Center For Moderate Muslim Indonesia

Muslim Spanyol Membangun Toleransi

05-February-2010

Cultural Open Day. Demikian nama program yang kini dikampanyekan kaum Muslim di Spanyol. Melalui program ini, kaum Muslim membuka masjid-masjid dan pusat kegiatan Islam bagi non-Muslim. Langkah ini dimaksudkan untuk membangun jembatan dengan masyarakat luas dan mengikis kesalahan persepsi terhadap Islam dan kaum Muslim.

Negara Harus Melindungi Hak Beribadah

05-February-2010

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, KH Salahuddin Wahid, mengatakan bahwa negara belum mampu melindungi ataupun menjamin hak beragama warga negaranya. Selama ini, kekerasan berlatar agama cenderung diabaikan dan tidak ditangani.

Bentuk-Bentuk Jihad dan Padanannya

05-February-2010

Buletin No. 290

“Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim,” (QS al-Baqarah [2]: 193).

Tahun Hijriah dan Semangat untuk Maju

05-January-2010

Buletin No. 289

“Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka lebih tinggi derajatnya di hadapan Allah, mereka itulah orang-orang yang mendapat kemenangan,” (QS Luqman [9]: 20)

 

 

Kerjasama untuk Kemanusiaan

05-February-2010

Sejumlah tokoh lintas agama dari Indonesia dan Amerika Serikat sepakat untuk menjalin kerjasama di berbagai bidang. Yaitu masalah-masalah yang terkait dengan keumatan pada umumnya masalah kekinian yang dihadapi masyarakat dunia. Yaitu persoalan kemiskinan, perubahan iklim, pendidikan dan pemerintahan yang bersih atau good governance. Ini merupakan hasil rumusan dari Indonesia-AS Interfaith Cooperation Forum yang berlangsung tiga hari dan ditutup Rabu (27/1).

Channel al-Quran untuk Meredam Radikalisme

05-February-2010

Isu radikalisme masih menjadi wacana penting bagi Pemerintah Aljazair. Bukan hanya karena trauma ‘perang sipil’, melainkan perhatian besar terhadap soal radikalisme ini juga mencuat seiring masuknya Aljazair dalam 14 negara yang diawasi khusus oleh AS, terkait isu terorisme.

 

Toleransi Tanpa Mengorbankan Aspek Teologi

05-February-2010

Islam mengakui perbedaan. Islam juga bisa memahami identitas agama-agama lain, namun bukan berarti membenarkan semuanya. Al Quran menegaskan bahwa bermacam agama tidak bisa disatukan. Islam bahkan melarang kaum Muslim mengganggu umat agama lain dalam menjalankan agamanya.

Dakwah Perlu Integritas Penuh

05-February-2010

Seiring dengan majunya zaman, tantangan dakwah pun semakin berat. Telah banyak kajian dari berbagai kalangan, khususnya para pegiat dakwah Islam untuk membuat formula dakwah yang sesuai tuntutan zaman. Namun, di antara tantangan yang paling berat adalah tantangan kemajemukan. Ajakan terhadap kebenaran seringkali berbenturan dengan realitas sosial yang seringkali menyulut konflik karena satu sama lain ingin menjadikan yang lain menganut keyakinannya. Dakwah model apa yang harus dikembangkan dalam konteks masyarakat majemuk? Berikut petikan wawancara Tim Sindikasi CMM dengan M. Hilaly Basya, intelektual muda yang kini tengah menimba ilmu (Islamic Studies) di Universiteit Leiden, Belanda:

Dewan Penyantun:

Prof Dr A Syafii Maarif
KH Hasyim Muzadi
KH Ir Shalahuddin Wahid
Prof Dr Cecep Syarifuddin

Dewan Pendiri:

KH Dr Tarmizi Taher
KH Nuril Huda

Board of Director CMM

KH Dr dr Tarmizi Taher
(Ketua/Indonesia)
KH Nuril Huda
(Wakil Ketua/Indonesia)
Prof Dr Azyumardi Azra (Anggota/Indonesia)
KH At-Tabik Ali
(Anggota/Indonesia)
Dr Zaenah Anwar
(Anggota/Malaysia)
Muhammad Zakaria
(Anggota/Singapura)
Abdul Qayum Yusuf, M.D
(Anggota/Kamboja)
Prof Thaha Basman
(Anggota/Philipina)
H. Abdul Ghani
(Anggota/Malaysia)
Muhammad An-Nakhai
(Anggota/Malaysia)
Prof Dr Alwi Shihab
(Anggota/Indonesia)
Dr Candra Muzaffar
(Anggota/Malaysia)

Board of Executive Executive

Director:
M Hilaly Basya
Chief of Program:
David Krisna Alka
Staff of Program:
Rahimi Sabirin
Syamsuddin
Office Manager:
Muchsin
Secretary:
Eva Fadhila
Associate Researcher :
Andriansyah
Dalmeri
Ismetillah
Ai Fatimah NF
Pradana Boy ZTF
Zuly Qodir
Nunik Nurjanah
Eka Ariani
Happy Susanto
Aprian
Imam Cahyono
Hery Sucipto
AF. Fanani
Ian Suherlan
Firman Syah S Sos I

 

koran rakyat merdeka