Negara Arab

11-March-2006

Brussel-RoL-- Aliansi pertahanan NATO yang dipimpin Amerika Serikat akan mengadakan pertemuan pertamanya di sebuah negara Arab bulan depan ketika pakta itu mengadakan pembicaraan dengan tujuh mitra Laut Tengah-nya di Maroko, kata sumber NATO Rabu.

Sidang dua hari di Rabat pada 6-7 April, yang akan dipimpin oleh Sekjen NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) Jaap de Hoop Scheffer, itu akan mengumpulkan duta besar aliansi 26 negara itu dengan duta besar dan direktur politik Aljazair, Mesir, Israel, Jordania, Maroko, Mauritania dan Tunisia.

Penanganan Kelompok Garis Keras, Rice: Demokrasi Indonesia Cukup Matang

11-March-2006

Menlu AS Condoleezza Rice berpendapat bahwa demokrasi Indonesia sudah cukup matang dalam menangani kemungkinan kehadiran kelompok-kelompok garis keras dalam kancah politik.

“Saya yakin bahwa dengan kematangan demokrasinya, Indonesia mampu menangani isu-isu tersebut,” kata Rice di Washington DC, berkaitan dengan rencana kunjungannya ke Indonesia, 14-15 Maret 2006.

Dalam briefing yang dirilis Deplu AS, Jumat (10/3), Rice mengakui bahwa di Indonesia pun ada ancaman kelompok garis keras, seperti yang terjadi di sejumlah negara lainnya.

Namun keberadaan kelompok ekstrim tersebut, dan aksi-aksi kekerasan oleh ekstremis, tidak akan membuat demokrasi kehilangan kemampuan untuk merangkul semua orang dari berbagai kepercayaan dan keyakinan.

Polisi Sebut Upaya Adu Domba

11-March-2006

Kapolda Sulteng Brigjen Oegroseno sore kemarin tiba di lokasi kejadian didampingi Dir Intel Polda AKBP I Nyoman Argawa, Karo Pers Kombes I Nyoman Rubrata, dan Kabid Humas AKBP Rais Adam. Kapolda melihat seluruh kerusakan akibat ledakan bom.

Setelah melihat lokasi, Oegroseno menjelaskan, ledakan itu merupakan upaya adu domba yang dilakukan teroris. Bom tersebut diduga dibuat pelaku dari satu perguruan. Dia menyebut, warga biasa tak mungkin mampu membuat bom itu. “Perbuatan mereka sudah begini. Kemarin kan di Maesa. Nah, sekarang tempat orang Hindu diledakkan mereka. Ini sengaja untuk mengacaukan situasi,” tegasnya.

Polisi Tangkap Lima Orang Terkait Kasus Teror

11-March-2006

Palu-RoL-- Lima orang yang diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) ditangkap tim Detasemen Antiteror 88 Mabes Polri.

Ke lima orang tersebut ditangkap pada Selasa malam (7/3) di sejumlah tempat terpisah dalam wilayah Kabupaten Parigi-Moutong (Parimo), Sulteng, termasuk di antaranya berinisial Wah dan Kha.

Sumber ANTARA di Polda Sulteng, Kamis, mengatakan sempat terjadi kontak senjata saat dilakukan penangkapan di kecamatan Tomini, dan dilaporkan seorang di antaranya terkena peluru yang dimuntahkan petugas.

Saat penangkapan tersebut, polisi juga berhasil menyita tiga pucuk senjata api organik dari tangan mereka.

Teror Bom Kembali Guncang Poso Kota

11-March-2006

Penulis: Hafid
PALU--MIOL: Sehari setelah sebuah bom rakitan meledak di Kompleks Pura Agung Jagadnata Stana Narayana, di Desa Toini, Kecamatan Poso Pesisir Utara, aksi teror berlanjut di Kecamatan Poso Kota, sekitar 10 kilometer dari Desa Toini.

Sabtu (11/3) sebuah bom rakitan ditemukan di SDN 3 di Kelurahan Kayamanya, Poso Kota. Penemuan bom pertama kali ditemukan seorang siswa kelas lima SDN 3, Safat Lamato. Ia melihat sebuah bungkusan dalam kotak kardus dengan beberapa rangkaian kabel diletakkan di pintu gerbang masuk sekolah.

Melihat kardus mencurigakan itu, Safat langsung melaporkannya kepada guru sekolah. Pihak sekolah pun kemudian melaporkan penemuan bungkusan yang diduga bom tersebut ke polisi. Selanjutnya, pihak sekolah memutuskan untuk meliburkan para siswa untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan.

Tak Disangka Terlibat Noordin M Top, Keluarga Basir Menyesal

11-March-2006

Budi Sugiharto - detikcom
Surabaya - Diduga terlibat jaringan Noordin M Top, warga Kalimas Madya III/ 19 Surabaya, Ahmad Basir ditangkap Densus 88 Antiteror Polda Jatim, Jumat lalu (3/3/2006). Keluarga tak menyangka pun menyesali penangkapan ini.

Tuduhan yang dikenakan Basir disesalkan pihak keluarga. Keluarga meyakini Basir tidak terlibat pada jaringan kelompok tertentu baik yang fundamental atau terorisme. Basir dikenal tidak pernah menginap dan tidak pernah menerima tamu di rumahnya.

Rusia Kembali Lagi ke Timur Tengah

11-March-2006

Oleh: Trias Kuncahyono
Kunjungan pemimpin Hamas ke Moskwa, beberapa hari lalu, seakan menegaskan masuknya kembali Rusia ke kawasan Timur Tengah. Setelah berakhirnya Perang Dingin yang mengikuti runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1991, kawasan Timur Tengah seakan menjadi kawasan yang sepenuhnya dikuasai AS.

Kemenangan Hamas dalam pemilu di Palestina pada Januari 2006 memberikan jalan bagi Rusia untuk menghidupkan kembali kebijakan luar negerinya di Timur Tengah seperti di saat Perang Dingin. Moskwa merangkul Hamas yang disingkiri oleh AS dan beberapa negara Eropa (dan Israel) karena tetap dianggap sebagai kelompok teroris.

Rumah Penasehat Raja Thailand Dibom

11-March-2006

BANGKOK---Sebuah bom kemarin meledak di luar kediaman ketua tim penasehat Raja Thailand Bhumibol Adulyadej. Peristiwa itu melukai seorang turis asal Inggris. Meski bom yang meledak dalam skala kecil, insiden ini menambah ketegangan situasi Thailand yang memasuki hari kelima demo menentang PM Thailand Thaksin Shinawatra.

Bom ini meledak di pos penjagaan kediaman dinas Prem Tinsulanonda, mantan PM Thailand sekaligus ketua Dewan Penasehat (Privy Council) sekitar pukul 2 dini hari waktu setempat. Saat ledakan ini terjadi, Prem tengah bertemu dengan Menhan Thailand Thammarak Issarangkura Na Ayutthaya. “Nampaknya bom ini memang tidak dimaksudkan untuk membunuh siapapun, tapi hanya ingin mendapat publisitas karena Jendral Prem orang yang terpandang,"ujar Thammarak.

Prancis Ingin Tingkatkan Kerjasama Militer dengan Indonesia

11-March-2006

JAKARTA--MIOL: Militer Prancis dalam waktu dekat ingin meningkatkan kerja sama militer dengan TNI dalam banyak bidang, di antaranya berlatih menangani operasi militer selain perang dan pengintaian maritim melalui udara.

Komandan Armada Hindia Angkatan Laut Prancis, Laksamana Muda Hubert de Gaulliers des Bordes, kepada ANTARA News di atas geladak FNS Marne yang berlabuh di dermaga Tanjungpriok, Jakarta, Jumat (10/3) menyatakan, ada banyak hal yang perlu dilakukan bersama-sama. “Terorisme sudah jelas. Namun kami menawarkan hal-hal yang juga penting untuk dilakukan,” katanya.

Rice Harapkan Peran Indonesia Dalam Membawa Suara Islam Moderat

11-March-2006

WASHINGTON DC--MIOL: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Condoleezza Rice mengharapkan agar peran Indonesia sebagai pembawa suara Islam moderat terus ditingkatkan, sehingga dapat memberi sumbangan yang berharga bagi penyelesaian konflik-konflik di dunia.

“Saya melihat Indonesia bisa memainkan perannya dengan baik dalam mengatasi pergolakan di antara dunia Islam, ataupun antara dunia Islam dengan pihak lainnya di dunia,” kata Rice di Washington DC, Kamis, berkaitan dengan rencana kunjungannya ke Indonesia pertengahan Maret ini.

Osama Bin Laden, Mujahid Atau Teroris?

13-March-2006

MENURUT majalah News Week vol 133, Osama adalah orang Muslim yang taat, kaya, berbakat, karismatis, dan cakap. Osama sama sekali tidak mempunyai kesan angker dan arogan, tetapi sebaliknya, sopan dan lembut. Namun, mengapa dalam potret Amerika Osama adalah teroris kelas kakap yang paling berbahaya?

Menurut Osama dalam wawancara dengan The National, 5 Januari 1999, seluruh Dunia Islam sedang dieksploitasi aliansi Salibis-Yahudi. Lihat Pakistan, dia di bawah tekanan kuat mereka secara ekonomis dan politis. Afganistan, Iran, Irak, Suriah, Palestina, Lebanon, Sudan, Somalia, Libya, Mesir, dan negara-negara Teluk termasuk Saudi, semuanya di bawah tekanan konspiratif aliansi ini. Dan, status quo seperti ini akan terus dipertahankan, agar Islam tetap tersubordinasi, ini hanya perpanjangan perang salib.

Keluarga Ahmad Basyir Terima Surat Penahanan

13-March-2006

Surabaya-RoL-- Keluarga Ahmad Basyir di Jalan Kalimas Madya III, Surabaya, Jumat siang, menerima surat perintah penahanan yang bersangkutan terkait tuduhan keterlibatannya dalam jaringan teroris Noordin Mohd Top.

“Ya, bakda Jumatan (sesudah salat Jumat), keluarga Basyir memang baru menerima surat perintah penahanan dari Densus-88/Antiteror Polda Jatim,” kata Koordinator Tim Pembela Muslim (TPM) Jatim, Fahmi H Bachmid SH MHum.

Namun, katanya, TPM selaku kuasa hukum Basyir hingga kini belum menerima permintaan dari penyidik Densus-88/Antiteror Polda Jatim untuk mendampingi yang bersangkutan, kendati adanya surat perintah penahanan menunjukkan perubahan status Basyir menjadi tersangka.

Kapolri Minta Warga tidak Terpancing Soal Bom Poso

13-March-2006

Makassar-RoL-- Kapolri Jenderal Polisi Sutanto meminta kepada warga di Poso agar tidak terpancing dengan aksi peledakan bom di Pura Agung “Jagad Raya” desa Toini, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Jumat pagi.

Saat ini, kata Kapolri di sela-sela kunjungannya di Mapolda Sulsel, Jumat, pihaknya telah melakukan penyelidikan atas ledakan bom yang terjadi di eks lokasi permukiman transmigrasi asal Pulau Dewata Bali, sekitar 30 km Barat Poso atau 175 km Timur Palu itu.

Jenderal Sutanto mengakui, banyak kasus kekerasan Poso, termasuk peledakan bom yang hingga saat ini belum berhasil diungkap.

Jenderal Kanada Lolos Dari Serangan Bom di Afghanistan

13-March-2006

OTTAWA--MIOL: Seorang jendral senior Kanada diungsikan dengan sebuah helikopter Blackhawk AS, Jumat (10/3) dari pertemuan dengan para sesepuh desa di Afghanistan setelah serangan bom pinggir jalan di lokasi yang berdekatan.

Bom itu diledakkan dengan alat pengendali jarak jauh sekitar pukul 10.00 waktu setempat Jumat (10/3), menghancurkan roda sebuah kendaraan lapis baja Bison sekitar 70 kilometer sebelah utara Kandahar, kata juru bicara militer Kapten Stephanie Godin.

Tidak ada korban dalam serangan itu, katanya. Namun, pemimpin pertahanan Kanada Jendral Rick Hillier berada 800 meter dari lokasi ledakan ketika ia bertemu dengan sesepuh-sesepuh desa itu.

Dubes RRC Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Muhammadiyah

13-March-2006

Jakarta-RoL-- Duta Besar Republik Rakyat China (RRC) untuk Indonesia Lan Lijun melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsudin mengatakan Muhammadiyah dan pemerintah China berencana menjalin kerjasama dalam bidang budaya guna mencari solusi tentang masalah-masalah yang menyangkut hubungan antara umat Islam dan masyarakat etnis Thionghoa.

“Kami sama-sama obsesif untuk menyelesaikan masalah kita, utamanya yang menyangkut masalah umat Islam dan etnis Thionghoa yang selama ini sering diletakkan dalam konfigurasi konflik,” katanya.

Din Syamsudin: Bangsa Indonesia Terjebak Liberalisme Moral

13-March-2006

Solo-RoL-- Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsudin mengatakan, bangsa Indonesia terjebak liberalisme moral dan ini harus dicegah. Ia mengatakan hal itu pada peluncuran perdana peresmian stasiun televisi swasta “Solo TV” di ruang aula Masjid Fatimah Solo, Jumat.

Menurut dia, hal itu bisa dilihat dengan adanya Rancangan Undang-Undang Anti Pornografi dan Pornoaksi (APP) yang saat ini masih dibahas oleh DPR mendapat tantangan luar biasa. Dikatakan, melalui program-program siaran atau tayangan Solo TV yang akan lebih mengutamakan informasi dan pendidikan, diharapkan bisa memberikan pencerahan moral bagi bangsa ini.

Deplu: Wajar Bicarakan Soal Hambali dengan Rice

13-March-2006

JAKARTA--MIOL: Juru Bicara Deplu Yuri Thamrin menyatakan wajar apabila soal Hambali disinggung dalam pertemuan antara pemerintah Indonesia dengan Menlu AS Condoleezza Rice saat ia melakukan kunjungannya ke Indonesia pada 14 Maret mendatang.

“Kalaupun isu Hambali di-arrange itu sesuatu yang wajar karena kita berpendapat untuk menangani masalah terorisme ini diperlukan kerja sama internasional,” kata Yuri kepada pers dalam jumpa pers rutin Deplu di Jakarta, Jumat.

Hambali adalah WNI yang ditahan di AS karena diduga terlibat jaringan terorisme internasional Al-Qaeda.

Bom Rakitan Meledak di Pura Poso

13-March-2006

Satu Terluka, Polisi Temukan Baterai dan Potongan Kabel
POSO - Ledakan bom kembali mengguncang wilayah Poso, Sulteng. Kali ini, sebuah bom rakitan berdaya ledak rendah (low explosive) kemarin pagi meledak di salah satu kamar pesraman dalam lokasi Pura Agung Jagadhata Stana Narayana di Desa Toini, Kecamatan Poso Pesisir. Akibat ledakan yang terjadi pukul 07.45 Wita itu, seorang warga terluka.

I Nengah Sugiarte, 40, warga Kelurahan Moegko, Poso Kota, terluka di kedua kakinya akibat terkena serpihan bom. Bahkan, kaki kirinya terluka cukup serius, sehingga harus dirawat di RSU Poso.

Bom Guncang Kota Kurdi di Turki, Dua Tewas

13-March-2006

Penulis: Teguh Rachmanto
DIYARBAKIR--MIOL: Dua orang tewas dan 12 lainnya mengalami luka-luka akibat sebuah ledakan kuat di kota Van, Turki timur, Kamis.

Kantor berita Turki Anatolian melaporkan ledakan itu kemungkian disebabkan oleh sebuah bom bunuh diri, tapi laporan itu belum mendapatkan konfimasi.

Polisi mengatakan ledakan itu terjadi di dekat kantor gubernur Provinsi Van. Menurut polisi, mereka masih menyelidiki ledakan tersebut sehingga belum bisa memberikan keterangan lebih rinci.

Belakangan ini ketegangan meningkat di Van, kota utama Kurdi yang berdekatan dengan perbatasan dengan Iran.

Basir Resmi Tersangka

13-March-2006

JAKARTA - Setelah memeriksa selama seminggu penuh, Ahmad Basir Umar yang ditangkap di Surabaya usai salat Jumat pekan lalu akhirnya resmi menjadi tersangka. Pengumuman status baru Basir itu disampaikan Wakadiv Humas Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam di Mabes Polri kemarin.

“Peran yang bersangkutan adalah bekerja sama dengan Noordin Mohd Top,” ujar mantan Kapolda Kepri ini. Status Ahmad Arif Hermansyah baru ditentukan Sabtu besok.

Polisi menetapkan Basir setelah mendapatkan sejumlah bukti dan pengakuan. Hanya, Anton tidak menjelaskan lebih jauh bentuk bukti dan pengakuan itu. “Itu materi penyidikan yang tidak boleh disampaikan,” tandasnya.

AS Janji Tutup Penjara Abu Ghraib

13-March-2006

BAGHDAD--MIOL: Balatentara Amerika Serikat akan menutup penjara Abu Ghraib, mungkin dalam waktu tiga bulan, dan memindahkan sekitar 4.500 tahanannya ke panjara lain di Irak, kata jurubicara tentara.

Penjara di barat Bagdad itu merupakan pusat penganiayaan di bawah Presiden Saddam Hussein sebelum gambar serdadu Amerika Serikat menyiksa warga Irak di sana pada tahun 2003 memberinya makna baru akan kekejiannya.

Perserikatan Bangsa-Bangsa pertengahan Februari melukiskan sebagai “sangat menggelisahkan” gambar penyiksaan tawanan, yang belum pernah dilihat, di penjara Abu Ghraib dan menyampaikan harapan bahwa gambar itu diselidiki dengan cepat.

Ada Kaitan Antara Bom dan Penangkapan

13-March-2006

Wakapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Kombes Pol Soekirno mengatakan, bom yang meledak di Pura “Agung Jagad Raya” Kabupaten Poso, Jumat pagi, jenis rakitan dan kategori berdaya ledak rendah (low-explosive).

“Pelaku belum diketahui, namun sejumlah saksi yang berada di tempat kejadian saat terjadi ledakan telah dimintai keterangan,” kata Soekirno di Palu, Jumat. Soekirno menyatakan belum dapat memastikan motif dibalik peledakan di lokasi rumah ibadah umat Hindu itu, karena masih dalam penyelidikan.

Namun, mantan Komandan Operasi Pemulihan Keamanan Poso itu menengarai peledakan tersebut merupakan reaksi atas penangkapan terhadap sejumlah orang di Poso karena diduga terlibat aksi kekerasan di wilayah Sulteng.

10 Polisi Tewas dalam Bentrokan di Chechnya

13-March-2006

GROZNY--MIOL: Sedikitnya 10 polisi yang setia pada pemerintah yang didukung Moskow tewas dalam bentrokan beberapa hari terakhir ini dengan pemberontak di daerah perbukitan Chechnya. Demikian dikatakan satu sumber di pasukan keamanan setempat, Jumat (10/3).

Sejumlah saksi mata mengatakan, ledakan dalam pertempuran di kawasan Vedeno begitu keras sehingga bisa didengar di Grozny, 50 kilometer ke arah utara.

Seorang jurubicara Pusat Anti-Teroris pemerintah daerah menolak untuk mengkonfirmasi jumlah kematian itu dengan mengatakan, angka resmi menunjukkan bahwa tiga polisi tewas dan seorang lagi cedera. Ia menyatakan, empat pemberontak tewas dalam bentrokan tersebut.

Serangan Bunuh Diri di Afghanistan, Empat Tewas

13-March-2006

KABUL--MIOL: Paling tidak empat orang tewas, Minggu (12/3) di Kabul, ibu kota Afghanistan, akibat serangan bunuh diri yang agaknya ditujukan ke ketua senat negara itu, yang lari menyelamatkan diri tanpa cedera, kata juru bicara kementerian dalam negeri.

“Ada satu serangan bunuh diri pagi ini. Empat orang tewas,” kata juru bicara kementerian dalam negeri Yousuf Stanizai.

Sibghatullah Mujaddidi, ketua majelis tinggi parlemen, tampaknya jadi sasaran serangan tersebut, tapi ia selamat tanpa cedera, kata salah seorang pengawalnya, Baz Noor, yang ikut bersamanya dalam mobil yang sama.

Sandera AS Tewas di Tempat Sampah

13-March-2006

BAGHDAD - Berakhir sudah perjalanan panjang Tom Fox, aktivis perdamaian AS yang dinyatakan hilang sekitar tiga bulan lalu. Kemarin, dia ditemukan tergeletak tak bernyawa di atas tumpukan sampah, dengan luka tembak di tubuhnya. Kematian Fox tersebut meningkatkan kekhawatiran Inggris dan Kanada atas nasib warga mereka yang disandera bersamanya, tahun lalu.

Kementerian Dalam Negeri Iraq menyatakan, Fox ditemukan dengan tangan terikat dan beberapa luka memar di punggungnya. Sebelum dibunuh, kuat dugaan aktivis Kristen itu disiksa terlebih dahulu. Jasad Fox ditemukan polisi Iraq di sebuah lahan kosong di distrik Al-Mansur sekitar pukul 17.00 (pukul 21.00 WIB), Kamis lalu. Selanjutnya, Deplu AS melakukan proses identifikasi dan menyatakan bahwa jasad itu milik Fox.

Lima Orang Yordania Dihukum Seumur Hidup Terkait Rencana Aksi Teroris

13-March-2006

Amman-RoL-- Pengadilan Keamanan Negara Yordania hari Minggu menjatuhkan hukuman mati pada lima tersangka anggota Al-Qaeda namun meringankan pidana mereka itu menjadi hukuman penjara seumur hidup dengan kerja berat antara sepuluh dan 20 tahun.

Kelima terpidana itu, seorang diantaranya diadili in absentia, dinyatakan bersalah merencanakan serangan-serangan pada 2003 terhadap tiga hotel mewah di Amman dan terhadap perwira-perwira utama intelijen Yordania.

Empat dari kelima orang itu, semuanya berasal dari kota Salt, 33 kilometer sebelah barat Amman, ibukota Yordania, ditangkap pada 2003.

Umat Islam dan Tantangan Dunia Modern

13-March-2006

Oleh : KH. Dr. dr. Tarmizi Taher

“Dan jikalau Tuhan-mu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya?”
(QS. Yunus : 99)

Islam adalah agama universal dan menjadi rahmatanlil’alamin. Pergeseran peradaban dan perjalanan historis, tidaklah merubah esensi Islam. Hanya saja, terkadang umat Islam terbawa arus perubahan dan terpisah dari nilai-nilai Islam yang hakiki. Karena itu, umat Islam dituntut agar tetap istiqamah memegang syariat dan tangguh menghadapi tantangan dunia modern, agar tidak menjadi korban modernitas.

Ulama Mengutuk Terorisme

13-March-2006

Maraknya berbagai aksi teror belakangan ini, menempatkan Islam sebagai tertuduh. Faktanya, beberapa pelaku teror tersebut beragama Islam. Bahkan mereka, seperti Imam Samudra cs, menonjolkan simbol-simbol Islam dalam aksi mereka. Seakan Islam melegitimasi cara-cara kekerasan dan terorisme. Hal ini membuat para ulama di Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa bahwa Islam tidak membenarkan terorisme.

Sejak terjadinya tragedi di gedung WTC di New York, Amerika Serikat, MUI Pusat banyak menerima pertanyaan dari masyarakat seputar hukum melakukan bom bunuh diri. Hal yang ditanyakan adalah : Apakah pelaku bom bunuh diri tersebut dapat dikategorikan sebagai mati syahid, atau sebaliknya, mati konyol karena membunuh dirinya sendiri. Bagaimana kalau bom bunuh diri tersebut dilakukan dalam suasana perang. Bagaimana pula bila bom bunuh diri tersebut dilakukan untuk menimbulkan efek ketakutan (teror), serta menimbulkan korban harta dan jiwa pada pihak-pihak yang tidak berdosa. Pertanyaan ini semakin banyak setelah terjadinya tragedi bom Bali tahun 2001.

Beragama Secara Moderat

13-March-2006

Dan apabila mereka dilamun ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar. (QS. Lukman: 32)

Agama adalah jalan hidup. Beragama dalam Islam merupakan proses memaknai hidup dengan tuntunan syariat Islam yang benar. Perlunya beragama adalah supaya manusia hidup dengan tenang, aman, sejahtera dan selamat di dunia dan akhirat. Beragama tidak menjadikan umatnya susah dan frustasi. Hanya mereka yang ekstrim beragamalah yang menjadikan seolah beragama itu berat dan susah. Karena itu, beragama hendaklah memilih jalan yang seimbang dan moderat.

Menghadapi Peradaban Modern dengan Zikir dan Fikir

13-March-2006

Oleh : Prof. Dr. Syafii Maarif

Iqbal memberikan apresiasi yang tinggi terhadap fikr yang dikembangkan oleh peradaban Barat. Tapi, sikap mengabaikan pilar dzikr dinilainya sebagai sebuah sarang yang ditaruh di atas dahan yang rapuh dan tidak akan tahan lama. “Fikr dan dzikr atau ‘aql dan ‘isyq harus diintegrasikan secara mantap bila mau membangun peradaban modern yang segar, “ujar Iqbal.

Menghadapi Kelompok Radikal dengan Demokrasi

13-March-2006

Perjalanan demokrasi atau lebih tepatnya transisi demokrasi di Indonesia dalam kurun 7 tahunan yang ditandai Pemilu 1999 dan 2004 secara langsung dan bebas mendapat apresiasi positif dari Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Condoleezza Rice. Rice yang berkunjung ke Indonesia pada 14-15 Maret berpendapat bahwa demokrasi Indonesia sudah cukup matang dalam menangani kemungkinan kehadiran kelompok-kelompok garis keras dalam kancah politik (Media Indonesia, 11 Maret 2006).

Maklum saja, sejak reformasi bergulir pada Mei 1998, transisi demokrasi kita dihiasi dengan kemunculan kelompok-kelompok radikal. Pola pikir dan semangat juang yang menggebu-gebu membuat mereka ingin menyelesaikan persoalan-persoalan masyarakat Indonesia yang dihadapi saat ini secara instan. Akibatnya, tidak jalan yang bisa ditempuh kecuali jalan kekerasan. Alhasil, bom meledak di mana-mana dan tempat-tempat kemaksiatan diobrak-abrik dengan pentungan.

Warga Poso Kota Serahkan Senjata

17-March-2006

Penulis: Hafid
PALU--MIOL: Warga Poso, Sulawesi Tengah mulai menunjukan kesadarannya dengan menyerahkan berbagai persenjataan dan amunisi yang mereka simpan. Ini kemajuan dalam lima bulan terakhir operasi pemulihan keamanan di wilayah konflik, yang digelar pasukan Satuan Pelopor 3 Brimob Kelapa II Mabes Polri itu.

Sedikitnya 120 amunisi kaliber 5,56 milimeter dan sejumlah senjata yang diserahkan warga Poso kepada aparat keamanan. Selain senjata rakitan laras penjang dan pendek, mereka juga menyerahkan sejumlah busur panah yang biasa mereka pakai saat bertikai.

Penyerahan senjata dan amunisi tersebut dilakukan warga dengan suka rela setelah pasukan brimob terus menggelar sistem pengamanan bersama dari masyarakat.

Usut Kasus HAM di Poso

17-March-2006

Jakarta, Kompas - Forum Silaturrahim dan Perjuangan Ummat Islam Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia untuk segera menuntaskan pelanggaran HAM di Poso.

Desakan itu disampaikan ketua forum itu, Muh Adnan Arsal, saat diterima staf Komnas HAM, Yualdi, di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Kamis (16/3). Adnan Arsal yang memimpin rombongan kecil itu mengemukakan, penegakan hukum di Poso lemah. Menurut dia, tidak ada lagi keadilan dan hukum yang dirasakan mampu melindungi warga.

Ulama Harus Kembali pada Esensinya Sebagai Perekat Ukhuwah

17-March-2006

Banda Aceh-RoL-- Asisten III Sekretaris Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Syahbuddin BP, mengatakan kaum ulama harus kembali kepada esensinya sebagai perekat tali ukhuwah Islamiyah, sehingga sosok ulama akan tetap harum di tengah-tengah masyarakat sebagai pemimpin informal.

“Solusi terbaik yang harus ditempuh saat ini adalah mengembalikan ulama pada esensinya yakni sebagai perekat tali ukhuwah Islamiyah,” katanya saat membuka Musyawarah Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU/MUI) Provinsi NAD di Banda Aceh, Rabu.

TNI AL dan US Navy Latihan Penanggulangan Teroris

17-March-2006

Manado-RoL—TNI AL dan US Navy melakukan latihan penanggulangan teroris (Small Creft Counter Terrorisme Maritime Interdiction Tehniques), disekitar laut Sulawesi. 

Latihan tersebut berlangsung sejak tanggal 12 hingga 18 Maret 2006 dengan awali diskusi, teori dan akan praktek manuver lapangan, kata Komandan Lantamal VI Bitung, Laksamana Pertama, M Eddy Moerdijanto dalam acara jumpa pers, Selasa di Manado, Sulut.

Pada acara jumpa pers itu dihadiri lima personil dari US Navy, antara lain Mayor Corkey dan Cass, Dansatpaska Armatim, Letkol. Laut (E) M Faisal, para pejabat teras pada Markas Komando (Marko) Lantamal VI, Humas Lantamal VI, Kapten Alamsyah.

Tersangka Bom Bali II Tak Gentar Divonis Mati

17-March-2006

Dilimpahkan ke Jaksaan, Malah Mengumbar Senyum
DENPASAR - Tiga tersangka bom Bali II diserahkan Polda Bali kepada Kejati Bali kemarin. Mereka adalah Anif Sholahudin bin Sujudi alias Pendek, Muhammad Cholily alias Hanif alias Yahya Antony, dan Abdul Azis alias Jafar. Satu tersangka lagi Dwi Widiyarto alias Wiwid, 30, belum diserahkan karena penyidikannya belum tuntas.

Ketiga tersangka tiba di kantor kejaksaan pukul 10.50. Mereka dikawal ketat personel Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri berseragam serba hitam dengan senjata api laras panjang. Namun, pengamanannya tidak seketat saat penyerahan tersangka bom Bali I ke kejaksaan.

Purnomo: Tidak Ada Lagi Konflik Antarmasyarakat di Poso

17-March-2006

Palu-RoL-- Komandan Komando Operasi Keamanan (Koopskam) Sulteng, Irjen Pol Paulus Purwoko, menegaskan sejak penandatanganan Deklarasi Damai Untuk Poso di Malino, Sulsel (pada 21 Desember 2001), tidak ada lagi konflik antarmasyarakat di wilayah Kabupaten Poso.

“Saya sering berbicara dengan para tokoh muslim dan kristen di sana, dan mereka menyatakan tak ada lagi konflik pasca penandatanganan Deklarasi Malino,” katanya di Palu, Rabu. Menurut dia, aksi-aksi kekerasan yang muncul beberapa tahun terakhir di bekas daerah konflik itu hanya karena perbuatan perorangan atau satu-dua kelompok tertentu yang tak menginginkan situasi damai yang sudah terbangun di Poso.

Soal Akses Hambali, Rice Siap Kerjasama

17-March-2006

New York-RoL—Menlu AS Condoleezza Rice mengatakan bahwa Pemerintah AS siap untuk terus bekerja sama dengan pemerintah Indonesia berkaitan dengan kasus Hambali, WNI yang masih dalam tahanan AS sebagai tersangka terorisme.

“Soal Hambali, kami bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dalam masalah ini, dan kami akan melanjutkan kerjasama itu,” kata Rice dalam wawancara saat perjalanan menuju Indonesia, seperti dikutip Deplu AS, Senin.

Namun Rice tidak menjelaskan lebih jauh mengenai kerjasama tersebut, termasuk mengenai permintaan pihak Indonesia untuk mendapat akses langsung kepada Hambali. Hambali, yang diyakini memiliki hubungan dengan Al Qaeda, tertangkap di Thailand dalam operasi yang dilakukan aparat Thailand dan AS.

Serangan Helikopter AS Tewaskan 11 Warga Sipil di Irak

17-March-2006

BAGHDAD--MIOL: Sebelas warga dari satu keluarga Rabu (15/3) tewas sesudah helikopter Amerika Serikat membom rumah mereka di desa Is’haqi, 170 kilometer utara Baghdad.

Sumber rumah sakit mengatakan kepada kantor berita Jerman DPA bahwa kepala desa itu membawa jasad 11 warganya, yang tewas akibat pemboman udara Amerika Serikat pada pukul 04.00 waktu setempat ke rumah sakit tersebut. Ia menjelaskan bahwa sebagian besar adalah mayat perempuan dan anak-anak.

Alasan penyerangan tersebut tidak jelas. Komando tentara Amerika Serikat menolak memberi tanggapan atas kejadian tersebut.

Rice: Kelanjutan Perdamaian Timur Tengah Tergantung Hamas

17-March-2006

JAKARTA--MIOL: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Condoleezza Rice menilai pilihan akan kelanjutan perdamaian di Timur Tengah kini ada pada Hamas.

“AS menyambut baik pemilihan umum di Palestina serta keinginan masyarakat Palestina akan perubahan, tetapi sekalipun masyarakat menginginkan perubahan pemerintahan mereka tetap menghendaki perdamaian,” kata Rice di Jakarta, Rabu (15/3) menjawab pertanyaan Ketua DPR Agung Laksono mengenai sikap AS atas kemenangan Hamas.

Menurut Menlu AS, pandangan bersama AS dan sejumlah negara sekutunya yaitu satu-satunya jalan untuk mencapai perdamaian di wilayah Palestina dapat dilakukan dengan mengakui hak sipil, mengutuk terorisme dan tidak mempertahankan milisi.

Presiden Arroyo Buka Dialog 150 Tokoh Lintas Agama

17-March-2006

JAKARTA--MIOL: Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo membuka Dialog Lintas Agama di Shangrila Hotel, Cebu, Filipina, Selasa, yang dihadiri sekitar 150 tokoh agama dari 15 negara.

Dialog yang berlangsung tiga hari itu diikuti oleh 10 negara anggota ASEAN dan ditambah dengan Australia, New Zaeland, Papua Nuigini, Fiji, dan Timor Leste diyakini menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang multikultural dan majemuk.

Peserta dari Indonesia terdiri dari Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Syafii Maarif, Sudibyo Markus, Rozi Munir (NU), Uskup Aloysius Sudarso dan Theo Bella (Katholik), Bonar Napitupulu (Protestan), I Nyoman Suwanda (Hindu), Philip Wijaya (Buddha) dan cendikiawan Muslim Azyumardi, Azra, Syafii Anwar, dan Rizal Panggabean.

Polisi Ledakkan Koper yang Dicurigai Berisi Bahan Peledak

17-March-2006

Penulis: Agustanto BP
MADIUN--MIOL: Warga Jalan Diponegoro RT 28/RW 03, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Kamis (16/3) pagi, dikejutkan oleh sebuah koper hitam tergeletak di trotoar. Koper mencurigakan ini ditemukan seorang warga di dekat SD/SMP Santo Yusuf dan SMA Bonaventura.

Koper itu persis berada di depan tempat servis helm milik Suwardi. Melalui ketua RT, warga melaporkan temuan koper yang dicurigai berisi bom itu kepada petugas Polresta Madiun. Sekitar pukul 06.00, petugas tiba di lokasi dan melakukan pengamanan dengan memasang police line. Petugas juga meminta warga menjauh dari lokasi. Petugas dari Polresta Madiun dan Polwil Madiun di tempat kejadian perkara (TKP) melakukan penyisiran.

Polda Sulsel Miliki Ditasemen Khusus Anti Teror

17-March-2006

Makassar-RoL—Polda Sulawesi Selatan mulai Selasa (14/3) memiliki Detasemen Khusus 88/Anti Teror setelah Kapolda Irjen Pol Drs Aryanto Boediharjo, SH melantik AKBP Hamrad Radi, SmIK, Wakil Direktur Intelkam Polda Sulsel, sebagai kepala detasemen tersebut.

Selain Kadensus 88/AT, Kapolda juga melantik AKBP Drs Anthony Hutabarat, Wakil Direskrim Polda setempat sebagai Direktur Narkoba dan Kombes Pol. DR Siswanto Sunarso, SH, Pamen Polda Sulsel sebagai Kabid Pembinaan Hukum yang baru menggantikan Kombes Pol Drs Syamsuddin Yunus yang ditarik ke Mabes Polri di jakarta.

Pemimpin Gerilya Palestina Ditahan Pasukan Israel

17-March-2006

Tel Aviv-RoL-- Pemimpin gerilya Palestina yang dipenjara, Ahmad Saadat, dan sejumlah tahanan lain yang diburu Israel ditahan pasukan Israel, Selasa, setelah pengepungan yang berlangsung beberapa jam.

Saadat dan beberapa pengikutnya keluar dari penjara Palestina di Jericho, Tepi Barat, dengan tangkat diangkat, demikian dilaporkan media Israel dan saksi mata.
Pasukan Israel mengepung penjara itu sejak pagi dan mulai menyerangnya dengan dukungan tembakan helikopter dan tank.

Seorang polisi Palestina dan seorang anggota pejuang Brigade Syuhada al-Aqsa tewas dalam serangan itu.

Para Menlu Negara Islam Kecam Serangan Israel Ke Penjara Palestina

17-March-2006

JEDDAH--MIOL: Para menteri luar negeri negara-negara Islam, Rabu menegaskan kembali dukungan mereka pada Palestina dan mengecam serangan Israel terhadap sebuah penjara Tepi Barat sebagai “terorisme negara.”

“Negara-negara anggota komite eksekutif ini dengan suara bulat mendukung rakyat Palestina dan ekonomi nasional mereka sehingga dengan demikian kebutuhan mereka yang mendesak bisa dipenuhi,” kata Sekjen Organisasi Konferensi Islam (OKI), Ekmeleddin Ihsanoglu kepada wartawan.

Panglima TNI Minta Paspampres Waspadai Aksi Teror

17-March-2006

JAKARTA--MIOL: Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto memerintahkan seluruh prajurit Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres) mewaspadai aksi teror yang mungkin diarahkan kepada presiden, wakil presiden, dan tamu negara.

“Sekalipun masalah Aceh telah dapat diselesaikan, namun masih ada beberapa masalah yang belum diselesaikan secara tuntas termasuk aksi teror,” kata Panglima TNI ketika melantik Komandan Paspampres Brigjen Suroyo Gino, di Jakarta, Rabu pagi.

Suroyo menggantikan Mayjen Marinir Agung Wijayadi yang mendapat tugas baru sebagai Staf Ahli Panglima TNI.

Majelis Umum PBB Sahkan Resolusi Pembentukan Dewan HAM Baru

17-March-2006

PBB--MIOL: Majelis Umum PBB yang memiliki 191 anggota Rabu dengan suara melimpah mensahkan resolusi tentang pembentukan badan hak asasi manusia baru, yang diperbaiki, meskipun ada penentangan keras dari AS dan tiga sekutunya.

Badan HAM baru itu dirancang untuk menjadi lebih efektif dan untuk menggantikan badan yang ada sekarang ini, Komisi HAM PBB yang bermarkas di Jenewa, yang dianggap kredibilitasnya telah dinodai oleh kehadiran di antara 53 anggotanya, pelanggar hak asasi manusia terkenal seperti Cina, Kuba, Sudan dan Zimbabwe.

Suara itu adalah 170 menyetujui empat menentang—AS, Israel, Palau dan kepulauan Marshall—dan tiga negara tidak memberikan suaranya—Iran, Venezuela dan Belarus-- presiden majelis Jan Eliasson dari Swedia mengumumkan.

Madrasah Diledakkan

17-March-2006

MIRANSHAH - Sebagai mitra AS perang melawan terorisme, Pakistan tidak main-main. Mereka terus melumpuhkan semua titik yang diduga menjadi markas militan. Kemarin, pasukan Pakistan meledakkan sebuah madrasah di perbatasan Afghanistan yang dicurigai menjadi tempat berlindung kelompok militan.

Madrasah Khalifa yang terletak di distrik Waziristan Utara itu merupakan sekolah agama ketiga yang dihancurkan pasukan Pakistan dalam dua pekan terakhir. Peledakan madrasah tersebut memicu bentrok antara pasukan paramiliter Pakistan dengan para pendukung setia Taliban. Akibatnya, lima personel pasukan paramiliter dikabarkan tewas. Sementara, korban dari pihak militan dilaporkan mencapai 170 orang.

Komunitas Agama Menjanjikan Kerja Sama

17-March-2006

Cebu, Kompas - Komunitas agama di berbagai negara di dunia diminta mendukung masyarakat yang plural dan multikultural sehingga tercipta masyarakat yang membuka diri dan menghargai agama dan tradisi.

Untuk melaksanakannya, komunitas agama menilai perlu adanya kerja sama dan hubungan yang lebih intensif dengan pemerintah, khususnya untuk menangani segala bentuk kekerasan agar tercipta perdamaian.

Ini merupakan salah satu kesimpulan yang ditekankan di dalam pernyataan deklarasi hasil dialog antaragama di Cebu, Filipina, Kamis (16/3).

Para tokoh agama yang terlibat dalam dialog itu juga di dalam deklarasinya menyepakati pentingnya peran pendidikan untuk mempromosikan kerja sama dan menciptakan saling pengertian antarkomunitas agama.

Jangan Biasakan diri Lakukan Tindak Kekerasan

17-March-2006

Jakarta-RoL—Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendesak masyarakat di Papua dan daerah-daerah lainnya di tanah air untuk tidak membiasakan diri melakukan tindak kekerasan guna mencapai tujuan tertentu, apalagi jika sampai timbul korban jiwa dan harta benda.

“Jangan membiasakan diri melakukan tindakan kekerasan yang menimbulkan korban jiwa dan harta benda,” kata Presiden dalam jumpa pers mendadak di Kantor Kepresidenan, Kamis petang ketika menanggapi bentrokan antara warga Jayapura dengan aparat keamanan di kawasan Abepura, Jayapura, Kamis.

Indigenisasi Demokrasi

17-March-2006

Oleh : Azyumardi Azra
Dalam dua dasawarsa terakhir --ketika gelombang demokrasi melanda banyak dunia-- semakin banyak negara di muka bumi ini menjadi demokrasi. Tidak terkecuali Indonesia. Berikutan dengan mundurnya Presiden Soeharto dari kekuasaannya pada 1998, Indonesia menjadi negara demokrasi terbesar ketiga setelah India dan Amerika Serikat.

Tetapi, harus diakui, demokrasi belum lagi terkonsolidasi dengan baik di banyak negara. Demokrasi belum lagi mapan (established democracy); sebaliknya masih rentan (fragile democracy) dengan berbagai eksesnya, sehingga bukan tidak mungkin membuat negara tertentu kembali kepada otoritarianisme.

Dukungan Syariat Belum Tentu Cermin Ketakwaan

17-March-2006

Jakarta, Kompas - Dukungan yang diberikan masyarakat terhadap pelaksanaan syariat Islam belum tentu merupakan refleksi dari tingkat ketakwaan dalam Islam. Dukungan tersebut lebih disebabkan faktor eksternal yang terjadi di masyarakat.

Hal ini disampaikan peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI), Anies Baswedan, ketika memaparkan hasil survei nasional LSI tentang Dukungan dan Penolakan Terhadap Radikalisme Islam di Jakarta, Kamis (16/3). ”Penolakan dan penerimaan terhadap ide yang bersumber pada syariat itu tidak semata-mata merupakan cermin ketaatan pada agama, tetapi merupakan cermin faktor lainnya,” ujarnya.

Dukungan pada Ide Syariah Islam tidak Tercermin pada Pelaksanaan

17-March-2006

Jakarta-RoL—Kesetujuan masyarakat Indonesia terhadap ide-ide yang bersumber pada syariah Islam yang cukup tinggi ternyata tidak tercermin di dalam dukungan terhadap organisasi atau partai politik yang memperjuangkan pelaksanaannya.

Pernyataan tersebut dikemukakan oleh peneliti senior Lembaga Survei Indonesia (LSI) Anies Baswedan saat melaporkan hasil survei LSI yang bertajuk `Dukungan Dan Penolakan Terhadap Radikalisme Islam” di Jakarta, Kamis. “Hal tersebut tentu saja cukup aneh. Dan itu berarti bahwa kesetujuan terhadap ide-ide tidak sama dengan kemauan untuk melaksanakannya,” ujarnya.

Cholili Mengaku Benci Kekafiran Warga AS

17-March-2006

Denpasar-RoL-- Mohamad Cholili alias Yahya (28), salah seorang tersangka pelaku aksi bom Bali II, mengaku kalau dirinya tak pernah merasa bermusuhan dengan Amerika Serikat (AS), melainkan hanya sekedar benci dengan kekafiran penduduk yang menghuni benua itu.

“Saya benci dengan kekafiran warga AS dan sekutunya. Itu saja,” kata Cholili menjawab pertanyaan wartawan saat dia digiring untuk dilimpahkan penahanannya dari Polda Bali ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, di Denpasar, Rabu.

Pria yang dituduh selaku kurir pengantar bahan peledak dari Dr Azahari (almarhum) di Malang, Jawa Timur, kepada Noordin M Top (buronan) di Semarang, Jawa Tengah itu, mengaku ikut tergabung dengan sejumlah rekan “sealirannya” setelah merasa benci dengan kekapiran penduduk AS dan sekutunya.

Buntut Kontak Senjata, AS Desak Israel, Palestina Tahan Diri

17-March-2006

SYDNEY--MIOL: Menlu AS Condoleezza Rice, Kamis, mengatakan bahwa AS telah menghubungi Israel dan Palestina untuk mendesak mereka menahan diri setelah pasukan Israel menyerang sebuah penjara di Tepi Barat pekan ini.

Presiden Palestina Mahmud Abbas, Rabu (15/3), mengutuk serangan Israel terhadap sebuah penjara di kota Jericho, Tepi Barat untuk menangkap seorang pemimpin pejuang Palestina.

Bom Mobil Rengut 46 Nyawa

17-March-2006

BAGHDAD - Konflik sektarian semakin mengganas di Iraq. Kemarin dilaporkan bahwa sedikitnya 46 orang tewas dan sekitar 200 lainnya terluka dalam serangan enam bom mobil bunuh diri di kawasan Syiah di Baghdad. Beberapa jam setelah serangan tersebut, polisi Iraq menemukan empat warganya tewas akibat sengatan listrik di kawasan kumuh Baghdad.

Serangan terparah terjadi di kota Sadr yang sebagin besar penghuninya adalah warga Syiah, saat mereka berbelanja, Minggu petang lalu. Hanya dalam hitungan menit, dua bom mobil meledak di Pasar Al-Ula. Menurut laporan Depdagri Iraq, selanjutnya sebuah bom meledak lagi di pasar Kayara. Disusul ledakan dua bom di pasar Dagher. Sedangkan, bom ketujuh berhasil dijinakkan.

BAP Tersangka Bom Bali II Telah P-21

17-March-2006

Denpasar-RoL—Berita acara pemeriksaan (BAP) atas empat tersangka pelaku aksi peledakan bom di Jimbaran dan Kuta yang belum lama ini dilimpahkan polisi ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, telah dinyatakan dalam status P-21.

“Keempat berkas telah P-21, artinya telah memenuhi syarat baik secara formal maupun material untuk dilakukan proses penuntutan di persidangan nantinya,” kata Wakil Ketua Kejati (Wakajati) Bali Salman Maryadi SH, di Denpasar, Selasa.

Ia menyebutkan, sehubungan dengan status tersebut, pihaknya kini tinggal menunggu melimpahan para tersangka dari pihak Polda Bali yang selama ini menyidik dan menahan mereka. Selain para tersangka, sejumlah barang bukti tindak pidana yang mereka lakukan pun kini ditunggu untuk dilimpahkan, ucapnya.

Akui Vonis Mati 148 Orang Syiah

17-March-2006

BAGHDAD - Saddam Hussein dan tujuh terdakwa kasus Dujail kembali disidang kemarin. Dalam sidang ke-16 itu, dua mantan orang kepercayaan Saddam diperiksa. Keduanya adalah mantan hakim Pengadilan Revolusioner Awad al-Bandar dan mantan wapres Taha Yassin Ramadan memberikan kesaksian mereka, kemarin.

Dalam sidang kemarin, al-Bandar mengakui bahwa dirinya menjatuhkan hukuman mati kepada 148 warga Syiah pada tahun 1980-an. Namun, dia menandaskan bahwa keputusannya itu benar.

24 Jam, Ditemukan 85 Mayat

17-March-2006

BAGHDAD - Konflik sektarian Sunni dan Syiah di Iraq berlanjut. Dalam 24 jam terakhir, kepolisian Iraq menemukan 85 mayat di beberapa wilayah di Baghdad dan Mosul. Sebagian besar mayat itu menunjukkan tanda-tanda kekerasan sebelum mereka dibunuh dengan ditembak atau digantung.

Sedikitnya 27 jenasah ditemukan di distrik Kamaliyah, wilayah pinggiran Baghdad yang dikuasai kelompok Syiah. Penemuan ini berawal dari laporan warga yang melihat darah di sebuah lapangan kosong.

11 Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Poso Kota

17-March-2006

PALU--MIOL: Jajaran Polres Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis (16/3) dini hari, menemukan 11 bom rakitan aktif di Kelurahan Sayo, Kecamatan Poso Kota, Ibu Kota Kabupaten Poso.

Informasi yang dihimpun Media Indonesia menyebutkan, penemuan bom itu bermula dari laporan masyarakat melalui telepon kepada Bupati Poso, Piet Inkiriwang. Namun, bupati tidak mengenali siapa warga yang menelponnya, karena sang penelepon tidak bersedia menyebut indentitasnya. Bupati Ingkiriwang melaporkan informasi itu kepada polisi.

'Radikalisme Muncul Akibat Ulah Amerika Serikat'

17-March-2006

JAKARTA—Penyebab munculnya radikalisme di dunia, karena ketidakadilan dan standar ganda yang dilakukan Amerika Serikat (AS) terhadap negara-negara Timur Tengah seperti Afghanistan, Irak, Palestina. Jika Amerika tidak menghentikan polanya tersebut, radikalisme akan terus muncul di muka bumi ini.

‘’Jadi, radikalisme yang terjadi, murni bukan karena agama. Sebelum ada AS, tidak ada radikalisme seperti saat ini,’’ ungkap Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Amin Abdullah, pada acara pemaparan hasil survei nasional tentang ‘Dukungan dan Penolakan terhadap Radikalisme Islam’ oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI), di Jakarta, Kamis (16/3).

Melindungi Negara dari Perang Saudara

17-March-2006

Pada tanggal 22 Februari bulan lalu, Masjid Imam Ali di Samarra, salah satu masjid yang disucikan kaum Syiah Irak, dibom. Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas tragedi itu. Tuduhan pun dilontarkan kepada kaum Sunni sebagai pelaku atau dalang pemboman. Aksi balas dendam pun terjadi, sedikitnya 127 orang—mayoritas Sunni—terbunuh. Merebaknya aksi kekerasan sektarian (kelompok agama) pasca pemboman Masjid Imam Ali sangat mengkhawatirkan. Jika terus belanjut, perang saudara akan meletus di Irak.

Pada tanggal 7 Maret 2006, tiga bom meledak di Varanasi, India, kota suci umat Hindu. Peristiwa ini menewaskan sedikitnya 20 orang. Warga Varanasi memprotes ledakan ini dengan menghentikan seluruh aktivitas kota, seperti pasar, sekolah, dan toko-toko ditutup serta tidak ada kendaraan yang berlalu lalang. Sehari pasca ledakan, tentara dan polisi dikirim untuk menjaga dan mengamankan tempat-tempat ziarah religius di India.

RUU APP dan Kurangnya Budaya Dialog

17-March-2006

Belakangan ini, masyarakat risih dengan merebaknya majalah-majalah dan tayangan-tayangan hiburan yang bernuansa pronografi atau pernoaksi. Dukungan atau tuntutan kepada DPR untuk segera mensahkan Rancangan Undang-Undang Anti Pornografi dan Pornoaksi (RUU APP) datang dari berbagai kalangan. Kebebasan menyatakan pendapat dan berekspresi yang bergulir bersamaan dengan hancur rezim Orde baru, ternyata disalahgunakan oleh kalangan tertentu demi meraup keuntungan materi.

Kebebasan pers disalahgunakan oknum pers dengan menerbitkan majalah atau menayangkan acara televisi yang mengumbar sensualitas. Tubuh molek wanita dijadikan “penglaris” dagangan. Seni hanyalah kedok yang dijadikan jubah untuk menutupi semangat kapitalisme insan-insan pers yang tidak bertanggung jawab. Demi meraup segepok duit, mereka menghalalkan segala cara agar majalah mereka laris di pasaran atau memperoleh rating tinggi untuk acara televisi. Sementara itu, dewan Pers hanya diam membisu melihat anomali ini. Mereka tidak melakukan teguran, padahal itulah tugas mereka.

Kritik FSPUI Atas Kinerja Pemberantasan Terorisme

17-March-2006

Forum Silatrurrahmi dan Perjuangan Umat Islam (FSPUI) Poso memprotes sikap aparat dalam memberantas terorisme. Aparat keamanan, baik yang tergabung dalam Komando Operasi Kemanan maupun Detasemen Khusus 88/Antiteror, dinilai FSPUI menstigmatisasi umat Islam Poso sebagai teroris. Keberatan FSPUI atas sikap aparat disampaikan kepada Cholil Ridwan dan Nazri Adlani dari MUI (Majelis Ulama Indonesia).

Menurut penuturan H Muh. Adnan Arsal (FSPUI), konflik Poso sepertinya sengaja dipelihara. Kemudian teror yang terjadi belakangan ini bertujuan kembali mengadu domba antarumat beragama di Poso. FSPUI keberatan dengan tindakan aparat kemanan, mereka mengangkapi masyarakat Muslim kemudian dituduh sebagai teroris tanpa ada bukti.

Hubungan Israel-Palestina Pasca Kemenangan Hamas

17-March-2006

Ramalan akan naiknya kelompok Islam “garis keras” dalam kancah perpolitikan Timur Tengah dengan berjalannya sistem demokrasi menjadi kenyataan. Di Palestina, kelompok Hamas berhasil menjadi pemenang dalam pemilu demokratis. Sayangnya, negara-negara Barat yang memproklamirkan diri sebagai kampiun demokrasi tanpa alasan yang masuk akal menolak kepemimpinan Hamas di Palestina.

Pasca kemenangan Hamas hubungan Israel-Palestina memanas, Israel menolak kepemimpinan Hamas dan menuduhnya sebagai kelompok teroris. Sementara Hamas bersikukuh menentang berdirinya negara Israel atau mengakui Israel sebagai sebuah negara jika disetujui semua rakyat Palestina. Hamas menyebut Israel sebagai pencaplok kekuasaan dan bersedia melakukan genjatan senjata jika Israel menghentikan serangan dan membebaskan semua tahanan Palestina. Itulah di antara rancangan program pemerintahan Hamas yang diajukan kepada partai yang akan bergabung dengan pemerintahan koalisi (Tempo, 13/03/2006).

Tersangka Pembunuh Koresponden Al Arabiya Ditangkap

19-March-2006

BAGHDAD--MIOL: Enam tersangka pembunuh koresponden televisi Al Arabiya di Irak telah ditangkap. Mereka diringkus dalam satu operasi tentara AS dan Irak, terhadap kelompok perlawanan utara Baghdad.

Sebuah pernyataan kantor perdana menteri yang mengutip Menteri Pertahanan Saadoun al Dulaimi, Sabtu (18/3) mengatakan para tersangka ditangkap di daerah Samarra. Atwar Bahjat dan dua rekannya ditembak mati dekat Samarra, Februari.

Polisi Uangkap Dalang Aksi Kekerasan di Sulteng

19-March-2006

Palu-RoL-- Setelah beberapa tahun berkutat dalam berbagai operasi keamanan, jajaran kepolisian di Sulawesi Tengah (Sulteng) akhirnya berhasil menangkap seorang lelaki yang diduga sebagai aktor intelektual sejumlah aksi kekerasan di provinsi ini.

Lelaki yang diidentifikasi berinisial AM, usia sekitar 30-an tahun, saat ini dalam pemeriksaan intensif petugas gabungan di Mapolda Sulteng.Sumber kepolisian di Palu, Jumat, mengatakan AM yang ditangkap tim Detasemen Antiteror 88 Mabes Polri bersama delapan orang lainnya di sejumlah tempat terpisah dalam wilayah Sulteng itu, ditengarai polisi sebagai “sutradara” serangkaian aksi kekerasan di Poso dan Palu.

Pesantren Ajarkan Islam Moderat

19-March-2006

SEJARAH mencatat, lembaga pendidikan pondok pesantren berandil besar dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa melalui kiprah ulama dan para alumninya. Namun seiring perkembangan, kiprah pesantren yang dulu cukup menonjol, kini perlahan makin redup.

Tak hanya itu, kualitas pendidikan yang diselenggarakan dinilai banyak kalangan masih kurang dan tertinggal, bahkan dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak isu terorisme merebak, sekelompok kalangan menuduh pesantren sebagai tempat subur bagi pengajaran Islam radikal. Benarkah demikian? Menjawab pertanyaan tersebut, berikut wawancara tim At-Tanwir dengan intelektual dan tokoh NU KH Sholahuddin Wahid. Petikannya:

Pemberontak Bunuh 21 Warga

19-March-2006

TEHERAN - Sebanyak 21 orang ditemukan tewas di Jalan Zabol-Zahedan di Propinsi Sistan-Baluchestan, dekat perbatasan Pakistan dan Afghanistan, Kamis malam. Panglima angkatan bersenjata Iran Jenderal Emaeil Ahmadi Moghaddam mengatakan, mereka dihabisi oleh pemberontak yang menyamar sebagai pasukan keamanan Iran. Ia menuding intelijen AS dan Inggris berada dibalik pembantaian itu.

“Korban mengira mereka adalah polisi Iran dan memerintah mereka untuk berhenti,” jelas Moghaddam seperti dikutip kantor berita IRNA. “Dua puluh satu orang dibunuh dan tujuh lainnya terluka,” sambungnya.

Mengubah Stigma Negatif Ponpes

19-March-2006

BEKAS Duta Besar Amerika Serikat (AS) Ralph L Boyce sempat dibuat terpesona ketika ia mengunjungi Pondok Pesantren Pabelan, dekat Yogyakarta, dua tahun silam.

“Ketika saya datang, Pak Kiai menyambut saya dengan diiringi lagu marching band yang dimainkan para santri perempuan. Mereka memainkan lagu Led Zeppelin, Stairway to Heaven, untuk menyambut saya,’’ tutur Boyce kala itu.

Menurut Boyce, berbeda dengan negara-negara di dunia Islam lainnya, para santri perempuan memiliki peran yang setara di dalam setiap aktivitas pesantren. “Permainan marching band tersebut bagi saya merupakan simbol status perempuan Indonesia dalam masyarakat Muslim, yaitu berpartisipasi secara aktif dan setara di hampir segala bidang,” katanya

Kekerasan Atas Nama Agama

19-March-2006

AKHIR-AKHIR ini betapa kita sering menjumpai kasus-kasus kekerasan atas nama Tuhan, atau berabelkan agama. Beberapa peneliti sudah berusaha menjelaskan ikatan-ikatan yang terjadi antara agama dengan kekerasan adalah murni sebuah penyimpangan, hasil dari ideologi politik, atau karakeristik dari suatu bentuk kesenjangan ekonomi, atau mungkin akibat diskomunikasi kebudayaan. Tapi usaha itu belum terlihat membuahkan hasil yang signifikan.

Satu hal yang menyisakan kepiluan kita ada-lah bagi sebagian orang, masih beranggapan bahwa kekerasan memang telah mendapatkan lampu hijau dari doktrin agama atau merupakan perintah suci dari Tuhan. James Turner, misalnya menggambarkan secara gamblang, perang suci bagi penganut pelbagai agama sering dimaknai sebagai perang yang dilakukan atas perintah Tuhan. Menurutnya ada keyakinan yang membentuk kesadaran kognitif bahwa perang suci adalah perang yang dilakukan Tuhan sendiri. Dalam tradisi Kristiani dan Yahudi, perang suci adalah keterlibatan Tuhan dalam perang. Bahkan, menurut Hasan al-Bana, untuk menerapkan konsep syariat, harus ada pihak yang dikorbankan.

Islam Radikal Bukan Hanya Zina Dirajam

19-March-2006

Imam B. Prasodjo: Ukuran Labelisasi Harus Jelas
JAKARTA - Pelabelan Islam radikal oleh sebagian publik terhadap kelompok atau organisasi Islam tertentu di Indonesia dinilai berlebihan dan tidak jelas ukurannya. Penyebutan Islam radikal justru akan membuat umat Islam di Indonesia terkotak-kotak sehingga bisa mempengaruhi hubungan keberagamaan antara Islam dan non-Islam.

Direktur Yayasan Nurani Dunia yang juga pakar sosiologi Universitas Indonesia (UI) Imam B. Prasodjo mengatakan, penyebutan atau pelabelan Islam radikal tidak boleh dipandang dari satu sudut pandang hukum positif internasional yang berlaku saat ini saja. Namun, harus dibandingkan dengan prinsip keadilan dan kesetaraan memperoleh perlindungan hukum atas dasar agama.

Indonesia Berminat Calonkan Diri Jadi Anggota Dewan HAM PBB

19-March-2006

Jakarta-RoL-- Indonesia berminat untuk mencalonkan diri menjadi anggota Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB yang baru terbentuk pada Rabu (15/3) untuk menggantikan Komisi HAM PBB yang bermarkas di Jenewa.

Pernyataan itu dikemukakan oleh Juru Bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) Desra Percaya di Gedung Deplu Jakarta, Jumat."Pemerintah Indonesia menyambut baik pembentukan Dewan HAM dan berharap terbentuknya Dewan HAM akan meningkatkan peran dan kinerja PBB dalam upaya perlindungan HAM di seluruh dunia. Berkaitan dengan keanggotaan, Indonesia juga memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai anggota dewan,” kata Desra.

Dubes Farmer: Perang Melawan Terorisme Bukan 'Perseteruan Islam-Barat'

19-March-2006

Jakarta-RoL—Duta Besar Australia untuk Indonesia, Bill Farmer, berpendapat perang melawan terorisme bukanlah perseteruan antara Islam dan Barat melainkan pertikaian dalam budaya.

“Perang melawan terorisme itu adalah perseteruan antara kelompok moderat (demokratis) dan fanatik (tidak demokratis),” katanya menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, Jumat. Dalam serangan teroris di Bali pada 12 Oktober 2002 misalnya, bom yang meledak itu membunuh siapa saja tanpa pandang bulu. Bahkan, mayoritas korban adalah orang Indonesia dengan berbagai latar belakang agama, katanya.  Dalam perang melawan terorisme, kerjasama Polri dan Polisi Federal Australia (AFP) bahkan menjadi “cerita sukses besar di kawasan”, katanya.

Dua Pertiga Warga Amerika tak Suka Cara Bush Tangani Irak

19-March-2006

Washinton-RoL-- Lebih dari dua pertiga warga Amerika berpendapat Presiden George W. Bush menangani berbagai peristiwa di Irak dengan cara yang keliru dan hampir sepertiga dari mereka percaya perang saudara di negeri tersebut tak terelakkan, demikian hasil jajak pendapat oleh Harris yang diterbitkan Jumat waktu setempat.

Makin banyak orang dewasa AS, menurut angket yang diadakan di seluruh negeri itu, pesimistis mengenai situasi di Irak sejak pemboman tempat suci Askariya dan berlanjutnya bentrokan antar-aliran.

Demo Global Lawan AS

19-March-2006

LONDON - Hari ini, dunia memperingati tiga tahun invasi AS dan sekutunya ke Iraq. Momen itu disambut oleh ratusan ribu aktivis antiperang dari Eropa, Australia, dan Asia dengan turun ke jalan. Tuntutan mereka hampir seragam, yakni mendesak pasukan koalisi segera ditarik dari Iraq.

Di London, puluhan ribu demonstran antiperang berkumpul di taman dekat gedung parlemen dan menara Big Ben. Mereka kemudian melakukan long march menuju Taman Trafalgar setelah meninggalkan ratusan karton putih dengan cat merah menyerupai daerah.

Dakwah Tanpa Kekerasan di Era Modern

19-March-2006

MISI utama diutusnya Nabi Muhammad SAW ke muka bumi adalah untuk berdakwah. Berbagai bentuk benturan dihadapi beliau dengan kesabaran yang luar biasa, yang kadang-kadang ‘di luar’ kewajaran sebagai manusia. Mereka yang memusuhi Nabi ternyata dibalas beliau dengan kasih. Nabi SAW selalu menyatakan bahwa mereka belum mengerti tentang Islam. Pengemis buta yang Yahudi, yang senantiasa mencemoohkan nama Nabi SAW ternyata justru disuapinya setiap hari tanpa sepengetahuan pengemis tersebut. Subhanallah.

Di era modern seperti saat ini dakwah seperti yang dicontohkan Nabi SAW jelas masih sangat relevan. Meski sekarang tantangan terbesar telah bergeser akibat semakin majunya ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurut Ketua Dewan Syariah Nasional (DSN) KH Ma’ruf Amien, secara tidak langsung, konsep dakwah Islamiyah harus mampu bersinggungan dengan kecanggihan-kecanggihan teknologi, terutama teknologi informasi (TI).

“Dakwah Harus Menebar Kedamaian”

19-March-2006

DAKWAH Islam dewasa ini terus berkembang di hampir seluruh lini kehidupan. Media massa yang selama ini sulit ditembus oleh kegiatan keagamaan, pun kini marak dengan acara religius. Namun demikian, dakwah tetap membutuhkan reformulasi dan reorientasi mengingat tantangan yang dihadapi kini semakin besar.

Seberapa jauh tantangan tersebut dan bagaimana strategi dakwah Islam harus diterapkan sehingga dapat mengena sasaran, berikut wawancara tim At-Tanwir dengan rektor Universitas Islam Azzahra dan mantan Menteri Agama KH Dr dr Tarmizi Taher, yang kini berkhidmat di dunia dakwah Islam. Petikannya:

Bush Setuju Kebijakan Serangan Preemptif

19-March-2006

WASHINGTON - Presiden AS George W. Bush menyetujui kebijakan melancarkan serangan dini atau preemptif terhadap teroris dan negara musuh. Bush juga menilai bahwa Iran menjadi tantangan terbesar untuk Amerika.

Dalam laporan keamanan nasional setebal 49 halaman, kemarin, Bush menegaskan bahwa diplomasi menjadi pilihan AS dalam menghentikan penyebaran nuklir dan senjata berbahaya lain.

Dengan judul “Strategi Keamanan Nasional”, laporan itu menyimpulkan rencana Bush untuk melindungi warga Amerika dan mengarahkan hubungan AS dan negara lain. Ini adalah versi yang diperbarui dari laporan Bush yang dikeluarkan tahun 2002.

TPM: Basyir dan Arif bukan Kaki Tangan Noordin M Top

19-March-2006

SURABAYA--MIOL: Tim Pembela Muslim (TPM) Jawa Timur membantah dua pemuda asal Surabaya, Ahmad Basyir dan Ahmad Arif Hermansyah merupakan “kaki tangan” gembong teroris Noordin Mohd Top sebagaimana dituduhkan Densus-88/Anti Teror Polri.

“Arif Hermansyah itu memang kenal dengan Cholily (kaki tangan Noordin Mohd Top yang menginformasikan keberadaan Dr Azahari di Batu, Jatim) sebagai teman, tapi dia nggak tahu kalau Cholily itu `kaki tangan` Noordin,” kata koordinator TPM Jatim Fahmi H Bachmid SH MHum di Surabaya, Minggu (19/3).

Anak Perempuan 11 Tahun Tewas Tertembak di Tepi Barat

19-March-2006

RAMALLAH--MIOL: Seorang anak perempuan yang berusia 11 tahun tewas tertembak Jumat malam selama penyerbuan militer Israel ke kota Yamoun dekat Jenin, Tepi Barat, kata Radio Suara Palestina.

Laporan itu mengatakan, pasukan Israel dalam jumlah besar menyerbu kota itu, tampaknya untuk menangkap gerilyawan, dan melepaskan tembakan ke arah rumah-rumah yang menewaskan anak perempuan itu dan mencederai pamannya yang berusia 29 tahun.

Bandit Bersenjata Bunuh 22 Orang di Iran Tenggara

19-March-2006

TEHERAN--MIOL: Sejumlah bandit bersenjata membunuh 22 orang di sebuah daerah Iran yang terkenal dengan bentrokan-bentrokan sektarian antara muslim Syiah dan Sunni, kata sejumlah pejabat daerah, Jumat.

Serangan itu terjadi di sebuah provinsi miskin yang berdekatan dengan Afghanistan dan Pakistan. Daerah itu merupakan tempat tinggal bagi banyak penduduk minoritas Sunni Iran dan polisi seringkali bentrok di sana dengan penyelundup obat bius dari seberang perbatasan.

Tiga Ledakan, Tujuh Tewas

20-March-2006

DERA ISMAIL KHAN - Sedikitnya tiga ledakan bom mengguncang Dera Ismail Khan, kawasan barat laut Pakistan, kemarin. Akibatnya, tujuh orang tewas dan empat lainnya terluka. Militan Islam Pakistan diduga kuat berada di balik ledakan dua bom yang ditujukan pada patroli polisi itu.

Ledakan bom pertama yang dikendalikan dengan remote control itu mengenai patroli polisi di jalanan Kotli Imam, Dera Ismail Khan, sekitar 290 km sebelah tenggara Islamabad. Dar Ali Khattak, pejabat kepolisian setempat, mengatakan bahwa ledakan bom itu menewaskan tiga polisi, tiga pasukan para militer dan seorang warga sipil yang melintas.

Samakan Iraq dengan Nazi dan Uni Soviet

20-March-2006

WASHINGTON - Di tengah maraknya gelombang demonstrasi menuntut penarikan pasukan AS dari medan perang Iraq, Menhan Donald Rumsfeld justru melontarkan pernyataan yang bertentangan. Kemarin, surat kabar Washington Post mempublikasikan pendapat Rumsfeld yang menyatakan bahwa penarikan pasukan AS dari Iraq sama artinya dengan menyerahkan Jerman ke tangan Nazi.

Menurut Rumsfeld, penarikan pasukan AS dari Iraq dalam waktu dekat dinilai terlalu prematur dan hanya akan membuat Iraq jatuh ke tangan teroris. Kendati dia mengakui ada perkembangan yang cukup pesat dalam tubuh pasukan dalam negeri Iraq, Rumsfeld yakin pasukan Iraq masih terlalu rapuh untuk dibiarkan menangani bibit sektarian dan perang sipil yang disebarkan gerilyawan Iraq dan militan yang loyal kepada mantan diktator Saddam Hussein.

Polisi Periksa Tiga Warga Terkait Pembakaran Barak PT Newmont

20-March-2006

JAKARTA--MIOL: Polres Sumbawa, NTB, memeriksa secara intensif tiga warga yang diduga terlibat dalam aksi pengrusakan dan pembakaran barak/bedeng milik PT Newmont Nusa Tenggara (NTT).
Perusahaan perambangan asing itu tengah mengadakan eksplorasi di bukit Elang, Kecamatan Repang, Sumbawa.

“Mereka diminta keterangan sebagai saksi dan belum ada tersangka dalam peristiwa ini,” kata Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam di Jakarta, Senin.

Perang Saudara Terjadi

20-March-2006

Jika Irak Hancur, Kekerasan Akan Melanda Timur Tengah
London, Minggu - Mantan Perdana Menteri Irak Iyad Allawi, Minggu (19/3), mengatakan, perang saudara sesungguhnya telah terjadi di Irak menyusul meluasnya kekerasan sektarian. Jika kekerasan semacam itu menjalar ke seluruh Timur Tengah, maka situasi keamanan akan sulit dinormalkan kembali.

Pernyataan Allawi itu langsung dibantah Pemerintah Amerika Serikat dan Inggris. Menteri Pertahanan Inggris John Reid, Sabtu (18/3), menegaskan, ”Tidak ada perang sipil saat ini.”

Pelaku Terorisme, Dhany, Dituntut 7 Tahun Penjara

20-March-2006

Penulis: Jonggi Pangihutan
JAKARTA--MIOL: Terdakwa pelaku tindak pidana terorisme, Dhany Chandra, 28, dituntut 7 tahun penjara di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), Senin.

Tim jaksa yang diketuai oleh Halil Sabban berpendapat Dhany memberikan bantuan dan kemudahan dengan menyembunyikan informasi tindak pidana terorisme.

Dalam tuntutannya, jaksa membebaskan Dhany dari dakwaan primer yakni Pasal 9 Perpu No 1 tahun 2002 jo Undang-Undang (UU) No 15 tahun 2003 tentang tindak pidana terorisme.

Newmont Kutuk Aksi Pembakaran Kamp di Elang

20-March-2006

JAKARTA--MIOL: PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) mengutuk aksi ilegal berupa tindakan melawan hukum dan pembakaran terhadap kamp eksplorasi di Elang, 60 km dari tambang Batu Hijau, oleh orang-orang tidak bertanggung jawab pada Minggu (19/3).

Akibatnya, tulis siaran pers PT NNT di Jakarta, Minggu malam (19/3), manajemen memutuskan untuk menutup kamp dan menangguhkan kegiatan eksplorasi di tempat itu.

“Ini demi keselamatan karyawan dan kontraktor karena terus terang kami khawatir,” kata Manager Humas PTB NNT, Nunik Maulana.

Muhammadiyah Berharap Buka Cabang Istimewa di Inggris

20-March-2006

LONDON--MIOL: Ketua Umum PP Muhammdiyah Prof Din Syamsudin yang tengah berkunjung ke London berharap DPP Muhammidyah akan membentuk cabang di UK mengingat banyaknya simpatisan orang Indonesia baik pelajar maupun pekerja yang sudah lama menetap di Britania Raya.

Din Syamsudin yang tengah menghadiri pertemuan Islamic World di mesjid Regent Central Mosque, London mengemukakan keinginan tersebut saat berbicang-bincang dengan mantan Ketua Kibar Muslimin Anwar, demikian dilaporkan ANTARA dari London, Senin.

Kerusuhan Pecah di Paris

20-March-2006

Sejuta Orang Berdemo di Perancis
Paris, Minggu - Demonstrasi di berbagai kota di Perancis menentang UU Tenaga Kerja yang baru diwarnai kerusuhan massal sejak Sabtu malam. Bentrokan paling sengit terjadi selama enam jam di Paris, di mana sekitar 350.000 demonstran menghantam aparat, membakar mobil, dan merusak toko-toko.

Kerusuhan yang melanda ibu kota Perancis sejak Sabtu (18/3) itu berhasil dipadamkan aparat keamanan hari Minggu pagi. Lebih dari 160 orang ditahan, sementara tujuh polisi dan 17 demonstran menderita luka-luka parah dan ringan.

Kamp Eksplorasi Newmont Dibakar

20-March-2006

Polisi Dikirim dengan Helikopter
SUMBAWA - Unjuk kekuatan menentang eksplorasi pertambangan oleh pihak asing meluas. Setelah terjadi bentrokan berdarah di Papua, kemarin Komite Perjuangan Pemuda Islam (KPPI) Surakarta, Jateng, menolak Joint Operation Agreement Blok Cepu antara Pertamina dan ExxonMobil. Bahkan, di Sumbawa, NTB, massa membakar kamp eksplorasi PT Newmont Nusa Tenggara.

Kamp Newmont itu berada di Elang, Desa Ropang Timur, Kecamatan Ropang, Kabupaten Sumbawa, NTB. Kerusakan diperkirakan mencapai 80 persen. Perusahaan itu langsung menutup kamp tersebut dan menangguhkan seluruh kegiatan eksplorasi.

Demo di New York dan Seluruh Dunia

20-March-2006

New York, Minggu - Bergabung dengan rekan-rekan mereka di berbagai negara di dunia, demonstran berunjuk rasa di Times Square, New York, Sabtu, memperingati tiga tahun invasi militer pimpinan AS ke Irak. Tuntutan utama mereka, ditariknya pasukan asing dari Irak.

Puluhan ribu orang di seluruh dunia memprotes perang di Irak, Sabtu dan Minggu (19/3), dengan demonstrasi di Eropa menarik lebih banyak massa dibandingkan demonstrasi di AS.

Demonstrasi menandai tiga tahun perang yang menggulingkan rezim Saddam Hussein itu berlangsung saat sentimen antiperang di AS tinggi dan popularitas Presiden George W Bush, arsitek perang itu, anjlok.

Buntut Soal Proyek, Mobil Anggota Dewan Dibakar

20-March-2006

Penulis: Ilham Djamhari
BANDARLAMPUNG--MIOL: Mobil pribadi Fahrul Rozi, anggota DPRD Lampung Utara, dibakar orang tidak dikenal, Minggu (19/3), sekitar pukul 03.00. Diduga kuat motifnya rebutan proyek APBD setempat.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui Kristin, 22, tetangga korban, ketika hendak ke kamar mandi. Baru beberapa langkah dari kamar tidurnya, dia mendengar suara mencurigakan dan mencium bau barang terbakar.

Karena penasaran, Kristin mengintip dari balik jendela kamar. Ternyata, mobil Colt T-120 SS milik Fahrul terbakar. Melihat itu, ia berteriak minta tolong. Para tetangga, termasuk Balkis, 40, istri Fahrul, terbangun.

Ada Pihak Ingin Prajurit Melanggar HAM

20-March-2006

Jakarta-RoL-- Menhan Juwono Sudarsono mengungkapkan temuan di Papua bahwa ada beberapa pihak yang secara sengaja menginginkan prajurit TNI dan Polri melakukan pelanggaran HAM sehingga persoalan di Papua menjadi masalah internasional.

“Ada berbagai pihak yang ingin membuat agar terjadi pelanggaran HAM oleh para prajurit sehingga Papua menjadi masalah internasional,” kata Juwono kepada pers sebelum berlangsung sidang kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan Jakarta, Senin siang, yang dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Barat Puji Indonesia

20-March-2006

Alexander Downer, Menteri Luar Negeri Australia, dalam sebuah tulisannya (Mendukung Indonesia, Kompas 17/03/06) menyatakan kekagumannya atas keberhasilan Indonesia membangun transformasi politik demokratis. Meskipun Indonesia belum pulih dari terpaan krisis keuangan Asia 1997-1998, hantaman bencana Tsunami di Aceh, dan gerakan separatisme di Aceh (GAM), menurut Downer Presiden Yudhoyono bisa membuktikan bahwa dirinya siap menghadapi aneka persoalan yang membelit negari ini.

Pujian Downer di atas memang layak kita apreasi. Sebagai bangsa yang selama kurang lebih 32 tahun berada dalam genggaman rezim otoriter dan mewarisi berbagai persoalan krisis, kita bisa membuktikan kepada dunia internasional bahwa Indonesia bisa membangun demokrasi sebagaimana halnya masyarakat Barat.

Kemenangan Kalangan Islam Moderat

20-March-2006

Kiprah dua organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia dalam kancah perjuangan memberdayakan bangsa tidak dapat diragukan. Muhammadiyah dengan ribuan lembaga pendidikan yang dimilikinya dan NU dengan pondok pesantren yang bertebaran di seluruh pelosok negeri ikut membantu meringankan negara menciptakan pencerdasan nasional dan manusia yang berbudi pekerti luhur sebagaimana yang diamanatkan oleh UUD 1945.

NU, MUI, dan Muhammadiyah bisa berbangga hati karena berhasil meraih banyak simpati masyarakat atas perjuangannya. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang berlangsung pada tanggal 23-24 Januari 2006, menempatkan NU, MUI, dan Muhammadiyah sebagai gerakan sosial yang banyak disetujui oleh masyarakat Indonesia.

Penilaian Rice Atas Indonesia

20-March-2006

Menteri Luar Negeri Amerika, Condelezza Rice, berkunjung ke Indonesia guna membahas masalah global dan hubungan kedua negara(14-15/03). Sebenarnya kunjungan ini direncanakan bulan Februari lalu, tapi tertunda karena memanasnya situasi Timur Tengah dan perbedaan pandangan Indonesia-Amerika dalam masalah tersebut. Kunjungan Rice ini diduga membawa pesan sponsor, yaitu pengelolaan Blok Cepu oleh ExxonMobil dan masalah PT Freeport di Timika, Papua. Tetapi dugaan ini ditolak oleh Rice.

Dalam kunjungannya ini Rice mengakui bahwa ada kebijakan Amerika yang menyakiti hati umat Islam, seperti perang melawan terorisme, dan ia mengharapkan pengertian Indonesia. Rice juga mengatakan bahwa banyak warga Amerika yang salah menilai Islam sehingga muncul citra negatif atas agama ini, seperti sekolah Islam dinilai sebagai tempat menggodok para teroris (Tempo, 15/03/06).

Serdadu AS Tak Lagi Pede

21-March-2006

BAGHDAD - Peringatan tiga tahun invasi AS ke Iraq dirayakan gerilyawan Iraq dengan melancarkan serangan yang lebih membabi buta. Sementara itu, di tengah seruan dunia internasional kepada pasukan AS untuk meninggalkan Iraq, Presiden George W Bush malah meluncurkan strategi baru untuk menggalang dukungan massa.

Serangkaian ledakan bom pinggiran mengiringi langkah Iraq menuju tahun ke-4 pendudukan AS. Kemarin, sebuah bom meledak di sekitar kantor Depdagri Iraq di Baghdad. Letkol Falah al- Mohammedawi melaporkan, tiga polisi Iraq dan seorang tahanan tewas akibat ledakan tengah hari tersebut. Sedangkan, empat anggota kepolisian lainnya terluka. Ledakan kedua terjadi di sebuah peternakan yang terletak di Segitiga Kematian (Triangle of Death) Baghdad. Menurut Kapten Muthana Khalid, ledakan tersebut menewaskan empat polisi.

Polri Selidiki Kemungkinan Keterkaitan Kasus Newmont dengan Abepura

21-March-2006

Jakarta-RoL-- Kapolri Jenderal Polisi Sutanto mengatakan kepolisian daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) sedang menyelidiki secara intensif kasus PT Newmont untuk mengetahui kemungkinan ada kaitan antara peristiwa tersebut dengan insiden demo di Abepura, Papua.

Pernyataan tersebut diungkapan Kapolri Jenderal Sutanto kepada wartawan sebelum mengikuti sidang kabinet di kantor Presiden Jakarta, Selasa.

Kapolri juga menjelaskan, saat ini Polda NTB, sedang memeriksa tiga orang yang diduga terkait dengan kasus pembakaran kamp PT Newmont.

Penyidikan Empat Tersangka Bom Bali 2005 Dihentikan

21-March-2006

Denpasar-RoL-- Empat dari 18 tersangka pelaku aksi peledakan bom di Jimbaran dan Kuta, 1 Oktober 2005, proses penyidikan perkaranya telah dinyatakan dihentikan atau di-SP3-kan oleh Polda Bali.

“Empat tersangka pelaku bom Bali, penyidikannya telah kita SP3-kan, yakni para tersangka yang tercatat telah tewas,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol AS Reniban, di Denpasar, Selasa (21/3).

Para tersangka yang penyidikannya di-SP3-kan tersebut, tercatat atas nama Dr Azahari bim Husein (49), warga negara Malaysia yang tewas dalam penggerebekan polisi di daerah Batu, Malang, Jawa Timur.

Militan Ledakkan Pemancar Radio

21-March-2006

DERA ISMAIL KHAN - Sehari setelah dua ledakan bom yang menewaskan tujuh orang di Dera Ismail Khan, militan Islam kembali mengguncang Pakistan dengan ledakan bom. Sedikitnya terjadi dua ledakan di dua kawasan berbeda. Namun, tidak ada korban tewas dalam dua ledakan tersebut.

Minggu malam lalu, militan Islam meledakkan bom di dekat pemancar radio pemerintah Wana, Waziristan Selatan. Akibatnya, menara pemancar itu roboh dan siaran terhenti hingga kemarin. Sedangkan, ledakan kedua terjadi di persimpangan Miran Shah dan Bannu, Waziristan Utara. Pihak intelijen Pakistan melaporkan, dua serdadu yang tengah berjaga terluka akibat ledakan bom pinggiran tersebut.

Bush Anggap AS Sukses di Irak

21-March-2006

Pernyataan Itu Dianggap Tidak Sesuai dengan Kenyataan
Washington, Minggu - Meski kekerasan terus meningkat di Irak, Presiden George W Bush bersikeras bahwa kebijakan Amerika Serikat di Irak cukup sukses. Dia juga mengklaim mampu membebaskan rakyat Irak.

”Kami sedang menjalankan sebuah strategi yang akan membawa kemenangan di Irak. Sebuah kemenangan di Irak akan membuat negara ini lebih aman dan akan membantu dalam meletakkan dasar perdamaian bagi generasi mendatang,” kata Bush di Gedung Putih, Minggu (19/3), pada peringatan tiga tahun invasi AS ke Irak.

Bush Ancam Gunakan Kekuatan Militer Terhadap Iran untuk Bela Israel

21-March-2006

Cleveland,Ohio-RoL-- Presiden AS George W. Bush menyatakan, Senin, ia berharap bisa mengatasi perselisihan nuklir dengan Iran melalui jalan diplomasi, namun memperingatkan bahwa ia akan “menggunakan kekuatan militer” jika perlu untuk melindungi Israel.

“Ancaman dari Iran, tentu saja, adalah tujuan tegas mereka untuk menghancurkan sekutu kita, Israel. Itu sebuah ancaman, sebuah ancaman serius. Itu ancaman bagi perdamaian dunia,” kata presiden AS itu setelah menyampaikan pidato yang membela kebijakan perang di Irak.

Ada Pihak Ingin Prajurit TNI dan Polri Langgar HAM

21-March-2006

JAKARTA--MIOL: Menhan Juwono Sudarsono mengungkapkan temuan di Papua bahwa ada beberapa pihak yang secara sengaja menginginkan prajurit TNI dan Polri melakukan pelanggaran HAM sehingga persoalan di Papua menjadi masalah internasional.

“Ada berbagai pihak yang ingin membuat agar terjadi pelanggaran HAM oleh para prajurit sehingga Papua menjadi masalah internasional,” kata Juwono kepada pers sebelum berlangsung sidang kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan Jakarta, Senin siang, yang dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

14 Orang Dijadikan Tersangka dalam Kasus Abepura Berdarah

21-March-2006

Jayapura-RoL-- Direktur Reskrim Polda Papua, Kombes Pol. Drs. Paulus Waterpauw mengatakan pihaknya telah memeriksa 76 orang dalam kasus di depan Kampus Uncen, Jumat (17/3),—mengakibatkan empat aparat keamanan meninggal dunia, 19 anggota polisi dan enam warga menderita luka,—dan 14 diantaranya ditetapkan sebagai tersangka.

“Dari 76 orang yang diperiksa dalam kasus di depan Kampus Uncen, Abepura, 14 orang diantaranya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut,” kata Waterpauw.

72 Aktivis Al-Qaidah Diadili

21-March-2006

ISTANBUL - Kemarin, Pengadilan Turki menyidangkan 72 tersangka militan Al-Qaidah yang dituduh melakukan serangkaian bom bunuh diri di Istanbul, tahun 2003 lalu. Hakim terpaksa mengeluarkan salah satu terdakwa dari ruang sidang, karena menolak perintahnya untuk berdiri.

Loa’i Mohammad Haj Bakr al-Saqa, dikeluarkan dari ruang sidang setelah terlibat adu argumen dengan hakim Zafer Baskurt. Baskurt berang setelah al-Saqa berulangkali menolak perintahnya untuk berdiri. “Keyakinan saya melarang saya untuk berdiri di hadapan orang seperti Anda,” katanya. Bahkan, saat pengawal menyeretnya keluar, al-Saqa berteriak, “Saya adalah pejuang Jihad, saya membunuh warga Amerika, saya tidak akan berdiri di hadapan Anda.”

Hadiah Paus kepada Tiga Terpidana Mati Poso

21-March-2006

Konflik atas nama agama pecah di Poso pasca lahirnya era reformasi. Usaha-usaha terus dilakukan oleh pemerintah untuk mengembalikan keamanan dan ketenteraman Poso. Sampai saat ini keamanan dan ketenteraman Poso belum pulih benar, selalu saja ada bom yang ditujukan memprovokasi masyarakat Poso.

Untungnya masyarakat Poso tidak terpengaruh oleh upaya provokasi tersebut. Mereka sadar bahwa ada pihak-pihak tertentu yang demi melestarikan atau meraih kepentingan tertentu mengobarkan kekerasan atas nama agama di Poso.

OKI dan Masalah Israel-Palestina

21-March-2006

Sekali lagi, Israel menunjukkan sikap tidak simpatiknya dengan melakukan tindakan yang dapat memprovokasi perang terbuka karena akan menimbulkan balasan dari pihak Palestina. Serangan Israel ke penjara Jericho sangat mengganggu terciptanya perdamaian Israel-Palestina. Penyerangan Israel ke penjara Jericho adalah sebuah sikap tidak menghargai otoritas Palestina. Israel selalu berkoar-koar agar pihak Palestina menghargai perjanjian damai, tapi mereka tidak melakukan hal yang sama pada diri mereka.

Serangan ini menurut Israel bertujuan menangkap 6 orang yang bertanggungjawab atas terbunuhnya Rehavam Zeevi, Menteri Pariwisata Israel di tahun 2001. Anehnya, tentara Amerika dan Inggris raib dari di penjara Jericho ketika aksi penyerangan Israel berlangsung (Indopos, 15/03/06) menimbulkan tanda tanya. Otoritas Palestina menuduh ada konspirasi di balik aksi ini.

Dialog Agama: Membangun Perdamaian Umat Beragama

21-March-2006

Setiap agama, baik Islam, Kristen, Hindu, dan Budha tidak pernah mengajarkan umatnya berbuat aniaya terhadap umat lain. Tapi sayangnya, agama yang mengajarkan perdamaian tak jarang dijadikan legitimasi untuk memusnahkan umat lain. Di Indonesia konflik antara umat Islam dan Kristen (di Ambon dan Poso) dan antara umat Islam dan Hindu di India adalah contoh bagaimana agama menjadi “sumber konflik”. Sebuah realita yang sangat bertentangan secara diametral dengan esensi ajaran agama.

Kekerasan atas nama agama sering mewarnai kehidupan manusia. Entah ia muncul sebagai akibat hubungan antarumat beragama yang tidak dibarengi sikap toleran atau ia sengaja diciptakan untuk mendukung kepentingan kelompok tertentu. Jika ditinjau dari aspek kebenaran ajaran suatu agama, agama memiliki potensi yang dapat melahirkan berbagai bentuk konflik (intoleransi). Bukan saja konflik antaragama, tetapi juga konflik intraagama (antarmazhab). Semua agama termasuk agama-agama monotheisme seperti Islam, Yahudi, dan Nasrani pernah mengalaminya.

Bush Desak Penyelesaian Diplomatik Atas Krisis Nuklir Iran

22-March-2006

WASHINGTON--MIOL: Presiden AS George W. Bush menyatakan, Selasa (21/3), perselisihan menyangkut program nuklir Iran harus diselesaikan secara diplomatik “sekarang” untuk menghentikan Teheran memeras dunia dengan senjata atomnya.

Dengan upaya-upaya yang terus berlangsung di Dewan Keamanan PBB untuk melakukan pendekatan bersama atas program Iran itu, Bush menegaskan bahwa sekutu Washington di Eropa masih akan memimpin dalam negosiasi dengan Teheran.

Tudingan LSM Terlibat Kerusuhan di Papua Hanya untuk Alihkan Isu

22-March-2006

Jakarta-RoL-- Tudingan bahwa kerusuhan di Abepura, Jayapura melibatkan LSM-LSM lokal yang mempunyai hubungan dengan negara lain, merupakan stigma lama yang bergaya orde baru dan ini hanya untuk mengalihkan isu yang sebenarnya.

“Tudingan tersebut untuk mengalihkan isu yang sesungguhnya, seperti permasalahan Freeport, hak-hak masyarakat Papua yang selama ini terabaikan,” kata Ketua Majelis Nasional Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Azasi Manusia (PBHI), Hendardi, di Jakarta, Rabu (22/3).

Pusat Diminta Ikut Bertanggung Jawab Atas Kasus Abepura Berdarah

22-March-2006

Jayapura-RoL-- Pemerintah Pusat diminta ikut bertanggung jawab terhadap insiden kasus Abepura berdarah yang telah menelan empat korban jiwa.

Permintaan itu disampaikan, Anggota Komisi D DPR Papua, Jhon R Banua, SE, kepada ANTARA di Jayapura, Rabu (22/3).

Menurut Jhon, pusat lebih bertanggung jawab atas kasus Abepura, karena akibat kurang ketegasan terhadap keberadaan PT. Freeoprt Indonesia (FI) dalam menyelesaikan berbagai aksi demonstrasi yang menuntut PT. Freeport di tutup.

Presiden Bush: Tidak Ada Perang Saudara di Irak

22-March-2006

WASHINGTON--MIOL: Presiden Amerika Serikat George W Bush hari Selasa bersikukuh menyatakan tidak sependapat dengan yang mengatakan bahwa Irak terperangkap dalam perang saudara.

Saat ditanya apakah ia setuju dengan pernyataan mantan Perdana Menteri sementara Irak Iyad Allawi bahwa Irak sudah dilanda perang saudara, Bush mengatakan, “Tidak, ada suara lain keluar dari Irak.”

Polwil Bogor Pertemukan MK dengan Ulama dan Tokoh Agama

22-March-2006

Bogor-RoL-- Kapolwil Bogor, Kombes Sukrawadi Dahlan mempertemukan kelompok Mahesa Kurung Al Karomah (MK) dengan sejumlah ulama dan tokoh agama di Masjid Raya, Jalan Padjajaran, Kota Bogor, Jabar, Rabu (22/3).

Pertemuan ini untuk meredakan ketegangan pasca dikeluarkannya fatwa oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten yang menyatakan bahwa isi kitab Risalah Al Mukaromah yang menjadi pegangan perguruan MK sesat dan menyesatkan.

PBB Minta Bantuan Darurat

22-March-2006

Nairobi, Selasa - Perserikatan Bangsa-Bangsa mengimbau dana bantuan sebesar 268 juta dollar AS bagi sekitar 2,1 juta warga Somalia yang terancam kelaparan akibat kekeringan panjang yang terburuk sepanjang 10 tahun terakhir.

Para korban yang terancam kelaparan itu terbagi atas 710.000 orang yang mengalami krisis akut pangan, 915.000 orang membutuhkan bantuan darurat kemanusiaan, dan 400.000 orang pengungsi akibat kekerasan di negaranya.

Lagi, Polisi Tetapkan Pelaku Utama Pembunuhan Aparat di Abepura

22-March-2006

Penulis: Mansur A Razak
JAKARTA--MIOL: Dari 14 tersangka yang sebelumnya ditahan di Polda Papua, dua di antaranya telah ditetapkan sebagai pelaku utama pembunuhan anggota Brimob dan satu orang anggota TNI AU, pascabentrokan di Abepura, Papua, Kamis lalu (16/3).

Mereka adalah Ferry Pakage (petugas parkir Universitas Cendrawasih), dan Lois Gedi (karyawan). Peran Lois karena memukul kepala salah seorang anggota Brimob dengan menggunakan batu hingga tewas, sedangkan peran Ferry menusuk perut anggota Brimob menggunakan pisau.

Koesparmono Irsan Temui Kapolda Papua Soal Kasus Abepura

22-March-2006

Jayapura-RoL-- Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Koesparmono Irsan yang juga mantan pejabat Polri, Rabu pukul 16.00 WIT menemui Kapolda Papua, Irjen Pol.Drs.Tommy Yacobus untuk mendengarkan perkembangan kasus Abepura yang mengakibatkan lima aparat keamanan meninggal dunia dan puluhan polisi dan warga sipil luka.

Ketua Komnas HAM Perwakilan Provinsi Papua, Alberth Rumbekwan,SH kepada ANTARA di Jayapura, Rabu (22/3), mengatakan Koesparmono Irsan yang mewakili Komnas HAM Pusat di Jakarta telah tiba di Jayapura dan dipastikan Rabu sore pukul 16.00 WIT menemui Kapolda Papua, Irjen Pol.Dr.Tommy Yacobus.

Ke Bali, Korban Bom Poso Transplantasi Kulit

22-March-2006

DENPASAR - Korban ledakan bom di Poso, Sulteng, 10 Maret lalu, dikirim ke RSU Sanglah, Denpasar, kemarin. Nengah Sugiarta, 40, satu-satunya korban bom di Jaba Pura Agung Jagat Natha Narayana Poso itu, tiba di Unit Gawat Darurat (UGD) RSU Sanglah sekitar pukul 11.15 Wita.

Pria asal Banjar Baung, Desa Sayan, Ubud, Gianyar, itu diterbangkan dari Palu Senin sore menuju Makassar. Pukul 07.00 Wita kemarin, dia diberangkatkan ke Bali. Begitu pesawat yang membawanya mendarat di Bandara Ngurah Rai, dia dibawa ke RSU Sanglah dengan mobil ambulans DK 1032 milik Kantor Kesehatan Pelabuhan Denpasar.

Islam dan Barat

22-March-2006

Oleh : Ahmad Syafii Maarif
Karena mengabaikan isu-isu sentral dan terpaku oleh masalah pinggiran, Islam dan Barat seolah-olah sedang berhadapan satu sama lain. Buku Huntington tentang Benturan Peradaban-Peradaban (1996) semakin memperburuk suasana, sekalipun yang sedang berbenturan itu katanya tidak hanya Barat dan Islam, tetapi juga Barat dan Konfusianisme. Kritik terhadap hipotesis Huntington ini sudah merebak dari segala penjuru, tetapi tetap saja ada yang percaya.

Gerilyawan Serang Kantor Polisi Irak, 18 Tewas

22-March-2006

Baghdad-RoL-- Gerilyawan menyerang kantor polisi dan pengadilan di kota Miqdadiya, Irak, Selasa, menewaskan sedikitnya 16 orang dan membebaskan sejumlah tahanan, kata polisi dan petugas medis.

Polisi mengatakan bahwa para penyerang, yang membawa granat roket, mortir dan senapan serang, melepaskan tembakan ke kantor polisi itu dan merusak parah bangunan tersebut.

Gelombang Aksi Protes Rakyat AS, Tuntut Bush Hentikan Perang di Irak

22-March-2006

Tiga tahun invasi AS ke Irak diperingati rakyat AS dengan menggelar aksi protes, mulai dari Portland sampai Lousiana, wilayah AS yang beberapa waktu lalu dihantam badai Katrina. Aksi protes juga terjadi di seluruh Australia. Para pengunjuk rasa menyuarakan tuntutan yang sama “Hentikan Perang” dan penarikan pasukan dari Irak. :foto

Unjuk rasa di Portland dilakukan dengan aksi long march selama hampir satu jam. Para pengunjuk rasa membawa spanduk-spanduk yang antara lain berbunyi “Para Penjahat Harus Dimintai Pertanggungjawaban.” Aparat kepolisian memperkirakan 10.000 orang ikut serta dalam aksi unjuk rasa yang berjalan damai dan tanpa insiden serta penangkapan.

Empat Tahanan Guantanamo Bersaksi di Televisi Amerika Serikat

22-March-2006

Kali Pertama Testimoni Telekonferensi Lintas Benua
WASHINGTON - Untuk kali pertama, empat bekas tahanan kamp Guantanamo alias Gitmo asal Inggris muncul di depan televisi AS, kemarin. Shafiq Rasul, Asif Iqbal, Tarek Dergoal, dan Rhuhal Ahmed menuturkan pengalaman pahit mereka selama menjalani hidup di Gitmo, dalam siaran langsung program Voices of Guantanamo (Suara Guantanamo) yang disiarkan stasiun televisi kabel C-SPAN.

Keempat mantan tahanan Gitmo yang berada di London itu berinteraksi langsung lewat telekonferensi dengan penonton di Universitas George Washington, Washington. Duduk mengelilingi sebuah meja, Rasul, Iqbal, Dergoal dan Ahmed secara bergantian menjawab pertanyaan dari penonton di seberang benua.

Menlu Saddam Jadi Informan CIA

22-March-2006

WASHINGTON - Senin lalu, stasiun TV NBC mengungkap fakta bahwa Badan Intelijen AS (CIA) mendapatkan segala informasi tentang Saddam Hussein dan program senjata rahasianya dari seorang pejabat pemerintahan Iraq. Pejabat yang dipercaya sebagai Menlu Iraq semasa rezim Saddam itu menerima bayaran USD 100 ribu (sekitar Rp 918 juta) untuk informasi yang dia berikan kepada CIA itu.

September 2002 lalu, Naji Sabri, informan CIA itu, memberikan informasi tentang program senjata Saddam dalam sebuah pertemuan yang disponsori Prancis di hotel New York City. Dalam pertemuan itu, Sabri menyatakan bahwa Saddam memiliki senjata kimia dan berupaya untuk memiliki bom nuklir. Namun, dia menegaskan, Saddam tidak memiliki senjata pemusnah massa (WMD), seperti yang dituduhkan AS.

Selat Malaka Bebas Teroris

22-March-2006

PORT KLANG---Wakil PM Malaysia Najib Razak memastikan jika wilayah Selat Malaka aman dari ancaman terorisme baik global maupun regional. Hal ini dibuktikan dengan adanya Malaysian Maritime Enforcement Agency (MMEA) yang bertugas mengamankan jalur perairan tersibuk di dunia itu.

“Selama ini, kejahatan yang terjadi hanya pembajakan atau perampokan. Tidak ada kejadian yang menunjukkan jika kejahatan ini terkait dengan terorisme global atau regional,” ujar Najib saat meluncurkan MMEA secara resmi kemarin. sebelumnya, pihak barat, termasuk AS, sering mengatakan wilayah Selat Malaka rentan menjadi sasaran serangan teroris. Apalagi di kawasan Asia tenggara ada beberapa kelompok terorisme seperti Jamaah Islamiyah atau Abu Sayyaf di Filipina yang disebut-sebut terkait dengan kelompok terorisme global Al Qaidah.

Freeport Indonesia (FI), Amien, dan BIN

22-March-2006

Bara itu akhirnya menjadi api. Tiga aparat kepolisian dan satu orang Angkatan Udara (AU) menjadi korban keganasan massa. Sebelumnya, massa berdemonstrasi menuntut penutupan Freeport, tapi tidak digubris pemerintah dan tetap “ngotot” melanggengkan keberadaan FI di Timika, Papua. Sikap arogan pemerintah harus dibayar mahal dengan nyawa empat orang aparatnya.

Pasca peristiwa berdarah ini, elit politik mempertontonkan “dagelan” yang mengernyitkan dahi. Pemerintah menuduh tokoh tertentu memprovokasi aksi berdarah ini. Meskipun pemerintah tidak mengungkapkan siapa orangnya, khalayak mafhum bahwa yang disebut pemerintah itu adalah M. Amien Rais. Amien memang cukup pedas mengkritik pemerintah dalam masalah Freeport dan menyarankan agar Freeport segera ditutup.

Penyerangan Jericho: Utopia Perdamaian Israel-Palestina

22-March-2006

Serangan ke penjara Jericho dan penculikan atas pemimpin Front Popular untuk Pembebasan Palestina (PFLP) dan kawan-kawannya menambah daftar panjang dosa atau kejahatan Israel atas bangsa Palestina. Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, sebagaimana yang dilansir The Washington Times, (16/03/06), menyatakan tindakan Israel ini sebagai “dosa yang tak termaafkan”. Abbas pun tak berdaya melarang demonstrasi menentang penyerangan ini. Kemarahan rakyat Palestina kepada Israel bisa dipahami karena Israel melanggar kepekatan yang dibuat dengan Pemerintah Otoritas Palestina.

Bush: Tentara AS Akan Bertahun-tahun Ada di Irak

23-March-2006

Washington, selasa - Presiden George W Bush menegaskan, pasukan Amerika akan tetap berada di Irak selama bertahun-tahun, dan tergantung pada presiden mendatang untuk memutuskan kapan membawa mereka kembali pulang.

Bush juga menolak saran-saran bahwa dia harus meminta Menteri Pertahanan Donald Rumsfeld, arsitek utama perang Irak dan Afganistan, untuk mundur dari jabatannya.

”Dengar, setiap rencana perang tampak bagus di atas kertas sampai kamu bertemu dengan musuh,” papar Bush sambil mengakui kesalahan-kesalahan yang dilakukan, yang memaksa pasukan AS mengalihkan taktik dan strategi rekonstruksi menjadi target menghadapi kelompok perlawanan.

Warga Ahmadiyah Terancam Diusir dari Mataram

23-March-2006

MATARAM--MIOL: Wali Kota Mataram H. Moh Ruslan mengancam mengusir warga penganut aliran Ahmadiyah yang kini masih ditampung dalam pengungsian di Asrama Transito, Majeluk Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Apabila warga Ahmadiyah tidak mau mematuhi tiga persyaratan yang ditetapkan Pemkot Mataram, maka saya tidak akan ragu-ragu meminta mereka segera meninggalkan Mataram,” tegas Wali Kota di sela-sela Rapat Koordinasi dengan jajaran Dinas Perhubungan, Rabu (22/3).

Wapres: Teror Bom Poso Bukan Karena Konflik antar Masyarakat

23-March-2006

Penulis: Rahdini Ikaningrum
JAKARTA--MIOL: Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan teror bom di Poso, Sulawesi Tengah tidak terkait konflik masyarakat melainkan hanya konflik antar personal.

“Memang di sana, pertama, tidak ada konflik masyarakat. Yang ada hanya satu-dua orang meneror orang lain dengan bom itu,” ujar Wapres usai menerima pengurus wayang nasional di kantor Wapres, Kamis (23/3).

Tentara Penyiksa Tahanan di Abu Ghraib Dihukum 6 Bulan

23-March-2006

WASHINGTON--MIOL: Seorang tentara AS yang menyiksa tahanan dengan anjing penjaganya di penjara Abu Ghraib dijatuhi hukuman enam bulan penjara oleh sebuah pengadilan perang, Rabu, kata seorang juru bicara militer.

Sersan Michael Smith, 24, tentara AS itu, juga diturunkan pangkatnya menjadi tamtama, didenda 750 dolar sebulan yang dibayar selama tiga bulan, dan akan menerima pemberhentian dengan catatan buruk dari dinas ketentaraan, katanya.

Revisi SKB Dua Menteri Disahkan

23-March-2006

JAKARTA - Setelah melalui pembahasan yang alot, revisi SKB (Surat Keputusan Bersama) Dua Menteri No 1/1969 disahkan. SKB yang kini telah diubah menjadi Peraturan Bersama Menteri (PBM) Agama dan Menteri Dalam Negeri tersebut berisi 31 pasal yang mengatur tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama, dan Pendirian Rumah Ibadah.

Pelaku Bom Bali Dilimpahkan ke Kejaksaan

23-March-2006

Denpasar-RoL-- Dwi Widiyarto alias Wiwid (31), salah seorang tersangka pelaku aksi bom Bali 2005, dilimpahkan penahanannya dari Polda Bali ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali di Denpasar, Kamis (23/3).

Pelimpahan tersangka berikut sejumlah barang bukti tindak pidana yang pernah dia perbuat, dilakukan Direktur Reskrim Polda Bali Kombes Pol Drs DBM Suharya SH kepada Aspidum Kejati Bali Agoes Djaja SH.

Nestapa Hidup Putri Teroris yang Paling Dicari di Dunia

23-March-2006

Sayangi Orang Tua, Ingin Berjuang dengan Cara Berbeda
Bagi May Shigenobu, hidup terasa menyiksa. Selama 28 tahun, ia harus menyembunyikan diri dan berpindah-pindah tempat tinggal. Saat sang ibu Fusako Shigenobu, pendiri gerakan Japanese Red Army (JRA) tertangkap, May memutuskan untuk terbuka dan memberi dukungan bagi wanita yang dicintainya itu.

May Shigenobu, baru berusia 28 tahun saat pertama kali menginjakkan kakinya di Jepang April 2001 lalu. Meski tak pernah mengenal langsung negara asal ibunya ini, May nekat datang demi menemani sang ibu yang harus menghabiskan 20 tahun di sebuah penjara di Tokyo. Sebagai putri wanita yang dicap sebagai teroris, May langsung menjadi pusat perhatian.

Menlu Era Saddam Dituduh Bantu CIA

23-March-2006

Amman, Rabu - Naji Sabri al-Hadithi yang menjabat sebagai salah satu menteri luar negeri di era kepemimpinan Saddam Hussein, Rabu (22/3) di Amman, memberikan bantahan. Sebelumnya ia dituduh memberi informasi kepada intelijen AS, CIA, soal senjata pemusnah massal Irak.

Televisi AS, NBC, Senin, memberitakan, Naji memberi informasi itu sebelum invasi pimpinan AS ke Irak pada 20 Maret 2003. Sebagai imbalannya, Naji mendapat uang 100.000 dollar AS (sekitar Rp 917.500.000) yang diberikan melalui seorang perantara warga Perancis pada September 2002 di salah satu hotel di New York.

Ledakan Bom Kembali Terjadi di Poso

23-March-2006

Penulis: Hafid
PALU--MIOL: Teror bom kembali terjadi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Rabu (22/3) malam, sebuah bom rakitan berdaya ledak rendah (low explosive) meledak di sebuah pos kamling di sekitar pemukiman penduduk di Jalan Trans Sulawesi di Dusun Landangan Desa Toini, Kecamatan Poso Pesisir Utara.

Tidak ada korban akibat ledakan bom yang terjadi sekitar pukul 19.15 Wita tersebut karena pos kamling tersebut dalam keadaan kosong.

Safaat, 35, seorang saksi mata mengatakan ledakan bom terdengar hingga radius lima kilometer. Akibatnya, warga yang berada di sekitar lokasi ledakan panik dan berhamburan keluar rumah.

Khamenei Dukung Pertemuan Pertama AS-Iran

23-March-2006

TEHERAN - Pekan lalu, Iran menyatakan kesediaannya untuk duduk semeja dengan AS dalam perundingan tentang Iraq. Niat itu mendapatkan dukungan penuh dari pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Namun, di samping memberikan restu, Selasa lalu Khamenei juga memperingatkan AS supaya tidak menggunakan kesempatan itu untuk menggertak Iran.

Pernyataan Khamenei tersebut merupakan konfirmasi pertama pemimpin paling menentukan di Iran tersebut tentang kesediaannya untuk mendukung pertemuan dengan AS. Menurutnya, jika pemerintah Iran bisa memberikan pengertian yang lebih baik kepada AS tentang Iraq, dia dengan senang hati akan mendukung perundingan tersebut. “Namun, jika perundingan itu dimaksudkan untuk melancarkan gertakan baru kepada Iran dan bertujuan menjatuhkan kami, maka perundingan itu akan dilarang,” tegasnya.

Rusia dan Muslim Penyeimbang Hegemoni AS

23-March-2006

Jakarta-RoL-- Dubes Rusia Mikhail Bely mengingatkan adanya ancaman konfrontasi budaya yang lebih berbahaya dibandingkan konfrontasi ideologi di era informasi saat ini.

Bely, sebagai pembicara kunci pada “Dialog Kerjasama Sipil, Rusia dan Muslim Dunia: Sebuah Strategi Ke Depan” di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Kamis, mengatakan konfrontasi ideologi bisa diselesaikan terbatas penganut ideologi tersebut.

Jika pada tingkat negara, konfrontasi ideologi bisa diselesaikan pada tingkat elit.
Namun jika konfrontasi budaya, termasuk agama, maka konfrontasi itu bisa berlangsung secara vertikal dan juga horizontal, baik di wilayah bersangkutan, juga melebar ke wilayah-wilayah lain di mana penganut agama tersebut berada.

Ulama Timteng-Eropa Bahas Kartun Rasul

24-March-2006

MANAMA - Ratusan ulama dan cendekiawan muslim Timur Tengah dan Eropa menggelar pertemuan dalam konferensi dua hari di Bahrain, kemarin. Isu utama yang mereka bahas adalah pemuatan kartun Nabi Muhammad di koran Eropa.

Dalam acara pembukaan, ketua konferensi Sheikh Yussef al-Qaradawi, mengatakan negara Islam berhak untuk berjuang membela Rasulullah. “Ini sebuah perang yang dilancarkan melawan kita dengan tiada alasan selain menghina Islam,” tegas ulama garis keras asal Mesir yang juga mengetuai Ulama Muslim Uni Internasional (IUMU).

Tanpa Tembakan, 3 Sandera Aktivis Bebas

24-March-2006

BAGHDAD - Kemarin, pasukan gabungan AS-Inggris berhasil membebaskan tiga aktivis perdamaian Kristen yang disandera gerilyawan Iraq. Pihak AS dan Inggris menyatakan bahwa operasi penyelamatan sandera itu sama sekali tidak diwarnai baku tembak. Dengan demikian, berakhir sudah drama penyanderaan yang telah berlangsung selama empat bulan itu.

Mayjen Rick Lynch, jubir militer AS, mengatakan bahwa dua aktivis Kanada dan seorang aktivis Inggris itu disandera oleh ’jaringan penculik.’ Operasi penyelamatan itu berhasil dilakukan berkat informasi seseorang yang ditangkap pasukan AS, tiga jam sebelumnya. Lynch melaporkan, saat pasukan menyerbu rumah di kawasan barat Baghdad itu, tidak seorang penculik pun yang ada di tempat itu. “Mereka semua diikat menjadi satu dan para penculik tidak ada disana,” katanya.

Surat Penolakan SKB Tempat Ibadah akan Diajukan ke Sidang Paripurna DPR

24-March-2006

JAKARTA--MIOL: Surat penolakan 42 anggota DPR RI lintas fraksi dan lintas agama terhadap Surat Keputusan Bersama (SKB) dua menteri tentang pembangunan tempat ibadah dan revisinya akan disampaikan kepada Rapat Paripurna DPR RI, Jumat (24/3).

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPR Muhamin Iskandar di gedung DPR/MPR Jakarta, Kamis (23/3). Muhaimin telah menerima surat pernyataan itu dari delegasi anggota DPR yang dipimpin Ketua Fraksi PDS Constant Ponggawa.

Rusia Tegaskan Kerjasama Pengadaan Alutsista Tanpa Rekanan

24-March-2006

Madiun-RoL-- Pemerintah Rusia menegaskan kepada Indonesia bahwa kerjasama pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus dilakukan melalui mekanisme `G to G`(antarpemerintah).

“Itu hal penting yang ditegaskan Rusia dalam kerjasama pertahanan dengan Indonesia,” kata Sekjen Departemen Pertahanan (Dephan) Letnan Jenderal Sjafrie Sjamsoeddin, di Madiun, Jawa Timur, Jumat.

Perundingan Pemerintah Filipina-MILF Masih Buntu

24-March-2006

Luki Aulia
Manila, kompas - Perundingan informal antara Pemerintah Filipina dan Front Pembebasan Islam Moro (MILF) untuk menyelesaikan konflik di Mindanao dinilai sekadar basa-basi. Pemerintah dinilai tidak serius untuk segera menyelesaikan masalah karena hanya ingin memanfaatkan perundingan untuk menetralisir MILF.

Perundingan informal tentang perdamaian di wilayah Mindanao antara Pemerintah Filipina dan MILF yang dimulai tiga tahun lalu dinilai berjalan sangat lambat, apalagi dengan adanya krisis politik, seperti rencana kudeta terhadap Presiden Gloria Macapagal-Arroyo.

Perdamaian Tergantung Olmert

24-March-2006

Diperkirakan Israel Akan Dipimpin Partai Kadima
Musthafa Abd Rahman
Cairo, Kompas - Pemerintah Israel pascapemilu 28 Maret dipastikan akan dipimpin penjabat Ketua Partai Kadima Ehud Olmert. Ia akan memimpin pemerintahan koalisi yang sangat kuat dan luas, yakni terdiri dari Partai Kadima 37-39 kursi, Partai Buruh 19-20 kursi, Partai Shas 9-10 kursi, dan Partai Yahudi Torath 6 kursi.

Karena itu, masa depan perdamaian di Timur Tengah berada di tangan Olmert. Hal itu diutarakan mantan Duta Besar Mesir untuk Israel yang kini menjabat Ketua Komite Urusan Luar Negeri MPR Mesir Mohamed Bassouni kepada Kompas, Rabu (22/3) malam di Cairo. ”Jika Olmert punya kemauan soal perdamaian, ia memiliki kemampuan mengingat koalisi pemerintahannya sangat kuat,” kata Bassouni yang paham soal Israel.

Kunjungan PM Inggris Segarkan Kembali Hubungan Indonesia-Inggris

24-March-2006

Jakarta-RoL-- Kunjungan Perdana Menteri Inggris Tony Blair ke Jakarta pada 29-30 Maret 2006 diharapkan akan menyegarkan kembali hubungan antara Indonesia dan Inggris.

“Programnya sedang dipersiapkan tetapi temanya adalah untuk menyegarkan kembali hubungan Indonesia dan Inggris,” kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) Yuri Thamrin di Jakarta, Jumat.

Kopassus Jajaki Kerja Sama Kembali dengan AS

24-March-2006

Danjen Kopassus TNI AD Mayjen TNI Syaiful Rizal mengemukakan, pihaknya akan segera menjajaki kembali kerja sama dengan pasukan khusus Amerika Serikat (AS), yang sempat terhenti karena embargo AS pada 1998.

“Hal itu akan menjadi salah satu bahasan yang akan dibawa dalam forum army to army talk antara Kasad dengan kepala staf angkatan darat AS, di Hawaii, April mendatang,” katanya kepada Antara di Jakarta, Kamis.

Komnas HAM Masih Sulit Peroleh Data Tersangka Abepura Berdarah

24-March-2006

Jayapura-RoL-- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sampai saat ini mengalami kesulitan memperoleh data dari para tersangka, korban dan saksi kasus kerusuhan Abepura berdarah yang menewaskan lima aparat keamanan dan puluhan aparat keamanan serta warga sipil luka.

Ketika ditanya ANTARA dan Sidney Morning Herald Australia di Jayapura, Jumat, Ketua Komnas HAM Perwakilan Provinsi Papua, Alberth Rumbekwan,SH mengaku pihaknya masih mengalami kesulitan memperoleh data dari para tersangka, korban dan saksi dalam kasus Abepura berdarah, Kamis (16/3).

Kemiskinan Fanatisme

24-March-2006

Oleh: Azyumardi Azra
Suatu sore, seusai sidang UNDEF pada awal Maret 2006; di toko buku ‘Borders’, Second Avenue, New York. Ditemani Ahmad Sahal, aktivis Freedom Institute, Jakarta, yang sedang kuliah S2 di New York University, saya menemukan sebuah buku menarik, Islam, Fundamentalism, and the Betrayal of Tradition: Essays by Western Muslim Scholars (2004), suntingan Joseph EB Lumbard dengan kata pengantar Seyyed Hossein Nasr.

Menarik, bukan hanya karena subjek yang dibahas, tetapi lebih-lebih lagi ditulis sarjana-sarjana Muslim, baik yang kulit putih, maupun kulit berwarna, baik yang memang Muslim asli Barat, maupun keturunan Muslim imigran yang sudah lama bermukim di Barat.

Din: Ka BIN Asal Tuduh

24-March-2006

Soal Kepala BIN, Amien mengatakan,’’I love him.’’
JAKARTA—Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyesalkan tudingan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Syamsir Siregar, bahwa bentrok di Abepura, Papua, disebabkan pernyataan Amien Rais. Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menilai tindakan itu asal tuduh.

Bila ada figur masyarakat yang punya pandangan kritis, kata Din, seharusnya tidak dipandang sebagai tindakan antipemerintah. Bahkan, kata dia, Muhammadiyah sebagai bagian masyarakat madani, akan terus menyampaikan kritik maupun dukungan terhadap pemerintah.

Dialektika Demokrasi Bahas Masa Depan Hubungan RI-Australia

24-March-2006

Jakarta-RoL-- Prospek hubungan Indonesia-Australia menjadi topik pembahasan pada Dialektika Demokrasi di Press Room DPR/MPR di Jakarta, Jumat (24/3).

Diskusi kali ini mengambil tema “Masa Depan Hubungan Indonesia-Australia” menghadirkan pembicara Yuddy Chrisnandy (Fraksi Partai Golkar), Arief Mudatsir (Fraksi PPP) dan pengamat politik dari CSIS Kusnanto Anggoro.

Tema ini dibahas di tengah situasi hubungan Indonesia-Australia dihadapkan pada persoalan yang dapat mengganggu hubungan selama ini.

12 Tersangka Pelaku Tindak Kekerasan Masih Buron

24-March-2006

Jayapura, Kompas - Sebanyak 12 tersangka tindak kekerasan di depan Kampus Universitas Cenderawasih, Abepura, Papua, hingga Kamis (23/3) masih buron. Dari 74 orang yang diperiksa polisi, 15 orang ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini polisi juga mencari tiga pelaku utama tindak kekerasan dan perusakan di Hotel Sheraton Timika.

Kerusuhan di depan Kampus Universitas Cenderawasih Kamis pekan lalu itu mengakibatkan empat anggota Brimob dan satu anggota TNI Angkatan Udara meninggal. ”Terhadap 15 tersangka yang ditahan di Polda Papua telah dilakukan prarekonstruksi hari ini (Kamis), dan akan dilanjutkan dengan rekonstruksi untuk melengkapi berita acara pemeriksaan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Kartono Wangsadisastra di Jayapura kemarin.

Propaganda Anti-Islam

24-March-2006

Oleh : Mohamad Ridha
Pengurus Islamic Society of Greater Portland dan Anggota Indonesian Muslim Society in North America
Di tengah kemelut politik dunia akhir-akhir ini, Islam disudutkan sebagai agama yang mengajarkan terorisme dan penindas hak asasi manusia. Tidak sedikit kita jumpai pandangan-pandangan anti-Islam yang dipropagandakan untuk memperburuk image agama besar dunia yang penganutnya lebih dari satu miliar manusia ini.

Angin propaganda bertiup keras lewat buku-buku anti-Islam seperti Islam and Terrorism, Islamic Invasion, The Myth of Islamic Tolerance, Islam Unveiled, Prophet of Doom, Why I am Not a Muslim, dan Apostates Speak Out. Juga banyak artikel atau tulisan di internet yang berisikan pandangan serupa, yang mudah diakses dan dibaca di seluruh dunia.

Rusia Rangkul Dunia Islam

24-March-2006

Faham Demokrasi Tak Bisa Dipaksakan dari Luar
Jakarta, kompas - Kerja sama dengan dunia Islam merupakan hal yang harus dilakukan. Perdamaian dunia tak akan terwujud tanpa adanya kerja sama dengan umat Islam, yang merupakan seperempat dari seluruh penduduk dunia.

Pernyataan itu, yang menyiratkan keinginan Rusia untuk merangkul lebih erat dunia Islam, dinyatakan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Bely, Kamis (23/3). Pernyataan disampaikan dalam acara diskusi bertema ”Dialog soal Kerja Sama Antarperadaban, Rusia dan Dunia Muslim: Sebuah Visi Strategis untuk Masa Depan” (Dialogue on Cooperation Among Civilizations, Russia and The Moslem World: A Strategic Vision for The Future) yang diselenggarakan Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jakarta.

Warga Papua tak Ingin Diintervensi Australia

26-March-2006

JAKARTA--MIOL: Ketua Umum Koalisi Papua Bersatu Peduli Kemanusiaan (KPBPK), Nason Elaby menegaskan masyarakat Papua tak sudi diintervensi Australia.

“Masyarakat Papua muak dengan Australia dan Amerika karena sudah berkali-kali ditipu soal Freeport, oleh sebab itu jangan sekali-kali mereka ikut-ikutan intervensi,” katanya Sabtu (25/3).

Oleh sebab itu, menurut Nason, meski Departemen Imigrasi Australia (DIMA) telah memberikan suaka politik kepada 42 warga Papua, tidak bisa berharap akan mendapatkan simpati dari warga Papua.

SBY-Howard Tak Mau Saling Kontak

26-March-2006

Reaksi keras Indonesia terhadap kebijakan pemberian visa sementara kepada 42 WNI asal Papua tampaknya tidak mendapat tanggapan serius dari pemerintah Australia. Tetapi, sejumlah pakar dan media massa di Negeri Kanguru itu menilai bahwa kebijakan Departemen Imigrasi Australia (DIMA) bisa mengancam hubungan dengan Indonesia.

Perdana Menteri (PM) Australia John Howard hanya menyatakan bahwa pihaknya memaklumi reaksi keras dari pemerintah Indonesia menyangkut kebijakan pemberian visa sementara tersebut. Howard juga mengaku dapat memahami keputusan Jakarta menarik pulang Duta Besar RI untuk Australia, Teuku Mohamad Hamzah Thayeb.

Sangat Bahaya, Jika Separatis Manfaatkan Gereja

26-March-2006

Solidaritas nonpolitiklah yang dipakai dalam pergaulan global.
JAKARTA—Pernyataan tertulis Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) soal dimanfaatkannya jalur gereja oleh kelompok separatis Papua ditanggapi serius Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU), Andi Jamaro Dulung. Jika laporan itu benar adanya, kata Andi, situasinya menjadi sangat tidak menguntungkan.

Dia mengatakan, pihaknya akan bertindak cermat untuk menanggapi pernyataan yang disampaikan Sekjen Wantannas, Letjen Muhammad Yasin, itu. “Kami di PB NU akan mengkonfirmasinya. Sebab, kami juga ingin tahu secara langsung apa sebenarnya yang terjadi. Ini soal sangat sensitif. Dan kalau sampai benar, pasti PB NU akan menyesalkannya,” kata dia di Jakarta, Jumat (24/03).

Rusia Informasikan Invasi Militer AS pada Saddam

26-March-2006

Washington, Sabtu - Rusia memberikan informasi intelijen kepada pemimpin Irak Saddam Hussein mengenai pergerakan pasukan Amerika Serikat pascainvasi bulan Maret 2003.

Menurut Laporan Pentagon (”Pentagon Report”) setebal 210 halaman berjudul Iraqi Perspective Project yang dipublikasikan Jumat (24/3), laporan intelijen itu datang dari ”sumber-sumber Rusia” di dalam Komando Pusat Amerika di Doha, Qatar.

Informasi intelijen dari Rusia itu menjelaskan rencana AS untuk menggerakkan pasukannya ke Baghdad dari selatan melalui Sungai Eufrat, tanpa melalui kota-kota di dekatnya.

Rusia Dituding Bantu Iraq

26-March-2006

Dubesnya Bocorkan Rencana Invasi AS Kepada Saddam
WASHINGTON - Sebuah laporan Dephan AS di Penatgon mengungkapkan kalau Dubes Rusia di Iraq membocorkan rencana invasi AS ke negeri 1001 malam itu pada Saddam Hussein, yang saat itu menjadi presiden. Dalam laporan setebal 120 halaman yang diberi tajuk Proyek Perspektif Iraq itu, diungkapkan kalau Rusia mengetahui secara detail rencana tersebut.

Peraturan Bersama Mendagri-Menag Hasil Kesepakatan Majelis Agama

26-March-2006

Jakarta-RoL-- Departemen Dalam Negeri menyebutkan substansi Peraturan Bersama Mendagri-Menteri Agama tentang pendirian rumah ibadat merupakan hasil kesepakatan majelis-majelis agama.

“Semua materi dalam peraturan bersama itu telah dibahas majelis agama dan merupakan kesepakatan mereka,” kata Dirjen Kesbang Depdagri, Soedarsono, di Jakarta, Jumat.

Pemberontak Maois Tewaskan 11 Orang di India

26-March-2006

Raipur, India-RoL-- Sebelas orang tewas dan empat lainnya cedera ketika pemberontak Maois meledakkan sebuah ranjau di bawah sebuah kendaraan di negara bagian Chhattisgarh, India tengah, kata polisi, Sabtu.

Insiden itu terjadi Jumat malam di daerah Bastar, sekitar 250km dari ibukota negara bagian itu, Raipur , kata para perwira senior polisi Pradeep Gupta kepada Reuters. Ia mengatakan pemberontak Maois mungkin mengira mobil itu adalah jip polisi.

Nuklir Israel Lebih Mengancam

26-March-2006

Dua Musuh AS, Iran dan Syria Bertemu
TEHERAN - Dua pemimpin negara yang sama-sama mendapat tekanan dunia internasional, Iran dan Syria, bertemu kemarin. Wakil Presiden Syria Faruq Al Shara mengunjungi rekannya, Menlu Iran Manouchehr Mottaki di Teheran. Keduanya sepakat menilai justru nuklir Israel-lah yang menjadi ancaman serius kawasan Timur Tengah.

“Senjata nuklir milik rezim penjajah Quds (Israel) dan fakta bahwa mereka tidak meneken Traktat Non Proliferasi (NPT), merupakan ancaman yang sangat serius bagi Timur Tengah,” tandas mereka melalui siaran TV pemerintah, Jumat lalu.

Militer Turki Tewaskan 11 Pemberontak Kurdi

26-March-2006

TUNCELI--MIOL: Angkatan bersenjata Turki menewaskan 11 anggota Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang terlarang itu dalam operasi terbesar terhadap kelompok separatis tahun ini. Demikian sumber-sumber militer Turki, Sabtu (25/3).

Satu operasi besar dimulai dua hari lalu di provinsi Mus, Turki timur terhadap pemberontak itu, kata sumber-sumber tersebut. “Dengan mulainya musim semi PKK mulai melakukan persiapan untuk melancarkan serangan, dan operasi militer terbesar telah dimulai tahun ini,” kata seorang perwira militer.

Korea Utara Ancam Tindakan Keras Terhadap AS

26-March-2006

Seoul -RoL-- Korea Utara hari Kamis mengancam akan melakukan tindakan “keras” terhadap AS karena langkah-langkahnya untuk melumpuhkan negara komunis tersebut.

Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan Kantor Berita KCNA, seorang jurubicara kementerian luar negeri menuduh Washington memperketat sanksi-sanksi terhadap Pyongyang dan meningkatkan ketegangan di semenanjung Korea.

Kesurupan Massal Bukti Kurangnya Pendidikan Agama

26-March-2006

SURABAYA--MIOL: Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menilai kerusupan (kerasukan mahluk halus) secara massal yang akhir-akhir marak di berbagai daerah di Indonesia membuktikan kurangnya pendidikan agama di sekolah.

“Dari aspek agama, orang yang kerasukan jin itu umumnya karena jarang berdzikir atau jarang beribadah,” kata ketua Komisi Fatwa MUI Jatim KH Abdurrahman Navis Lc di Surabaya, Sabtu.

Dubes RI di Australia Ditarik

26-March-2006

DPR Desak Pemutusan Hubungan Diplomatik
JAKARTA - Keputusan Australia yang memberikan visa sementara (temporary visa) kepada 42 WNI asal Papua pencari suaka membuat geram pemerintah Indonesia. Rapat koordinasi terbatas (rakortas) Kementerian Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan langsung membahas masalah itu.

Rapat yang dipimpin Menko Polhukam Widodo Adi Sutjipto itu diikuti Menhan Juwono Sudarsono, Menlu Hassan Wirajuda, Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto, Kapolri Jenderal Sutanto, dan Kepala BIN (Badan Intelijen Negara) Syamsir Siregar.

DPR Desak Putus Hubungan dengan Australia

26-March-2006

Jakarta-RoL-- Rapat Paripurna DPR RI mendesak pemerintah untuk memutus hubungan diplomatik dengan Australia menyusul pemberian suaka politik dan visa sementara bagi 42 WNI asal Propinsi Papua.

Desakan disampaikan sejumlah anggota DPR RI dalam Rapat Paripurna DPR yang dipimpin Ketua DPR Agung Laksono di Gedung DPR/MPR Jakarta, Jumat.

Sejumlah anggota DPR melakukan interupsi untuk menyikapi langkah Australia memberi suaka politik dan visa sementara kepada 42 WNI yang melarikan diri ke Australia melalui Pulau Chrismast akhir Januari 2006.

DPR Jangan Apriori SKB

26-March-2006

JAKARTA - Departemen Dalam Negeri meminta kalangan DPR tidak apriori terhadap Peraturan Bersama Menteri (PBM) atau SKB terkait teknis pendirian tempat ibadah. Dirjen Kesatuan Bangsa dan Politik Depdagri Sudarsono Hardjosukarto menegaskan hanya perlu sosialisasi intensif agar masyarakat memahami pelaksanaan PBM tersebut.

“Mari kita baca dahulu dengan lengkap, terus bersama-sama kita sosialisasikan,” katanya kepada wartawan di kantornya kemarin.

Pengamat: Australia Tunjukkan Dukung Papua Lepas dari Indonesia

26-March-2006

SURABAYA--MIOL: Pemberian visa sementara terhadap 42 dari 43 warga Indonesia asal Papua oleh Australia merupakan indikasi bahwa secara diam-diam kalangan eksekutif dan legeslatif di Australia mendukung Papua lepas dari NKRI.
“Walaupun resminya pemerintah Australia mendukung integrasi Papua dalam NKRI, namun Australia sering menerapkan standar ganda. Sudah ada contoh nyata kasus Timtim,” ucap analis politik internasional dari Universitas Airlangga Surabaya, Basis Susilo di Surabaya, Sabtu (25/5).

Australia Tetap tak Mendukung Separatisme Papua

26-March-2006

Surabaya-RoL-- Pemerintah Australia tetap tidak mendukung separatisme atau kemerdekaan bagi Papua, meski Departemen Imigrasi Australia (DIMA) memberikan visa sementara kepada 42 warga negara Indonesia untuk tiga tahun.

Duta Besar Australia untuk Indonesia, Bill Farmer, dalam siaran pers yang diterima ANTARA Surabaya, Jumat, menegaskan bahwa keputusan DIMA itu sama sekali tidak mengubah kebijakan pemerintah Australia terhadap kedaulatan Indonesia.

Ajari AS Demokrasi

26-March-2006

NEW YORK - Kamis lalu, pemimpin Libya Moammar Kadhafi memberikan ceramah tentang demokrasi di hadapan 45 mahasiswa Libya dan sejumlah pakar, termasuk wakil Menlu AS David Welch, di Universitas Columbia, New York. Dalam kesempatan itu, Kadhafi menyebut masyarakat Timur Tengah sebagai komunitas yang terbelakang. Selain itu, dia juga mengklaim Libya sebagai negara yang paling demokratis di seluruh dunia.

AS Rekayasa Berita di Iraq

26-March-2006

WASHINGTON - Kebijakan Departemen Pertahanan AS yang memasukkan berita titipan di media massa Iraq, mendapat sorotan dari internal militer. Kepala Joint Chiefs of Staff AS di Iraq, Jenderal Peter Pace, menyatakan rakyat Iraq semestinya mengetahui apakah berita yang mereka konsumsi sehari-hari ditulis oleh seorang wartawan independen atau orang bayaran pemerintah.

“Mereka (rakyat Iraq) perlu mengetahui itu. Sehingga, mereka dapat memberikan penilaian sendiri terhadap apa yang mereka yakini atau tidak di dalam satu tulisan,” jelas Pace di atas pesawat militer menuju Turki. “Anda akan melihat hal terburuk. Yakni, publik merasa seperti sedang dijebak,” sambungnya.

Ormas Islam Berdemo Minta RUU Anti Pornografi Segera Disahkan

26-March-2006

JAKARTA--MIOL: Sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta, Minggu (26/3). Mereka mendukung Rancangan Undang Undang Anti Pornografi dan Pornoaksi (RUU APP) segera disahkan menjadi undang-undang.

Dari pengamatan Media Indonesia Sejak pagi para pengunjuk rasa sudah memenuhi sebagian areal di Kawasan Monas, termasuk yang berhadapan dengan Istana Merdeka. Sebagian juga terlihat di kawasan Bundaran Hotel Indonesia.

Tingkatkan Mutu Pendidikan Islam, Depag Jalin Kerjasama dengan ITB

27-March-2006

Bandung-RoL—Terkait upayan peningkatan mutu pendidikan islam di Indonesia, Departemen Agama melalui Dirjen Pendidikan Islam Depag menjalin kerjasama dengan ITB Bandung.
Penandatangan nota kesepahaman dan kerjasama itu dilakukan oleh Dirjen Pendidikan Islam Yahya Umar dan Rektor ITB, Djoko Santoso di Gedung Rektorat ITB, Bandung, Senin.
Menurut Yahya Umar, kerjasama dilakukan dengan ITB karena banyak sekali lembaga pendidikan islam di Indonesia, yakni madrasah dan pondok pesantren yang tertinggal kualitas pendidikannya.

Tentara AS Tak Berdaya

27-March-2006

BAGHDAD - Presiden Irak Jalal Talabani diberitakan menggelar pertemuan tertutup di rumahnya di Zona Hijau, Minggu siang, untuk menjembatani Sunni, Syiah dan Kurdi. Ia optimistis pemerintah baru akan mampu mengendalikan kondisi tanpa hukum dan kekacauan. “Saya sangat optimistis. Ini berdasarkan fakta sebenarnya yang tidak bisa saya ungkapkan,” jelas Talabani usai menemui Senator AS, John McCain, di ibu kota. Ketua Partai Islam Sunni Iraq, tariq Hashemi juga yakin perundingan berjalan lancar.

Tak Perlu Putus Hubungan Diplomatik dengan Australia

27-March-2006

Surabaya-RoL—Analis politik Internasional dari Surabaya, Basis Susilo MA, menilai pemutusan hubungan diplomatik dengan Australia tak perlu dilakukan terkait pemberian visa sementara bagi 42 warga Indonesia asal Papua.

“Pemutusan hubungan diplomatik itu tak perlu, karena yang perlu kita lakukan adalah menunggu reaksi pemerintah Australia yang lamban,” katanya kepada Antara di Surabaya, Senin pagi. Menurut dosen Hubungan Internasional Fisip Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu, jika pemutusan hubungan diplomatik dilakukan, maka persoalan akan menjadi semakin kompleks.

Presiden: Hamzah Tak Usah ke Australia

27-March-2006

Suaka Warga Papua
Jakarta, Kompas - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Duta Besar RI untuk Australia Hamzah Thayeb tidak kembali dahulu ke posnya di Canberra, Australia, setelah melakukan kunjungan kredensial ke Republik Vanuatu di kawasan Pasifik pekan ini. Kembali atau tidaknya Hamzah ke tempat tugasnya itu menunggu sikap Pemerintah Australia menyusul kemarahan Pemerintah Indonesia akibat pemberian visa tinggal sementara terhadap 42 warga Papua—yang meminta suaka—di Australia.

Segera Terbentuk Aliansi Strategis Rusia-Dunia Islam

27-March-2006

Jakarta-RoL—Sebuah kelompok aliansi strategis Rusia dengan dunia Islam akan segera terbentuk setelah adanya pertemuan sejumlah tokoh Rusia dengan 15 tokoh dari berbagai negara Islam di Moskow pada 27-28 Maret 2006. Ketua umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin bertolak meninggalkan Jakarta menuju Moskow, pada Ahad untuk mengikuti pertemuan tersebut.

Din sebelum keberangkatan ke negara itu menjelaskan, aliansi strategis ini merupakan prakarsa Pemerintah Federasi Rusia yang melihat dunia Islam sebagai kekuatan dunia yang signifikan dan dapat menjadi mitra bagi perwujudan tatanan dunia baru yang damai, adil dan beradab.

Sadr Imbau Rakyat Irak Tenang, Tuduh Tentara AS Bunuh 20 Jemaah Masjid

27-March-2006

Baghdad-RoL-- Seorang pembantu senior ulama Syiah Moqtada al Sadr mengimbau warga Irak tenang setelah menuduh pasukan AS membunuh lebih dari 20 jemaah tidak bersenjata di sebuah masjid Baghdad, Ahad.

“Kami mendesak rakyat tenang, kami menunggu tanggapan pemerintah,” kata Hazim al Araji. Polisi Irak dan penduduk mengatakan serangan di distrik Shaab, Baghdad timur memicu baku tembak seru dengan milisi Tentara Mehdi yang setia pada Sadr, yang memimpin dua pemberontakan melawan pasukan pendudukan AS.

Rusia-Dunia Islam Bentuk Aliansi Strategis

27-March-2006

Moskow-RoL-- Rusia dan Dunia Islam merancang pembentukan aliansi strategis melalui dua pertemuan di Moskow pada 27-28 Maret 2006 yang dihadiri delegasi dari 15 negara termasuk Indonesia serta sejumlah tokoh Rusia.

Pertemuan tersebut dibuka oleh mantan PM Rusia Evgeny Maksimovich Primakov di Moskow, Rusia, Senin, dihadiri sejumlah tokoh penting Rusia yang kemudian akan dilanjutkan dengan pertemuan-pertemuan.

Presiden Segera Sikapi Australia

27-March-2006

Howard menyatakan, visa bukan dukungan lepasnya Papua dari RI.
CIKEAS—Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Ahad siang memanggil Duta Besar RI untuk Australia Teuku Mohammad Hamzah Thayeb, ke kediamannya di Cikeas, Bogor. Hamzah dipanggil guna menjelaskan kronologi pemberian visa sementara oleh Australia kepada 42 dari 43 warga Papua yang mencari suaka ke negara tersebut.

Polisi Thailand Jinakkan Bom di Luar Kantor Partai Oposisi

27-March-2006

BANGKOK--MIOL: Polisi Thailand, Senin, menjinakkan bom di luar markas partai oposisi utama di negeri itu, di tengah ketegangan politik yang meningkat, tempat puluhan ribu pemrotes telah menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Thaksin Shinawatra.

“Ada ancaman bom terhadap markas Partai Demokrat,” kata juru bicara partai tersebut Ong-art Klampaiboon. Belum ada perincian lebih lanjut, sementara markas Partai Demokrat di Bangkok kelihata kacau.

Persoalan di Papua Agar tidak Diselesaikan dengan Emosional

27-March-2006

Jayapura-RoL-- Berbagai persoalan yang kini timbul di Provinsi Papua, sebaiknya tidak bisa ditanggapi dan diselesaikan dengan emosional, tetapi harus dilakukan dengan kepala dingin melalui pendekatan dan dialog.

Anggota Komisi A DPR Papua, Ramses Wally, kepada ANTARA di Jayapura, Senin mengatakan, Pemerintah Pusat harus pintar menempatkan diri untuk menyelesaikan berbagai persoalan di Papua terutama masalah PT. Freeport Indonesia (FI) yang telah menelan lima korban jiwa.

Pasukan AS Bunuh Sedikitnya 18 Warga Irak di Masjid

27-March-2006

BAGHDAD--MIOL: Sedikitnya 18 warga Irak tewas setelah tentara Amerika Serikat bentrok dengan milisi Syiah, kata dokter dan polisi.

Polisi mengatakan bentrokan itu meletus setelah milisi Tentara Mehdi yang setia pada ulama Syiah anti-Barat Moqtada al-Sadr berusaha menghentikan tentara AS masuk sebuah masjid.

Seorang dokter mengatakan 18 jenasah ditemukan di sekitar masjid itu. Seorang pembantu senior Sadr menuduh tentara AS membunuh lebih dari 20 jemaah tanpa senjata pada saat shalat Isa’ di sebuah masjid Sadr di Baghdad timur.

New York Times: Bush Putuskan Serbu Irak Sebelum Diplomasi Gagal

27-March-2006

New York -RoL-- Presiden AS George W. Bush menjelaskan kepada Perdana Menteri Inggris Tony Blair pada Januari 2003 bahwa ia bertekad untuk menyerbu Irak tanpa resolusi PBB dan sekalipun penyelidik senjata PBB gagal menemukan senjata pemusnah massal di Negeri 1001 Malam itu, demikian laporan New York Times dalam terbitannya Senin.

Surat kabar tersebut, dengan mengutip satu memorandum rahasia Inggris, mewartakan Presiden AS itu memastikan bahwa perang tersebut tak terelakkan dan menjelaskan pandangannya selama pertemuan pribadi dua jam dengan Blair di Ruang Oval pada 31 Januari 2003.

Mereka Berani Mati, Tak Berani Hidup

27-March-2006

AKSI radikalisme Islam, dalam beberapa tahun terakhir, menunjukkan peningkatan berarti. Kasus peledakan bom Bali I dan II, serta berbagai bom lainnya, membuktikan, radikalisme telah menjadi ancaman nyata di negeri ini. Agama yang sejatinya untuk kesejahteraan dan kedamaian umat manusia, dibajak untuk alat legitimasi aksi terorisme. Bagaimana hal ini dapat terjadi?

Apa sebab-musabab sehingga aksi radikal menjadi kian akrab di masyarakat? Bagaimana pencegahan dan terapi kedepan? Membahas lebih detil hal itu, berikut wawancara tim At-Tanwir dengan intelektual yang selalu mencerahkan umat dan bangsa, serta mantan Ketua PP Muhammadiyah, Prof Dr Ahmad Syafii Maarif. Petikannya:

Menteri Arab Tolak Rencana Perbatasan Israel

27-March-2006

Khartoum-RoL-- Para menteri luar negeri Arab hari Ahad menolak rencana Israel untuk menetapkan secara sepihak perbatasannya dengan mengatakan, langkah semacam itu akan membuat mustahil pembentukan sebuah negara Palestina merdeka.

Menteri-menteri itu setuju “untuk menolak penyelesaian sebagian dan langkah-langkah sepihak Israel yang mencakup… penetapan perbatasan Israel secara sepihak”, menurut sebuah rancangan resolusi yang disetujui pada pertemuan persiapan bagi pertemuan puncak dua hari yang akan dibuka Selasa.

Ketidakadilan dan Kemiskinan Picu Radikalisme

27-March-2006

DANIEL Pipes, Ketua Organisasi Perdamaian Amerika Serikat (AS) dan juga anggota Kongres AS, pernah menulis dalam The National Interest, Winter 2001, mengenai hubungan radikalisme dalam Islam dengan kemiskinan. Pipes mencatat banyak tokoh Muslim yang berpendapat bahwa Muslim militan dan radikal muncul karena kemiskinan.

Di antara pendapat yang dicatat Pipes adalah pendapat Suleyman Demirel, mantan presiden Turki yang mengatakan, “Selama di dunia ini masih ada kemiskinan, inequality, dan ketidakadilan, maka radikalisme akan terus berkembang di dunia.”

Haniya: Rakyat Palestina Rindukan Perdamaian

27-March-2006

KOTA GAZA--MIOL: Calon perdana menteri Hamas Ismail Haniya, Ahad, mengatakan rakyat Palestina merindukan perdamaian dan berakhirnya lingkaran pertumpahan darah di Timur Tengah.

Ketika berbicara sebelum sidang parlemen, Haniya mendesak masyarakat internasional untuk meningkatkan upayanya guna membantu mewujudkan perdamaian dengan landasan diakhirinya pendudukan Israel. Sidang Parlemen Palestina tersebut dipkerkirakan mensahkan susunan kabinet yang diajukan oleh Hamas.

Bom Tewaskan Sedikitnya Sembilan Orang di Jolo

27-March-2006

Penulis: Widhoroso
JOLO--MIOL: Sedikitnya sembilan orang tewas dan lebih dari 20 lainnya mengalami luka serius setelah sebuah bom meledak di Pulau Jolo, Filipina, meledak Senin (27/3). Demikian dikatakan polisi dan saksi mata.

Menurut kepala kepolisian Jolo Ahiron Ajirin, bom yang meledak tersebut diletakan di lantai dasar sebuah gedung perbelanjaan di pusat kota Jolo. Menurut Ahiron, korban tewas kebanyakan adalah pekerja di tempat tersebut. Menyusul ledakan ini, polisi langsung menutup kawasan sibuk di Jolo tersebut.

Bentrok Abepura Sudah Direncanakan

27-March-2006

Mahasiswa di Hutan Diimbau Menyerah
JAYAPURA - Dugaan aksi bentrok di depan kampus Uncen (Universitas Cenderawasih), Abepura, sudah direncanakan semakin menguat. Inilah kesimpulan sementara hasil penyidikan Polda Papua yang mengusut kasus tewasnya lima petugas keamanan saat membubarkan demonstrasi menuntut penutupan PT Freeport Indonesia itu.

Direktur Reskrim Polda Papua AKBP Paulus Waterpauw mengatakan, memang belum ada pengakuan dari para tersangka bahwa bentrokan dengan polisi itu direncanakan. “Namun, dari serangkaian keterangan para tersangka dalam BAP (berita acara pemeriksaan) terungkap bahwa aksi tersebut sudah dipersiapkan,” katanya.

Australia Masih Potensial Sebagai Ancaman Kedaulatan NKRI

27-March-2006

Yogyakarta-RoL-- Australia masih potensial sebagai ancaman bagi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya kedaulatan pertahanan dan kedaulatan energi, karena posisi yang strategis dari geo politik Indonesia di Pasific, kata Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP) DPR RI Tjahjo Kumolo.

Karena itu, Departemen Pertahanan RI harus memprioritaskan pengadaan peralatan berupa Radar. “Wilayah perbatasan pun harus pula menjadi prioritas Departemen Pertahanan dan TNI, mengingat potensi rawan konflik di wilayah perbatasan khususnya yang berbatasan dengan Australia,” ujarnya ketika dihubungi ANTARA Biro Yogyakarta, Senin.

AS Tak Bertanggung Jawab terhadap Serangan ke Sebuah Masjid

27-March-2006

BAGHDAD--MIOL: Militer AS mengumumkan pasukannya tak bertanggung jawab atas serangan pada malam hari terhadap sebuah masjid Syiah di Baghdad timurlaut sehingga menewaskan sedikitnya 16 orang, dan malah menyatakan bahwa operasi itu dilancarkan oleh pasukan khusus Irak.

“Pasukan Operasi Khusus Irak melancarkan serangan senja di wilayah Adhamiyah di Baghdad timurlaut guna mengganggu jaringan teror,” demikian antara lain isi pernyataan yang dikeluarkan militer AS, Senin pagi.

TPKB Ajukan Uji Materiil Peraturan Bersama Dua Menteri

28-March-2006

Penulis: Agustinus
JAKARTA--MIOL: Tim Pembela Kebebasan Beragama (TPKB) mendesak pembatalan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No.8 dan 9/2006.
Peraturan itu tentang pedoman pelaksanaan tugas kepala daerah/wakil kepala daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, pemberdayaan forum kerukunan umat beragama, dan pendirian rumah ibadat.
TPKB menilai dengan adanya peraturan itu, maka pemerintah (daerah) mendapatkan peluang untuk intervensi dalam kehidupan beragama.

Sedikitnya Tujuh Tewas dalam Kerusuhan di Penjara Georgia

28-March-2006

Penulis: Widhoroso
TBILISI--MIOL: Kerusuhan meledak di sebuah penjara di Georgia, Senin (27/3). Sedikitnya tujuh narapidana dan puluhan lainnya mengalami cedera. Namun belum diketahui akibat pasti kerusuhan ini.
“Informasi yang saya dapat menyebutkan tujuh orang tewas dan 19 lainnya mengalami cedera setelah para tahanan terlibat bentrokan dengan polisi,” kata Yelena Tevdoradze, seorang anggota parlemen.
Pemerintah Georgia saat ini sudah mengirimkan polisi anti huru hara ke penjara No 5 tersebut untuk mengatasi kerusuhan.

Putin: Rusia Jadikan Dialog dengan Dunia Islam Sebagai Prioritas Utama

28-March-2006

Moskow-RoL—Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan negaranya menjadikan dialog dengan dunia Islam sebagai proritas utama kebijakan luar negeri negaranya.
Surat singkat Putin tersebut dibacakan oleh Ketua sidang Dialog Rusia-Dunia Islam EM Primakov di Moskow, Rusia, Senin. Dikatakannya, Rusia memiliki sejarah panjang dalam hubungannya dengan Islam, karena itu hubungan itu akan terus ditingkatkan baik di berbagai bidang, seperti ekonomi, Iptek dan kebudayaan.
Pertemuan tokoh Islam tersebut dibuka oleh Primakov, mantan PM Rusia di era Boris Yeltsin dan kini menjadi Ketua Kamar Dagang Rusia. Pertemuan dihadiri oleh 17 tokoh Islam dari 17 negara, seperti dari Saudi, Kuwait, Jordan, Bangladesh, Pakistan dan Indonesia.

Rusia Gunakan 'Kartu Islam' Untuk Politik Luar Negerinya

28-March-2006

MOSKOW--MIOL: Rusia saat ini menggunakan “kartu Islam” untuk politik luar negerinya untuk berbagai tujuan, termasuk untuk memecah dominasi politik luar negeri Amerika Serikat.
Dubes RI di Moskow Susanto Pudjomartono dan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin di KBRI Moskow, Selasa, mengatakan, dalam politik luar negeri biasa jika suatu negara saling mempengaruhi atau menghimpun kekuatan untuk kepentingan bersama.
Sebelumnya Presiden Rusia Vladimir Putin dalam surat singkatnya yang dibacakan Ketua Sidang Dialog Rusia-Dunia Islam, EM Primakov, di Moskow, mengatakan Rusia akan menjadikan dunia Islam sebagai prioritas utama politik luar negeri.

Pertemuan Lintas Agama dan Budaya Sedunia di Solo

28-March-2006

Solo-RoL—Berbagai tokoh agama dan budaya se dunia diundang untuk menghadiri acaran World Meditation Gathering (Pertemuan Lintas Agama dan Budaya Dunia), 9-13 April 2006, di Solo, Jawa Tengah. Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Jero Wacik juga dijadwalkan membuka acara tersebut yang berlangsung di gedung Graha Daya Atmaja (eks gedung Kodim Solo), kata Kepala Dinas Pariwisata dan Seni Budaya Kota Surakarta, Dra Febria Roekmie, di Solo, Selasa.

PBNU: Prilaku Australia Menguntungkan Separatis

28-March-2006

Jakarta-RoL—Ketua BPNU KH Hasyim Muzadi meminta pemerintah Indonesia mempelajari prilaku Australia yang selama ini menguntungkan gerakan separatis.
Pada acara peluncuran buku yang ditulis anggota Fraksi PKB DPR RI Khofifah Indar Parawansa di Jakarta, Senin, Hasyim menyatakan pemerintah harus bersikap tegas kepada Australia karena perilaku Australia banyak menguntungkan separatis di Tanah Air. “Indikasi ini harus diukur pemerintah sejauh mana bahayanya,” kata Hasyim.

Osama Perintahkan Moussaoui Serang Gedung Putih

28-March-2006

VIRGINIA--MIOL: Zacarias Moussaoui mengatakan pada persidangan, Senin, pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden memerintahkannya menerbangkan sebuah pesawat untuk ditabrakkan ke Gedung Putih pada 11 September 2001.
Anggota Al-Qaeda Prancis itu memberikan keterangan baru yang dramatis atas rencana peranannya dalam serangan-serangan itu dalam kesaksiannya yang pertama pada persidangan tersebut.
Pengacara pembela Gerald Zerkin bertanya kepada Moussaoui apakah ia menjadi bagian dari rencana serangan 11 September.

Kantor Oposisi Terbesar Diancam Dua Bom

28-March-2006

BANGKOK---Sepekan menjelang pemilu 2 April mendatang, situasi Thailand semakin memanas. Kemarin, polisi berhasil menjinakkan dua buah bom yang ditemukan di markas besar Partai Demokrat, partai oposan terbesar di Thailand. Bom ini ditemukan beberapa saat setelah tiga partai oposisi menolak tawaran pemerintahan koalisi yang diajukan PM Thaksin Shinawatra.

Ormas Islam Jatim Rapat Umum Dukung Pengesahan RUU APP

28-March-2006

Surabaya-RoL—Berbagai ormas Islam se-Jatim melakukan rapat umum mendukung pengesahan Rancangan Undang-Undang Anti Pornografi dan Pornoaksi (RUU APP) menjadi UU, di depan Gedung DPRD Jatim di Jalan Indrapura, Surabaya, Selasa.
Sejumlah ormas Islam yang melakukan rapat umum adalah MUI, PW Muhammadiyah, DDII, PW Al-Irsyad, PW Perhimpunan KB PII, Nasyiatul Aisyiyah, ICMI, PW GPI, DPD IMM, PW IRM, DPW Syabab Hidayatullah, Hizbut Tahrir Indonesia, PW PII, Pemuda Bulan Bintang, MMI, Yapmi dan Hizbul Wathan.

Hamas Siap Dialog dengan AS dan Eropa

28-March-2006

GAZA CITY - Di tengah kesibukannya mengegolkan kabinet Hamas, calon PM Palestina Ismail Haniyeh berjanji tidak akan melewatkan dialog perdamaian dengan Kuartet Timur Tengah yang terdiri atas Uni Eropa (UE), Rusia, PBB, dan AS. Meskipun Haniyeh bersikukuh bahwa Hamas akan terus melawan pendudukan Israel, ternyata organisasi Islam radikal itu juga ingin mengakhiri konflik Israel-Palestina.

DK PBB Gagal Capai Kesepakatan Ikhwal Krisis Nuklir Iran

28-March-2006

New York, PBB-RoL--Para anggota Dewan Keamanan PBB, Senin melakukan perundingan tidak resmi mengenai krisis nuklir Iran tapi kembali gagal mengatasi kemacetan menyangkut sebuah rancangan pernyataan yang menuntut penghentian kegiatan pengayaan uranium Iran.
Para diplomat mengatakan utusan dari Inggris, China, Perancis, Rusia dan AS-- semuanya anggota tetap dewan yang dikenal sebagai P-5-- melakukan dua putaran perundingan, satu pada Senin pagi dan yang lain pada sore hari.

EU Desak Pemerintah Baru Palestina Upayakan Perdamaian Lewat Cara Damai

28-March-2006

Brussels -RoL-- Uni Eropa (EU) tidak akan menghukum rakyat Palestina, tapi kepemimpinan Palestina yang baru harus “mengupayakan perdamaian lewat cara damai,” kata seorang pejabat utama EU hari Senin.
Komentar Komisi Hubungan Luar Negeri EU Benita Ferrero-Waldner itu muncul ketika calon perdana menteri Hamas Ismail Haniya mendesak dunia untuk tidak menghukum rakyat Palestina, ketika ia menyerahkan kabinetnya untuk disetujui parlemen.

Bush - Blair Mimpi Menang di Iraq

28-March-2006

NEW YORK - Hari itu, 31 Januari 2003, Presiden AS George W. Bush bertemu dengan sekutunya, PM Inggris Tony Blair, di Gedung Oval (Oval Office). Kepada Blair, bekas gubernur Texas ini menungkapkan niatnya untuk tetap mengagresi Iraq meski hasil penyelidikan pengawas senjata PBB tidak menemukan senjata pemusnah massal (WMD) dan PBB menolak ide Bush itu. Selama dua jam, Bush mengungkapkan perang Iraq merupakan hal yang tidak bisa dielakkan lagi. Ia mencoba menjelaskan berbagai sudut pandangnya kepada Blair.

Bom Bunuh Diri Koyak Markas Militer

28-March-2006

BAGHDAD - Serangkaian serangan dan ledakan terjadi di Baghdad dan kota-kota sekitarnya, kemarin. Akibatnya, tidak kurang dari 40 orang tewas dan sekitar 30 lainnya terluka. Pada hari yang sama, sedikitnya 21 mayat dengan luka jeratan di leher ditemukan.

Kemarin siang, seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan diri di pusat perekutan militer Tamarat di dekat Tal Afar, sekitar 64,3 km sebelah barat Mosul, kota terbesar ketiga Iraq. Ledakan itu memakan korban sekitar 40 personel militer dan warga sipil yang tengah antre di pusat rekrutmen tersebut. Pasukan AS yang berada tak jauh dari lokasi ledakan segera menolong dan merawat korban yang terluka.

Bom Meledak di Jolo

28-March-2006

Jolo, Senin - Sedikitnya sembilan orang tewas dan lebih dari 20 orang cedera parah hari Senin (27/3) setelah bom meledak di Pulau Jolo, Filipina selatan.
“Sampai saat ini, ada sembilan orang tewas di tempat,” kata kepala polisi Provinsi Jolo, Ahiron Ajirin, kepada wartawan.
Menurut polisi dan para saksi mata, bom itu dipasang di lantai dasar sebuah bangunan dua lantai di sebuah jalan ramai di pusat kota Jolo. Mereka yang tewas sebagian besar adalah karyawan yang bekerja di sebuah koperasi di sana.

Aliansi Strategis Rusia-Dunia Islam Dimulai

28-March-2006

Moskow-RoL-- Pertemuan para tokoh Rusia dan Dunia Islam dibuka mantan Perdana Menteri Rusia, E.M.Primakov, hari Minggu, dengan mendengarkan pesan khusus Presiden Vladimir putin.
Dalam pesannya, Putin menegaskan bahwa dialog dengan Dunia Islam adalah prioritas utama kebijakan luar negerinya. Rusia memiliki sejarah kerja sama panjang dengan Dunia Islam, karena kerja sama itu harus dikembangkan lagi sekarang dalam berbagai bidang, baik ekonomi, politik, keamanan maupun Iptek dan kebudayaan, katanya.

Jangan Ada Lagi Benturan Peradaban

28-March-2006

Moskwa, Kompas - Serangan Amerika Serikat terhadap Irak hanyalah mendorong bangkitnya terorisme, Islam ekstremis, dan ketidakstabilan politik di Timur Tengah. Padahal, Amerika tidak punya hak memaksakan model demokrasinya, apalagi pemaksaan itu dilakukan dengan kekerasan seperti di Irak. Langkah pemaksaan seperti ini merupakan cara yang keliru bagi peradaban dunia baru. Hal ini disampaikan mantan Perdana Menteri Rusia Yevgeny Maksimovich Primakov ketika membuka First Meeting of the Group for the Strategic Vision Russia Islamic World Program di Moskwa, Senin (27/3). Pertemuan yang dihadiri Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin itu berlangsung hingga Selasa ini. “Jangan ada lagi benturan peradaban dan kesalahan seperti yang terjadi pada masa lalu,” ujarnya. Dalam isu terorisme internasional, menurut Primakov, banyak pihak yang sudah mengaitkannya dengan Islam. Pandangan semacam ini tidak benar. “Realitasnya memperlihatkan ada organisasi yang bersembunyi di balik Islam,” ujarnya.

Islam dan Demokrasi

29-March-2006

Buletin No. 120
“… dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya” (QS. Ali Imran: 159).

Transisi menuju demokrasi merupakan saat untuk membangun budaya politik baru yang bebas dan beradab. Di satu sisi, era ini menjadi titik tolak kebebasan berekspresi, di mana kemerdekaan berpendapat dan bertindak dapat dirasakan oleh banyak kalangan. Di sisi lain, kebebasan itu terkadang kebablasan dan melahirkan sikap radikal-destruktif. Kebebasan dimaknai sebagai prilaku bebas tanpa batas. Itu merupakan distorsi dan deviasi makna demokrasi.

Tokoh Agama di Papua Diminta tak Memperkeruh

29-March-2006

Tokoh agama diminta mengambil prakarsa memecahkan masalah Papua.
JAKARTA—Para pemuka agama di Papua diminta segera ‘merapatkan sikap’ dalam menyikapi perkembangan mutakhir di provinsi paling timur Indonesia itu. Para pemuka agama di papua juga diserukan untuk tidak membawa-bawa masalah politik dalam kegiatannya.
Seruan itu antara lain disampaikan Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah, Abdul Mu’ti. Menurut dia, sangat disayangkan bila tokoh-tokoh agama terlibat kegiatan politik praktis. ‘’Mereka sebaiknya secepatnya duduk bersama untuk mengambil prakarsa memecahkan masalah Papua yang memang kompleks,’’ katanya di Jakarta, Senin (27/3).

Penegakan Hukum Bagi Kedua Belah Pihak untuk Damai di Aceh

29-March-2006

Jakarta-RoL—Asisten Profesor dari Departemen Antropologi Universitas Michigan Elizabeth F Drexler mengatakan upaya untuk mewujudkan perdamaian di Aceh harus dimulai dengan proses penegakan hukum bagi kedua belah pihak yang terlibat dalam konflik.
“Harus ada penegakan hukum pada kedua belah pihak karena selama konflik terjadi banyak warga yang mengaku menjadi korban pelanggaran hukum dari kedua belah pihak,” katanya pada diskusi terbuka bertema “Damai Dengan Keadilan?, Mengungkap Kekerasan Masa Lalu” yang diselenggarakan oleh KontraS dan Kantor Berita 68H di Jakarta, Selasa. Drexler juga menjelaskan bahwa selama ini perhatian terhadap konflik hanya difokuskan pada tindakan separatis sehingga aspek-aspek yang berkaitan dengan pelanggaran hukum luput dilihat.

Palestina Bukan Negara Teroris

29-March-2006

Liga Arab Desa Israel, AS, dan Negara Barat Hilangkan Sebutan Itu
KHARTOUM - Para pemimpin negara-negara Arab berkumpul di Khartoum, Sudan dalam konferensi tingkat tinggi tahunan Liga Arab, kemarin. Pertemuan tersebut dibuka dengan pujian kepada Palestina atas keberhasilan pemilu parlemen 25 Januari lalu, yang dimenangkan Hamas.

Di sisi lain, mereka mengecam Israel dan negara Barat yang mengancam akan menghentikan bantuan finansial kepada Palestina. “Kami menentang segala upaya yang ditujukan untuk merampas hak rakyat Palestina atas pilihan demokratis mereka,” ungkap Presiden Sudan Umar Al Bashir, yang menjadi tuan rumah.

Israel Minta Maaf Atas Pelecehan Terhadap Islam

29-March-2006

KAIRO--MIOL: Pemerintah Israel menyampaikan permintaan maaf kepada umat Islam menyangkut pelecehan terhadap Nabi Muhammad SAW yang dilakukan warga Yahudi.

Perminataan maaf tersebut disampaikan Kedutaan Besar Israel di Kairo kepada Kementerian Luar Negeri Mesir, kata media massa setempat hari Selasa.

Dua Warga Israel Tewas Dalam Sebuah Ledakan

29-March-2006

Penulis: Teguh Rachmanto
JERUSALEM--MIOL: Dua warga sipil Israel tewas, Selasa (28/3), akibat sebuah ledakan yang sepertinya berasal dari roket yang diluncurkan seorang warga Palestina.

Lokasi ledakan itu berada di wilayah selatan Isarel, tepatnya di Nahal Oz kibbutz, kata seorang juru bicara militer Israel.

“Dua warga sipil Israel tewas, sepertinya akibat ledakan yang kemungkinan berasal dari sebuah roket yang meledak tak lama kemudian,” katanya.

Dialog Rusia dan Dunia Islam Lahirkan Komunike Bersama Kecam Terorisme

29-March-2006

Moskow-RoL—Dialog Rusia dan Dunia Islam di Moskow 27-28 Maret ditutup dengan sebuat komunike bersama yang diselingi jumpa pers dengan puluhan wartawan elektronik dan cetak.

Pimpinan Sidang, EM Primakov, mantan PM Rusia, dalam jumpa pers di Moskow, Selasa, mengatakan bahwa salah satu isi komunike itu adalah terorisme dan kemungkinan kerja sama antara Rusia dan Dunia Islam, di berbagai bidang seperti ekonomi, keamanan, Iptek dan Budaya.

Bom Meledak di Bus, 17 Orang Cedera

29-March-2006

DAVAO--MIOL: Satu bom meledak di sebuah bus di Filipina selatan, Rabu, dan melukai 17 orang, kata polisi.

Bus tersebut baru saja tiba di terminal kota Digos di pulau Mindanao, Filipina selatan, ketika ledakan terjadi.

Polisi mulanya melaporkan tujuh orang cedera, tapi setelah pemeriksaan lebih lanjut dengan mencocokkan jumlah korban di rumah sakit jumlah korban cedera diubah jadi 17, kata Kepala Polisi setempat Inspektur Binang Hajidiri.

Blair, SBY, dan 6 Tokoh Dialog Islam-Barat

29-March-2006

JAKARTA—Perdana Menteri (PM) Inggris, Tony Blair, dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama enam tokoh Islam Indonesia akan berdialog membahas isu Islam dan Barat. Diskusi itu akan dilakukan pada Kamis (30/3) di Istana Merdeka.

Menurut Juru Bicara Presiden, Dino Patti Djalal, keenam tokoh Islam itu adalah KH Hasyim Muzadi (PBNU), Din Syamsuddin (Muhammadiyah), KH Umar Shihab (MUI), KH Abdullah Gymnastiar atau Aa’ Gym (dai kondang), Azyumardi Azra (Rektor UIN Jakarta), dan Nazaruddin Umar (Ketua Studi Alquran UIN Jakarta). ‘’Mereka akan melakukan diskusi yang bebas dan terbuka mengenai Islam,’’ kata Dino di Jakarta, Selasa (28/3).

Bisingnya Langit Ruhani Bangsa

29-March-2006

Oleh : KH A Hasyim Muzadi
Negeri kita, Indonesia, seperti tak pernah senyap dari persoalan. Mendera setiap langkah dan setiap ikhtiar yang kita ambil sebagai alternatif dari sekian banyak pilihan yang tersedia. Pada setiap pilihan yang tersedia, selalu pula tersedia banyak pikiran yang direpresentasi melalui kata-kata.

Akibat begitu banyaknya persoalan, maka banyak pula kata-kata yang meluncur deras sebagai bentuk pikiran-pikiran tersebut. Kini, seperti tak ada lagi yang tersisa dari anak bangsa ini yang tidak pandai berkata-kata. Semua ingin berkata-kata dan semuanya ingin agar kata-katanya didengar.

Australia Memang Dukung Papua Pisah dari NKRI

29-March-2006

Jakarta-RoL—Intelijen Australia turut “mengobok-obok Indonesia” dan pemberian visa tinggal sementara bagi 42 dari 43 pencari suaka asal Provinsi Papua merupakan bagian dari upaya dan rencana Pemerintah Federal Australia mendukung pemisahan Papua dari NKRI, kata Pengamat Intelijen Dr.AC.Manullang.

Apa yang dilakukan Pemerintahan PM John Howard saat ini sebenarnya hanya menegaskan kembali sikap asli Australia yang tidak mendukung upaya NKRI mengembalikan Papua Barat (Irian Jaya) dari tangan Penjajah Belanda tahun 1960-an, katanya di Jakarta, Selasa.

Aliansi Strategis Rusia-Dunia Islam

29-March-2006

Ada pergerakan menarik yang patut dicermati dari Rusia akhir-akhir ini. Setelah cukup lama tak memainkan peran dalam percaturan politik dunia, Rusia membuat gebrakan baru.

Awal tahun ini, misalnya, Rusia terkesan melawan arus dalam soal yang satu ini. Langkahnya itu seolah menantang negara adidaya Amerika Serikat (AS). Jika AS, Israel, dan Uni Eropa beramai-ramai mengecam Hamas atas kemenangannya dalam pemilu parlemen Palestina, Januari lalu, tidak demikian halnya dengan Rusia.

Akar-Akar Radikalisme

29-March-2006

Radikalisme, bahkan terorisme agama, pasca 11 September selalu diidentikkan dengan Islam. Pers Barat menuduh semena-mena bahwa Islam mengajarkan radikalisme. Tentu saja persepsi negatif ini dibantah mati-matian oleh para ulama dan pemimpin dunia Islam. Tidak hanya kalangan Islam, pemikir Barat yang mendalami Islam menyalahkan pengidentikan Islam dengan kekerasan.

Pengidentikan Islam dengan radikalisme, tidaklah muncul dari ruang hampa. Persepsi negatif ini lahir dari ulah sekelompok umat Islam yang melakukan kekerasan atas nama agama. Jadi, menyalahkan pers Barat sebagai biang keladi pengidentikan Islam dengan terorisme tidaklah fair. Umat Islam harus introspeksi diri.

Sikap Hipokrit Australia

29-March-2006

Pemerintah Australia kembali menunjukkan sikap “musang berbulu domba”-nya dalam masalah Abepura, Irian Jaya. Sebelumnya, Australia juga melakukan hal yang sama atas masalah Timor Timur (sekarang Timur Leste). Secara terbuka menyatakan mendukung sepenuhnya integritas wilayah Indonesia, tapi di belakang kita ia menggerogoti kesatuan negara ini. Lepasnya Timor Timur tidak bisa dipisahkan dari tindakan John Howard. Ia berhasil mendatangkan International Force for East Timor (Interfet), pimpinan mayor Jenderal Peter Cosgrove. Howard juga berhasil menyeret sejumlah jenderal kita ke pengadilan, tapi bisa lepas karena mereka tidak terbukti melakukan “kejahatan terhadap kemanusian”.

Perdamaian Arab-Israel Suram

30-March-2006

Partai Kadima Menangi Pemilu Parlemen Israel
JERUSALEM - Seperti yang telah diprediksikan sebelumnya, Partai Kadima berhasil memenangkan pemilu parlemen Israel Selasa lalu. PM sementara Israel sekaligus ketua Kadima, Ehud Olmert, menyatakan akan segera membentuk pemerintahan koalisi Israel yang baru. Selain itu, dia juga akan menjalankan rencananya untuk menarik pasukan dan warga Israel dari Tepi Barat.

34 Orang Tewas Dalam Pertempuran di Pangkalan Militer di Afghanistan

30-March-2006

KANDAHAR--MIOL: Pasukan yang dipimpin AS bertempur dengan gerilyawan Taliban yang menyerang sebuah pangkalan militer di Afghanistan selatan, Rabu (29/3).

Kontak senjata itu menewaskan seorang tentara Amerika, seorang prajurit Kanada dan sedikitnya 32 gerilyawan Taliban, kata sejumlah pejabat.

Pasukan koalisi juga menghancurkan dua bangunan markas Taliban yang menyimpan senjata dan bahan pembuat bom selama pertempuran beberapa jam di provinsi Helmand yang dilanda kekerasan, kata koalisi dalam sebuah pernyataan.

Pria Yang Rencanakan Pembunuhan Bush Dihukum 30 Tahun

30-March-2006

ALEXANDRIA--MIOL: Seorang hakim federal Rabu (29/3) menjatuhkan hukuman pada seorang warga AS hingga 30 tahun penjara karena merencanakan untuk membunuh Presiden George W. Bush dan berkonspirasi dengan al-Qaida.

Pada November, Abu Ali, sekarang 25, terbukti bersalah atas semua tuduhan dalam sembilan-tuduhan, termasuk berkonspirasi untuk membunuh Bush, berkonspirasi untuk mendukung al-Qaida dan berkonspirasi untuk membajak pesawat.

“Pengadilan akan menghukun anda hingga 360 bulan, yang adalah 30 tahun penjara,” kata hakim distrik AS Gerald Bruce Lee.

Rusia Nilai Penggunaan Kekuatan Militer Atas Iran Kontra-Produktif

30-March-2006

MOSKOW--MIOL: Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov memperingatkan, setiap upaya untuk menggunakan kekuatan atau kekerasan untuk mengatasi ketegangan menyangkut program nuklir Iran akan kontra-produktif.

“Setiap gagasan mengenai penyelesaian dengan kekuatan atau kekerasan atas masalah itu sangat kontra-produktif dan tidak bisa didukung,” kata Lavrov kepada wartawan di Moskow, Rabu (29/3).

“Kami ingin PBB melakukan hal yang penting atas dasar profesional, bukan yang dipolitisasi,” tambahnya.

Dialog PM Tony Blair dengan Enam Tokoh Islam Indonesia Kehilangan Makna

30-March-2006

Jakarta-RoL-- Dialog antara PM Inggris Tony Blair dengan enam tokoh Islam Indonesia di Jakarta, Kamis, sejak awal sudah kehilangan maknanya karena tidak menyertakan utusan dari kelompok-kelompok yang selama ini dianggap radikal mengingat pembicaraan itu menyinggung isu-isu penting, seperti terorisme dan Jihad, yang sering dituduhkan kepada mereka.

Tokoh Islam Indonesia Minta PM Inggris Ubah Pendekatannya dalam Perangi Terorisme

30-March-2006

Jakarta-RoL—Lima tokoh Islam Indonesia meminta PM Inggris Tony Blair agar mengubah pendekatannya yang sepihak (unilateral) menjadi mekanisme multilateral melalui PBB dalam mendukung Amerika Serikat (AS) memerangi terorisme, kata Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Permintaan itu merupakan salah satu poin penting yang mengemuka dalam dialog antara orang nomor satu di pemerintahan Inggris ini dengan lima tokoh Islam, katanya kepada Antara Kamis. Pendekatan unilateral Inggris bersama Amerika Serikat, terutama dalam menginvasi dan menguasai Irak tidak akan menyelesaikan masalah Irak dan tidak akan memotong akar terorisme melainkan justru dapat mendorong radikalisme, ekstrimisme, dan terorisme baru, kata Din.

Pesan Umat Islam kepada Blair

30-March-2006

Akhirnya, sejumlah tokoh Islam berhasil berdialog dengan Perdana Menteri Inggris Tony Blair. Mereka adalah Abdullah Gymnastiar, Din Syamsuddin, Azyumardi Azra, Nazaruddin Umar dan Quraish Shihab minus Hasyim Muzadi (beliau berhalangan karena ada pertemuan 1600 ulama Jawa Timur), Dalam pertemuan yang berlangsung di Istana Negara itu (30/03/06), mereka mengemukakan beberapa hal aktual, terutama mengenai terorisme, pendudukan tentara AS di Irak, dan soal hubungan Islam dan Barat.

RI-Inggris Sepakat Bentuk Dewan Penasehat Keislaman

30-March-2006

Jakarta-RoL-- Indonesia dan Inggris sepakat membentuk Dewan Penasehat Keislaman guna meningkatkan saling pengertian di antara umat Islam di Tanah Air dengan umat non-Muslim di negara Barat tersebut.
“Saya menyetujui dan mendorong pembentukan Dewan Penasehat Keislaman Inggris-Indonesia,” kata Presiden Susilo bambang Yudhoyono dalam jumpa pers bersama dengan Perdana Menteri Inggeris Tonny Blair di kantor Kepresidenan, Kamis siang.


« kembali